Edit

BERANDA

3 Pesan Syuriah MWC NU Limpung ke Warga NU di Lailatul Ijtima’

Syuriah MWC NU Limpung, KH Abdul Syakur sedang memberikan Mauidhoh Hasanah

Bagikan :

Limpung, NU Batang
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) bekerjasama dengan Pengurus Ranting menyelenggarakan Lailatul Ijtima’ MWC NU Limpung di Masjid Baitussajidin Dukuh Mojo Desa Pungangan Kecamatan Limpung, Sabtu (4/6) malam.

Pada kesempatan itu, Syuriah MWC NU Limpung, KH Abdul Syakur hadir memberikan Mauidhoh Hasanah atau ceramah. Dalam isi ceramahnya, kiai yang di kenal dengan sebutan Mbah Syakur menyampaikan tiga pesan kepada masyarakat Nahdliyin yang hadir.

Pertama, mengingatkan kembali sejarah lahirnya Nahdlatul Ulama yang dipandhegani oleh para kiai dan wali Allah. “NU bukan organisasi sembarangan, oleh karenanya kita sebagai jama’ah sekaligus jam’iyah harus benar-benar membela Nahdlatul Ulama,” jelasnya.

Kedua, Nahdlatul Ulama tidak boleh bubar, sebab NU adalah cagaknya Indonesia. “Ini bisa kita mulai dengan mencetak kader-kader NU di berbagai bidang, baik keagamaan, pendidikan maupun kesehatan, sesuai dengan amanat Muktamar 33 di Jombang tahun 2015 silam,” lanjutnya.

Ketiga, rasa nasionalisme yang harus ditanamkan pada setiap generasi muda dan anak-anak keluarga NU. Sebab jika tidak maka risikonya ialah mereka tidak akan mengenal apalagi mau berjuang menghidupkan NU. “Ini sesuai dengan wasiat Mbah Wahab Chasbullah, bahwa siapa saja yang menghidupkan NU maka rejekinya akan ditanggung dan didoakan dicukupi. Doktrin inilah yang harus kita pegang kuat-kuat untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” jelas kiai asal Klawen Bawang tersebut.

Acara Lailatul Ijtima’ diisi dengan pembacaan tahlil, sambutan Tanfidziyah MWC NU, sambutan Ta’mir Masjid Baitussajidin, Robithoh Ma’had Islamiyah (RMI) MWC NU Limpung dan diakhiri dengan do’a bersama untuk sesepuh desa, para kiai di Limpung dan para pendiri Nahdlatul Ulama.

Kontributor : Choirul Anam Zaenal
Editor : M Asrofi