Selasa, April 7, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 5

Apel Akbar Konfercab GP Ansor Batang, Bupati Faiz Tekankan Soliditas dan Sikap Kritis

0

Batang, NU Batang
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang menggelar Apel Akbar dalam rangka Konferensi Cabang (Konfercab) X GP Ansor Batang di Alun-alun Batang, Kamis (25/12/2025). Apel akbar ini diikuti ribuan kader Ansor dan Banser dari berbagai wilayah di Kabupaten Batang.

Bupati Batang H. Faiz Kurniawan yang bertindak sebagai inspektur apel menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada keluarga besar GP Ansor Batang dan Banser. Ia menegaskan kedekatannya dengan Ansor sebagai bagian dari satu barisan perjuangan.

“Saya adalah bagian dari sahabat-sahabat Ansor dan Banser,” ujar Faiz dalam amanatnya.

Menurut Faiz, kekuatan utama Ansor dan Banser terletak pada soliditas dan kekompakan gerakan. Ia menyebut kader Ansor dididik dalam satu koherensi gerakan, satu irama perjuangan, dan menyerukan nada yang sama dalam pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.

Ia juga menegaskan bahwa soliditas merupakan modal yang penting dalam menjaga nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, persatuan bangsa, serta komitmen kebangsaan tanpa membedakan asal-usul, suku bangsa, maupun latar belakang lainnya.

Selain itu, Faiz mengingatkan kader Ansor dan Banser agar bersikap kritis terhadap arus informasi di era digital. Ia mengajak seluruh kader untuk tidak mudah terprovokasi oleh hoaks dan selalu mengedepankan tabayyun.

Ia juga berharap apel akbar ini menjadi momentum untuk merapatkan shaf, menyatukan barisan, serta memperkuat gerakan Ansor agar tetap koheren dalam menjaga keutuhan NKRI.

Pewarta: Zaim Ahya

Tingkatkan Kualitas dan Pemahaman Kader, Ansor Subah Gelar Upgrading

0

Subah, NU Batang.

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Subah menggelar kegiatan upgrading Kader sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat pemahaman kader terhadap nilai-nilai keorganisasian dan ke-NU-an, Minggu, 21/12/2025.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus dan kader Ansor Subah, serta menghadirkan sejumlah tokoh organisasi, diantaranya Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang dan Ketua Tanfidziyah NU Subah, juga para senior Ansor Subah.

Ketua PAC GP Ansor Subah, Riswanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan upgrading bertujuan untuk merefresh kembali semangat kader sekaligus mengingatkan tujuan berorganisasi secara kaffah dalam Jam’iyah Nahdlatul Ulama.

“Melalui upgrading ini, kami ingin mengajak seluruh kader untuk kembali memahami hakikat dan tujuan berorganisasi, yakni berkhidmah kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang, Abdus Syakur, menekankan pentingnya budaya belajar dalam organisasi. Ia menyampaikan bahwa setiap kader Ansor harus memiliki semangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

“Dalam hidup ada dua pilihan, sinau dan mulang. Kader Ansor harus terus belajar, dan ketika sudah mampu, wajib berbagi ilmu serta pengalaman kepada kader lainnya,” tegasnya.

Ketua Tanfidziyah NU Subah, Kiai Abdul Khoir, yang turut memberikan tausiyah menekankan pentingnya menjaga etika dan akhlak dalam berorganisasi. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari aktivitas dan capaian program, tetapi juga dari sikap dan perilaku kadernya.

“Sehebat apa pun seseorang dalam berorganisasi dan setinggi apa pun statusnya, tetap harus menjaga etika dan akhlak. Akhlakul karimah adalah fondasi utama dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama,” pesannya.

Melalui kegiatan upgrading ini, PAC GP Ansor Subah berharap dapat melahirkan kader yang memiliki militansi organisasi, pemahaman ideologis yang kuat, serta mampu menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam setiap peran pengabdian di tengah masyarakat.

Aktif dan Progresif, PK IPNU IPPNU MA Takhasus Al Sya’iriyah Resmi Dilantik

0

Limpung, NU Batang.

