Rabu, April 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 11

Visitasi PCNU Batang: Sinergi untuk Pemetaan dan Peningkatan Mutu Pesantren

0
Tim PCNU Batang dan MWC NU Blado berfoto bersama pengasuh Ponpes Al-Ikhlas Jetak usai visitasi dan verifikasi, Selasa (13/5/2025).

Blado, NU Batang

Tim Verifikasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang bersama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Blado melakukan visitasi ke Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Al Ikhlas yang berlokasi di Dusun Jetak, Desa Selopajang Timur, Kecamatan Blado, pada Selasa (13/5/2025).

Pesantren yang berdiri sejak tahun 1998 ini merupakan bagian dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Batang. Kegiatan visitasi dilakukan dalam rangka verifikasi kondisi aktual pesantren sebagai bagian dari proses pembaruan Izin Operasional melalui rekomendasi PCNU Batang.

Tim Verifikasi dari PCNU terdiri dari Wakil Ketua dan Wakil Sekretaris Bidang P3SDM (Pendidikan, Pengkaderan, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), serta Ketua dan Sekretaris RMI PCNU Batang. Dari unsur MWC NU Blado turut hadir Wakil Ketua Bidang OK (Organisasi dan Kelembagaan), sekretaris, serta perwakilan RMI MWC NU Blado.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda penting, antara lain pengembangan kurikulum dan penataan identitas kelembagaan pesantren melalui pemasangan plang nama. Selain itu, turut dibahas kerangka umum program penguatan kelembagaan RMI PCNU Batang.

Wakil Ketua Bidang P3SDM PCNU Batang, Saiful Huda Shodiq, menyampaikan bahwa kegiatan visitasi merupakan bagian dari komitmen PCNU dalam mendampingi pesantren, khususnya yang tergabung dalam RMI. “Visitasi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus upaya menata dan memperbarui data kepesantrenan di lingkungan NU Batang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua RMI PCNU Batang, Miftahul Huda (Gus Miftah), menyampaikan pentingnya pesantren untuk terus memperkuat diri di tengah dinamika zaman. “Pesantren yang membawa misi keagamaan dan kebangsaan harus senantiasa melakukan pembaruan diri agar tidak tertinggal dalam menghadapi tantangan ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan visitasi ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama antara tim verifikasi dengan pengasuh dan pengurus.

Pewarta : Esha Shodiq

Triwulan PAC JQHNU Bawang, Sarana Silaturahmi Hafidz-Hafidzah se-Kecamatan

0
Dok. Kegiatan Triwulan PAC JQHNU Kecamatan Bawang

Bawang, NU Batang

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kecamatan Bawang menggelar acara triwulanan yang diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh para hafidz dan hafidzah. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin dan di sembilan titik mushola yang tersebar di Desa Surjo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Selasa (13/5/2025).

JQHNU merupakan salah satu Badan Otonom Nahdlatul Ulama (NU) yang menghimpun para qari-qariah, hafidz-hafidzah, serta para pecinta Al-Qur’an. Namun demikian, keberadaan banom ini masih kurang dikenal oleh sebagian masyarakat NU.

Keua PAC JQHNU Kecamatan Bawang, Kyai Nasikhin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa para hafidz dan hafidzah adalah orang-orang yang mendapat amanah untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an. Melalui pertemuan rutin triwulanan ini, diharapkan tercipta ruang untuk saling menyimak dan menguatkan hafalan.

“Hafidz dan hafidzah merupakan orang-orang yang ditugasi oleh Allah SWT untuk menjaga Al-Qur’an. Oleh karena itu, melalui silaturahmi yang difasilitasi JQHNU ini, mari bersama-sama menyimak bacaan dan hafalan masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Surjo, Ustadz Hasan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyambut baik konsep acara yang tidak hanya terpusat di satu masjid, melainkan menyebar di sembilan titik mushola di Desa Surjo.

“Desa Surjo menjadi ramai dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an di setiap sudut desa, karena dibacakan secara serentak di masjid dan mushola,” ungkapnya.

