Menghadapi Era Modernisasi, Pelajar NU Harus Melek Media

Diposting pada
Penyampaian materi desain grafis dalam RTL MAKESTA SIAP (Foto: Ais)

WARUNGASEM – nubatang.or.id Media dalam komunikasi berasal dari kata mediasi, sebab mereka hadir diantara pemirsa dan lingkungan. Istilah ini sering disebut dengan media massa. Cara kreatif ditunjukan oleh alumni MAKESTA SIAP (Masa Kesetiaan Anggota) Desa Sidorejo, Cepagan dan Pejambon kecamatan Warungasem dengan menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik dan desain grafis sebagai rencana tindak lanjut yang ke 5. Kegiatan ini bertempat di Markas Rebana Athfalul Musthafa, Cluluk Sidorejo pada Ahad (10/1) tadi.

Pelatihan ini menghadirkan Fajar Sodik, redaksi ipnujateng.or.id sebagai pemateri jurnalistik dan Ahmad Rifai, desainer grafis pelajarnubatang.or.id sebagai pemateri desain grafis. Tidak hanya alumni MAKESTA SIAP, rekan rekanita dari PAC IPNU IPPNU Bandar juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ketua RTL MAKESTA SIAP Aris Mujiono menjelaskan, dengan  menggelar kegiatan pelatihan jurnalistik dan desain grafis dapat menumbuhkan skill baru bagi Pelajar NU.

“Pelatihan ini memegang peran penting bagi organisasi untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat,” katanya.

“Bukan semata mata membentuk regenerasi yang lihai dalam jurnalistik dan desain grafis, Pelajar NU harus berintelektual tinggi dalam menghadapi jaman yang maju semakin pesat supaya terhindar dari pandangan yang melenceng,” imbuhnya.

            Redaksi ipnujateng.or.id Fajar Sodik menyampaikan semakin banyak membaca maka semakin luas cara pandang serta ilmu pengetahuan.

“Berita sudah pasti peristiwa tetapi peristiwa belum tentu berita,” ucap Fajar Sodik pada sela – sela penyampaian materi.

Maksudnya, tidak semua peristiwa dikatakan sebagai berita. Dapat disebut berita apabila mempunyai unsur keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.

Pewarta: Septy Aisah

Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *