Minggu, April 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 55

PK IPNU & IPPNU Roudlotut Tholibin Metro Resmi Dilantik & Up Grading

0
Dok. Pelajar Metro

PELAJAR METRO.ID | Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PK IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Madrasah Aliyah Ma’arif Roudlotut Tholibin Kecamatan Metro Utara Kota Metro masa khidmat 2017-2018 resmi dilantik oleh ketua PC IPNU IPPNU Kota Metro di halaman setempat, Senin (25/9).

Hadir dalam acara tersebut kepala sekolah dan dewan guru MA Ma’arif Roudlotut Tholibin, DPL IAIM NU, Mahasiswa/i PPL, PAC IPNU IPPNU Metro Barat, PC IPNU IPPNU Kota Metro dan siswa/i MA Ma’arif Roudlotut Tholibin.

Malindra, S.Pd selaku kepala sekolah MA Ma’arif Roudlotut Tholibin menyampaikan dalam sambutanya,”Terimakasih kepada bpk Choiruddin selaku DPL dan Mahasiswa/i IAIM NU yang sudah percaya kepada sekolah kami sebagai tempat PPL, semoga apa yang didapat dari sini bisa bermanfaat nantinya. Di MA Ma’arif Roudlotut Tholibin dari awal sudah dikenalkan dan ditanamkan tentang NU, karena kalau disini kok tidak NU maka GELOT (berantem) dengan saya! !?.

Ketua pelaksana rekan Abidin Abdillah sekaligus mewakili mahasiswa/i PPL IAIM NU Kota Metro menyampaikan dalam sambutanya,”Allah itu menghargai proses makanya Allah menciptakan Alam semesta dengan proses, oleh karena itu hargailah suatu proses. 2013 saya Ketua PK IPNU disini dan keadaanya sekarang berbeda jauh dibanding dulu, itu semua karena adanya proses. Teruslah belajar berjuang bertaqwa di IPNU IPPNU karena banyak proses didalamnya.

Pengukuhan tersebut berjalan penuh khidmat, lebih-lebih pelantikan ini dibarengi dengan penarikan mahasiswa/i PPL Institut Agama Islam Ma’arif Nahdlatul Ulama Kota Metro. Usai dilantik semua anggota pengurus ikuti Up Grading yang dipimpin Koordinator Departemen Kaderisasi rekan Winarso di Aula setempat, sementara itu siswa/i perwakilan dari masing-masing kelas bergantian menampilkan bakat dan kreasi seni sebagai penutup acara tersebut.

Kontributor : Dedek Riwanto JS

Tinggalkan Balasan

PC GP Ansor Batang dan Polres Batang Diskusi Perihal Postingan yang Menodai Pancasila

0

Kamis, 3 Juni 2021, Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang mendatangi Mapolres Batang untuk berdiskusi dengan Unit 3 Satreskrim Polres Batang.

Belakangan terdapat beberapa pelaporan terhadap postingan media sosial yang dianggap meresahkan pegiat media sosial di Kab. Batang kepada pihak kepolisian. Hal ini menjadi pembahasan ramai yang memunculkan banyak tanggapan baik positif maupun negatif.

Pelaporan terakhir termasuk yang paling meresahkan karena postingan yang dilaporkan menulis tentang Pancasila dengan Bahasa kurang pantas. Postingan tersebut mengusik banyak pegiat media sosial yang meyakini kewibawaan Pancasila harus terjaga dengan baik.

Beberapa kejadian tersebut salah satu contoh low taste content (postingan rendahan) yang tidak bijak namun membanjiri ranah publik melalui internet. Sangat disayangkan dan memprihatinkan, karena secara jangka panjang pasti dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Kami sebagai entitas pemuda di Kabupaten Batang berupaya untuk mendorong literasi media dan kesadaran dalam menciptakan konten positif secara kultural melalui peran kepolisian yang sangat penting. Pencegahan tindak pidana UU ITE di dunia siber harus dimaksimalkan dengan memberikan peringatan jika terdapat postingan yang berpotensi melanggar pidana.

Begitu juga dengan penindakan ketika peringatan sudah tidak direspon sebagai langkah terakhir. Pelanggaran atau penyimpangan di dunia media sosial tersebut harus ditangani dengan baik supaya kondisi masyarakat juga semakin kondusif, tertib dan aman bermula dari kehadiran polisi di dunia digital yang bersih, sehat, beretika, dan produktif.

Penyebaran informasi yang sangat mudah dan eksistensi bisa melalui media sosial untuk dilihat dan disebarkan siapapun harus dikontrol supaya tidak menyebarkan fitnah, berita bohong, kebencian, provokasi, hingga cyberbullying (kekerasan melalui internet seperti menghina, mengejek, mengancam, atau mempermalukan).

Kami menghimbau agar jangan sampai terjadi lagi netizen yang menggunakan kata-kata tidak sopan atau menyinggung sebagai luapan emosi atau opini pribadi.

Bahkan jangan sampai tindakan luapan emosi tersebut sampai ke dunia nyata dengan perbuatan yang merusak. Sebaliknya harapannya ke depan para netizen, secara bersama-sama, harus lebih bijak bersosial media dengan misi edukatif dan memberikan informasi yang bermanfaat kepada publik. Pendapat atau wacana individu ke ranah publik di media sosial, sebaiknya tidak mengubah budaya Indonesia yang toleran dan ramah disamping sudah terbuka secara emansipatif dan egaliter.
Mengenai laporan terakhir yang masuk ke Polres Batang menyangkut salah satu akun di grup facebook, Pengurus PC GP Ansor Kab. Batang telah berdiskusi dan berkoordinasi dengan Unit 3 Reskrimsus Siber Polres Batang menindaklanjuti permasalahan tersebut, selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian supaya bisa diproses secara professional.

Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang peduli dengan etika bermedsos yang baik, kami juga apresiasi kepada semua pihak yang peduli terhadap kewibawaan Pancasila yang harus tetap dijaga. Dasar negara yang kita yakini memiliki nilai-nilai luhur falsafah kehidupan bangsa, sangat tidak layak jika disampaikan dengan Bahasa tidak sopan atau kata-kata tidak pantas.

Kami sangat menyayangkan dan merasa miris terhadap perilaku pemilik akun yang sama sekali tidak beretika dalam membahas Pancasila pada postingannya. Jika memang ujaran kebencian mengenai penistaan terhadap dasar negara ini sudah dianggap keterlaluan, kami berharap pihak Polres Batang juga memberikan peringatan keras maupun efek jera agar pelaku tidak lagi mengulangi perbuatan yang merugikan orang lain kedepannya.

Apabila terdapat postingan yang mengandung unsur pelanggaran pidana, sebaiknya juga disikapi dengan bijak. Kepolisian juga sudah menerapkan restorative justice (pemulihan keadilan) dalam penanganan tindak pidana Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jangan sampai medsos dijadikan sarana untuk saling menjatuhkan dan menciptakan propaganda yang berpotensi memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun kami tetap mendorong Polres Batang, jika perkara UU ITE sudah bersifat berpotensi memecah belah, SARA, radikalisme, separatisme atau bahaya kekerasan lainnya, maka sepatutnya pelaku bisa diproses secara hukum dengan baik, bekerja profesional dan bersikap seadil-adilnya.

Tingkatkan Kompetensi Penyuluh di Era Digital, Kemenag Batang Adakan Lomba Penyuluh Agama Teladan

0
Pemilihan penyuluh teladan tingkat Kabupaten Batang oleh kemenag Batang

Batang, nubatang.or.id
Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang selenggarakan pemilihan penyuluh agama teladan tingkat Kabupaten Batang di Mulia Resto, kamis pagi (20/5).

Acara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dibuka langsung oleh kepala kantor kemenag kabupaten batang HM Aqsho, M. Ag.

Dalam sambutannya, pak Aqsho sapaan akrabnya menyampaikan selamat berkompetisi kepada semua peserta lomba.

Beliau menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi penyuluh di era digital.

“Lomba ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sebagai penyuluh agama masa depan. Khususnya di era milenial ini, penyuluh harus bisa mengembangkan dakwahnya di era digital,” ucapnya.

“Oleh karena itu, jadikan kompetisi ini untuk membuka kesadaran dan meningkatkan kapasitas diri sebagai penyuluh” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H Sodikin, M.Sy selaku penyelenggara menyampaikan bahwa acara ini merupakan program tahunan yang dibiayai DIPA Kemenag Batang tahun 2021 ini.

