Kamis, April 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 28

Pelantikan PCNU Batang, Fokus Kemandirian Organisasi dan Kemaslahatan Umat

0
Pelantikan PCNU Batang di Kantor PCNU Batang, Jalan KH Achmad Dahlan No 9, Bogoran Kauman, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Ahad (11/8/2024). (Foto: Dok. LTNU Batang)

Batang, NU Batang
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Batang masa khidmah 2024-2029 menggelar Pelantikan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I dengan tema “Menyatukan Pikiran, Hati, dan Tindakan untuk Kemandirian Organisasi dalam Rangka Memuliakan Umat.” Acara tersebut berlangsung di Kantor PCNU Batang, Jalan KH Achmad Dahlan No 9, Bogoran Kauman, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Ahad (11/8/2024).

Ketua Pelaksana Pelantikan dan Muskercab I PCNU Batang, Muhammad Fajar Sajidin, menjelaskan bahwa tema tersebut diangkat berdasarkan mandat Konferensi Cabang (Konfercab) NU Batang yang dilaksanakan pada 27-28 April 2024. Menurutnya, tema ini menekankan pentingnya sinergi antar elemen NU untuk mencapai tujuan bersama, serta mendorong keterlibatan aktif dalam memanfaatkan perkembangan industri di Batang.

“Tugas kita adalah mewujudkan kemaslahatan umat melalui program kerja yang terstruktur,” ujar Fajar.

Fajar juga mengungkapkan bahwa jumlah pengurus yang dilantik sebanyak 213 orang, yang terdiri dari unsur Mustasyar, Syuriyah, A’wan, serta pengurus harian tanfidziah yang berjumlah 43 orang. Selain itu, terdapat 170 pengurus dari 18 lembaga di bawah naungan PCNU Batang. Perwakilan dari Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Kabupaten Batang sebanyak 60 orang, serta pimpinan badan otonom cabang sejumlah 18 orang, sehingga total peserta pelantikan mencapai 306 orang.

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi peran NU Batang yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Batang dalam pembangunan daerah. Menurutnya, sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, NU memiliki kontribusi yang sangat besar dalam berbagai bidang.

“Mari kita teruskan perjuangan para pahlawan melalui peran aktif Nahdliyin,” kata Lani dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Lani juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat Batang dalam Pilkada yang akan datang, baik untuk pemilihan gubernur maupun bupati, agar dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Sebagai informasi, PCNU Kota Batang masa khidmat 2024-2029 menetapkan KH Muhammad Lutfhi sebagai Rais Syuriyah PCNU Batang dan Ahmad Munir Malik sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Batang yang dilantik oleh Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh, berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor 357/PB.01/A.II.01.45/99/07/2024 tentang pengesahan PCNU Batang.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua PBNU KH Mashuri Malik, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh, Rais Syuriyah PCNU Batang KH Muhammad Lutfi, Ketua Tanfidziyah PCNU Batang KH Ahmad Munir Malik, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rezeki beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batang, Ketua Organisasi Keagamaan di Batang, serta sejumlah tokoh lainnya dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Pemalang, dan Kendal.

Tulisan ini telah tayang di website NU Online Jateng
https://jateng.nu.or.id/regional/pelantikan-pcnu-batang-fokus-kemandirian-organisasi-dan-kemaslahatan-umat-e9dGM

Pelajar MA Sunan Kalijaga Bawang Kompetisi Pidato Nasional di Bali

0
Sheefira pelajar MA Sunan Kalijaga Bawang (NU Batang/Ristiani)
Sheefira pelajar MA Sunan Kalijaga Bawang (NU Batang/Ristiani)

Bawang, NU Batang

Pelajar Madrasah Aliyah (MA) Sunan Kalijaga Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah Sheefira Elsyabani Malikanova Salamovik lolos grand finalis Kompetisi Pidato Nasional 2024 yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).

Kompetisi tersebut diikuti sebanyak seribu dua ratus tiga puluh enam pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dari seluruh Indonesia yang diseleksi melalui tiga tahap, yakni seleksi pertama konten video menghasilkan seratus peserta terbaik, seleksi kedua melalui live zoom meeting menghasilkan tiga puluh empat grand finalis dan seleksi ketiga yang akan dilaksanakan mulai 8-11 Agustus 2024 bertempat di Pulau Bali.

