Rabu, April 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 18

Peringati Harlah, Muslimat NU Subah Buka Pelayanan KB Gratis

0
Pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi masyarakat pada Rabu (19/02/2025), di Puskesmas Subah. (foto: Irfan)

Subah, NU Batang
Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Muslimat NU Kecamatan Subah menggelar kegiatan sosial berupa pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi masyarakat. Acara yang berlangsung pada Rabu (19/02/2025), di Puskesmas Subah mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat.

Ketua Muslimat NU Subah, Hj. Ubaidah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Muslimat NU dalam mendukung program pemerintah terkait kesehatan ibu dan anak.

“Kami ingin membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan memberikan akses layanan KB yang mudah dan gratis, dan alhamdulillah dengan antusias tidak kurang dari 100 peserta,” ujarnya.

Pelayanan KB gratis ini mencakup pemasangan alat kontrasepsi seperti implan dan IUD, serta konsultasi kesehatan reproduksi bagi pasangan usia subur. Kegiatan ini bekerja sama dengan Puskesmas Subah dan Dinas Kesehatan setempat guna memastikan layanan yang diberikan berjalan dengan baik dan aman.

Salah satu peserta, Sofiyah mengungkapkan rasa syukur atas adanya program ini. “Kami sangat terbantu dengan adanya layanan KB gratis ini, karena sangat bermanfaat bagi keluarga kami dalam merencanakan kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.

Pihak Muslimat NU berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dalam peringatan Harlah Muslimat untuk membantu lebih banyak masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan yang berkualitas. Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk terus mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi kesejahteraan umat.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat, sehingga dapat menciptakan keluarga yang lebih sehat dan sejahtera.

Kontributor: Irfan

GP Ansor Batang Alami Pergantian Ketua, Inilah Sosok Penggantinya

0
Rapat Pleno Pengurus Harian PC GP Ansor Batang. Dari kiri Suwandi Sekretaris PC GP Ansor Batang, H Abdus Syakur dan Danang Aji Saputra Kasatkorcab Banser Batang.

Batang, NU Batang
Ansor Kabupaten Batang mengalami perubahan kepemimpinan setelah Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang, H Maulana Yusuf resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan ini menjadi perhatian para pengurus karena terjadi di tengah masa khidmah yang masih berjalan.

Pengunduran diri tersebut telah ditetapkan dalam surat keputusan nomor 2127/PP/SK-01/III/2025 tentang pengesahan pemberhentian pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Batang Masa Khidmah 2022-2026.

Dalam surat yang tertandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, tertulis bahwa memberhentikan dengan hormat sahabat H Maulana Yusuf dari jabatan Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang Masa Khidmah 2022-2026 dengan disertai ucapan terima kasih atas pengabdian selama ini.

“Beliau (H Maulana Yusuf) mengundurkan diri kepada pusat melalui wilayah direkomendasikan oleh wilayah dan surat pengunduran dirinya sudah ada,” kata H Suwandi Sekretaris PC GP Ansor Batang, Selasa (18/2/2025).

Merespon hal tersebut, Pengurus Harian PC GP Ansor Kabupaten Batang mengadakan rapat pleno pada Rabu (29/1/2025). Dalam rapat yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan Kasatkorcab Banser Batang membahas tindak lanjut dari pengunduran diri H Maulana Yusuf.

Hasil forum tersebut menetapkan sosok pengganti untuk melanjutkan kepemimpinan organisasi. Terpilihlah H Abdus Syakur sebagai ketua baru PC GP Ansor Batang.

“Sesuai PD PRT bahwa ketika ada ketua ingin mengundurkan diri maka rapat pleno pengurus harian. Nah di dalam pleno tersebut mengamati peraturan bahwa yang mengganti idealnya yang menjadi  wakil ketua I. Dalam musyawarah itu wakil ketua I tidak mau dan otomatis lari ke wakil ketua II. Akhirnya saya mau tidak mau yang terpilih atau didaulat oleh forum musyawarah pleno pengurus harian Ansor tersebut,” terang H Abdus Syakur asal Desa Tombo Kecamatan Bandar.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan program kerja PC GP Ansor Batang yang masih ada sisa waktu masa khidmah satu tahun sampai bulan Januari 2026,” harap H Syakur.