Beliau juga menambahkan bahwasanya pemenang dari lomba nanti akan dikirim untuk mewakili Batang di lomba tingkat provinsi.

“Untuk juara pertama, akan dikirim sebagai delegasi Kab Batang pada Lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan diselenggarakan bulan Juni mendatang” katanya.

Diikuti oleh 15 peserta yang mewakili setiap kecamatan kompetisi ini ada dua kategori yang dilombakan, yakni kategori Penyuluh PNS Fungsional dan Kategori penyuluh Non PNS.

Tim juri yang menilai para peserta lomba terdiri atas Hj Al Mukaromah, M. Pd, Drs. H Jabir Al Faruqi, dan Abdul Syakur, S.Pd.I dan telah menetapkan menetapkan :

Untuk Kategori Non PNS :
Juara 1 : Badrudin S.Th.I (utusan KUA Limpung), Juara 2 : Abdul Ghofar (utusan KUA Warungasem) dan Juara 3 : Nur Sohidin (utusan KUA Pecalungan).

Adapun untuk Kategori PNS/Fungsional : Juara 1 : Zumrotun Hasanah (utusan KUA Kandeman), Juara 2 : Imroatun Saadah (utusan KUA Tersono) dan Juara 3 : Alif Rahman (utusan KUA Blado).

Kontributor : Shodikin (Kasi Binmas Islam Kemenag Batang)

Ungkapkan Makna Halal Bihalal, Ansor Ranting Subah Sowan Para Ulama dan Senior

0
PR GP Ansor Ranting Subah sowan ke ulama dan senior

Subah, nubatang.or.id
Jajaran Pengurus Ranting (PR) Gerakan Pemuda Ansor Subah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang melakukan silaturrahim dan halal bihalal Idul Fitri kepada ulama dan Senior di wilayah Kecamatan Subah, Minggu (16/05/20).

Diantara yang dikunjunginya yaitu jajaran MWC NU Subah seperti Kyai Muhammad Mathin, Kyai Muhayyat dan lainnya. Menurut pengurus Pengurus PR GP Ansor Subah, Syukron Syarofi, acara ini dilakukan dengan cara anjangsana.

“Dalam situasi pandemi Covid-19, kami sowan ke rumah atau ndalem beliau para sesepuh NU, pengurus NU dan Senior Ansor, Tokoh masyarakat dan tokoh agama, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak” beber Syukron.

Selain Syukron, acara juga diikuti Jajaran Pengurus Satkorkel Banser yang diketuai oleh Murtadlo dan jajaran pengurus yang lain. “Dengan  doa para sesepuh semoga, PR GP Ansor Subah semoga ke depannya menjadi lebih baik, lebih dinamis, lebih Khidmah dan aktif bermanfaat untuk semua pengurus dan anggotanya,  diberikan kelancaran, rezeki melimpah ruah dan barokah, bisa ziarah makkah dan medinah, diberi keturunan yang solih dan sholihah,” harapnya.

Menurut dia, acara silaturahim PR GP Ansor ini diadakan setahun sekali. Dan ini berbeda dengan halal bihalal pada umunya, seperti dengan mengundang banyak anggota, karena dapat menimbulkan kerumunan, namun karena situasi pandemi Covid-19 kami melaksanakannya dengan jumlah anggota terbatas, dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah yaitu Protokol Kesehatan Covid-19,” tungkasnya

Kontributor : Irfan

Melalui Program Senyum Ramadhan, Ansor Sidoharjo Bagikan Sembako Kepada Yatim Piatu dan Duafa

0
foto : Subhan

Bawang – nubatang.or.id || Ramadhan tahun 2021 telah sampai di hari ujung bulan, yang menandakan semua umat islam akan segera meninggalkan bulan yang suci. Sebagian umat Islam berbondong-bondong untuk mempersiapkan diri untuk menyambut hari yang fitri. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengisi sisa ramadhan. Salah satunya adalah pemberian bantuan kepada Anak yatim piatu dan duafa yang dilakukan oleh Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Sidoharjo dengan mendatangi anak yatim piatu dan duafa (5/21).