Acara ini diawali dengan khatmil Qur’an dan ditutup dengan mauidhoh hasanah oleh Kyai Maghfur Su’udi dari Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Bawang.

Pewarta : Anif Syarifudin

 

Pengurus Baru GP Ansor Tersono Resmi Dilantik, Siap Khidmat dan Berperan

0
Pelantikan PAC GP Ansor Tersono 2025–2028
Pelantikan PAC GP Ansor Tersono Periode 2025–2028.

Tersono, NU Batang.

Sabtu malam (10/5), menjadi momen spesial bagi kader GP. Ansor di Kec. Tersono. Tepatnya di Gedung Serbaguna MWC NU Tersono ini di gelar acara pelantikan Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kec. Tersono masa khidmat 2025-2028 dengan hidmat.

Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti; Ky. Makmun Sa’dun, M.Si (Ketua Tanfidziyah MWC NU) Ky. Nur Hidayat, dan Shb. Supriyanto (ketua PAC GP. Ansor 2023-2025). Tidak ketinggalan, jajaran Muspika Kecamatan Tersono, PAC Ansor Tetangga dari Kec. Limpung, Kec. Gringsing. dan Kec. Bawang, para ketua Banom NU (Muslimat, Fatayat, PagarNusa, IPNU dan IPPNU), dan Perwakilan masing-masing Pimpinan Ranting Se-Kecamatan Tersono. Hadir juga dari lintas oraganisasi yaitu Pemuda Muhammadiyah Kec. Tersono.

Pelantikan PAC GP Ansor Tersono Periode 2025–2028.

Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Batang, H. Suwandi, dan juga Sahabat M. Imron.

Dalam sambutannya, Sahabat H. Suwandi menyampaiakan selamat kepada pengurus yang baru dilantik, “Semoga para pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus berkhidmah untuk kemaslahatan umat.”

Ia juga berpesan sebagai Pengurus Ansor harus di niatkan untuk ibadah dan ikhlas, janagn pernah mengharapkan imbalan apapun. dalam kesempatan yang sama di sampaiakan pula sebagai pengurus harus siap khidmat dan berjuang.
“Pelantikan ini merupakan gerbang awal dari sebuah pengabdian. Sahabat semua harus mampu menhadapi badai yang akan terus menerpa dan harus membawa kemajuan untuk Ansor dalam satu periode kedepan”. imbuhnya

Sementara itu, Sahabat Jamroni, Ketua PAC Ansor Tersono Masa Khidmat 2025-2028, berharap agar kader Ansor mempunyai mental yang tangguh dan pantang menyerah.

“Saya berharap Kader Ansor mampu mengikuti perkembangan zaman yang semakain maju, kita harus bisa membawa perubahan, Kader Ansor harus BERPERAN bukan BAPERAN” harapnya.

Dalam kegiatan yang sama Ky. Makmun Sa’dun, M.Si juga mengucapkan selamat kepada para pemuda yang baru dilantik.

“Saya sangat bangga dengan semangat para kader Ansor yang mampu melaksanakan kegiatan ini yang mana sebagai bentuk kaderisasi dalam berorganisasi.
beliau juga perpesan dalam berhidmat di NU harus di bekali 3 hal: mental yang kuat, niat ikhlas dan hati yang sabar.
“Kita yang butuh Ansor dan NU. Bukan NU dan Ansor yang butuh kita,” imbuhnya

kegiatan ini di tutup dengen doa yang di pimpin oleh Ky. Nur Hidayat selaku wakil Rais Syuriyah MWC NU Kec. Tersono.

Prosesi pelantikan pengurus Ansor Kecamatan Tersono berlangsung khidmat dan lancar. Setelah pelantikan, pengurus baru langsung melakukan Musyawarah Kerja untuk mematangkan program kerja dan strategi organisasi.

