Rabu, April 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 23

PCNU Batang Sukses Gelar Workshop Mitigasi Bencana, Ketua PCNU: Ini Upaya Meminimalisir Dampak Bencana

0

Nu Batang, Pecalungan.

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBINU) PCNU Kabupaten Batang sukses menggelar Workshop Mitigasi Bencana selama dua hari, yakni pada 21-22 Desember 2024. Kegiatan yang berlangsung di Gedung MWC Pecalungan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda NU, dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Batang.

Ketua PCNU Batang, A. Munir Malik, dalam sambutannya saat pembukaan workshop menegaskan bahwa mitigasi bencana adalah salah satu agenda penting PCNU Batang dalam misi pergerakan memuliakan umat.

“Terlebih, di akhir tahun 2024 dan menjelang awal tahun 2025, berdasarkan informasi dari BMKG, Jawa Tengah, termasuk wilayah Batang, diprediksi akan mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi memunculkan bencana. Semua itu tentu tidak kita inginkan terjadi, tetapi ikhtiar meminimalisir dampak dan korban dari potensi bencana adalah kewajiban kita sebagai umat manusia yang telah diberi mandat rahmatan lil alamin,” ungkap Munir Malik.

Workshop ini menyasar para pelajar NU yang tergabung dalam organisasi CBP-KPP (IPNU-IPPNU). Munir berharap kegiatan ini dapat melahirkan relawan-relawan muda NU yang sejak dini memahami kebencanaan dan memiliki kepekaan untuk cepat tanggap dalam menolong sesama yang membutuhkan.

“Kegiatan ini juga telah didesain dengan pola sinergi antar elemen NU beserta lembaga dan badan otonomnya, mulai dari LPBINU PCNU, PC IPNU-IPPNU, DKC CBP-KPP, MWCNU, PAC IPNU-IPPNU, hingga DKAC CBP-KPP,” tambah Munir.

Munir menegaskan, “Sinergi NU, lembaga, dan banom di semua tingkatan struktur NU ini akan terus dilakukan sesuai dengan agenda-agenda terkait, sebagai wujud koherenitas Jam’iyah yang sedang terus dibangun oleh keluarga besar NU di Kabupaten Batang.”

Pewarta: Solekha

Kolaborasi Lesbumi Batang dengan Mementaskan Naskah Jogo Bengi

0

NU Batang, Pecalungan.

Pengurus Cabang Lembaga Seni Muslim Indonesia (PC Lesbumi) Kabupaten Batang menjalin sinergi antar Lembaga Nahdlatul Ulama dan pegiat komunitas seni dengan pentas teater bersama dalam acara Workshop Mitigasi Kebencanaan yang diadakan oleh Lembaga Penanggulangan Bencana Dan Perubahan Iklim (LPBINU) PCNU Kabupaten Datang di gedung MWC Pecalungan pada Hari sabtu (21/25).

Pada kegiatan tersebut Lesbumi mengisi sesi hiburan atau malam inaugurasi dengan menampilkan musikalisasi puisi dan teater dengan naskah Jogo bengi yang berkolaborasi dengan komunitas seni teater.

Ketua PC Lesbumi saat ditemui setelah acara selesai mengatakan bahwa sinergi antar lembaga NU ini dilakukan guna untuk saling menguatkan dan juga syiar kepada masyarakat.
“saya rasa kegiatan semacam ini sangat penting untuk dilakukan kedepan ketika lembaga atau banom NU ada kegiatan dan butuh hiburan bisa mengajak Lesbumi untuk berkolaborasi dari pada mengundang pihak luar yang tidak ada kaitannya dengan NU”. Ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para seniman dan komunitasi yang ada di kalangan NU sendiri banyak yang mempunyai bakat dan talenta yang perlu untuk dikembangkan.

“Kami pengurus Lesbumi sedang berusaha untuk mendata para seniman dan juga seni yang ada di seluruh MWC baik seni tradisional, modern maupun yang keagamaan, sehingga ketika membutuh hiburan kita sudah punya data tinggal pilih mau jenis hiburan yang seperti apa kami nanti bisa bantu komunikasikan”. pungkasnya.

