Gringsing, NU Batang

Pesatnya perkembangan kawasan industri di Kabupaten Batang menjadi peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Karena itu, murid MA NU 01 Banyuputih diajak mulai menyiapkan kompetensi diri sejak bangku madrasah melalui kunjungan industri ke PT Feed and Care De Heus Indonesia, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan murid tersebut menjadi bagian dari program life skill MA NU 01 Banyuputih. Selain melihat secara langsung aktivitas perusahaan, para murid juga mendapat wawasan mengenai kompetensi yang dibutuhkan ketika nantinya memasuki dunia kerja.

Kepala HRD PT Feed and Care De Heus Indonesia, Septi Aji Gutomo, mengatakan perkembangan industri di Batang harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia. Menurutnya, peluang kerja yang semakin terbuka perlu diimbangi dengan kapasitas pribadi yang memadai.

“Bersiap-siap masuk ke dunia industri, karena Batang sudah menjadi kota industri. Maka yang harus dipersiapkan yaitu pengembangan kapasitas pribadi, mulai dari bahasa dan skill,” ujar Septi Aji saat menerima kunjungan murid MA NU 01 Banyuputih.

Dalam kesempatan tersebut, Septi Aji juga memperkenalkan profil PT Feed and Care De Heus Indonesia kepada para murid. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT CJ Feed and Care sebelum diakuisisi.

PT Feed and Care De Heus Indonesia bergerak di bidang produksi pakan ayam dan ikan. Produk yang dihasilkan kemudian didistribusikan ke berbagai wilayah, meliputi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Kalimantan.

Saat ini, perusahaan tersebut memiliki sekitar 161 karyawan yang terlibat dalam berbagai bidang operasional perusahaan.

Sementara itu, Kepala MA NU 01 Banyuputih, H Mukhsin, mengatakan kunjungan industri menjadi bagian dari upaya madrasah memberikan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kehidupan nyata.

Menurutnya, pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga perlu memberikan bekal agar murid memiliki pilihan dan kesiapan untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

“Tujuannya mengenalkan ke dunia industri bagian dari mutu lulusan. Output lulusan kita adalah kuliah, kerja, dan wirausaha,” kata H Mukhsin.

Ia menyampaikan terima kasih kepada PT Feed and Care De Heus Indonesia yang telah menyambut dan menerima murid MA NU 01 Banyuputih dalam program kunjungan industri tersebut.

“Terima kasih kepada PT Feed and Care De Heus Indonesia atas sambutan dan sudah menerima murid MA NU 01 Banyuputih dalam kunjungan industri program life skill,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, murid MA NU 01 Banyuputih diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang proses dan lingkungan kerja di perusahaan, tetapi juga terdorong untuk mulai meningkatkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri.

Pewarta: Queensha Raya Ramadanty dan Rekhan Deva Saputra