Menurut Suwandi ketua terpilih dengan penuh kesadaran menerima amanah yang diberikan oleh organisasi. Menurutnya, tanggung jawab ini bukan hanya sekadar jabatan, tetapi juga sebuah komitmen besar untuk menjalankan tugas dan membawa GP Ansor Batang ke arah yang lebih baik.

“Beliau menerima amanah organisasi,” ungkap Suwandi.

Unduh Surat Keputusan Pemberhentian
2127. SK PEMBERHENTIAN – PC KAB.BATANG

Ketua PAC GP Ansor Limpung Tegaskan Komitmen dan Loyalitas dalam Berorganisasi

0
Ketua PAC GP Ansor Limpung Akhmad Maskon saat sambutan. (foto: Ali Irfan)

Limpung, NU Batang
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung, Akhmad Maskon menegaskan pentingnya komitmen dan loyalitas dalam berorganisasi. Hal itu disampaikan pada acara pelantikan pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Limpung, Jumat (14/2/2025).

Dalam sambutannya, Akhmad Maskon mengingatkan para pengurus bahwa memegang amanah dalam organisasi berarti siap mengurus, bukan justru ingin diurus.

“Yang namanya pengurus itu berarti ngurusi, bukan diurusi. Mohon menjadi pengurus yang siap ngurusi,” tegasnya di hadapan para anggota GP Ansor yang hadir dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader untuk menunjukkan loyalitasnya terhadap organisasi sebagai bentuk komitmen dalam berkhidmah. Menurutnya, ketaatan terhadap instruksi merupakan bukti kesungguhan dalam berjuang di GP Ansor.

“Sebagai bentuk komitmen, mari tunjukkan loyalitas kita kepada Gerakan Pemuda Ansor. Ketika ada instruksi, harus dilaksanakan. Perintah itu bukan atas nama saya, tetapi atas nama organisasi Gerakan Pemuda Ansor,” ujarnya.

Akhmad Maskon juga menekankan bahwa setiap langkah dalam organisasi harus dilandasi niat untuk berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama. Ia berharap pengabdian di GP Ansor dan Banser dapat menjadi wasilah atau perantara untuk mendapatkan keberkahan dalam kehidupan.

“Niat kita berangkat berkhidmah dari awal sampai selesai. Kita betul-betul berkhidmah kepada jamiyyah Nahdlatul Ulama. Semoga khidmah kita menjadi wasilah, menjadi perantara hidup kita lebih baik dan mendapatkan keberkahan,” pungkasnya.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Limpung, Muspika Limpung, Ketua dan Sekretaris PC GP Ansor Batang, pembina, jajaran pengurus GP Ansor, Banser, Fatayat, Muslimat, IPNU, IPPNU serta AMRI, IPM, dan KNPI Limpung.

Leo Achmad Resmi Dikukuhkan sebagai Kasatkoryon Banser Limpung

0
Ketua PAC GP Ansor Limpung Akhmad Maskon (kiri) secara simbolis menyerahkan bendera Banser kepada Leo Achmad Kasatkoryon Banser Limpung. (foto: Aqil)

Limpung, NU Batang
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung Akhmad Maskon mengukuhkan Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Limpung pada Jumat (14/2/2025).

Pengukuhan yang berlangsung di Pondok Ikan Bakar Tirta Asri Sempu Limpung ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kepemimpinan Banser di tingkat Kecamatan Limpung.

Dalam acara tersebut, Leo Ahmad Safii Tumono resmi dikukuhkan sebagai Kasatkoryon Banser Limpung masa khidmah 2024-2027. Dengan pengukuhan ini, ia secara resmi menerima segala konsekuensi, hak, kewajiban, wewenang, dan amanat dalam kepemimpinan Banser di Kecamatan Limpung.

Ketua PAC GP Ansor Limpung, Akhmad Maskon yang memimpin prosesi pengukuhan, menyampaikan harapan agar kepemimpinan yang baru dapat semakin mengokohkan eksistensi Banser sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keislaman di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya kepemimpinan di Banser bukan sekadar amanah, tetapi juga tanggung jawab besar dalam mengawal ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta menjaga persatuan dan keamanan di lingkungan masyarakat. Ia berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, Banser Limpung semakin solid dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial serta keagamaan.