“Proses belajar pidato sejak sebelum menginjak usia sekolah dasar. Pada saat itu, ibu saya sudah memberikan pelatihan kepercayaan diri,” ujar Sheefira kepada NU Batang via WhatsApp pada Kamis (1/8/2024).

Sheefira juga mengungkap, pelatihan kecakapan dalam berbicara juga diajarkan oleh ayahnya. Proses belajar wicara publik tidak terbilang mudah begitu pula tidak begitu sulit dikarenakan mendapat support dari orang tua secara pengetahuan maupun emosional sehingga lebih enjoy dalam belajar sampai benar-benar percayalah diri dan lebih cakap berbicara.

“Motivasi berkompetisi dalam lomba pidato yang diselenggarakan oleh Kemenag RI ingin menambah pengalaman dan memperluas wawasan tentang kebahasaan serta wicara publik,” ucap siswi kelas XII Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) tersebut.

Selain itu, melalui kompetisi tersebut Sheefira bisa menyampaikan ide gagasan yang terjadi pikiran, termasuk pesan-pesan oleh Kemenag RI ke hadapan publik tentang moderasi beragama.

Sementara itu, Pembimbing Lomba Pidato MA Sunan Kalijaga, Risnawati menjelaskan bahwa Sheefira Elsyabani Malikanova Salamovik berhasil masuk grand finalis pada lomba pidato diselenggarakan oleh Kemenag RI. Ia berharap, anak didiknya mampu mengharumkan nama madrasah di kancah nasional dan menjadi motivator bagi siswa-siswi lain di Kabupaten Batang, terlebih MA Sunan Kalijaga Bawang.

“Sheefira akan lakukan tahap seleksi akhir pada tanggal 8 sampai 11 Agustus 2024 di Pulau Bali,” pungkasnya.

Pewarta: Septy Aisah

PMII dan Mahasiswa Batang Deklarasi Tolak Isu Politik dan Junjung Idealisme

0
Deklarasi mahasiswa Batang. foto: istimewa

Limpung, NU Batang
Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Syekh Hasan Surgi dan Mahasiswa Se-Kabupaten Batang menyatakan deklarasi Mahasiswa pada Ahad, (28/7/2024) di MWC NU Kecamatan Limpung.

Deklarasi mahasiswa ini dilandasi oleh isu politik yang beredar di Kabupaten Batang, terdapat banner yang menyatakan bahwa mahasiswa Batang mendukung salah satu kandidat calon Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ini.

Ketua PK PMII Syekh Hasan Surgi Batang, Ata Alfanul Khasan mengatakan bahwa adanya deklarasi mahasiswa ini adalah bentuk independen organisasi PMII dan mahasiswa Batang.

“Deklarasi mahasiswa ini adalah bentuk sikap kami untuk menjadi organisasi yang independen, tidak memihak politik manapun,” ujar Ata.

Berikut isi dari deklarasi mahasiswa yang disampaikan, yaitu :

Deklarasi Mahasiswa
Kami Pengurus Komisariat PMII Syekh Hasan Surgi dan Seluruh Mahasiswa Se-Kabupaten Batang menyatakan sikap damai terhadap Pilkada 2024

  1. Menolak politik identitas mahasiswa batang
  2. Menolak klaim dari salah satu bakal calon bupati batang yang mengatasnamakan mahasiswa batang untuk mendukung salah satu calon bupati batang di pilkada 2024
  3. Menolak info yang beredar bahwa mahasiswa batang mendukung salah satu bakal calon itu tidak benar, karena kita tidak memihak salah satu dari bakal calon bupati batang di Pilkada 2024

Demikian Deklarasi Mahasiswa ini kami sampaikan dan pernyataan ini dapat dipertanggung jawabkan, terima kasih.

Dengan pernyataan dalam deklarasi ini, diharapkan PMII dan mahasiswa Batang menjujung tinggi nilai idealisme nya.

“Harapannya dengan deklarasi ini, semua mahasiswa Batang berinsgaf dan sadar bahwa harus selalu menjujung tinggi nilai idealisme nya,” kata ketua Komisaris SHS itu.

