Batang – NU Batang
Lembaga Pers dan Penerbitan (LPP) PC IPNU & IPPNU Kabupaten Batang resmi meluncurkan buku antologi Riuh yang Tumbuh : Catatan tentang Manusia, Ruang, dan Perubahan dalam rangkaian pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) XX PC IPNU & IPPNU Kabupaten Batang.
Peluncuran buku tersebut berlangsung pada Sabtu (26/9/2026) di Pendopo MA Sunan Kalijaga, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Buku ini menjadi salah satu karya LPP yang menghimpun tulisan dari berbagai kalangan dengan beragam latar belakang dan sudut pandang tentang Kabupaten Batang.
Diketahui, bahwa buku Riuh yang Tumbuh tidak hanya merekam Batang sebagai sebuah wilayah, tetapi juga menghadirkan cerita tentang manusia, ruang, serta perubahan yang berlangsung di dalamnya. Berbagai tulisan di dalamnya mengangkat isu pendidikan, literasi, budaya, lingkungan, masyarakat, pesantren, pemuda, hingga dinamika desa dan perkembangan kawasan industri.
Direktur LPP PC IPPNU Kabupaten Batang, Solekha, mengatakan bahwa buku tersebut sejak awal tidak diarahkan sekadar menjadi kumpulan tulisan yang berbicara tentang Batang. Lebih dari itu, buku ini ingin menghadirkan cara pandang yang beragam dalam membaca daerah.
“Buku antologi Riuh yang Tumbuh yang digagas oleh LPP itu nantinya tidak hanya sekadar tulisan tentang Batang, tetapi lebih kepada sudut pandang,” ungkap Solekha.
Menurutnya, keberagaman penulis membuat Batang dapat dilihat dari banyak sisi. Setiap tulisan membawa pengalaman, pengamatan, maupun gagasan masing-masing penulis dalam melihat lingkungan yang mereka tinggali dan temui.
Terbitnya buku ini merupakan hasil dari rangkaian pendampingan penulisan yang sebelumnya digelar LPP melalui kegiatan “Ngobrolin Tulisan : Dari Tulisan hingga Gagasan” di Kedai Tak Selesai, Limpung, pada 23 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, para calon penulis mendapatkan pendampingan dari Founder takselesai.id, Gus Zaim Ahya’, dan Direktur NU Online Batang, M. Autad An Nasr. Pendampingan tersebut menjadi salah satu ruang bagi peserta untuk mengembangkan gagasan dari hal-hal sederhana di sekitar mereka menjadi tulisan yang lebih utuh.
Kini, setelah karya tersebut hadir dalam bentuk buku, LPP PC IPNU & IPPNU Kabupaten Batang berharap Riuh yang Tumbuh tidak berhenti sebagai karya yang selesai dicetak. Buku tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk membaca kembali berbagai dinamika yang terjadi di Kabupaten Batang sekaligus membuka percakapan baru di tengah masyarakat.
Buku ini juga diharapkan dapat menjadi pemantik bagi tumbuhnya budaya literasi, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda di Kabupaten Batang. Dari tulisan-tulisan yang telah dihimpun, diharapkan muncul diskusi, gagasan, serta karya-karya baru yang terus merekam perjalanan Kabupaten Batang dari waktu ke waktu.
“Riuh yang Tumbuh” pada akhirnya bukan hanya tentang apa yang terjadi di Batang, tetapi tentang bagaimana manusia yang hidup di dalamnya melihat, merasakan, dan mencatat perubahan yang terus berjalan.
Bagi penulis maupun masyarakat umum yang ingin memiliki buku Riuh yang Tumbuh : Catatan tentang Manusia, Ruang, dan Perubahan, informasi pemesanan dapat diperoleh dengan menghubungi rekanita Solekha, melalui WhatsApp (085199191696).
Pewarta : Nabilarizkii