Dalam kesempatan bulan mulia ini sasaran yang dituju oleh Ansor Sidoharjo adalah Anak yatim piatu dan duafa di kawasan desa Sidoharjo, tepatnya di dukuh Bakalan.

Pada Tahun ini Pengurus Membagikan 16 paket kepada para Mustahik yang terdiri dari 3 anak yatim dan 13 lainnya diberikan kepada kaum duafa yang sebagian besar adalah janda lanjut usia. Bantuan yang diberikan berupa sekantung sembako dan uang tunai.

Pemberian Bantuan dilakukan dengan cara silaturrahim secara langsung dirumah para penerima yang sebelumnya sudah dipetakan oleh penyuluh setempat sekaligus penyampaian protokol kesehatan yang harus tetap diterapkan ditengah pandemi covid-19 yang belum usai.

“Saya harap kegiatan ini memberikan dampak positif dan manfaat bagi yang membutuhkan serta dapat dijadikan sebagai inspirasi bagi banyak orang, terlebih bagi umat Islam yang terkadang secara tidak sadar disekeliling kita masih banyak yang memerlukan uluran tangan kita,” ujar Aminin selaku koordinator kegiatan.

Siyam, salah satu Mustahik mengatakan bahwa apapun pemberian dan jumlah bantuan yang diberikan sangat berharga baginya. selain terbantu secara ekonomi, mustahik tersebut merasa bahwa masih ada yang peduli terhadap kesulitan yang sedang dialami olehnya.

“Terlebih di waktu menjelang Idul fitri ini yang juga ingin seperti tetangganya menyambut idul fitri walau dengan kadar kemampuan,” ujarnya.

Terlaksanya kegiatan ini tak terlepas dari beberapa fihak yang ikut serta membantu lancarnya Agenda ini. Koordinasi yang baik dari Mulai arahan yang diberikan oleh Pembina, koordinator kegiatan, Komunitas Sahabat Anak Yatim Piatu dan Dhuafa (SAYAP) Kabupaten Batang serta masyarakat setempat dalam pemetaan target penerima/mustahik yang layak menerima bantuan ini.

“Saya harap agenda ini dapat dilakukan secara rutin sebagai media dan sarana dakwah dan sosialisasi Organisai ” imbuh M Subhan, ketua PR GP Ansor Desa Sidoharjo.

Pewarta : Abaz Alchan

Editor : Asrofi

Pelajar NU & IRMA Denasri Kulon Batang Gelar Pesantren Ramadhan

1

nubatang.or.id || Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci ramadhan Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama’ (IPNU)  dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama’ (IPPNU) bersama Ikatan Remaja Masjid (IRMA) At-Taqwa Denasri Kulon Batang menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan (SANRA) pada Rabu (5/5/21).

Acara berlangsung di Masjid At-Taqwa Denasri Kulon Batang selama tiga hari, dari tanggal 23-26 ramadhan 1442 H. Dengan menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini diikuti peserta sejumlah 120 dari kelas 3 SD – 8 SMP. Kegiatan yang bertemakan “Menebar Ramah, Menggapai Ridho Allah serta Mencetak Generasi An-Nahdliyah” merupakan salah satu upaya IPNU dan IPPNU serta IRMA dalam melestarikan tradisi yang diadakan setiap tahun sekali guna menyiarkan bulan ramadhan dengan kegiatan yang positif.

Menurut ketua Ikatan Remaja Masjid At-Taqwa Denasri Kulon Batang, Alif Zafiq Ramadhan menjelaskan bahwa tujuan kegiatan pesantren ramadhan tahun ini adalah wujud bahagia kita dengan mensyiarkan bulan ramadhan yang sesuai dengan sabda Nabi “Man fariha biduhuli romadhona harram Allahu jasadahu ‘alan niiron” yang artinya barang siapa yang berbahagia dengan masuknya bulan ramadhan, maka Allah Swt akan mengharamkan jasadnya atas  api neraka.