Dalam deklarasi mahasiswa ini dihadiri oleh PK PMII Syekh Hasan Surgi, mahasiswa STIK Batang, UNISS Batang, UNDIP Batang, UMKABA, UT Batang, dan mahasiswa Batang yang kuliah diluar daerah seperti UNW Semarang, UIN K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan, ITS NU Pekalongan, UNWAHAS Semarang, UIN Walisongo Semarang, UNNES Semarang, dan Politeknik Pariwisata NHI Bandung.

Pewarta : Bagas Adiakso
Editor : Muhammad Asrofi

Ansor Banyuputih Masa Khidmat 2024 – 2027 Resmi Dilantik, Ketua MWCNU Tekankan Peran Penting Ansor

0
Prosesi Pelantikan PAC GP Ansor Banyuputih masa khidmat 2024 -2027. foto: istimewa

Banyuputih, NU Batang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Banyuputih untuk masa khidmah 2024-2027 resmi dilantik oleh pada Sabtu (27/07/2024). Pelantikan yang berlangsung di halaman Masjid Nurul Ulum Desa Limbangan Banyuputih Kabupaten Batang ini dihadiri oleh kader-kader Ansor dari seluruh ranting di Kecamatan Banyuputih.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Banyuputih, H Tuhri dalam sambutannya menekankan peran penting Ansor sebagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. “Ansor adalah organisasi strategis yang memiliki peran krusial dalam mengembangkan organisasi kepemudaan dan keagamaan,” tegasnya. Ia mengingatkan para pengurus baru untuk terus berkontribusi dalam memajukan pemuda dan masyarakat melalui program-program yang bermanfaat.

Lebih lanjut H tuhri mengungkapkan dengan pelantikan ini, diharapkan Ansor Banyuputih dapat semakin berperan aktif dalam pembangunan daerah dan pembinaan kepemudaan di Kecamatan Banyuputih, serta terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama.

Sementara itu, Purmono, Camat Banyuputih menekankan pentingnya sinergitas antara GP Ansor dan Pemerintah Kecamatan. “Bekerja dan bersinergi antara PAC dengan Pemerintah Kecamatan penting untuk ditingkatkan dengan menjalin komunikasi yang manis dan mantap,” ujarnya. Purmono berharap hubungan yang terjalin dapat saling mendukung dan menguntungkan.

Ketua PAC GP Ansor Banyuputih masa khidmat 2024 – 2027, Muhammad Miftakhul Atiq mengungkapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelantikan ini.

“Semoga apa yang telah dicurahkan kepada Ansor akan bernilai ibadah bagi panjenengan, semoga kegiatan yang kita laksanakan pada malam hari ini mendapatkan keberkahan,” harapnya.

Pelantikan ini juga dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang GP Ansor Kabupaten Batang yang diwakili oleh Danang Aji Saputro, selaku Kasatkorcab, Akhmad Mubarok Pembina Ansor Limpung, Kapolsek Limpung, Kepala Desa Kalibalik, serta para masyayikh setempat turut hadir.

Pewarta : Mahmud Yunus Mustofa
Editor : Muhammad Asrofi

SMP NU 01 Limpung Kampanyekan Anti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

0
SMP NU 01 Limpung Kampanyekan Anti Kekerasan. Foto: Zaenal Mustofa

Limpung, NU Batang
Demi menumbuhkan kepribadian yang baik antar sesama pelajar peserta didik baru, SMP NU 01 Limpung Batang mengadakan deklarasi anti kekerasan terhadap fisik dan psikis seperti bullying, sikap intoleran, dan pelecehan seksual di Gedung MWC NU Limpung pada Kamis (25/07) siang.

Waka Kesiswaan SMP NU 01 Limpung Akhmad Abdul Latif mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri serta kewaspadaan peserta didik baru dari berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan dan perundungan.

“Tujuan lain dari kegiatan ini adalah sebagai upaya kami agar para peserta didik baru bisa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan antar sesama pelajar, sehingga untuk kedepannya siswa SMP NU 01 Limpung bisa menjadi insan kamil dan berguna di tengah-tengah masyarakat,” tambahnya.