Dengan semangat baru dan komitmen kuat, Pengurus Ansor Kecamatan Tersono siap menjalankan roda organisasi dan meningkatkan kiprahnya dalam berbagai bidang. Dengan demikian, Pengurus Ansor Kecamatan Tersono optimis dapat menjalankan amanah dan meningkatkan peran Ansor dalam masyarakat.

Pewarta: Khotibul Umam.

Ihtiar Lahirkan Entrepreneur Muda Batang, PCNU & Yayasan Darul Falah Gelar Seleksi Next Gen Entrepreneur

0
Dok. Wawancara dan Presentasi Bussines Model Canvas Oleh Peserta NGE

Gringsing, NU Batang

PCNU Kabupaten Batang menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan pemuda dengan menggagas program Next Generation Entrepreneur (NGE), bekerja sama dengan Yayasan Darul Falah Gringsing dan Entrepreneur University Yogyakarta.

Ketua PCNU Batang, Ahmad Munir Malik, menegaskan bahwa program NGE merupakan wujud nyata kepedulian NU terhadap kondisi sosial-ekonomi generasi muda di wilayahnya.

“Program ini kami rancang bukan hanya untuk mengurangi angka pengangguran, tapi juga menumbuhkan semangat wirausaha di kalangan anak muda Batang. Kami ingin mereka bukan hanya menjadi pencari kerja, tapi pencipta lapangan kerja,” tegasnya pada Minggu 11 Mei 2025.

NGE kini telah memasuki tahap seleksi kedua berupa wawancara dan presentasi Business Model Canvas, setelah sebelumnya menjaring peserta sejak Februari 2025. Program ini dipusatkan di Masjid Darul Falah, Dukuh Sidosari, Desa Ketanggan, Gringsing—masjid yang telah diwakafkan kepada nadzir berbadan hukum NU dan dikelola oleh Yayasan Darul Falah.

Dengan lokasi strategis yang dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang Industropolis, masjid ini diproyeksikan menjadi sentra pengembangan ekonomi berbasis masjid.

“Kami ingin masjid ini menjadi pusat peradaban, tempat tumbuhnya generasi pengusaha, bukan hanya pekerja,” ujar Wahyu Wulandari dari Yayasan Darul Falah.

Tak hanya sebagai tempat ibadah, Masjid Darul Falah kini juga berperan sebagai ruang belajar, diskusi, dan pelatihan wirausaha. Konsep ini dirancang sebagai model percontohan nasional yang bisa direplikasi di berbagai wilayah lain melalui kolaborasi dengan kampus dan lembaga lain.

“Ini bukan sekadar kompetisi, tapi proses pembinaan. Kami akan kawal peserta hingga bisnis mereka benar-benar matang,” tambah Wulan.

Jika berhasil, skema ini akan diperluas melalui sistem inkubasi dan kerja sama multistakeholder untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan di Batang.

Masjid Darul Falah sendiri pernah dikunjungi oleh tokoh nasional Nyai Shinta Nuriyah Wahid, menandakan besarnya perhatian terhadap pengembangan masjid sebagai pusat transformasi sosial dan ekonomi umat.Dok. Dok.

Editor : Solekha

36 Siswa MA NU Banyuputih Raih Beasiswa Prestasi Senilai Rp6,8 Juta di Acara Pelepasan

0
Dokumentasi Penyerahan Beasiswa Kepada Siswa Berprestasi

Banyuputih – NU Batang
Sebanyak 36 siswa Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) Banyuputih menerima beasiswa prestasi senilai total Rp6,8 juta dalam acara pelepasan di Tirta Asri Sempu Limpung pada Sabtu (10/5/2025) .

Beasiswa ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas prestasi akademik dan non-akademik yang diraih siswa-siswi berprestasi. Pemberian beasiswa ini diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di MA NU Banyuputih.

Kepala MA NU 01 Banyuputih H Mukhsin menjelaskan pemberian beasiswa ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan meningkatkan kualitas diri. Dengan adanya penghargaan ini, MA NU 01 Banyuputih menegaskan bahwa kerja keras siswa patut dihargai dan diakui, sebagai dorongan untuk mereka terus maju dan berkembang.