Acara ini turut disaksikan oleh jajaran pengurus PAC GP Ansor Limpung dan para anggota Banser. Pengukuhan ini menjadi langkah awal bagi Kasatkoryon Banser Limpung yang baru dalam menjalankan tugasnya untuk tiga tahun ke depan, sekaligus memperkuat sinergi antara Banser dengan berbagai elemen masyarakat.

Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus PAC GP Ansor Limpung Masa Khidmah 2024-2027

0
Prosesi Pelantikan PAC GP Ansor Limpung masa khidmah 2024-2027. (foto: LTN NU/Ali Irfan)

Limpung, NU Batang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung masa khidmah 2024-2027 resmi dilantik di Pondok Ikan Bakar Tirta Asri Sempu Limpung, pada Jumat (14/2/2025).

Dalam pelantikan ini, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor H Abdus Syakur secara langsung melantik jajaran pengurus yang akan menjalankan roda organisasi di tingkat kecamatan.

Berikut susunan pengurus PAC GP Ansor Limpung masa khidmah 2024-2027.

Pembina

M. Bachrul Ulum, S.E.
Ali Mujib, S.Ag. M.Pd.
Akhmad Mubarok, S.E.
H. Indiharto, S.E.
Akhmad Nafis, S.E.
Hamam Nasrudin, S.Pd.I
Romli, S.Pd.I

Pengurus Harian

Ketua Akhmad Maskon, M.Pd.
Wakil Ketua I Leo Achmad Safii Tumono
Wakil Ketua II Nurul Khafidin
Wakil Ketua III Tarjo, S.Pd.
Wakil Ketua IV Puryadi, S.Pd.
Wakil Ketua V H. Moch. Tolkah Danial
Wakil Ketua VI Muhamad Sofa
Wakil Ketua VII Amin Subkhan, S.E.
Wakil Ketua VIII Muhammad Asrofi, S.E.
Wakil Ketua IX H. Zaimuddin, M.Ag.

Sekretaris Khoirul Ibad, A.Md.
Wakil Sekretaris I Sugeng Santoso
Wakil Sekretaris II Misbahul Anam, S.Ag.
Wakil Sekretaris III Heri Artanto
Wakil Sekretaris IV M. Haeron Nafi, S.Pd.I.
Wakil Sekretaris V Akhmad Khumaedi, S.Pd.I.
Wakil Sekretaris VI Fatachin
Wakil Sekretaris VII Saifulloh
Wakil Sekretaris VIII Miftahul Huda
Wakil Sekretaris IX Muhamad Dwi Prasetyo, S.Pd

Bendahara Miftahudin, S.Pd.
Wakil Bendahara I Toni
Wakil Bendahara II Komarudin
Wakil Bendahara III Rohimin
Wakil Bendahara IV Jamari
Wakil Bendahara V Masrukhan
Wakil Bendahara VI Diya Ussoleh
Wakil Bendahara VII Sunardi
Wakil Bendahara VIII Budiyanto
Wakil Bendahara IX Ahmad Mustofa, S.Pd.

Departemen Kaderisasi dan Ideologisasi
Ahmad Ropi’i
Fatkhurrohim
Khafidzin
Ahmad Nur Rizqon
Shaiful Bahri, S.H
Machfudz Ashar
Muhtarom

Departemen Pengembangan Keorganisasian dan Kerjasama Antar Lembaga
Sukoco
Akh. Saeful Munir
M. Afif
Agus Mulyanto
Ahmad Khasani
Ainun Najib, S.Pd
Doni Widodo
Budi Ariyanto

Departemen Pengembangan Dakwah dan Pesantren
H. Choirul Anam, S.Ag
Nanang Mahfudzin
Rosidin
Muslikhin, S.Pd.I
Nur Rokhman
Aqil Maulana
N’amu Rokhmani

Departemen Pengembangan Ekonomi dan UKM
Salimadin, S.Pd
Ahmad Mistiyo
Gunawan
Hasidil Haq
Muji Suud
Gunawan
Ahmad Imron
Mugiyono
Sugeng Warjoyo

Departemen Pengembangan Seni, Budaya dan Olahraga
Igit Zafendi
Raidi
Sakroni
Suari
Rizka Ahmad Mubarak
Akhmad Soim
Nur Faizin
Ahmad Sukhur

Departemen Infokom dan Jurnalistik
Ahmad Rifai, S.Kom
Mustofa Aqil Siroj
Zaenal Mustofa
Ali Sodhiq, S.Ag
Khaerul Mutakin, S.Pd
Ali Mas’ud, S.Pd
Nasrullah

