Minggu, April 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 57

Ketua Ansor Batang, Tegaskan Empat Karakteristik Organisasi Kepada Para Pemuda Ansor

0
foto: Dok. Ansor Batang

nubatang.or.id || Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batang Maulana Yusup menegaskan Empat Karakteristik Organisasi, pada sambutannya di kegiatan Pelantikan Ansor ranting se-Kecamatan Banyuputih, Senin (29/3) malam.

“Bahwa kita semua pada saat ini berkhidmat di organisasi Ansor ini betul-betul secara tulus ikhlas. Tidak ada embel-embel lain dalam menjalankan amanah organisasi,” ungkapnya.

Ketua Ansor sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Batang periode 2019-2024 ini, memaparkan keberkahan yang didapatkan dalam berjuang di organisasi Nahdhatul Ulama.

“Bagi saya, berkah yang luar biasa termasuk ikut serta dalam organisasi NU, ada yang menjadi Lurah, RT, Carik, bahkan Dewan, ini hanya karena keberkahan didalam mengurusi organisasi terbesar di Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama,” paparnya.

Empat karakteristik gerakan pemuda Ansor yang disampaikan Yusup adalah:
Pertama, karakteristik kepemudaan, artinya harus semangat, trengginas, dinamis. Semangat itu sangat penting, karena menjadi penyeimbang yang kuat dalam menjalankan suatu amanah organisasi.

Kedua, karakteristik kemasyarakatan, bahwa kita dituntut untuk peka dengan kondisi sosial diwilayah masing-masing, harus menjadi problem solfing bagi masyarakat.

Ketiga, Karakteristik keislaman, karakteristik ini harus sangat melekat bagi kader Nahdatul Ulama.

Keempat, Karakteristik kebangsaan, negara kita adalah warisan dari kyai-kyai NU. Wajib kita jaga, jangan cuma teriak-teriak dan koar-koar, tetapi apa yang menjadikan bangsa ini maju, maka perlu tindakan yang positif untuk melangkah, membangun kebangsaan yang kuat.

Pewarta : Irfan

Editor : Asrofi

Pelajar NU Bandar Tingkatkan Kompetensi Melalui Kelas Dasar Organisasi

0
foto: Dok. Pelajar NU Bandar

Bandar – nubatang.or.id || Guna menjawab persoalan di Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) se-Kecamatan Bandar, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bandar menghadirkan Kelas Dasar Organisasi pada kegiatan Rapat Pimpinan Anak Cabang (RAPIMANCAB), Ahad (28/3) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Kluwih I.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat se-Kecamatan Bandar, dimulai pagi pukul 08.00 WIB hingga siang pukul 12.00 WIB. Setelah pembukaan secara resmi, para peserta kemudian memasuki ruangan sesuai kelas masing-masing.

Terdapat beberapa kelas, di antaranya Kelas Kaderisasi, Kelas Administrasi, Kelas Desain Grafis dan Kelas Menulis.

Lies Naeni Ketua PAC IPPNU Bandar dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut digelar guna meningkatkan kemampuan pengurus PR maupun PK dalam menjalankan tugas organisasi.

“Acara ini kami selenggarakan sebagai bentuk  tanggung jawab sebagai pengurus Pimpinan Anak Cabang guna membekali dan memfasilitasi Ranting dan Komisariat supaya dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik di masing-masing tingkatan,” tuturnya.

“Kelas Desain Grafis dan Menulis diisi oleh Tim Jurnalistik Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Batang. Sedangkan Kelas Administrasi dan Kaderisasi diisi langsung oleh sekretaris dan Tim Kaderisasi PAC,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PAC IPNU Bandar Darwanto menyampaikan, dengan adanya kegiatan semacam itu, diharapkan pengurus Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat dapat memanfaatkannya secara maksimal.

“Kegiatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal, agar medianya terkelola dengan baik, administrasinya baik, dan kaderisasinya pun berjalan baik,” ucapnya.

“Semoga sambutan hangat dari seluruh ranting dan komisariat se-Kecamatan Bandar  yang dibuktikan dengan antusias yang luar biasa ini menjadi awal dari kesuksesan-kesuksesan kedepan yang akan kita gapai,” pungkasnya.

