Satuan Pendidikan NU Batang mematangkan penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan kapasitas guru bersama Tanoto Foundation sekaligus menjajaki pengembangan aplikasi psikotes dan asesmen siswa bersama NU Online Institute–Behivee.
SATUAN PENDIDIKAN NU BATANG JAJAKI APLIKASI PSIKOTES DAN ASESMEN SISWA BERSAMA NU ONLINE INSTITUTE–BEHIVEE
PENGAJIAN AKBAR MAULID NABI DI BAWANG, NYAI HANIK MAFTUHAH: PEREMPUAN PUNYA PERAN BESAR DALAM SYIAR ISLAM
PORSADIN KE-8 DPC FKDT KABUPATEN BATANG 2026 SUKSES DIGELAR DI PECALUNGAN
LAKPESDAM PCNU BATANG BERSAMA PATTIROS GELAR LOKAKARYA TATA KELOLA RUANG DAN KEADILAN IKLIM
BAHTSUL MASAIL MWC NU GRINGSING PUTARAN KE-3 KUPAS HUKUM MAKAN CACING HINGGA TRADISI MENGUBUR ARI-ARI
Satuan Pendidikan NU Batang mematangkan penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan kapasitas guru bersama Tanoto Foundation sekaligus menjajaki pengembangan aplikasi psikotes dan asesmen siswa bersama NU Online Institute–Behivee.
Lakpesdam PCNU Batang bersama PATTIROS menggelar lokakarya dan pelatihan untuk memperkuat peran masyarakat, khususnya pemuda dan komunitas, dalam mengawal tata kelola ruang, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan iklim di tengah transformasi industri Batang.
Bahtsul Masail Putaran ke-3 MWC NU Gringsing membahas persoalan keagamaan dan sosial masyarakat, mulai dari hukum konsumsi cacing sebagai obat hingga tradisi mengubur ari-ari, sekaligus merawat tradisi intelektual NU.
PCNU Kabupaten Batang menjajaki kerja sama dengan Tanoto Foundation untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan manajemen pendidikan dasar SD/MI serta SMP/MTs di bawah LP Ma’arif.
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Batang bersama PAC GP Ansor Limpung dan jajaran Banser menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran rumah, Sahabat Kartoyo Widodo, anggota Banser Kecamatan Limpung, pada Jumat (11/9/2026) pukul 15.00 WIB.
Kunci sukses dakwahnya KH. Ahmad Munawwir Gringsing di tengah gejolak politik dan keamanan tak lain karena keteladanan beliau dalam keikhlasan, ketawadhuan, dan mendahulukan kepentingan umat.
Mbah Munawwir adalah sosok ulama yang mengabdikan hidupnya untuk dakwah, kaderisasi, dan perjuangan NU, dari Pekalongan, Bandar, hingga Gringsing, dengan kiprah yang menjangkau masyarakat luas bahkan forum Islam internasional.