Jakarta, NU Batang

Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menetapkan awal bulan Rabiul Awal 1448 Hijriah bertepatan dengan Malam Jumat Pon, 14 Agustus 2026 M.

Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan pada Kamis Pahing, 29 Safar 1448 H atau 13 Agustus 2026 M.

PBNU menyampaikan bahwa penyelenggaraan rukyatul hilal dilakukan di sejumlah lokasi yang telah ditentukan. Dari laporan yang diterima, terdapat lokasi yang berhasil melihat hilal.

“Sebagai tindak lanjut, maka awal bulan Rabi’ul Awal 1448 H bertepatan dengan Jumat Pon 14 Agustus 2026 M (mulai malam Jumat) atas dasar rukyah,” demikian keterangan LF PBNU dalam pengumuman yang ditandatangani Ketua LF PBNU Drs. KH. Sirril Wafa, MA dan Sekretaris H. Asmui Mansur, M.Kom.

Dengan demikian, sejak Kamis malam, 13 Agustus 2026, umat Islam telah memasuki malam pertama bulan Rabiul Awal 1448 H.

Mari kita rayakan maulid nabi dengan mempelajari sejarah (tarikh), membaca sholawat, serta meneladani akhlak beliau.

Selain itu kita dianjurkan berdoa di awal bulan Rabiul Awal.

Berikut doanya: “Allahumma inna nas’aluka khaira hadzasy-syahri, wa na’udzu bika min syarri al-qadari, wa min syarri al-mahsyar.

“Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan bulan ini. Kami berlindung kepada-Mu dari buruknya takdir dan buruknya mahsyar.”