Dengan konsep kegiatan utama bertajuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertema “Menemukan Potensi Diri, Meraih Prestasi Gemilang”, Bachrul Ulum Kepala SMP NU 01 Limpung berharap peserta didiknya tidak hanya unggul di salah satu nilai dunia atau akhirat saja.

“Kami menginginkan peserta didik SMP NU 01 Limpung ini ada unsur keseimbangan antar keduanya. Unsur dunia, salah satunya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” harap Bachrul Ulum.

Kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa baru dengan menggambar poster tentang deklarasi anti kekerasan fisik, psikis, diskriminasi/intoleran, seksual, dan bullying, kemudian dilanjut deklarasi bersama antara guru dan murid dan diunggah melalui media sosial.

“Sebagai peserta didik baru di SMP NU 01 Limpung, saya merasa senang dengan kegiatan ini. Karena kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan tentang bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi kepada pelajar disekolah saat ini,” ujar Dewi Sufiyah salah satu peserta didik baru SMP NU 01 Limpung.

Pewarta : Zaenal Mustofa
Editor : Muhammad Asrofi

PCNU Batang Buka Donasi untuk Korban Gempa Bumi

0

Batang, NU Batang
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang mengumumkan pembukaan donasi untuk membantu korban gempa bumi yang melanda wilayah Batang dan sekitarnya. Gempa dengan kekuatan 4,6 skala Richter ini mengguncang daerah tersebut pada Ahad (7/6/ 2024) pukul 14.35 WIB, yang mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan serta infrastruktur.

Ketua Tanfidziyah PCNU Batang, Kiai Ahmad Munir Malik dalam pernyataannya menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Batang. “Kami turut berduka cita atas musibah gempa bumi yang melanda Batang. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan kepada para korban,” ujarnya kepada NU Batang.

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, PCNU Batang mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, untuk ikut serta dalam gerakan donasi ini. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar para korban, seperti makanan, pakaian, obat-obatan, serta keperluan darurat lainnya.

Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, lokasi terdampak gempa meliputi beberapa kelurahan di Kecamatan Batang, yaitu Kelurahan Proyonanggan Utara, Proyonanggan Tengah, Kauman, Karangasem Utara, Karangasem Selatan, dan Desa Kalisalak. Selain itu, di Kecamatan Warungasem, desa yang terdampak meliputi Desa Cepagan, Candiareng, dan Desa Lebo. Di Kecamatan Wonotunggal, Desa Siwungu juga terdampak.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada di koordinat 7.00 LS dan 109.71 BT, sekitar 10 km barat daya Batang, Jawa Tengah, dengan kedalaman 10 km.

Sementara itu, LAZISNU MWC NU Batang menghimpun data warga terdampak gempa yaitu Sugono (RT.05/RW.02), Aniu Ali (RT.05/RW.02), Subaqoh (RT.02/RW.01) Desa Cepokokuning, Rusmiyati (RT 1/5 Bangunsari Timur), Novel Saputra (RT 1/4 Bangunsari Barat), Ikhwanudin (RT 2/2 Petodanan Timur) Desa Proyonanggan Tengah. Yuyun Safaroh (RT.01/RW.02), Prisyadi (RT.06/RW.04) Desa Kalisalak, Gedung SMP 7 Batang, SDN Kalisalak Batang. Desa Klidang Wetan Sudiyono (RT.02/03), Desa Kauman Arifin (RT.05/06), Muhari (RT.04/01), Gedung Paud Aisiyah Batang.  Desa Pasekaran Suherman (RT.07/RW.01), Supaat (RT.03/RW.02), Suhartini (RT.03/RW.02). Desa Proyonanggan Utara Cati (RT.03/RW.01), Slamet Kunawi (RT.02/RW.03), Slamet Rintio (RT.04/RW.04), dan Afi Meryani (RT.04/RW.04).

PCNU Batang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang. “Mari kita bersama-sama bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan yang kita lakukan dengan pahala yang berlipat ganda,” pungkas Kiai Munir.

Cara berdonasi dapat melalui LAZISNU MWC NU masing-masing di Kabupaten Batang atau melalui transfer rekening BRI 015601009247539, rekening Bank Jateng 2032184335 atas nama UPZIS LAZISNU KAB.BATANG. Selanjutnya bisa konfirmasi ke nomor kontak berikut, 082226626626 atas nama Muhammad Sofa atau 082324569990 atas nama Supriyadi.