“Serta mempersiapkan generasi An-Nahdliyah di masa mendatang khususnya di Desa Denasri Kulon,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan pesantren ramadhan kali ini meliputi penyampaian materi, Ziarah ke makam Wali setempat, Tadarus bersama, Maulidan, buka bersama dan pada hari puncak kegiatan dimeriahkan dengan lomba-lomba: lomba adzan, lomba hafalan surat, lomba puisi, lomba kreasi hijab, dan lomba LCC serta kegiatan sahur bersama.

Acara ini mendapat apresiasi baik dari kepala Desa Denasri Kulon, serta  kedatangan kapolsek Batang guna sosialisasi akan bahaya mercon kepada seluruh peserta.

Menurut Maghfurudin, selaku ketua pelaksana kegiatan, mengatakan bahwa dengan kegiatan ini mampu mendidik generasi muda agar menjadi generasi yang berakhlakul kharimah, cinta akan ilmu agama dan mewujudkan generasi muda Nahdliyin yang toleran, dan berharap agar semua ilmu yang diberikan dari kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran yang baik untuk seluruh peserta.

Peserta juga sangat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut apalagi dengan keadaan masih pandemi, rasa rindu akan sekolah mereka bisa tergantikan lewat kegiatan pesantren ramadhan ini.

Pewarta : Ayu

Editor : Asrofi

NU Desa Sidorejo Kembali Menggelar Santunan Anak Yatim Piatu

0

nubatang.or.id || Mengisi kegiatan bulan ramadhan, Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sidorejo Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang Jawa Tengah, mengadakan santunan anak yatim piatu sekaligus buka bersama, pada Sabtu (8/5) sore.

Santunan diberikan kepada 30 anak yatim piatu Desa Sidorejo, dengan total dana yang terkumpul sebanyak Rp. 25.609.076,00. Tidak hanya berupa uang, anak yatim piatu juga memperoleh bingkisan lebaran.

Ketua panitia santunan anak yatim piatu NU Desa Sidorejo, Rofiqin mengatakan bahwa santunan anak yatim piatu ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang telah terlaksana 5 kali semenjak tahun 2017 di bulan ramadhan. Dana yang terkumpul meningkat setiap tahunnya, sehingga dana dan bingkisan yang diterima oleh anak yatim piatu semakin bertambah.

“Total dana yang terkumpul dari masyarakat Desa Sidorejo serta kerja sama dengan beberapa media, dana tersebut dihimpun selama 2 pekan,” ucapnya.

Rofiqin juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya baik secara transfer maupun personal. Semoga santunan yang diberikan kepada anak yatim dan piatu dapat bermanfaat.

Senada, Pembina Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Sidorejo, Chairul Amar berharap semoga kegiatan santunan anak yatim piatu tetap terlaksana setiap tahunnya.

“Tetaplah semangat berkhidmah di NU. Saat ini, NU Desa Sidorejo sedang proses melanglang buana semakin jauh demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia NU Desa Sidorejo,” ucapnya.

Ditambahkan, kerja sama diperlukan agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, terukur dan berkelanjutan.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Desa Sidorejo, KH Maftukhin menyampaikan tausiyah mengenai baiknya santunan kepada anak yatim dan piatu. Ia juga mengatakan, dengan kegiatan ini sembari melatih kepekaan dan guyup rukun terhadap masyarakat sekitar.

“Yatim dan piatu bukan makna yang sama. Yatim merupakan anak yang sudah tidak mempunyai ayah, sedangkan piatu adalah anak yang tidak mempunyai ibu,” terangnya.

Ia menambahkan, di bulan suci ramadhan melaksanakan kegiatan yang positif seperti santunan anak yatim insya Allah akan mendapatkan pahala yang setimpal serta dilipat gandakan rezekinya.

Pewarta    : Septy Aisah

Editor : Asrofi

Tarawih Keliling Sebagai Media Sosialisasi PR GP Ansor Sidoharjo

0

nubatang.or.id || Puluhan Kader Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sidoharjo memenuhi masjid dalam agenda Tarwih Keliling (Tarling) di desa Sidoharjo, Bawang pada Selasa (6/5).

Rutinitas ini dirasa perlu untuk senantiasa dilakukan karena sangat banyak manfaat yang dapat diperoleh dari agenda tahunan tersebut. Selain untuk mengamalkan perintah Allah SWT, manfaat lainnya adalah sebagai sarana Dakwah dan sosialisasi keorganisasian. Acara dimulai dengan shalat isya dan tarawih berjamaah dan diakhiri dengan kultum (kuliah tujuh menit) dan sosialisasi keansoran.

