
Warungasem, NU Batang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Warungasem menyelenggarakan Rapat Pimpinan Anak Cabang (Rapimancab) pada Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula MTs Wahid Hasyim Warungasem ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus PAC, serta perwakilan Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU se-Kecamatan Warungasem.
Ketua Organizing Committee (OC), Rekanita Kariematul Azmi, menjelaskan makna dibalik tema kegiatan Rapimancab ini. “Rembug Guyub, Nglangkah Selaras memiliki makna musyawarah dengan rukun, melangkah dengan serasi. Hal ini memiliki maksud agar langkah organisasi bisa terarah,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya forum ini bisa menjadi tempat untuk saling mencurahkan ide dan gagasan agar khidmah lebih terarah. “Rapimancab ini adalah ruang diskusi dan evaluasi, kami berusaha untuk menciptakan suasana musyawarah yang agar langkah kita dari PAC hingga ranting menjadi selaras dan berada dalam satu frekuensi,” ungkap Karin sapaan akrabnya.
Ketua PAC IPNU Warungasem, Rekan M. Zidni Mufid, menekankan bahwa forum ini merupakan ruang krusial untuk konsolidasi agenda organisasi. “Ruang ini adalah tepat untuk mensosialisasikan program kerja dan agenda selama satu periode kepengurusan kami kepada seluruh ranting dengan harapan agar kita bisa saling bersinergi dan lebih progresif kedepannya”, ucapnya kepada tim LTN NU Warungasem.
“Progresivitas PAC IPNU dan IPPNU Warungasem hanya bisa tercapai jika ada dukungan timbal balik antara anak cabang dan ranting,” imbuh Zidni.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya tertib administrasi. Jajaran pengurus harian tengah menghimpun masa kepengurusan di setiap ranting yang tercantum dalam Surat Pengesahan (SP). “Dengan tertibnya administrasi, pola regenerasi estafet kepemimpinan dapat berjalan tepat waktu dan terukur, sehingga bukan hanya sekedar formalitas belaka namun esensi dapat setiap kepengurusan pun dapat dirasakan oleh semua anggota”, tegasnya.
Pewarta : Abed dan Athi’