Departemen Kajian dan Pengembangan Nilai-Nilai Aswaja
Nizam Iswadi
Kholisin
Musropin
Sodikin

 

Bedah Film Dokumenter “Jejak dan Warisan Mbah Wali Bening”

0
Foto bersama peserta Bedah Film Dokumenter "Jejak dan Warisan Mbah Wali Bening"

Bandar, NU Batang
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) Kabupaten Batang bersama Omah Sinau dan IRMAS Desa Wonokerto Bandar mengadakan kegiatan Pemutaran dan Bedah Film Dokumenter yang diproduksi oleh Lesbumi PCNU Batang di Madin At Taqwa, pada Jumat (14/02).

Film dengan judul “Jejak dan Warisan Mbah Wali Bening” merupakan film dokumenter pertama yang dibuat oleh Lesbumi yang mengangkat cerita tentang tokoh penyebar agama islam di Desa Wonokerto. Adapun pembuatan Film dokumenter ini merupakan salah satu Program dari Lesbumi Batang, sebagaimana yang disampaikan oleh Yuhan selaku ketua Lesbumi.

“Perlu kami sampaikan bahwa pembuatan film ini merupakan salah satu Program Lesbumi dan pada kesempatan ini kami bekerja sama dengan omah Sinau mengangkat sejarah mbah wali bening desa Wonokerto,” ujarnya.

Yuhan juga menambahkan bahwa nanti Lesbumi akan keliling semua kecamatan yang ada di Kabupaten Batang untuk Mendokumentasikan sejarah, budaya, seni dan tradisi

“Di Desa Wonokerto ini merupakan yang pertama, akan tetapi kedepan kami akan keliling ke semua Kecamatan dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk Mendokumentasikan hal hal menarik di setiap daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Slamet selaku ketua Omah Sinau mengucap terima kasih kepada Lesbumi karena telah mendokumentasikan tentang Desanya.

“Saya selaku mewakili generasi muda dan Mungkin masyarakat desa Wonokerto mengucapkan banyak terimakasih karena telah mengangkat cerita mbah wali bening. Ini akan kami jadikan sebagai bahan pembelajaran kepada anak anak sekolah, TPQ, Madin, pondok dan juga masyarakat umum agar lebih mengrti tentang siapa sosok mbah wali bening ini,” katanya.

Adapun kegiatan ini dihadiri oleh pengurus masjid, Ansor, Fatayat, IPNU IPPNU, Irmas dan juga masyarakat umum.

Resmi Dilantik, Ketua PCNU Batang Ingatkan Peran Pengurus MWCNU Pecalungan

0
Ketua PCNU Batang saat melantik Pengurus MWCNU Pecalungan masa khidmah 2024-2029.

Pecalungan, NU Batang
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, Kiai Ahmad Munir Malik melantik pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pecalungan masa khidmah 2024-2029 pada Jumat (14/2/2025).

Dalam acara yang berlangsung di Gedung MWCNU Pecalungan dan dihadiri sekitar 400 peserta, Kiai Ahmad Munir Malik mengingatkan peran pengurus MWCNU Pecalungan.

“MWCNU harus menjadi wadah yang mampu membimbing dan mengarahkan jamaah agar tetap berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah,” tegas Kiai Munir.

Kiai Munir berharap dengan kepengurusan baru ini, NU di Kecamatan Pecalungan semakin solid dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dengan dilantiknya pengurus baru, MWC NU Kecamatan Pecalungan diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan program-program keagamaan, sosial, dan pendidikan demi kemaslahatan umat dan masyarakat setempat,” ungkap Kiai Munir.

Acara turut dihadiri oleh Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Batang, K.H. Muhammad Lutfi, serta para pengurus NU dari berbagai tingkatan. Hadir pula unsur Muspika, kepala desa, dan badan otonom NU seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat, Banser, dan Pagar Nusa.

Selain pelantikan pengurus MWCNU, turut dilakukan pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pecalungan.

Pewarta: Mukminah

Ketua PCNU Batang Tegaskan IPNU dan IPPNU Penerus Perjuangan NU Masa Depan

0
Ketua PCNU Batang Kiai Ahmad Munir Malik saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Lahir ke-102 Nahdlatul Ulama di Gedung MWCNU Pecalungan, pada Jum'at, (14/2/2025).