M Subhan ketua PR GP Ansor Sidoharjo, dalam sambutannya, memaparkan bahwa roda organisasi Gerakan Pemuda Ansor akan tetap berjalan ketika para generasi muda NU berani mengambil keputusan untuk terjun langsung dalam wadah yang didirikan oleh para alim dan ulama’ Ahlussunnah wal jamaah An nahdliyah dan berhidmah sepenuh jiwa dan raganya.

Turut hadir dalam setiap Tarling PR NU, takmir masjid, masyarakat serta para pengurus dan anggota PR GP Ansor Sidoharjo. Keikutsertaan para jamaah tak terlepas dari intensifnya komunikasi dan koordinasi penanggung jawab kegiatan. Dibuktikan dengan pendistribusian surat kepada para takmir beberapa hari sebelum kegiatan dan pemberitahuan serta undangan untuk mengisi Kultum kepada tokoh agama setempat dan Pengurus Ranting NU.

Kyai Abdul Hayyi sebagai tokoh agama dan penasehat PR NU Sidoharjo menambahkan, “setiap generasi muda NU seharusnya tak perlu berfikir panjang untuk bergabung dan merasakan manfaat yang ada didalam organisasi karena tidak hanya manfaat lahiriyah tetapi yang lebih utama adalah manfaat secara batiniyah sehingga lewat organisasi membuat dekatnya terhadap sang pencipta”.

Untuk memaksimalkan kegiatan Tarling, Departemen Agama membagi jadwal dalam 5 kali kunjungan pada setiap tanggal 5 ramdahan dan kelipatannya karena di desa Sidoharjo terdapat 5 pedukuhan. Dimulai dari dukuh sengon, bakalan, blijo, sawen, dan sebagi penutup di dukuh. Tegal Kasur. Hal ini dilakukan guna memfasilitasi sosilaisasi keansoran secara merata. Dampak positif yang dirasakan oleh para pengurus adalah bertambahnya anggota baru disetiap agenda Tarling yang turut serta mengikuti kegiatan ini.

Pewarta : Abaz Alchan

Siswa SMK Al-Sya’iriyah Limpung berbagi 1000 Takjil, Masker dan Produk SMK

0

nubatang.or.id || Siswa SMK Al-sya’iriyah Limpung mengisi bulan ramadhan salah satunya dengan kegiatan sosial membagi 1000 Takjil, Masker dan Produk SMK kepada masyarakat di wilayah Bandar, kabupaten Batang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (5/5) ini bertempat di Jalan Wonokerto, Bandar pada sore menjelang buka puasa. Semua kendaraan yang melintas di Jalan tersebut diberhentikan dan diberi bungkusan yang berisi takjil, masker dan produk SMK hasil kreasi siswa.

Kegiatan berbagi takjil ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh SMK Al Sya’iriyah Limpung setiap bulan ramadhan, dengan lokasi yang berpindah-pindah.

Turyono Pawit, selaku koordinator pelaksanaan kegiatan tersebut mengungkapkan, acara berbagi takjil ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan kepekaan siswa kepada masyarakat, karena bulan ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk berbagi, terlebih saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19, langkah berbagi diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Tak hanya berbagi takjil, siswa SMK juga membagikan masker dengan tujuan untuk meningkatkan Kembali kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Hendriyanto selaku Waka Kesiswaan yang mendampingi siswa dalam acara tersebut menyatakan, “Masyarakat saat ini sudah banyak yang abai terhadap protokol kesehatan, mereka menganggap virus korona sudah tidak ada. Padahal kita tahu saat ini masih banyak penyebaran virus korona di mana-mana dan Pandemi Covid-19 belum berakhir. Oleh karena itu, kita membagikan masker untuk mengingatkan kembali pentingnya penerapan protokol Kesehatan,” ujarnya.