Terdapat tiga kategori beasiswa yang diberikan kepada para siswa berprestasi :

1. Beasiswa Lulusan Terbaik Angkatan 38

Disponsori oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Batang beasiswa sebesar Rp300.000 diberikan kepada empat siswa berprestasi akademik terbaik dari masing-masing program studi : Litta Diana Sutejo (MIPA), Arcella Evadiana (IPS), Qiy Kanthy Renaningati (Bahasa), dan Dias Nata Sejati (Keagamaan).

2. Beasiswa dari Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Beasiswa sebesar Rp200.000 diberikan kepada 21 siswa yang berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) : Syaikhudin Ahmad, Arina Manasikal Khusna, Muhammad Fathir Al Faruq, Muhammad Ilham Athoillah, Lukman Nur Hidayat, Muhamad Irzadul Ibad, Mochamad Najwa Akhmad, Wiiwit Ramadani, Fatimah Az Zahra, Nadia Azka Prameswari, Rasya Aska Khusna, Muhammad Firdaus, Mawarda Alistinafianingtyas, Amalia Rizqullillah I, Eka Rahma Ramadhani, Dimas Rafif Mahendra, Lusiana, M. Azka, Iffah Turrohman, Siti Muniroh, Azzahro Popy Hardianti, Mizahra Nur Kamila.

3. Beasiswa dari Ikatan Alumni MA NU 01 Banyuputih

Beasiswa sebesar Rp200.000 diberikan kepada para ketua organisasi siswa sebagai bentuk penghargaan atas kepemimpinan dan kontribusi mereka : Dimas Rafif Mahendra (Eks Ketua OSIS), Hunain Ibnu Isyak (Eks Pradana Putra), Litta Diana Sutejo (Eks Pradana Putri), M. Fathir Al Faruq (Eks Ketua PMR), Lika Fauziah (Eks Ketua KIR), Agus Dermawan (Eks Ketua IPNU), Dini Anjani (Eks Ketua IPPNU)

Litta Diana Sutejo, salah satu penerima beasiswa, menyampaikan bahwa pencapaiannya diraih melalui proses panjang yang tidak lepas dari kegagalan. “Usaha, tawakal, dan doa dari orang tua, keluarga, serta guru sangat penting. Jangan berhenti saat gagal. Terus bangkit dan usahakan apa yang kita inginkan. Jangan takut gagal,” pesannya kepada adik-adik kelasnya.

Wakil kepala bidang kurikulum,  Ahmad Hasan, M.Pd.I, menyampaikan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih kepada siswa-siswi berprestasi. “Kami berharap, mereka terus berprestasi di masa depan, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dan tetap mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.

Penyerahan beasiswa ini diharapkan semakin memotivasi seluruh siswa MA NU 01 Banyuputih untuk terus semangat dalam meraih cita-cita dan meningkatkan prestasi akademis mereka.

Pewarta :
Ananda Adelia Putry & Cahaya Putri Kirani

233 Siswa MA NU 01 Banyuputih Lulus, Rayakan dengan Istighotsah dan Sujud Syukur

0
Momen siswa MA NU 01 Banyuputih sedang sujud syukur

Banyuputih, NU Batang
Sebanyak 233 siswa MA NU 01 Banyuputih dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan tahun pelajaran 2024/2025. Kelulusan tersebut disambut dengan kegiatan religius berupa istighotsah dan sujud syukur bersama, sebagai bentuk rasa syukur atas capaian para siswa.

Kepala MA NU 01 Banyuputih, H Mukhsin, menyampaikan selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan masa belajarnya dengan baik. Ia berharap kelulusan ini menjadi awal dari perjalanan baru yang lebih baik dan penuh keberkahan.