Pecalungan, NU Batang
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, Kiai Ahmad Munir Malik menegaskan bahwa Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi dan keberlanjutan NU di masa mendatang.

“25 tahun ke depan, masa depan NU ada di tangan mereka. Jika IPNU dan IPPNU tetap solid dan aktif dalam organisasi, maka keberlangsungan NU di masa mendatang akan terjamin,” ungkap Kiai Munir saat sambutan pelantikan PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Pecalungan di Gedung MWCNU Pecalungan, Jum’at (14/2/2025).

Menurut Kiai Munir bahwa kaderisasi yang kuat di kalangan pelajar akan menentukan arah perjuangan NU ke depan. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para kader muda IPNU dan IPPNU diharapkan mampu memahami, mengamalkan, serta menyebarkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Sementara itu, Muhammad Murndoko demisioner Ketua PAC IPNU Kecamatan Pecalungan periode 2022-2024 menekankan pentingnya menjalankan amanah dalam organisasi.

“Selamat atas dilantiknya PAC IPNU dan IPPNU yang baru. Pelantikan ini adalah gerbang awal bagi rekan-rekanita semua untuk mengemban tanggung jawab selama dua tahun ke depan. Jadikan proses di IPNU IPPNU sebagai landasan untuk berkembang, manfaatkan waktu dan amanah yang telah diberikan sebaik mungkin. Tangan NU ke depan ada di kalian, maka selamat berproses, selamat berkegiatan, dan selamat berkhidmah. Semoga selalu diberikan kesehatan, manfaat, dan keberkahan dalam berorganisasi,” pesannya.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Pecalungan Periode 2024-2026, Miftahudin menyatakan komitmennya untuk memperkuat kaderisasi serta meningkatkan peran aktif IPNU dan IPPNU dalam kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial di kecamatan ini.

“Kami akan terus mengembangkan program-program yang dapat meningkatkan kualitas kader IPNU dan IPPNU, sehingga mereka tidak hanya aktif di organisasi tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pewarta: Mukminah

NU Peduli, LAZISNU Batang Berikan Bantuan Material bagi Korban Banjir dan Longsor

0
LAZISNU PCNU Batang, Jawa Tengah, menyalurkan bantuan dalam program tanggap bencana bagi korban banjir dan tanah longsor di Dukuh Kuripan, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, serta Dukuh Ampelgading, Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan pada Jumat (14/2/2025).

Bawang, NU Batang
Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCNU Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, menyalurkan bantuan dalam program tanggap bencana bagi korban banjir dan tanah longsor di Dukuh Kuripan, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, serta Dukuh Ampelgading, Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan pada Jumat (14/2/2025).

Ketua LAZISNU PCNU Batang, H. Supri, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa 50 m3 material herbel untuk pembangunan rumah di dua lokasi terdampak. Di Kecamatan Pecalungan, bantuan diberikan untuk satu rumah, sementara di Kecamatan Bawang, sebanyak tiga rumah mendapatkan bantuan serupa. Selain bahan bangunan, pihaknya juga menyalurkan peralatan dapur bagi warga yang kehilangan perlengkapannya akibat banjir dan longsor.

“Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen NU Peduli, termasuk LAZISNU PCNU Batang, PC LPBINU Kabupaten Batang, Banser, Bagana dari PAC Pecalungan dan PAC Bawang, serta LAZISNU Pecalungan dan Bawang,” jelas H. Supri.

Bantuan yang diberikan berupa material dan barang-barang kebutuhan pokok, bukan dalam bentuk konsumtif atau habis pakai. Keputusan ini didasarkan pada hasil asesmen tim NU Peduli, yang menilai bahwa bantuan yang lebih dibutuhkan adalah material bangunan untuk pemulihan hunian warga terdampak.

Dana yang digunakan dalam program ini berasal dari penggalangan donasi masyarakat Kabupaten Batang dan secara umum dihimpun oleh PC LAZISNU Kabupaten Batang.

“Kondisi di Bawang dan Gemuh Pecalungan sangat layak untuk mendapatkan bantuan NU Peduli, karena selain terdampak bencana, warga di sana juga kurang mampu. Oleh karena itu, kita wajib saling membantu agar kebutuhan mereka segera terpenuhi,” tambahnya.