Selain berbagi takjil dan masker, siswa SMK juga membagikan produk buatan sendiri  karya siswa SMK Al-Sya’iriyah Limpung yang berupa Teh Celup Rosella cap Flossi. Kepala SMK Al-Sya’iriyah, Hamam Nasrudin mengatakan, “SMK Al-Sya’iriyah memiliki beberapa produk unggulan hasil kreasi siswa seperti Teh celup rosella, wedang uwuh dan serbuk jahe instan. Produk ini merupakan produk herbal yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan, ini sesuai dengan kompetensi keahlian siswa SMK Al-Sya’iriyah di bidang farmasi,” ungkapnya.

Pewarta : Akhmad Jazuli

Resmi Lulus, Pelajar MA SUNAN Kalijaga Bawang Rayakan dengan Bagi Sembako

0

nubatang.or.id || Madrasah Aliyah (MA) Sunan Kalijaga Bawang secara resmi mengumumkan kelulusan siswa dan siswinya pada Senin (3/5/2021). Setelah dinyatakan lulus, para siswa dan siswi mengutarakan kegembiraan dan rasa syukur nya dengan melakukan bentuk kepedulian sosial yaitu membagikan sembako kepada keluarga yang tidak mampu.

Adapun teknis pembagian sembako ini tidak semua siswa dan siswi ikut andil turun tangan menyalurkan, karena masih dalam suasana pandemi virus corona, sehingga hanya dilaksanakan oleh perwakilan dari masing-masing kelas, supaya tidak menyebabkan kerumunan. Yang mana pembagiannya dilakukan pada beberapa desa di kecamatan Bawang.

Kepala MA  Sunan Kalijaga Bawang, Ahmad Munir sebelum pengumuman kelulusan berpesan agar para siswa dan siswinya tidak merayakan kelulusan dengan konvoi, corat-coret seragam maupun kegiatan lain yang berbau hedonisme maupun foya-foya tetapi merayakan dengan sujud syukur dan berbagi untuk sesama.

“Dari awal saya sudah berpesan kepada siswa-siswi agar merayakan kelulusan dengan sujud syukur dan berbagi untuk sesama. Saya sangat setuju dan mengapresiasi apa yang mereka lakukan dalam merayakan kelulusan ini, karena sudah sesuai dengan visi-misi madrasah kita, yaitu mencetak pribadi yang berakhlakul karimah,” jelas Munir.

Sehari pasca pengumuman kelulusan, beberapa siswa yang di koordinatori oleh M Akiyasul ini melakukan aksi mengumpulkan amal shadaqah dari teman-teman yang lain untuk berbagi dengan sesama, dengan mengusung tema “LULUS : Berbagi dengan Tulus”.

“Tema kelulusan ini kami angkat karena bertepatan di bulan ramadhan dan sudah mendekati Hari Raya Idul Fitri, dengan kami berbagi dengan tulus kepada beberapa keluarga tidak mampu harapannya agar bisa digunakan untuk persiapan lebaran,” ungkap Akiyasul.

Sementara itu, Ahmad Afandi selaku Waka Kesiswaan MA Sunan Kalijaga Bawang mengatakan bahwa, “kami dari pihak madrasah tidak mencegah apa yang dilakukan oleh siswa-siswi dalam melakukan aksi kelulusan mereka, kami bahkan sangat mendukung mereka tetapi tidak bisa mengijinkan semua siswa-siswi kelas XII (dua belas) turun ke jalan cukup ada perwakilan dari masing-masing kelas agar tidak mengakibatkan kerumunan”.

“Saya berharap agar cara-cara merayakan kelulusan seperti ini bisa dilakukan kedepannya sehingga berguna bagi sesama dan menghindari aksi-aksi kelulusan siswa-siswi yang tidak bermanfaat,” imbuhnya.

“Kegiatan ini semakin menegaskan bahwa dengan belajar di madrasah,  termasuk di Madrasah Aliyah Sunan Kalijaga Bawang. Tidak hanya ilmu pengetahuan yang diperoleh, tapi yang tidak kalah penting adalah pendidikan karakter generasi muda yang kelak akan mewarnai di masyarakat, menjadi perhatian serius dalam proses pembelajaran di madrasah,” ujar Munir.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan contoh kepada yang lain, untuk merayakan kelulusannya dengan cara-cara yang positif dan bermanfaat, serta tidak larut dalam ueforia kelulusan yang berlebihan.

Admin