“Selamat sudah lulus, alhamdulillah. Untuk merayakan kelulusan ini, kami laksanakan istighotsah dan sujud syukur bersama. Ini adalah wujud rasa syukur kami kepada Allah SWT,” ujar H Mukhsin pada Senin (5/5/2025).

Setelah kegiatan sujud syukur, para siswa juga mengabadikan momen kelulusan dengan membuat konten kenangan bersama teman-teman dan guru.

“Harapannya, semoga mereka menjadi orang-orang yang sukses di masa depan, baik yang melanjutkan kuliah, bekerja, mondok, atau jalan hidup lainnya,” tambahnya.

Salah satu siswi lulusan, Litta Diana, mengungkapkan rasa haru dan bahagianya saat mengikuti kegiatan kelulusan tersebut.

“Bahagia dan haru saya rasakan saat kegiatan kelulusan ini. Terik matahari tidak menghalangi kami untuk terus semangat. Kami membuka pengumuman kelulusan setelah salat Isya berjamaah dan melakukan sujud syukur bersama,” kata Litta.

Ia pun berpesan kepada teman-teman seangkatan agar terus membawa nilai-nilai positif yang telah ditanamkan oleh madrasah.

“Jangan lupakan kenangan indah yang sudah kita ciptakan bersama selama tiga tahun. Selalu amalkan hal-hal baik yang diajarkan oleh almamater kita ini. Bangga menjadi lulusan dari MA NU 01 Banyuputih!” tutupnya penuh semangat.

Wujudkan Sinergitas Kepengurusan, Pelantikan GP Ansor Kecamatan Warungasem Sekaligus Rapat Kerja

0

Warungasem, NU Batang

Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Warungasem menggelar Pelantikan dan Rapat Kerja (Raker) Pengurus masa khidmah 2024-2027 bertemakan “Dari Kita, Oleh Kita, Untuk Kita, Satu Barisan Membangun Negeri”.

Acara ini berlangsung pada hari Jum’at (2/5/2025) bertempat di gedung MWCNU Warungasem, jalan raya Banjiran nomor 40, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.

Ketua Tanfidziah Majelis Wakil Cabang Warungasem, Kuwat S.Ag, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada segenap pengurus yang dilantik.

“Selamat atas dilantiknya kurang lebih 50 pengurus PAC GP Ansor Warungasem. Dengan banyaknya pengurus yang dilantik, maka dalam berkhidmah harus memiliki semangat yang lebih. Terkhusus harus selalu siap dan sedia ketika dari MWC maupun Muslimat membutuhkan bantuan”, ucapnya.

Nur Hasan, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Batang turut hadir dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan ucapan selamat dan semangat kepada pengurus Ansor yang baru saja dilantik.

“Pelantikan adalah awal dari kepengurusan, semoga kedepannya selalu diberikan kekuatan dan kesabaran dalam membawa GP Ansor Warungasem lebih baik dan berkembang lagi. Salah satunya dengan mangadakan kegiatan kemandirian ekonomi sebagai pemantik dan semangat berkembang dalam kesejahteraan organisasi yang mandiri”, tuturnya.

Sebagai informasi, PAC GP Ansor Kecamatan Warungasem sekaligus menetapkan Muhammad Sofan, S.Tr.AK, sebagai Ketua PAC GP Ansor Warungasem, Muhammad Yurofiqun sebagai Komandan Satuan Koordinasi Rayon (KASATKORYON) Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Warungasem dan Muhammad Fuad Salatin sebagai Ketua PAC Rijalul Ansor Warungasem yang dilantik oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang, H Abdus Syakur, dengan dasar Surat Keputusan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah nomor 0131/PW-X/SK/II/2025 tentang pengesahan PAC GP Ansor Kecamatan Warungasem.