Sabtu (13/12/2025) MA Takhasus Al Sya’iriyah Limpung menggelar pelantikan pengurus PK. IPNU IPPNU yas bertema “Satu komitmen, satu gerakan, menguatkan barisan pelajar NU” di auditorium Al Hidayah 2.

Pelantikan merupakan satu awal menjalankan sebuah organisasi serta penyerahan tanggung jawab pada pengurus yang akan mengemudikan organisasi selama satu periode mendatang.

“Kalau hanya sekedar pelantikan saja saya yakin semua pengurus bisa, namun yang susah itu dalam menjalankan proker”. Ujar rekan Ulinnuha selaku ketua PC. Batang. la juga berpesan agar semua pengurus mampe mengelola organisasi dengan baik serta terus menjadi Pimpinan Komisariat unggulan se JAWA TENGAH dan telah diakui oleh Pimpinan Wilayah JAWA TENGAH.

Selain rekan Ulinnuha, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari PAC. Limpung, PC. Batang, DKC. Batang se dimeriahkan oleh seluruh siswa dan guru MA Takhassus Al Sya’irlah.

Pada momentum ini, Subkhi Eko Saputro selaku komandan DKC. Batang menyampaikan bahwa belum ada KPP yang berdiri dibawah naungan Pimpinan Komisariat dan bisa aktif seperti MA Takhasus Al Sya’iriyah. Ia juga sangat mengepresiasi acara tersebut. “Satu kata, luar biasa”, ujarnya

Pelantikan ini dipuncaki prosesi pembaiatan pengurus baru yang dipimpin oleh perwakilan PAC. Limpung disusul pengukuhan CBP KPP dan dikomandoi komandan komandanita dari DKC. Batang.

Pelantikan ini diadakan guna mengasahkan para pengurus serta sebagai penegas agar mengemban amar yang sudah diberikan dengan semangan dan penuh rasa tanggung jawab.

Konferancab XIII IPNU–IPPNU Bawang, Ketua NU Bawang Ingatkan Sejarah Perintisan Organisasi

0

Bawang, NU Batang
Konferensi Cabang (Konferancab) XIII Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bawang berlangsung khidmat dan penuh semangat kaderisasi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk refleksi sejarah, evaluasi organisasi, serta peneguhan komitmen pelajar NU dalam melanjutkan estafet perjuangan jam’iyah, Sabtu, 20/12/2025

Pada kesempatan tersebut, Kyai Abdul Haris Hamdan menyampaikan mauidzah dan penguatan sejarah berdirinya IPNU IPPNU di Kecamatan Bawang. Ia mengingatkan bahwa organisasi pelajar NU tersebut dirintis dalam kondisi yang tidak mudah, khususnya pada masa krisis ekonomi yang melanda masyarakat.

“Pada awal berdirinya IPNU IPPNU Bawang, organisasi ini dirintis dalam keterbatasan ekonomi dan sarana. Namun dengan semangat keikhlasan dan militansi kader, IPNU IPPNU mampu berdiri dan berkembang hingga saat ini,” ungkapnya.

Menurutnya, perjuangan para perintis IPNU IPPNU Bawang patut dijadikan teladan oleh kader hari ini. Ia menegaskan bahwa sejumlah tokoh yang dulu merintis IPNU IPPNU kini masih aktif berkhidmah di Jam’iyah Nahdlatul Ulama, baik di tingkat ranting, majelis wakil cabang, maupun lembaga dan badan otonom NU lainnya.

Kyai Abdul Haris Hamdan menilai hal tersebut sebagai bukti nyata bahwa IPNU dan IPPNU merupakan kawah candradimuka kaderisasi NU yang melahirkan generasi penerus yang setia dan istiqamah dalam berorganisasi.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah NU Kecamatan Bawang dalam arahannya menekankan bahwa berkhidmah di NU harus dilakukan melalui jalur organisasi NU itu sendiri. Ia menyebut IPNU dan IPPNU sebagai gerbang awal kaderisasi yang sangat strategis.

“Berhidmah di NU melalui NU adalah jalan yang benar. IPNU dan IPPNU merupakan gerbang awal organisasi bagi pelajar NU. Dari sinilah kader ditempa, dibina, dan dipersiapkan untuk melanjutkan perjuangan jam’iyah Nahdlatul Ulama,” tegasnya.

Ia berharap Konferancab XIII IPNU IPPNU Bawang mampu melahirkan kepemimpinan baru yang visioner, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.

Konferancab XIII IPNU IPPNU Bawang tidak hanya menjadi forum laporan pertanggungjawaban dan pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi kader pelajar NU agar semakin solid dalam menjaga tradisi, memperkuat organisasi, serta mengabdi kepada agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

PCNU Batang Lepas Kontingen Sako Ma’arif NU Ikuti Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian

0

Limpung, NU Batang
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang secara resmi melepas Kontingen Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Batang untuk mengikuti Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian, Senin (15/12/2025). Pelepasan kontingen dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Batang, Kiai Ahmad Munir Malik, disertai doa dan motivasi kepada seluruh peserta.

Acara pelepasan berlangsung di SMK Ma’arif NU 01 Limpung. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Batang, Romadi, yang turut memberikan dukungan moral serta memimpin doa bersama sebelum kontingen diberangkatkan.

Dalam arahannya, Kiai Ahmad Munir Malik menegaskan bahwa keikutsertaan Sako Ma’arif NU Batang dalam Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian bukan sekadar agenda kepramukaan, melainkan bagian dari ikhtiar NU dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, dan kepedulian sosial kepada generasi muda.

Ia juga mendorong para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, membangun jejaring persahabatan lintas daerah, serta mengambil pelajaran dari setiap aktivitas yang telah dirancang oleh panitia penyelenggara.

Sementara itu, Pimpinan Kontingen yang juga Ketua Sako Ma’arif NU Kabupaten Batang, Ahmad Fadholi menyampaikan bahwa kontingen Batang berangkat dengan jumlah32 peserta dan 4 bindamping dan 1 pimpinan kontingen.

“Alhamdulillah, kontingen Batang telah menjalani proses latihan dan pembinaan selama kurang lebih enam bulan. Kami melakukan berbagai persiapan agar peserta benar-benar siap mengikuti seluruh rangkaian kemah,” ujarnya.

Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian merupakan agenda tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah. Kegiatan ini dirancang sebagai wahana pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega untuk menumbuhkan kesadaran global, kepedulian sosial, serta komitmen menjaga perdamaian dan kelestarian lingkungan.

215 Santri Ikuti Wisuda Amtsilati Ke-4 Ponpes TPI Al-Hidayah Plumbon Batang

0

Limpung, NU Batang

Sebanyak 215 santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) TPI Al-Hidayah Plumbon Limpung Batang bersama santri dari Ponpes Al Ishlah dan Al Amanah mengikuti Wisuda Amtsilati ke-4 yang digelar pada Ahad (7/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan tradisi keilmuan pesantren, khususnya dalam penguasaan ilmu nahwu dan shorof sebagai dasar membaca kitab kuning.

Wisuda Amtsilati merupakan puncak dari proses pembelajaran metode Amtsilati, sebuah metode cepat memahami gramatika bahasa Arab untuk membaca dan memahami kitab kuning dalam waktu relatif singkat. Metode ini menjadi fondasi awal bagi santri sebelum melanjutkan ke jenjang keilmuan yang lebih tinggi.

Salah satu panitia menjelaskan bahwa wisuda ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memiliki makna akademik dan spiritual. “Wisuda Amtsilati bertujuan agar para santri memperoleh sanad Amtsilati sebagai pengakuan keilmuan atas proses belajar yang telah mereka tempuh,” ujarnya.

Pengasuh Ponpes TPI Al-Hidayah sekaligus Ketua Yayasan Islam Al Syairiyah, Drs. KH Agus Musyafa’ Syair, menyampaikan bahwa setiap pelaksanaan wisuda Amtsilati, pihaknya rata-rata meluluskan sekitar 200 santri, baik dari jalur pendidikan formal maupun nonformal. Ia menilai capaian ini sebagai bukti konsistensi pesantren dalam menjaga kualitas pembelajaran kitab kuning.

“Ada tiga santri lulusan MA dan SMK yang mendapatkan beasiswa di Universitas Al Azhar Kairo, Mesir,” tutur KH Agus Musyafa’.