Pewarta: Muhammad Asrofi

Konfercab IPNU IPPNU Batang, Gliyak-Gliyak Tuminak Sareh Pakoleh

0
Konferensi Cabang IPNU IPPNU Batang di MWC Tersono
Konferensi Cabang IPNU IPPNU Batang di MWC Tersono

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU IPPNU ke XIX. Kegiatan ini dipusatkan di Komplek Aswaja Center Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, pada Sabtu sampai Ahad, (29-30/6/2024).

Kegiatan Konferensi Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang ke-XIX ini mengusung tema “Gliyak-Gliyak Tumindak, Sareh Pakoleh. “Tema ini memiliki makna meskipun lamban namun keinginannya bisa kesampaian atau terlaksana,” ujar Ketua Panitia Konfercab PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang masa khidmah 2022-2024, Ita Qolimatul Ilmiyah.

Menurutnya, saat kita mempunyai hajat atau keinginan itu tidak perlu terburu-buru, pelan-pelan tapi apa yang dicita-citakan itu tercapai. Ia menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan oleh PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang dengan panitia yang ditugaskan terdiri dari enam puluh empat panitia pengurus pimpinan cabang dan 30 panitia lokal. Adapun peserta konferensi ini adalah utusan dari Pimpinan Ranting (PR), Pimpinan Komisariat (PK) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) dengan total keseluruhan 991 peserta dari 324 pimpinan. Rincian peserta IPNU 479 orang dari 156 pimpinan dan peserta IPPNU 512 orang dari 168 pimpinan.

Sementara Ketua PC IPPNU Batang, Lies Naeni dalam sambutannya menuturkan bahwa dalam satu periode atau dua tahun masa khidmat tidak akan lama jika kepengurusannya bekerja. Terbukti dari program-program kerja yang terlaksana.

“PC IPNU IPPNU Batang telah menyusun reinstra (rencana strategis) yang kemudian diturunkan menjadi PPC (Pedoman Pimpinan Cabang) yang menjadi pedoman kita dalam melaksanakan amanat 1 periode ini. Kemudian, kita membaca situasi di Kabupaten Batang dengan membuat AYC (Aswaja Youth Camp) dan di AYC kita melakukan aksi menanam pohon di Desa Silurah sebanyak 1000 bibit pohon, 500 bibit aren dan 500 bibit pohon bringin yang mampu menampung air lebih banyak,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa, Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang memfokuskan perannya dalam eco lifestyle (gaya hidup berkelanjutan). “Pada pelaksanaan acara kita siang hari ini kita tidak menyediakan gelas plastik. Karena salah satu kelemahan kita adalah setiap kegiatan kita menyumbang sampah yang setara. Silahkan bisa dicheck merchandise konferensi ini kita isinya tumbler,” jelasnya.

Liesnaeni juga menuturkan bahwa di bidang pengkaderan PC IPNU & IPPNU Kabupaten Batang sudah mengadakan Latinpel (Latihan Instruktur dan Pelatih) serta Lakut (Latihan Kader Utama) diperiode 2022-2024. Semua pengkaderan makesta dan lakmud tidak ada yang ditelantarkan oleh Pimpinan Cabang, semuanya dikawal. Terlihat dengan jumlah sertifikat pengkaderan yang sudah diterbitkan menembus 4.000 sertifikat pengkaderan. Kemudian, melalui LKPP (Lembaga Konseling Pelajar Putri), kita membuat citra dan suasana yang aman dan nyaman untuk rekan rekanita berproses.

Kemudian, Ketua PC IPNU Kabupaten Batang Shaiful Bahri juga turut menyampaikan permohonan maaf untuk kepengurusannya selama 1 periode. “Mohon maaf apabila PC IPNU IPPNU dalam 1 periode ini masih ada kesalahan dan ada tugas yang belum diselesaikan, kalau memang itu menjadi tanggung jawab pimpinan kamu 2022-2024 insyaallah kamu akan menyelesaikannya karena itu adalah komitmen kami,” tuturnya.

