Selasa, Juni 2, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mubes Nahdliyin Muda Batang 2026 Lahir dari Kegelisahan Warga NU

Subah, NU Batang
Musyawarah Besar (Mubes) Nahdliyin Muda Batang 2026 merupakan agenda kultural yang lahir dari kegelisahan warga Nahdlatul Ulama (NU), bukan agenda struktural organisasi. Hal itu ditegaskan Ketua Panitia Mubes, Candra Yudha Satria, saat memberikan sambutan pada pembukaan Mubes Nahdliyin Muda Batang 2026 di Aula dan Masjid RSNU Batang, Minggu (31/5/2026).

“Musyawarah Besar (Mubes) ini adalah agenda kultural, bukan struktural, bagi warga Nahdlatul Ulama Batang,” tegas Candra.

Candra menjelaskan, penyelenggaraan Mubes berangkat dari berbagai persoalan dan kegelisahan yang dirasakan warga NU, namun belum memiliki ruang yang cukup untuk disampaikan dan dibahas secara bersama.

“Dari berbagai persoalan itu nantinya akan kita bahas bersama dalam Mubes ini. Hasilnya akan kita bawa kepada struktural NU, baik di tingkat daerah maupun pusat, sebagai bahan masukan dan rekomendasi,” jelasnya.

Menurutnya, forum tersebut diharapkan menjadi ruang dialog bagi kalangan muda NU untuk merumuskan gagasan, menyampaikan aspirasi, serta menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan jam’iyah.

Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Batang, Saiful Huda Shodiq, menyambut positif penyelenggaraan Mubes Nahdliyin Muda Batang. Ia mengaku forum tersebut memberikan energi dan semangat baru dalam menjalankan khidmah di NU.

“Ketika berkumpul dan bertemu dengan anak-anak muda NU ini, selain menjadikan saya merasa lebih muda, juga seperti me-recharge semangat saya dalam berkhidmah di NU,” ungkapnya.

Saiful menuturkan bahwa sebagian besar warga NU menjadi bagian dari NU sejak lahir dan tumbuh dalam lingkungan keluarga nahdliyin. Karena itu, keterikatan warga terhadap NU selama ini lebih banyak dibangun melalui ikatan emosional.

“Banyak warga NU masuk NU sejak lahir, kemudian ikut serta dalam berjam’iyah. Jadi lebih banyak ikatan emosional yang dibangun daripada ikatan rasional,” katanya.

Meski demikian, ia berharap Mubes Nahdliyin Muda Batang dapat menjadi ruang untuk memperkuat kedua aspek tersebut sekaligus, yakni ikatan emosional dan rasional antarwarga NU.

“Semoga forum ini dapat mempertebal ikatan emosional dan rasional warga NU Batang, serta menjadi bagian dari upaya merumuskan visi, misi, dan tujuan bersama dalam berkhidmah untuk umat dan bangsa,” pungkasnya.

Pewarta: Habib

Muhammad Asrofi
Muhammad Asrofi
Manusia Biasa dari Kota Emping

Related Articles

MEDIA SOSIAL

2,100FansSuka
1,374PengikutMengikuti
128PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles