Mojokerto, NU Batang

Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) PCNU Kabupaten Batang yang dilaksanakan pada Sabtu (29/8) di Ponpes Amanatul Ummah Pacet Mojokerto telah menetapkan sejumlah program strategis untuk tahun ketiga kepengurusan.

Salah satu program unggulan yang menjadi prioritas adalah pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Batang, yang ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada tahun ajaran 2027/2028.

Memasuki tahun ketiga, pendirian STAINU Batang menjadi salah satu program unggulan yang mendapat perhatian khusus. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari amanah Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Batang.

Dr. Ali Muhtarom menjelaskan, gagasan pendirian perguruan tinggi NU di Batang telah dibahas sejak tahun pertama kepengurusan. Kajian awal dilakukan untuk melihat kemungkinan dan kebutuhan pendirian perguruan tinggi di Kabupaten Batang.

“Sejak konferensi, tahun pertama kajian studi lembaga pendidikan NU, bagaimana kalau Batang punya perguruan tinggi. Lalu kita petakan,” ujarnya.

Menurutnya, dalam proses tersebut terdapat beberapa pilihan, termasuk kemungkinan mendirikan perguruan tinggi umum atau perguruan tinggi agama. Setelah melalui proses kajian dan pemetaan, pada tahun ketiga PCNU Batang memfinalisasi pilihan untuk mendirikan perguruan tinggi agama dalam bentuk STAINU.

“Kalau tahun ketiga ini kita finalisasi ke perguruan tinggi agama, yaitu STAINU,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini proses pendirian STAINU Batang masih berada pada tahap penyusunan proposal dan selanjutnya akan melalui proses pengesahan oleh Kementerian Agama.

“Harapan kita mimpi besar PCNU Batang untuk mewujudkan perguruan tinggi, STAINU Batang, bisa segera terwujud,” ungkapnya.

STAINU Batang mengusung tagline “Berakar pada Tradisi, Membangun Peradaban”. PCNU Batang menargetkan perguruan tinggi tersebut sudah dapat membuka penerimaan mahasiswa baru pada tahun ajaran 2027/2028.

Sementara itu, Pengurus Harian PCNU Batang, Saiful Huda Shodiq, menyampaikan sejumlah program lain yang akan dikembangkan pada tahun ketiga. Di antaranya penguatan Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTNU) yang membawahi media nubatang.or.id.

Media tersebut diarahkan menjadi media NU online yang dikelola secara lebih profesional, termasuk dengan memberikan honor kepada kontributor dan peliput. Selain itu, Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) bersama Lakpesdam akan mengembangkan liputan video mengenai biografi ulama-ulama lokal Batang sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan sejarah dan khazanah ke-NU-an di daerah.

Di bidang ekonomi, Lembaga Perekonomian NU (LPNU) PCNU Batang menyiapkan sejumlah program strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi organisasi sekaligus memberdayakan warga Nahdliyin.

Program tersebut mencakup sektor properti dan konstruksi melalui penyiapan perumahan subsidi. LPNU juga menyiapkan pengembangan dan penyaluran tenaga kerja melalui lembaga pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, khususnya di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Di bidang pendidikan dan produksi, LPNU akan mengembangkan pengadaan bahan ajar atau LKS madrasah bekerja sama dengan LP Ma’arif NU. Program tersebut mencakup proses penyusunan, penelaahan, produksi hingga distribusi bahan ajar.

LPNU juga menyiapkan produksi atribut dan seragam NU. Program ini diarahkan untuk membangun ekosistem ekonomi internal sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi warga Nahdliyin yang memiliki keterampilan di bidang jahit dan garment.

Sementara penguatan ekonomi digital dan kerakyatan dilakukan melalui program Digital Marketing, perintisan Warung NU (WarNU) di dua regional, serta pelatihan UMKM dan entrepreneurship.

Berbagai program tersebut diarahkan untuk membuka lapangan kerja, meningkatkan keterampilan warga, mendorong lahirnya wirausahawan Nahdliyin, serta membangun ekosistem ekonomi NU yang produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu program KBIH NU akan mebuat program umroh di bulan Desember 2026 untuk warga NU, namun sebelum program itu diluncurkan, akan mengadakan pelatihan marketing umroh untuk masing-masing kecamatan satu orang. Kedua program Muskercab Haromaian, yaitu program musyawarah kerja ke 4 dan 5 ke depan akan diadakan di Makkah dan Madinah.

Melalui hasil Muskercab ini, PCNU Batang menempatkan tahun ketiga kepengurusan sebagai fase penguatan kelembagaan dan kemandirian organisasi, dengan pendirian STAINU sebagai salah satu agenda strategis di bidang pendidikan serta pengembangan ekonomi warga sebagai agenda penting di bidang pemberdayaan.