Batang, NU Batang
Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Kabupaten Batang memanfaatkan momentum Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan menggelar program LKKNU Goes to School. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan remaja, pencegahan pergaulan bebas, serta motivasi belajar kepada peserta didik baru di sejumlah SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Batang.
Program tersebut dilaksanakan di beberapa sekolah, di antaranya MAN Batang, SMA Islam Ahmad Yani Batang, SMK Nusantara Batang (SUPM), SMK NU Bandar, MA Darussalam Subah, MA NU 01 Limpung, MA Sunan Kalijaga Bawang, MA NU 01 Banyuputih, dan SMK Ma’arif NU Limpung.
Ketua LKKNU Kabupaten Batang, Ahmad Nafis, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja lembaganya dalam upaya mencegah kenakalan remaja, khususnya yang berkaitan dengan pergaulan bebas.
“Kegiatan ini merupakan upaya membentengi generasi muda sekaligus memberikan motivasi agar mereka mampu mengenali potensi dirinya. Dengan mengenali potensi tersebut, mereka diharapkan dapat mengembangkannya menjadi peluang untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujar Ahmad Nafis, yang juga aktif sebagai pegiat pendampingan HIV di Kabupaten Batang.
Selain menyampaikan materi tentang kesehatan remaja, para peserta juga diajak untuk memahami pentingnya membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta merencanakan masa depan sejak dini.
Salah seorang peserta dari MAN Batang, Birru, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan wawasan baru untuk mengenali kemampuan diri. “Materi yang disampaikan sangat penting. Saya jadi lebih memahami potensi yang saya miliki dan bagaimana mengembangkannya agar dapat membantu saya meraih cita-cita menjadi seorang guru,” tuturnya.
Melalui program LKKNU Goes to School, LKKNU Kabupaten Batang berharap momentum MPLS tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan kesadaran akan kesehatan remaja, serta penanaman motivasi belajar bagi peserta didik baru. Upaya tersebut diharapkan dapat mencetak generasi muda yang berkarakter, sehat, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pewarta : Afif