Diketahui, acara tersebut dimeriahkan oleh penampilan vidio dan penampilan tari. Hadir dalam kegiatan itu PCNU beserta banom-banom NU Kabupaten Batang, MWC NU beserta banom-banom NU Kecamatan Tersono, Forkopimda (PJ Bupati, Dandim, Kapolres, DPRD) Kabupaten Batang, Forkopimcab (Camat, Polres, Danramil) Kecamatan Tersono, dan jajaran alumni serta pembina PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang.

Pewarta : Solekha

Editor: Septy Aisah

IPNU dan IPPNU Garda Pembangun Daerah Kalangan Pelajar

0
Peresmian pembukaan konfercab IPNU IPPNU Batang dengan pemukulan gong
Peresmian pembukaan konfercab IPNU IPPNU Batang dengan pemukulan gong

Tersono, NU Batang

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Batang selenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke XIX yang bertempat di Aswaja Center Majelis Wakil Cabang (MWC) Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Sabtu sampai Ahad (29-30/6/2024).

Hadir Ketua Tanfidziah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, Ahmad Munir Malik dalam sambutannya mengatakan bahwa Konfercab IPNU dan IPPNU merupakan hajatnya IPNU IPPNU, maka selain anggotanya dilarang ikut campur baik Ansor, Fatayat dan lain sebagainya. Dalam pemilihan ini, Ahmad Munir menuturkan untuk memilih pemimpin yang mempunyai track record, anggota IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang lebih mengetahui track record masing-masing bakal calon ketua.

“Kolaborasi pemerintah daerah dan NU perlu dilakukan untuk pendidikan lebih baik, apalagi PCNU akan menghidupkan kembali komisariat di pondok pesantren Batang,” ucapnya.

Senada, Penanggung Jawab (PJ) Bupati Batang, Lani Dwi Rezeki yang diwakilkan oleh Wawan Nurdiansyah menyampaikan IPNU dan IPPNU merupakan organisasi pelajar penting dalam membimbing remaja sebaya. Harapnya, kinerja organisasi ini dapat memberikan hal positif bagi masyarakat, terlebih di daerah Batang.

“IPNU IPPNU Batang harus menjadi garda terdepan dalam hal-hal nilai keagamaan dan kebangsaan pembangunan daerah,” tutur Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabagesra) Kabupaten Batang tersebut.

Batang belum lama ini terjadi kriminalitas oleh pelajar, bahwa ditemukan jenazah yang disebabkan oleh tindakan gengster. Fenomena kenakalan remaja ini tidak hanya terjadi di kota besar tapi sudah merambah ke Kabupaten Batang. Wawan percaya kepada pelajar yang tergabung dalam IPNU dan IPPNU tidak menjadi kelompok radikal yang merugikan masyarakat.

Pawarta: Bagas Adiakso dan Anjar Lutfianang

Editor: Septy Aisah

IPNU IPPNU Jateng Masifkan Riset Pelajar Sebagai Upaya Penanganan Kasus

0
Sambutan PW IPNU Jateng pada Konfercab IPNU IPPNU Batang
Sambutan PW IPNU Jateng pada Konfercab IPNU IPPNU Jateng

Tersono, NU Batang

Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jawa Tengah memberikan perhatian khusus terhadap problematika remaja yang semakin merajalela. Banyak permasalahan remaja yang perlu diselesaikan melalui cara alternatif dan strategis, yakni riset pelajar ke sekolah-sekolah kemudian ditindaklanjuti secara kolektif.

“Riset tentang kasus usia remaja menjadi urgensi PW IPNU dan IPPNU sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan masalah remaja di Jawa Tengah,” ungkap Ragil Pungkasana, mewakilkan ketua PW IPNU Jawa Tengah, Muhammad Irfan Khamid dalam acara Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU dan IPPNU Batang ke XIX yang bertempat di Aswaja Center Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada Sabtu (29/6/2024).

Ragil menyampaikan, banyak hal yang harus disadari bersama bahwa kekerasan seksual, bullying, judi online dan pinjam online menjadi masalah yang harus diatensikan. Ikhtiar yang dilakukan IPNU dan IPPNU Jawa Tengah yakni, program kerja riset pelajar berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Tengah.