Malam inaugurasi tersebut selain dihadiri oleh peserta Workshop juga hadir masyarakat umum yang ingin menyaksikan hiburan dan pentas drama teater.

Workshop Mitigasi Bencana Alam LPBINU PCNU Kabupaten Batang

0

NU Batang, Pecalungan.

Dewan Koordinasi Cabang Kabupaten Batang mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penanggulangan Bencana Dan Perubahan Iklim (LPBINU) PCNU Kabupaten Batang (21/12).

Acara ini diikuti oleh perwakilan dari Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP) di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Batang.

Ketua panitia kegiatan workshop mitigasi benca Ibu Amal menjelaskan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini diselenggarakan awal mulanya untuk menindak lanjuti hasil dari kegiatan jambore nasional di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal.
“kegiatan ini dapat melahirkan kader LPBI di Kabupaten Batang melalui rekan rekanita CBP KPP l, serta kader tersebut dapat menjadi mitra kegiatan LPBI di Kabupaten Batang” terang beliau.

“Dunia Relawan di lingkungan NU belum sama sekali menarik. Harapan saya dari kegiatan ini semoga dapat menarik rekan rekanita yang lebih luas terutama di CBP KPP agar masyarakat sadar akan mitigasi bencana sangat penting dan sangat diperlukan di kalangan lingkungan sekitar” imbuh ketua LPBI, kang wi.

Dalam Hal ini juga komandan DKC berharap anggota CBP KPP Kabupaten Batang, dapat menumbuhkan rasa percaya diri serta menambah rasa kepekaan terhadap lingkungan serta menumbuhkan rasa sosial ditengah pelajar NU di Kabupaten Batang serta teman CBP KPP mengetahui dan paham apa itu Mitigasi Bencana di lingkungan wilayah Kabupaten Batang.

Dalam kegiatan ini berisi beberapa materi yang dijelaskan untuk peserta, materi yang disampaikan yaitu ada tentang LPBI serta kebencanaan, kemudian ada latihan pertolongan pertama serta kerelawanan dan pengukuhan.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan semangat para peserta untuk terus aktif dalam kegiatan positif yang bermanfaat bagi orang-orang di lingkungan sekitar. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini membuat kita lebih bisa menghargai dan saling membantu sesama manusia, disisi lain harapan besarnya semoga kita bisa lebih ‘memanusiakan manusia’.

Pewarta: Ida Suryaningsih

Festival Rebana Meriahkan Pra Konferancab Ansor Limpung

0
Romli Ketua PAC GP Ansor Limpung (paling kiri) saat sambutan

Limpung, NU Batang
Festival Rebana sukses memeriahkan agenda Pra Konferensi Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda Ansor Limpung, yang dilaksanakan di SMK Ma’arif Limpung, Sabtu (21/12) malam. Acara yang dipadukan dengan pembukaan Konferancab ini berlangsung dengan lancar berkat kerja keras panitia dan dukungan penuh dari anggota Ansor.

Romli, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Limpung, dalam sambutannya berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, terutama panitia, atas persiapan yang matang sehingga acara dapat terlaksana dengan baik.

“Sahabat-sahabat, agenda malam hari ini diawali dengan pembukaan. Pembukaan ini mencakup dua agenda utama, yakni pembukaan pra Konferancab dan pembukaan Festival Rebana,” ujar Romli.

Setelah pembukaan Festival Rebana, para Ketua Ranting, Ketua Rijalul Ansor, dan Kasatkorkel diarahkan untuk merapat ke ruangan yang telah disediakan guna membahas program kerja serta tata tertib pencalonan dan Konferancab.

Harapan Konferancab dan Kepemimpinan Baru

Konferancab Ansor Limpung rencananya akan dilaksanakan seminggu mendatang, tepatnya pada 28 Desember 2024. Romli berharap konferensi ini dapat menghasilkan pemimpin baru yang lebih baik dan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju.

