Banyuputih, NU Batang
MA NU 01 Banyuputih Batang tak ingin melepas murid kelas XII begitu saja tanpa bekal yang cukup. Untuk memperkuat mutu lulusan, madrasah yang terakreditasi A itu menggelar bimbingan khusus bagi murid yang ingin melanjutkan kuliah maupun langsung terjun ke dunia kerja.
Kegiatan yang dilaksanakan pada pagi hari ini dibagi menjadi dua kelas, yakni Kelas Kuliah dan Kelas Kerja. Seluruh murid kelas XII diwajibkan mengikuti kegiatan tersebut dengan pendampingan langsung dari wali kelas dan mendapat materi dari narasumber.
Untuk murid yang memilih jalur pendidikan tinggi, pihak madrasah menyelenggarakan Try Out UTBK-SNBT yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer. Kegiatan ini bertujuan mengasah kemampuan akademik murid sekaligus membiasakan mereka dengan sistem ujian berbasis komputer.
Sementara itu, bagi murid yang berminat memasuki dunia kerja maupun berwirausaha, madrasah menghadirkan program Mentorship Dunia Kerja untuk kelas Industri dan Wirausaha. Kegiatan ini berlangsung di kelas XII.1, XII.2, dan XII.3 dengan menghadirkan dua pemateri profesional, yakni Dhony Yan Pratama, Owner Coklat Cokot, serta Bunayya Fahmi Nurrosyad, seorang HR Recruitment Specialist.
Dalam sesi tersebut, para murid mendapatkan pembekalan seputar kesiapan mental dan keterampilan menghadapi dunia kerja, strategi membangun usaha, hingga tips lolos seleksi rekrutmen. Para pemateri juga berbagi pengalaman praktis yang memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan peluang di dunia industri maupun kewirausahaan.
“Saya jadi lebih yakin menentukan langkah setelah lulus. Kalau ikut try out UTBK, saya tahu sejauh mana kemampuan saya dan apa yang harus diperbaiki. Teman-teman yang ikut kelas kerja juga dapat gambaran langsung dari praktisi. Jadi kami merasa benar-benar dibimbing, tidak dilepas begitu saja setelah lulus,” ujar Lisana salah satu murid kelas XII MA NU 01 Banyuputih.
Pewarta: Muhammad Asrofi