Diketahui, di Desa Gemuh, Kecamatan Pecalungan, bencana terjadi akibat pohon pete yang tumbang dan menghancurkan satu rumah sepenuhnya. Sementara itu, di Kecamatan Bawang, bencana tanah longsor dan banjir menghanyutkan tiga rumah warga.

Sekretaris LAZISNU PCNU Batang, Mohammad Sofa, berharap bantuan material yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak.

“Semoga bantuan ini bisa segera terealisasi untuk perbaikan rumah hunian yang rusak atau hilang. Kami berharap bantuan dari NU Peduli, yang berasal dari donasi publik, dapat membantu masyarakat dalam membangun kembali rumah dan infrastruktur yang terdampak,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa program ini difokuskan pada bantuan yang bersifat jangka panjang, bukan hanya bantuan konsumtif seperti sembako. “Tujuan utama kami adalah membantu masyarakat agar bisa kembali memiliki hunian yang layak setelah mengalami bencana,” pungkasnya.

Kontributor: Soleha

Aliansi Mahasiswa, Buruh, dan PMII Gelar Aksi Peduli Jalan Pantura Batang, Soroti Keselamatan Pengguna Jalan

0

NU Batang, Batang.

Sejumlah mahasiswa, buruh, dan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi peduli terhadap kondisi Jalan Pantura Batang yang mengalami kerusakan. Aksi ini dilakukan dengan menandai jalan berlubang menggunakan cat di beberapa titik pada Minggu, 9 Februari 2025 di Kecamatan Banyuputih dan Subah.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk protes terhadap lambatnya respons pemerintah dalam menangani infrastruktur jalan yang rusak dan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Aksi ini berawal dari banyaknya laporan warga dan pengendara yang mengeluhkan kondisi jalan berlubang yang kerap menjadi penyebab kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor. Berdasarkan pemantauan di lapangan, sejumlah lubang berdiameter 20 hingga 50 cm tersebar di beberapa titik rawan, khususnya di ruas Jalan Pantura yang menghubungkan Subah dan Banyuputih.

Aksi yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa, buruh, dan PMII ini berlangsung sejak siang hingga sore hari dengan pengawalan langsung dari Polsek Subah. Para peserta aksi menggunakan cat semprot berwarna mencolok untuk memberi tanda pada lubang-lubang yang berpotensi membahayakan pengendara. Selain itu, mereka juga memasang tanda peringatan sederhana agar pengendara lebih waspada saat melintas.

Salah satu koordinator aksi, Ata Alfanul Khasan menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus peringatan kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret dalam perbaikan jalan.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk memberikan tanda pada jalan berlubang sebagai langkah preventif agar pengendara lebih berhati-hati. Banyak kecelakaan yang terjadi akibat jalan yang rusak, dan kami tidak ingin korban terus berjatuhan,” ujar Alfan.

Menurutnya, aksi ini juga merupakan bagian dari gerakan advokasi yang lebih besar, di mana mereka akan terus mengawal isu perbaikan jalan agar tidak hanya menjadi janji tanpa realisasi dari pemerintah.

Aksi peduli jalan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat serta para pengendara yang melintas. Seorang pengemudi truk, Sutrisno (45), mengaku sangat terbantu dengan adanya tanda pada jalan berlubang.

“Kadang kalau hujan atau malam hari, lubangnya tidak terlihat jelas, dan ini sangat berbahaya bagi kami yang sering melintas. Dengan adanya tanda ini, kami bisa lebih waspada,” katanya.

Sementara itu, warga Subah, Sri Hartini (48), berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata.

“Kami sudah sering melihat orang jatuh di jalan ini, terutama pengendara motor yang tidak menyadari ada lubang. Semoga setelah aksi ini, pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan,” tuturnya.

Aliansi mahasiswa, buruh, dan PMII menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal persoalan ini. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pemerintah, mereka berencana untuk menggelar aksi lanjutan dengan skala yang lebih besar, termasuk audiensi dengan dinas terkait dan aksi demonstrasi damai.

“Ini bukan aksi terakhir kami. Jika pemerintah masih lamban dalam bertindak, kami akan kembali turun ke jalan dengan lebih banyak massa dan menuntut pertanggungjawaban,” tegas Rizky.

Dengan adanya aksi ini, masyarakat berharap perhatian pemerintah terhadap kondisi jalan di Pantura Batang semakin meningkat, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan demi keselamatan semua pengguna jalan.

Pewarta: Bagas Adiakso