Dalam kesempatan tersebut, Romli juga menyampaikan pamitnya sebagai Ketua PAC. Ia mengakui bahwa periode kepemimpinannya selama dua tahun mungkin belum sepenuhnya memenuhi harapan anggota.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus maupun anggota apabila dalam dua tahun ini saya belum bisa memberikan hal-hal yang sesuai dengan harapan panjenengan. Kaderisasi harus terus berjalan, tidak ada istilah dua periode. Secara pribadi, saya merasa sudah cukup karena pernah menjabat sebagai sekretaris dua periode dan satu periode sebagai ketua,” ungkapnya.

Festival Rebana untuk Ta’aruf dan Kebahagiaan

Festival Rebana yang digelar menjadi sarana ta’aruf atau perkenalan bagi grup-grup rebana se-Kecamatan Limpung. Romli berharap acara ini tidak hanya memberikan kebahagiaan dan kegembiraan, tetapi juga mempererat ukhuwah di antara para anggota Ansor dan masyarakat.

“Dengan niat ta’aruf ini, semoga Festival Rebana bisa menjadi ajang yang mempererat persaudaraan kita semua,” tutupnya.

Acara tersebut menjadi awal yang semarak untuk Pra Konferancab, sekaligus menandai semangat baru bagi Gerakan Pemuda Ansor Limpung menuju kepemimpinan yang lebih baik di masa depan.

Kontributor : Muhammad Asrofi

Adakan Workshop Mitigasi Bencana, LPBI NU Batang Kenalkan Penanggulangan Bencana

0

NU Batang, Batang.

Lembaga Penanggulangan Bencana Dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang selenggarakan Workshop Mitigasi Bencana pada hari Sabtu-Ahad (21-22/12/2024) bertempat di Gedung MWC NU Kabupaten.

Kegiatan ini mengenalkan beberapa materi antara lain tentang Mitigasi Bencana & Ke-LPBI-an, Ketangguhan Relawan, Medical First Responder, Pertolongan Pertama serta Bidai dan Tandu Darurat.

Menurut Amaliyah Yuliyanti selaku Ketua Panitia mengatakan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan awal pengenalan LPBI kepada Badan Otonom (Banom) Kabupaten Batang serta masyarakat umum.

“Kegiatan ini merupakan awal mula LPBI memperkenalkan kepada seluruh Banom yang ada di Kabupaten serta masyarakat umum.” katanya.

Sedangkan menurut Wiyarto Ketua LPBI PC NU Kabupaten Batang mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk pelatihan kepada warga NU Se-Kabupaten Batang untuk mempersiapkan penanggulangan terjadi sebuah bencana.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai bentuk penanggulangan ketika terjadi bencana agar warga NU Se-Kabupaten Batang bisa mempersiapkannya.” ujarnya.

Ahmad Munir Malik, Ketua Tanfidziyah PC NU Kabupaten Batang mendukung kegiatan ini karena pelatihan penanggulangan bencana ini sangat penting serta melatih kedisiplinan pribadi.

“Pelatihan ini sangatlah penting bagi warga NU, serta dapat melatih kepribadian yang disiplin karena menolong korban bencana haruslah tepat waktu.” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Kegiatan ini diikuti oleh 14 MWC NU Se-Kabupaten Batang yang didelegasikan oleh anggota CBP dan KPP dari masing-masing Kecamatan serta dimeriahkan oleh Tari Batik Gringsing oleh komunitas Sanggar Merti Desa Kab. Batang.

Pewarta: Bagas Adiakso

Pelantikan Pimpinan Komisariat IPNU dan IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung Periode 2024-2025: Semangat Baru untuk Organisasi yang Lebih Maju

0

NU Batang, Limpung.

Limpung, 17 Desember 2024 – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung resmi dilantik pada Selasa pagi, menandai dimulainya masa kepengurusan periode 2024-2025. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari pengurus cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang, para guru, siswa, hingga tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Kabupaten Batang Rekan Ulinnuha menyampaikan apresiasi besar kepada Pimpinan Komisariat MA Takhassus Al Sya’iriyah yang telah menunjukkan kiprah luar biasa dalam setiap kegiatan organisasi.
“Pimpinan Komisariat MA Takhassus ini menjadi salah satu komisariat yang sangat aktif, dan menjadi komisariat percontohan di Kabupaten Batang. Semoga di periode ini, PK IPNU dan IPPNU MA Takhassus terus mempertahankan prestasi tersebut dan bahkan dapat lebih maju lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PK IPNU yang baru dilantik, Rekan Faza, menyampaikan rasa syukur dan semangatnya untuk menjalankan amanah ini.
“Kami siap melanjutkan perjuangan dan inovasi di organisasi ini. Dengan kolaborasi antara IPNU dan IPPNU, kami berharap bisa menciptakan program kerja yang berdampak besar, baik di madrasah maupun di masyarakat,” ucapnya penuh optimisme.