Ia juga mengungkapkan prestasi membanggakan lainnya, yakni tiga santri lulusan Madrasah Aliyah (MA) dan SMK yang berhasil memperoleh beasiswa studi di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Menurutnya, pencapaian tersebut tidak lepas dari penguatan dasar keilmuan bahasa Arab yang ditanamkan melalui metode Amtsilati.

Wisuda Amtsilati ke-4 ini turut dihadiri langsung oleh KH Taufiqul Hakim, pengarang Kitab Amtsilati sekaligus pengasuh Ponpes Darul Falah Jepara, bersama istri beliau, Ny Hj Munasiroh. Dalam kesempatan tersebut, KH Taufiqul Hakim juga memperkenalkan serta membagikan 200 Kitab Burdah dan 300 Kitab Fadholul Qur’an secara gratis kepada peserta dan hadirin.

“Barang siapa yang membaca Kitab Burdah dengan ikhlas dan penuh semangat, insyaallah daerah tersebut akan aman dan terhindar dari musibah,” ungkap KH Taufiqul Hakim di hadapan para wisudawan dan wali santri.

Koordinator Amtsilati Wilayah Jawa Tengah 3 turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan wisuda tersebut. Ia menilai bahwa sejak angkatan pertama hingga angkatan keempat, Wisuda Amtsilati Ponpes TPI Al-Hidayah menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari segi jumlah peserta maupun kualitas lulusan.

“Alhamdulillah mulai angkatan pertama sampai empat mengalami perkembangan pesat, baik segi jumlah maupun kualitas peserta. Semoga tahun depan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan demonstrasi Amtsilati oleh perwakilan tiga wisudawan dan wisudawati yang diuji langsung oleh Imam Muhajir, Koordinator Wilayah Jawa Tengah 3. Demonstrasi tersebut menunjukkan kemampuan santri dalam memahami dan mempraktikkan ilmu nahwu-shorof yang telah dipelajari.

Salah satu peserta demonstrasi, Hilda Arifiani, mengaku terkejut sekaligus bangga dapat terpilih sebagai perwakilan. “Dengan jumlah peserta yang begitu banyak, saya tidak menyangka bisa terpilih. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya.

Menjelang penutupan, KH Taufiqul Hakim memimpin ikrar wisuda dengan mengajak seluruh peserta meletakkan tangan di dada. Acara dilanjutkan dengan pembacaan puisi reflektif yang diiringi prosesi sungkeman kepada wali santri. Suasana haru pun menyelimuti lokasi wisuda, tampak sejumlah wisudawan dan orang tua meneteskan air mata.

Rangkaian terakhir ditutup dengan prosesi penyerahan Kitab Amtsilati oleh KH Taufiqul Hakim dan Ny Hj Munasiroh kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Para wali santri mengaku bangga atas capaian putra-putri mereka.

“Wisuda Amtsilati ini sangat berkesan. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat untuk dunia dan akhirat,” ungkap salah satu wali santri.

Jelang Konfercab X, Ansor Batang Gelar Haul Massal dan Muskercab

0

Blado, NU Batang
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang melanjutkan rangkaian kegiatan menuju Konferensi Cabang (Konfercab) X dengan menggelar Haul Massal dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Blado Batang, pada Ahad (14/12/2025).

Kegiatan haul massal yang diinisiasi oleh Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor ini merupakan salah satu dari berbagai kegiatan pra-Konfercab yang dirancang untuk memperkuat soliditas organisasi dan kader.

Ketua MDS Rijalul Ansor Batang, Gus H. Tolkhah Danial, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut.

“Alhamdulillah, acara haul ini berjalan dengan lancar dan sukses. Ini semua berkat kerja sama dan dukungan dari sahabat-sahabat, baik dari ranting maupun PAC,” ujar Gus Tolkhah dalam sambutannya.

Gus Tolkhah menekankan bahwa seluruh kegiatan ini, termasuk haul massal, merupakan bagian tak terpisahkan dari Konfercab.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan partisipasi sahabat semua. Kami juga memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara ini,” tambahnya, sembari berharap rangkaian konferensi dapat berjalan dengan lancar hingga puncaknya nanti.