Acara dilanjutkan pengukuhan Satkoryon dan Rijalul Ansor Kecamatan Warungasem serta pelantikan bersama beberapa Pimpinan Ranting Ansor di kecamatan Warungasem serta resepsi peringatan Hari Lahir GP Ansor yang ke 91 dan Rapat Kerja Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Warungasem.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Batang, Rais Syuriah MWCNU Warungasem, Ketua Tanfidziah, Ka. Polsek dan Dan Koramil, demisioner Ketua PAC Ansor Warungasem, senior sekaligus demisioner Ketua Pimpinan Wilayah Ansor Jawa Tengah serta beberapa Ketua PAC Ansor di bawah naungan PC Ansor Batang, pengurus Banom, Muslimat, IPNU, IPPNU, dan kader Ansor dan Banser se-Kecamatan Warungasem.

Pewarta : Abed

PAC IPNU & IPPNU Limpung Dilantik, Awali Langkah Berkhidmah untuk Satu Periode ke Depan

0
Dok. Pelantikan PAC IPNU & IPPNU Kecamatan Limpung

Limpung, NU Batang

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Limpung resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung pada Ahad, (04/05/2025) di Zieda Garden, Sukorejo, Kecamatan Limpung. Pelantikan ini menandai dimulainya kepengurusan baru yang berkomitmen menjalankan amanah organisasi selama satu periode ke depan.

Dengan mengusung tema “Berkhidmah, Berilmu, Berdaya”, pelantikan tersebut bukan hanya menjadi ajang seremonial, namun juga momen reflektif bagi seluruh pengurus dan anggota. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang IPNU & IPPNU Kabupaten Batang, diikuti dengan pengucapan ikrar dan peneguhan komitmen dari pengurus baru.

Dalam sambutannya, Rekanita Ita Qolimatul Ilmiyah, Ketua PC IPPNU Batang, menekankan pentingnya kerja kolektif dalam organisasi. “Organisasi akan berhasil jika seluruh anggota bergerak bersama, bukan hanya bergantung pada ketua,” tuturnya.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Limpung, H. Ali Sodikin, M.Pd., mendorong pengurus agar menghadirkan program kerja yang menginspirasi. “Dua tahun bukan waktu yang lama. Buatlah program yang berkesan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Camat Limpung, Iwan Purwanto, S.TP., M.M., menyampaikan apresiasinya atas peran IPNU & IPPNU dalam membina generasi muda. Ia menyebut IPNU & IPPNU sebagai “laboratorium pelajar” yang membentuk karakter, akhlak, dan daya saing.

Diketahui, acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Abdul Kholiq, Rois Syuriyah MWC NU Limpung. Pelantikan ini turut dihadiri oleh Camat Limpung beserta jajaran, Pimpinan Cabang IPNU & IPPNU Batang, Banom NU Kecamatan Limpung, Perwakilan PAC tetangga, serta pengurus demisioner. Momen ini menjadi awal harapan baru menuju kepengurusan yang solid, harmonis, dan progresif.

Pewarta : Aqila Hilwa

Editor : Solekha

Bahtsul Masa’il MWC NU Bandar Tuntas Bahas Bacaan Fatihah Makmum

0
Bahtsul Masa’il MWC NU Kecamatan Bandar Bahas Tuntas Bacaan Fatihah Makmum
Suasana acara Bahtsul Masa’il MWC NU Kecamatan Bandar.

Bandar, NU Batang.

Batang, 27 April 2025 – Lembaga Bahtsul Masa’il (LBM) MWC Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bandar menggelar kegiatan Bahtsul Masa’il pada Ahad, 28 Syawal 1446 H / 27 April 2025 M, pukul 13.00–16.00 WIB di Gedung NU Desa Toso, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang. Kegiatan ini diikuti oleh Rois Syuriah dan Tanfidziyah NU ranting se-Kecamatan Bandar dengan tujuan menyeragamkan pendapat keagamaan dan membiasakan diskusi ilmiah berbasis kitab kuning.

Acara diawali dengan pembacaan kitab Kasifatussaja’ karya Syaikh Nawawi Al-Bantani bab niat, dilanjutkan dengan bahtsul masail yang mengangkat pertanyaan: “Apakah makmum membaca Fatihah setelah imam selesai atau bersamaan dengan bacaan imam?”

Dua perwakilan NU ranting memberikan jawaban berbeda. Perwakilan NU Ranting Wonosegoro mengutip pendapat Imam Al-Ghazali dalam Bidayatul Hidayah yang menganjurkan makmum membaca Fatihah setelah imam selesai. Sementara itu, NU Ranting Toso merujuk kitab Fathul Qorib yang memperbolehkan bacaan bersamaan.

Ketua LBM MWC NU Bandar, Kyai Soleh dari desa Candi—lulusan Pondok Apik Kaliwungu, Kendal—memberikan penjelasan mendalam untuk menyatukan persepsi. Beliau menekankan pentingnya merujuk literatur klasik (kitab kuning) sebagai landasan amaliyah sehari-hari.

Beliau menyampaikan harapannya agar masyarakat Nahdliyin semakin terbiasa merujuk kitab kuning dalam bermuamalah. “Diskusi seperti ini memperkuat tradisi keilmuan dan memastikan praktik ibadah sesuai tuntunan ulama Ahlussunnah wal Jamaah,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan kesepakatan untuk mengikuti pendapat yang sesuai dengan kondisi masyarakat. Kegiatan Bahtsul Masa’il ini rutin diadakan setiap selapanan, ahad wage.

Pewarta: Misbachul Munir (LTN MWC NU Bandar)

Aksi Nyata LPBI NU Batang: Tanam 650 Pohon, Hijaukan Curug Genting Bersama Komunitas

0
LPBI NU Batang Tanam 650 Pohon di Curug Genting, Gerakkan Semangat Hijaukan Alam
LPBI NU Batang Tanam 650 Pohon di Curug Genting, Gerakkan Semangat Hijaukan Alam

Blado, NU Batang.

Batang – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Batang menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung gerakan penghijauan. Pada Minggu, 27 April 2025, LPBI NU bersama ratusan peserta dari berbagai komunitas melakukan aksi tanam pohon di kawasan wisata Curug Genting, Desa Bawang, Kecamatan Blado.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini berhasil menanam sebanyak 650 bibit pohon, meliputi jenis ringin, asem, aren, tabebuya, serta tanaman buah seperti sawo dan rambutan. Gerakan ini merupakan kolaborasi antara Paguyuban Komunitas Batang Raya (Pakubara), yang diketuai Lukman, dengan komunitas-komunitas lain seperti Sapta Wening, Omah Sinau, Lemah Abang, KPGB, Lebah Adventure, Merti Desa, serta Lakpesdam PCNU Batang.

Ketua LPBI NU Kabupaten Batang, Wieyarto, menegaskan bahwa gerakan penghijauan menjadi bagian dari misi besar LPBI NU untuk menjaga keseimbangan lingkungan hidup dan memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim.

“Melestarikan alam adalah tanggung jawab kita bersama, dan penghijauan menjadi langkah konkrit yang harus terus kita dorong, tidak hanya hari ini tetapi untuk keberlanjutan generasi mendatang,” ujar Wieyarto saat memberikan sambutan.

Dalam kegiatan tersebut, LPBI NU berperan aktif dalam memobilisasi peserta, mendukung edukasi pentingnya menjaga kawasan sumber air seperti Curug Genting, serta memastikan bibit yang ditanam sesuai dengan karakteristik ekologi setempat. Penanaman dipandu oleh Pak Wasturi untuk memastikan teknik tanam dilakukan dengan benar.

Acara ini juga dihadiri oleh tokoh senior komunitas, seperti Mbah Waris dari ARC, yang turut memberi motivasi kepada peserta. Mas Udin dari komunitas Sapta Wening mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan LPBI NU dalam gerakan ini.

“Kehadiran LPBI NU membuat semangat penghijauan ini semakin kuat dan terarah,” ungkapnya.

Dengan keterlibatan aktif di lapangan, LPBI NU Kabupaten Batang berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi gerakan serupa di seluruh wilayah Kabupaten Batang, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.