Sambutan juga diberikan oleh Pembina IPNU & IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai organisasi serta mengimbau para pengurus untuk tetap berkomitmen pada visi dan misi.
“IPNU dan IPPNU bukan sekadar wadah organisasi, tapi juga tempat kalian belajar menjadi pemimpin, berkontribusi, dan mengasah keterampilan. Jadikan organisasi ini sebagai rumah yang memperkuat karakter kalian,” pesan beliau.

Acara ini juga diwarnai sambutan dari Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum yang mewakili Kepala Madrasah. Dalam pidatonya, beliau mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik.
“Madrasah sangat mendukung keberadaan IPNU dan IPPNU karena organisasi ini mampu menjadi mitra dalam pembentukan karakter siswa. Kami berharap, sinergi antara madrasah dan organisasi ini dapat terus terjalin dengan baik,” katanya.

Pelantikan diakhiri dengan doa bersama serta penandatanganan berita acara pelantikan. Seluruh hadirin berharap agar pengurus IPNU dan IPPNU yang baru dapat membawa perubahan positif dan terus menginspirasi pelajar lainnya di MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung.

Pewarta: Sholekha.

Kolaborasi UIN Gus Dur dengan Fatayat NU Adakan Seminar Pemberdayaan Perempuan dan Penyuluhan Hukum

0

Batang, NU Batang.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Keluarga Maslahat dan Penguatan Kader Penggerak UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan bekerja sama dengan PAC Fatayat NU Kecamatan Batang mengadakan kegiatan seminar pemberdayaan perempuan dan penyuluhan hukum, pada Ahad (15/12/2024) di Gedung MWCNU Batang.

Kegiatan bertajuk Penguatan Kader Penggerak Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PKP4A) ini diikuti lebih dari 50 peserta perwakilan Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU se Kabupaten Batang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader penggerak mengenai pentingnya pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak, serta mengedukasi dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta memberikan pengetahuan praktis tentang hak-hak hukum yang melindungi mereka dengan menghadirkan dua narasumber yaitu : Nadhifatuz Zulfa, M.Pd (Dosen dan Satgas Pencegahan Penanganan Kekerasan seksual/PPKS UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan ) dan Miqdam Yusria Ahmad, S.HI, M.Ag (Advokat dan ketua LBHNU Kabupaten Batang)

Pada sesi pertama, Ibu Zulfa menerangkan inisiasi program pemberdayaan perempuan dan anak, sedangkan pada sesi kedua Bapak Miqdam menjelaskan secara detail tentang perlindungan hukum untuk perempuan dan anak serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak

“kegiatan Pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak (PKP4A) ini merupakan rangkaian dari program PkM di tahun ini” Ujar Dr. Ali Muhtarom, M.H.I, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat

Lebih lanjut Ali menambahkan, acara ini sangat penting dalam rangka memfasilitasi kader-kader Fatayat agar memiliki kemampuan dan militansi dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.

Ali juga berharap, setelah kegiatan ini ada tindak lanjut dan aksi nyata dari para kader dalam mewujudkan cita-cita perjuangan di atas, dan juga menjalin jejaring serta kerjasama dengan berbagai pihak.

Lebih lanjut menurut Anisatul Azifah, S.Pd. selaku ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Batang sekaligus ketua pelaksana, “Kegiatan ini seperti menemukan oase di Padang pasir sesuatu yang sangat dibutuhkan bagi kami sebagai perempuan muda. Materi yang disampaikan menjadi bekal bahwa kesehatan mental para ibu muda harus tetap terjaga, bagaimana menjaga kewarasan dalam menjalani kehidupan berumah tangga sehingga keharmonisan, ketentraman, keluarga bahagia dan sejahtera tetap tercipta”ujarnya.

