Limpung, NU Batang
Puluhan siswa kelas X MA Takhassus Al Sya’iriyah mengikuti Edukasi Vertical Rescue yang diselenggarakan Dewan Koordinasi Komisariat (DKK) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) selama dua hari, Jumat–Sabtu (18–19/9/2026).
Menggandeng Batang Rescue, para peserta tidak hanya mempelajari dasar-dasar Search and Rescue (SAR), tetapi juga mempraktikkan teknik rappelling sebagai bekal meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Hari pertama kegiatan dilaksanakan pada Jumat (18/9) di Gedung MA Takhassus Al Sya’iriyah. Para peserta mendapatkan materi teori mengenai SAR dan Vertical Rescue.
Pemateri dari Batang Rescue juga memperkenalkan berbagai peralatan yang biasa digunakan dalam kegiatan penyelamatan. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai fungsi dan penggunaan alat serta pentingnya memperhatikan keselamatan dalam setiap kegiatan penyelamatan.
Materi tersebut menjadi bekal bagi peserta sebelum mereka terjun langsung mengikuti praktik pada hari kedua.
Komandan CBP MA Takhassus Al Sya’iriyah, Davit Azzam Saptura, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk realisasi program kerja unggulan DKK CBP KPP.
“Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan yang kami realisasikan. Kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap satu semester sekali,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman dan keterampilan kepada peserta melalui kegiatan yang bersifat edukatif sekaligus praktis.
Dukungan juga disampaikan Pembina PK IPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah, Agit Subaryanto, S.Pd. Ia berharap para siswa dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memperhatikan setiap materi yang diberikan.
“Saya mendukung penuh kegiatan ini. Para siswa diharapkan dapat menyimak apa yang disampaikan oleh pemateri dan mencermati setiap materi yang diberikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Teknis M. Syukri Rohimi menyampaikan bahwa kegiatan Edukasi Vertical Rescue merupakan salah satu agenda tahunan DKK CBP KPP MA Takhassus Al Sya’iriyah.

Memasuki hari kedua, Sabtu (19/9), kegiatan berpindah ke Bendungan Karang Tempel, Desa Rejosari. Di lokasi tersebut, peserta mengikuti praktik penyelamatan dan rappelling dengan pendampingan dari tim Batang Rescue.
Setelah sebelumnya mendapatkan pemahaman mengenai teori dan peralatan, peserta kini berkesempatan mempraktikkan materi yang telah dipelajari. Mereka mengikuti arahan pemateri dengan penuh perhatian sebelum melakukan praktik.
Sesi rappelling menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh peserta. Rasa penasaran dan antusiasme terlihat ketika peserta mulai mencoba teknik turun menggunakan tali dengan tetap mengikuti prosedur keselamatan yang diarahkan oleh tim pendamping.
Bagi sebagian peserta, pengalaman tersebut menjadi pengalaman baru yang memberikan kesan tersendiri. Selain melatih keberanian, kegiatan juga mengajarkan pentingnya ketelitian, kedisiplinan, komunikasi, dan kerja sama tim.
Selama dua hari pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari penyampaian materi, pengenalan alat, hingga praktik di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman praktik semata. Edukasi Vertical Rescue menjadi sarana bagi para siswa untuk mengenal dunia SAR sekaligus menumbuhkan sikap peduli, disiplin.
Pewarta : Hrrryy

