Batang, NU Batang
Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang akan menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) III pada 29 – 30 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto, Jawa Timur.
Pelaksanaan Muskercab III di luar Kabupaten Batang menjadi bagian dari rangkaian agenda PCNU Batang pada tahun ketiga masa khidmat 2024 – 2029. Selain membahas evaluasi dan program kerja organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi jajaran PCNU Batang untuk ikut meramaikan dan menghormati pelaksanaan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung di Jombang, Jawa Timur.
Peserta Muskercab III terdiri atas jajaran Pengurus Lengkap Syuriyah, Pengurus Lengkap Tanfidziyah, pimpinan badan otonom (Banom), serta pimpinan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Batang. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga dijadwalkan melakukan ziarah ke sejumlah makam muassis NU di Jawa Timur.
Ketua PCNU Batang, KH. Ahmad Munir Malik, mengatakan pemilihan lokasi di Jawa Timur mempertimbangkan sejumlah agenda yang dapat dilaksanakan secara beriringan, termasuk partisipasi dalam suasana Muktamar Ke-35 NU.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan organisasi di luar daerah bukan kali pertama dilakukan PCNU Batang. Sebelumnya, Muskercab II juga dilaksanakan di Pondok Pesantren Minggir, Yogyakarta, yang dirangkaikan dengan ziarah muassis NU di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta serta studi tour ke PCNU Magelang.
Menjelang pelaksanaan Muskercab III, PCNU Batang telah melakukan koordinasi dan konsolidasi kelembagaan selama lebih dari satu bulan. Kegiatan tersebut melibatkan lembaga-lembaga PCNU, badan otonom, MWCNU, lembaga di tingkat MWCNU, serta PAC Banom.
Konsolidasi dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun kedua sekaligus menyusun prioritas program pada tahun ketiga masa khidmat, termasuk perencanaan program jangka menengah dan jangka panjang.
Kiai Munir menjelaskan, proses evaluasi tersebut sebelumnya telah dilakukan dalam forum Pengurus Harian (PH) PCNU Batang. Hasil evaluasi kemudian menjadi bahan dalam forum koordinasi dan konsolidasi bersama jajaran struktural di bawah PCNU Batang.
“Setelah berjalan dua tahun masa khidmat, ada satu hal penting yang kami rasakan menjadi salah satu faktor penghambat realisasi program PCNU Batang, yaitu mindset pengurus yang masih terbawa kebiasaan lama,” kata Kiai Munir.
Ia menilai sebagian pengurus masih cenderung berfokus pada agenda rutin dan perayaan momentum tertentu, sementara program yang berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat dan pengembangan bidang garapan dinilai masih membutuhkan penguatan.
“PR besar kami saat ini adalah membongkar mindset lama tersebut dan mengajak kepada seluruh jajaran pengurus dan kader NU serta kader-kader potensial yang selama ini di luar lingkaran struktur untuk bersama PCNU Batang bergerak memuliakan umat,” ujarnya.
Kiai Munir menyadari perubahan tersebut membutuhkan proses. Namun, ia optimistis sisa masa khidmat tiga tahun ke depan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat gerakan organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga berharap Muktamar Ke-35 NU dapat berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan-keputusan yang dapat mendukung penguatan gerakan NU di tingkat daerah.
Sementara itu, perwakilan panitia Muskercab III, Mustofa, menyampaikan bahwa pihak panitia telah melakukan survei lokasi di Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Mojokerto. Dalam kunjungan tersebut, panitia bersilaturahmi dengan pengasuh pesantren, KH Asep Saifuddin Chalim, serta melakukan pengecekan fasilitas yang akan digunakan selama kegiatan.
Menurut Mustofa, pihak Pondok Pesantren Amanatul Ummah menyambut baik rencana pelaksanaan Muskercab III dan memberikan fasilitas sesuai kebutuhan yang telah disampaikan oleh PCNU Batang dan panitia. Panitia juga meninjau aula di kawasan Universitas KH Abdul Chalim yang dinilai representatif untuk pelaksanaan persidangan Muskercab. Sejumlah kamar juga tersedia sebagai tempat istirahat peserta.
“Prinsipnya, Abah Yai Asep menyambut dengan baik dan memberikan fasilitas sesuai dengan apa yang diminta oleh PCNU Batang dan panitia Muskercab,”ujar Mustofa.
Untuk kebutuhan akomodasi, panitia masih melakukan koordinasi teknis, termasuk penataan tempat istirahat dan penyediaan perlengkapan pendukung.
Dengan telah dilakukannya serangkaian koordinasi dan konsolidasi kelembagaan sebelum pelaksanaan, Muskercab III nantinya akan difokuskan pada agenda persidangan pleno serta penetapan dan penguatan program kerja PCNU Batang untuk tahun ketiga masa khidmat.