Rangkaian kegiatan pra-Konfercab X Ansor Batang sendiri telah terlaksana secara bertahap. Sebelumnya, kegiatan akreditasi dan lomba bola voli telah sukses dilaksanakan.

Bertepatan dengan hari digelarnya haul massal, juga dilaksanakan aksi nyata berupa gerakan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian Ansor terhadap lingkungan.

Puncak Konfercab X PC GP Ansor Batang sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada 25 Desember 2025 mendatang.

KBIHU NU Batang Gelar Rapat Cek Akhir Manasik Haji dan Umrah Kubro

0
Rapat cek akhir pelaksanaan Praktik Manasik Haji dan Umrah Kubro, Sabtu (13/12/2025). (foto: istimewa)

Subah, NU Batang
Pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Nahdlatul Ulama Kabupaten Batang menggelar rapat cek akhir pelaksanaan Praktik Manasik Haji dan Umrah Kubro, Sabtu (13/12/2025). Rapat tersebut dilaksanakan di Masjid KH Hasyim Asy’ari RSNU Batang sebagai bagian dari persiapan teknis dan pemantapan materi menjelang pelaksanaan manasik.

Rapat dihadiri jajaran pengurus KBIHU NU Batang, di antaranya KH Abdul Malik selaku Ketua, H Ikhwanudin sebagai Sekretaris, serta H Muhammad Busro. Selain itu, turut hadir para ketua kelompok bimbingan manasik dari berbagai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), yakni MWCNU Batang, Warungasem, Bandar, Reban, Bawang, dan Tersono.

Dari unsur PCNU Batang, rapat tersebut didampingi oleh KH Achmad Taufiq selaku Katib Syuriyah PCNU Batang dan KH Sodikin selaku Wakil Kepala Bidang Keagamaan. Kehadiran pengurus PCNU Batang ini menunjukkan dukungan struktural terhadap penguatan layanan bimbingan haji dan umrah yang dikelola KBIHU NU Batang.

Ketua KBIHU NU Batang, KH Abdul Malik, menyampaikan bahwa rapat cek akhir ini penting untuk memastikan seluruh aspek pelaksanaan Praktik Manasik Haji dan Umrah Kubro berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai tuntunan syariat. Mulai dari kesiapan instruktur, pembagian kelompok, alur praktik, hingga teknis lapangan dibahas secara rinci dalam rapat tersebut.

“Manasik Kubro ini menjadi tahap penting dalam pembinaan calon jamaah. Kami ingin memastikan para peserta benar-benar siap, tidak hanya secara teori, tetapi juga praktik,” ujarnya.

Praktik Manasik Haji dan Umrah Kubro KBIHU NU Batang dijadwalkan akan dilaksanakan pada Ahad, 21 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang sebagai simulasi menyeluruh rangkaian ibadah haji dan umrah, mulai dari ihram, thawaf, sa’i, wukuf, hingga tahallul, sehingga calon jamaah memiliki gambaran utuh dan pengalaman langsung sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Menurut panitia, kegiatan manasik ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri calon jamaah haji KBIHU NU Batang dalam melaksanakan ibadah. Dengan bimbingan yang sistematis dan terstruktur, diharapkan jamaah mampu menjalankan ibadah haji dan umrah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 300 calon jamaah haji mengikuti program bimbingan di KBIHU NU Batang. Jumlah tersebut tersebar di enam kelompok bimbingan yang berada di bawah koordinasi enam MWCNU di Kabupaten Batang.

Sebagai informasi, hingga periode kepengurusan PCNU Batang masa khidmah 2024–2029, KBIHU NU Batang telah memiliki enam kelompok bimbingan resmi yang bernaung di enam MWCNU, yakni MWCNU Batang, Warungasem, Bandar, Reban, Bawang, dan Tersono. Keberadaan kelompok-kelompok bimbingan ini menjadi wujud komitmen NU Batang dalam memberikan pelayanan ibadah haji dan umrah yang profesional, amanah, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Rais Syuriyah PCNU Batang Lantik Pengurus MWCNU Tulis Masa Khidmah 2025–2030

0
Rais Syuriyah PCNU Batang, KH Muhammad Luthfi saat melantik pengurus MWCNU Tulis. (foto: istimewa)

Tulis, NU Batang

Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, KH Muhammad Luthfi, melantik Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tulis masa Khidmah 2025–2030 beserta pengurus lembaga-lembaganya, Sabtu (13/12/2025). Kegiatan pelantikan tersebut digelar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al Ikhlas, Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis.  

Pelantikan berlangsung Khidmah dan dihadiri jajaran pengurus PCNU Batang, pimpinan badan otonom Nahdlatul Ulama tingkat kecamatan, pengurus ranting NU se-Kecamatan Tulis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tulis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tulis, serta para kepala desa se-Kecamatan Tulis.

Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PCNU Batang tentang pengesahan Pengurus MWCNU Kecamatan Tulis masa Khidmah 2025–2030 dan pengesahan pengurus lembaga-lembaga di bawah naungannya. Pembacaan SK dilakukan oleh Nur Tofan, Sekretaris PCNU Batang, disaksikan seluruh undangan yang hadir.

Rais Syuriyah PCNU Batang, KH Muhammad Luthfi, menegaskan bahwa amanah kepengurusan NU bukan sekadar jabatan struktural, melainkan tanggung jawab khidmah yang harus dijalankan dengan keikhlasan dan kesungguhan. Ia berharap pengurus yang baru dilantik mampu menjaga marwah organisasi serta memperkuat peran NU dalam kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Batang, Kiai Ahmad Munir Malik, dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas dan kerja kolektif pascapelantikan. Ia mengingatkan agar seluruh pengurus MWCNU Kecamatan Tulis segera menguatkan barisan dan bergerak aktif merealisasikan program-program kerja yang telah dirumuskan dalam Konferensi Majelis Wakil Cabang beberapa bulan sebelumnya.

Menurut Ahmad Munir Malik, hasil konferensi tidak boleh berhenti pada dokumen perencanaan semata, melainkan harus diterjemahkan dalam kerja nyata yang dirasakan manfaatnya oleh warga NU dan masyarakat luas. Ia juga mendorong sinergi antara MWCNU dengan badan otonom, lembaga NU, serta pemerintah kecamatan dan desa.

“NU akan kuat jika seluruh elemennya berjalan seiring. Program yang sudah dirancang harus segera dieksekusi, tentu dengan memperhatikan kebutuhan riil masyarakat Tulis,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan keumatan dan kebangsaan ke depan semakin kompleks, sehingga membutuhkan kepemimpinan NU yang adaptif, komunikatif, dan mampu merawat persatuan. Oleh karena itu, PCNU Batang berharap MWCNU Kecamatan Tulis dapat menjadi contoh pengelolaan organisasi yang tertib, aktif, dan berdampak.

Kegiatan pelantikan ini juga menjadi momentum konsolidasi antarstruktur NU di Kecamatan Tulis. Kehadiran Forkopimcam, tokoh agama, serta para kepala desa menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor terhadap peran NU sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial dan keagamaan di tingkat lokal.

Gerakan Menanam Pohon, Ansor Banser Gringsing Bersama Jaga Bumi

0
Ansor Banser Gringsing saat menanam pohon. (foto:i stimewa)

Gringsing, NU Batang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gringsing mengadakan kegiatan penanaman pohon dengan tema “Penanaman Sejuta Pohon” di sekitar Sumber mata air Balekambang dan sekitar jalan daerah Gringsing. [Gringsing, 12 Desember 2025]

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Ansor banser Se-kecamatan Gringsing, Dan masyarakat sekitar. Penanaman pohon ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghijaukan bumi.

“Menanam pohon adalah salah satu cara untuk menjaga keanekaragaman hayati dan ekosistem. Pohon dapat memberikan oksigen yang bersih dan sehat bagi kita dan generasi mendatang,” kata Ketua PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gringsing.

Kegiatan penanaman pohon ini juga merupakan upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan meningkatkan kualitas udara. “Kita harus peduli dengan lingkungan dan menjaga bumi kita. Menanam pohon adalah salah satu cara untuk melakukannya,” tambah Ketua PAC.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk lebih peduli dan menjaga lingkungan. “Mari kita bersama-sama menjaga bumi kita dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menanam pohon,” ajak Ketua PAC.

Kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu upaya PAC Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Gringsing untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghijaukan bumi.