“Kekerasan seksual yang ada di sekolah-sekolah juga harus menjadi perhatian khusus dikarenakan korban baik perempuan ataupun laki-laki enggan melapor kasus tersebut,” ucap Wakil Ketua (Waka) 1 Bidang Organisasi PW IPNU Jateng.

Kabupaten Batang sudah memasifkan kuisioner riset pelajar. Jangan sampai kuisioner hanya sekadar mencari data, tapi harus memberikan impact yang maksimal. Tantangan selanjutnya menurut Ragil, masalah bullying di kalangan pelajar generasi alpha. Salah satu hal yang dapat disiasati adalah pembatasan asupan informasi untuk mengatur algoritma media sosial.

“Judi online dan pinjaman online yang tidak mengenal usia juga merambah ke kalangan pelajar. Jangan sampai melakukan tindakan itu apalagi dengan latar belakang gengsi atau fomo untuk menyesuaikan kehidupan fashion sekarang,” pungkasnya.

Pawarta: Septy Aisah

Kasatkorcab Banser Batang Tekankan Pentingnya Militansi dan Kepemimpinan Calon Anggota Banser

0
Kasatkorcab Banser Batang memegang mic saat memberikan materi. (Foto: Miftakhul Huda)

Limpung, NU Batang
Dalam berkhidmat di organisasi Nahdlatul Ulama (NU), kita butuh kader-kader yang militan dan berkomitmen. Hal tersebut ditekankan oleh Kasatkorcab Banser Kabupaten Batang, Danang Aji Saputra saat memberikan materi kepada calon anggota Banser saat Diklatsar ke-XLVIII, Jumat (28/06/2024).

Dalam kesempatan pendidikan kaderisasi Banser yang dilaksanakan di SD N Sidomulyo 02 Kecamatan Limpung, Danang sebagai komandan Banser Batang menekankan kepada calon anggota Banser akan pentingnya militansi .

“Kita butuh kader-kader yang militan,” tegas Danang. “Evaluasi Diklatsar sebelumnya menunjukkan banyak yang hanya ingin mengenakan seragam Banser, tapi tidak aktif dalam kegiatan rutin. Memang Banser itu gagah ketika pakai seragam. Tetapi tujuannya bukan itu. Tujuannya adalah untuk berkhidmat di organisasi NU,” ujarnya.

Lebih lanjut Danang menekankan bahwa Banser harus menelurkan kader-kader yang benar-benar militan dan berkomitmen. “Dalam Banser, prinsip instruksi sangat penting. Instruksi itu untuk dijalankan, bukan untuk diperdebatkan. Selama dua hari nanti, kalian akan dilatih dan dibimbing oleh instruktur,” katanya. Ia berharap bahwa melalui pelatihan ini, para peserta dapat memahami esensi dari instruksi dan kedisiplinan dalam Banser.

Ia juga menekankan bahwa peserta Diklatsar ini akan menjadi calon-calon pemimpin yang berintegritas dan bertanggung jawab. Ia mengungkapkan tiga ciri pemimpin yang sebaiknya dimiliki oleh Banser.

“Pertama bisa perintah, seorang pemimpin harus mampu memberi perintah kepada anggotanya. Kedua bisa marah-marah, seorang pemimpin harus mampu menegur dan mengingatkan anggotanya ketika mereka melakukan kesalahan, agar mereka bisa belajar dan memperbaiki diri. Ketiga bisa ngopeni, seorang pemimpin harus mampu merawat dan memperhatikan anggotanya dengan bijak,” jelasnya.

Selain itu, Danang juga menekankan pentingnya pemimpin yang dapat memberikan teladan yang baik kepada anggotanya. “Seorang pemimpin harus menjadi contoh dalam sikap dan tindakan. Dengan begitu, anggota akan lebih mudah mengikuti dan menghormati pemimpin mereka,”

Dengan materi yang disampaikan, selaku Kasatkorcab Banser Batang Danang berharap para peserta Diklatsar Banser ke-XLVIII bisa menjadi kader-kader militan yang tidak hanya gagah dalam seragam, tetapi juga aktif dan berkomitmen dalam setiap kegiatan organisasi, serta mampu menjadi pemimpin yang baik di masa depan.

Pewarta: Muhammad Asrofi