Pemberdayaan perempuan membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkarya, berkontribusi dan menjadi inspirasi.

Fatayat NU hadir sebagai organisasi yang digdaya, mempersatukan kekuatan perempuan untuk membangun bangsa”tegasnya

Para peserta merasa bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan meningkatkan pengetahuan mereka tentang perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak. Selain itu kegiatan ini membuka peluang untuk membangun jaringan kerjasama lebih erat antara akademisi dengan organisasi kemasyarakatan dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kegiatan ini berlangsung sehari, dihadiri Perwakilan Banom dan segenap tamu undangan.

Deklarasi Sekolah Anti Bullying: UIN Gus Dur Gandeng IPNU IPPNU Batang Gelar Seminar

0
Deklarasi Sekolah Anti Bullying

Batang, NU Batang
Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid atau UIN Gus Dur Pekalongan bekerja sama dengan Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Batang menggelar seminar dan deklarasi Sekolah Anti Bullying di SMK Bardan Wasalaman, Desa Sambong, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang pada Selasa, (10/12/24).

Kegiatan ini melibatkan 50an siswa dari kelas 10 dan 11, serta perwakilan dari organisasi IPNU-IPPNU, OSIS, Pramuka, PMR, dan PKS. Turut hadir kepala sekolah, dewan guru, dan pengurus Yayasan Pesantren Bardan Wasalaman serta Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM).

Menurut, Alvin selaku ketua pelaksana, Seminar ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang bullying dan memberikan solusi untuk mengatasi tantangan kasus Bullying dan Kenakalan Remaja. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang lebih aman dan ramah.

Dr. Ali Muhtarom, M.H.I. dosen UIN Gus Dur, menyampaikan bahwa tindakan bullying bisa terjadi di manapun, oleh siapapun baik dilakukan secara verbal maupun virtual. “Pelaku seringkali tidak menyadari efek fatal yang dirasakan korban,” ujar Ali.

Ia juga berharap, kegiatan ini bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk mengkapanyekan anti bullying, dan mendorong agar setiap sekolah bisa dibentuk Satgas Anti Bullying atau divisi khusus pada Tingkat OSIS yang hal tersebut. Menurutnya, kegiatan ini, adalah rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang di jalankan selama hampir tiga bulan ini.

Seminar ini terdiri dari beberapa sesi yang mencakup berbagai aspek terkait bullying. Sesi pertama adalah penyampaian materi, di mana siswa siswi diperkenalkan dengan konsep bullying, termasuk definisi, jenis, dan dampaknya terhadap korban. Selanjutnya, siswa siswi diajak untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya bullying dan bagaimana mengidentifikasi tanda-tanda bullying.

Sesi berikutnya para fasilitator turun dan mengarahkan untuk menonton vidio edukasi tentang bullying dan kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi, di mana siswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pemahaman tentang bullying. Sesi ini bertujuan untuk membuat siswa siswi berani menyampaikan pendapat dan solusi mereka untuk menghentikan kasus bullying di lingkungan sekolah.

Selanjutnya, adalah sesi penutup dan pembacaan naskah Deklarasi Sekolah Anti Bullying oleh kepala sekolah SMK Bardan Wasalaman diikuti oleh seluruh siswa siswi beserta guru, dan ditandai dengan penandatanganan di banner secara serentak.

Pewarta : Lutfi Maulana
Editor : Muhammad Asrofi

Panggung Budaya GKMNU PCNU Batang: Kolaborasi Seni dan Edukasi untuk Pencegahan Stunting

0
Suwandi Ketua GKMNU Kabupaten Batang saat sambutan

Reban, NU Batang
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan stunting, Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) PCNU Batang sukses menyelenggarakan kegiatan Panggung Budaya Promosi Pencegahan Stunting di Halaman Balaidesa Ngkroto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. Acara ini diikuti oleh enam kelompok drama kreatif menyampaikan tema stunting melalui seni peran.

Diketahui, peserta lomba berasal dari berbagai desa di Kabupaten Batang. Masing-masing kelompok memadukan pesan edukatif tentang pencegahan stunting dengan seni pertunjukan yang menghibur. Drama yang ditampilkan tidak hanya mengangkat penyebab dan dampak stunting, tetapi juga memberikan solusi praktis yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Penampilan setiap kelompok disambut antusias oleh para hadirin yang memadati lokasi acara.

Acara semakin meriah dengan kehadiran hiburan seni tradisional Lengger, yang membawa kehangatan budaya lokal ke atas panggung. Selain itu, penampilan musik modern dari orgen tunggal menambah semarak suasana dan menghibur para pengunjung dari berbagai kalangan usia.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan doorprize gratis berupa hadiah menarik seperti sepeda, lemari, dan setrika. Pengundian kupon doorprize menjadi momen yang ditunggu-tunggu, menambah semangat dan keceriaan peserta serta penonton.

Suwandi Ketua GKMNU Kabupaten Batang dalam sambutannya menyampaikan, “Melalui kegiatan ini, kami berharap pesan tentang pentingnya pencegahan stunting dapat tersampaikan secara efektif dan menginspirasi masyarakat untuk menjaga kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” harapnya.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara edukasi dan seni budaya dalam menyampaikan isu penting secara kreatif dan menyenangkan. Semoga upaya ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman tentang stunting dan cara pencegahannya,” lanjutnya.

Pewarta : Solekha
Editor : Muhammad Asrofi

Rapat Anggota VII PK IPNU IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung Periode 2023/2024

0
Rapat Anggota VII PK IPNU & IPPNU MA Takhassus Al Sya'iriyah Limpung

Limpung, NU Batang
Pimpinan Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung sukses menggelar Rapat Anggota VII untuk periode 2023/2024. Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini dihadiri oleh seluruh anggota PK IPNU dan IPPNU dan alumni serta perwakilan dari PAC IPNU dan IPPNU Limpung.

Kegiatan ini merupakan forum tertinggi dalam struktur organisasi, di mana berbagai agenda penting dibahas. Rapat dimulai dengan pembukaan resmi, pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, serta evaluasi program kerja selama satu periode terakhir. Peserta rapat juga aktif memberikan masukan untuk peningkatan kualitas organisasi.

Selain itu, rapat ini juga menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk penyusunan rencana program kerja baru yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan pelajar. Puncak acara adalah pemilihan pengurus baru untuk periode mendatang, yang diharapkan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat dan dedikasi yang tinggi. sidang berlanjut pada agenda utama, yaitu pemilihan ketua PK IPNU dan IPPNU untuk Periode 2024/2025.

Dalam sambutannya, Ketua PK IPNU demisioner Firman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota atas kerja sama selama masa jabatannya. “Semoga kepemimpinan yang baru dapat membawa organisasi ini menjadi lebih baik lagi,” ujar Firman.

Sementara itu, Ketua PK IPPNU demisioner Karin, juga menyampaikan pesan serupa. Ia mengapresiasi semangat dan partisipasi aktif seluruh anggota selama kepengurusannya. “Saya berharap kepengurusan selanjutnya tetap solid dan dapat mengembangkan potensi para kader,” katanya.

Ketua PAC IPNU Limpung Susilo menegaskan pentingnya regenerasi dalam organisasi. “IPNU dan IPPNU adalah wadah pembentukan kader muda yang berkualitas. Semoga kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan perjuangan ini,” ungkapnya.

Setelah melalui proses pemilihan yang demokratis, Moh Muala Faza Lurrohman terpilih sebagai Ketua PK IPNU, dan Zahra Qolbiyatul Mutmainnah terpilih sebagai Ketua PK IPPNU untuk periode 2024/2025.

Rapat anggota ini ditutup dengan doa bersama serta musafahah antar pengurus, sebagai tanda harapan agar kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa organisasi ke arah yang lebih maju.

Dengan kepemimpinan yang baru, PK IPNU dan IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung diharapkan mampu terus berkembang, memberikan kontribusi positif bagi madrasah, dan mempersiapkan kader-kader muda yang berintegritas.

Pewarta : Firman
Editor : Muhammad Asrofi