Beberapa agenda besar PAC IPNU dan IPPNU Bandar dibahas dalam forum RAPIMANCAB tersebut, di antaranya adalah mengenai Pendidikan dan Latihan Pertama (DIKLATAMA), Latihan Kader Muda (LAKMUD), Pendidikan Protokoler, dan Camp Pelajar NU yang akan menjadi program unggulan periode ini.

Selain itu, dibahas juga terkait program pengadaan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diselenggarakan oleh PC IPNU dan IPPNU Batang dan wacana Visitasi. Terakhir, pembahasan dilanjutkan secara spesifik mengenai kegiatan turba yang akan diselenggarakan oleh pengurus PAC IPNU dan IPPNU Bandar.

Kontributor: Ainun Nisa

Editor: Asrofi

Ganti Tongkat Kepemimpinan, Pelajar NU Warungasem Gelar Konferancab

0
foto: Dok. Pelajar Warungasem

Warungasem – nubatang.or.id || Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Warungasem menggelar Konferensi Anak Cabang (KONFERANCAB) ke XVI, pada sabtu (27/3) kemarin.

Dengan mengangkat tema “Sinergitas dalam Perwujudan Organisasi yang Progresif dan Inovatif,” acara ini dilaksanakan di Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Warungasem, yang berlangsung selama dua hari dan diisi beberapa rangkaian kegiatan pembuka meriahkan konferensi, salah satunya yaitu Lomba Festival Rebana dan pentas pencak silat Pagar Nusa.

Konferensi dibuka langsung ketua Tanfidziyah MWC NU Warungasem bapak Kuwat. Selain itu hadir juga Camat Warungasem bapak Darsono, dalam sambutanya ia memaparkan, bahwa acara ini bukan hanya sebagai acara pergantian pemimpin, tetapi lebih kepada menyusun beberapa agenda untuk kemajuan IPNU dan IPPNU Warungasem yang lebih bagus ke depan.

“Dengan adanya konferensi ini juga semoga bisa menjadi pangkal tolak ukur untuk diri masing-masing agar termotivasi untuk membawa lingkungan sekitar lebih baik ke depannya,” tambahnya.

Muhammad Irsyad ketua panitia konferensi menyampiakan, pada puncak acara yaitu pemilihan ketua PAC IPNU masa khidmat 2021-2023 dan IPPNU masa bakti 2021 -2023 Kecamatan Warungasem. Sidang pemilihan ketua sendiri terdiri dari dua tahap, tahap pertama pencalonan dan tahap kedua pemilihan.

“Dalam tahap pencalonan IPNU, terpilihlah rekan Faizul Rahmadhani dengan 14 suara dan rekan Ibnu Rohman dengan 2 suara, dan berlanjut pada tahap pemilihan, rekan Faizul akhirnya yang terpilih sebagai Ketua PAC IPNU dengan perolehan 11 suara,” terangnya.

Sedangkan IPPNU, pada tahap pencalonan menghasilkan dua nama yaitu rekanita Amrina Rosyada dengan 13 suara dan rekanita Dwi Setyaningtyas dengan 1 suara.

“Pada tahap pemilihan terpilihlah rekanita Amrina dengan perolehan 13 suara sebagai ketua PAC IPPNU Kecamatan Warungasem untuk dua tahun ke depan,” jelasnya.

Irsyad juga mengucapkan terima kasih kepada peserta yang mengikuti dan mensukseskan rangkain-rangkain konferensi kali ini dengan baik dan kondusif. Selain itu dia juga berterima kasih kepada seluruh panitia dan anggota IPNU dan IPPNU semua yang turut mensukseskan.

“Alhamdulliah acara konferensi berjalan dengan lancar dan selamat untuk ketua IPNU dan IPPNU Kecamatan Warungasem yang baru, semoga dipermudah dalam menjalankan amanah,” tambanya.

Ketua IPNU Domisioner rekan Nastain berharap, untuk ke depannya akan menjadi lebih baik lagi dan melanjutkan progam ataupun cita-cita yang belum terealisasikan di periodenya untuk mewujudkan Pelajar NU Kecamatan Warungasem yang Lebih Keren.

“Dan kekurangan kami dalam periode kemarin sebagai bahan evalusi untuk periode ke depan,” imbuhnya.

Rekanita Tatimmatur Rizkiyah selaku Ketua IPPNU demisioner menyampaikan bahwa tidak ada yang lebih diinginkan dari seorang demisioner selain kemajuan organisasi yang lebih baik, dirinya sangat yakin bahwa pada kepemimpinan Faizul Rahmadhani sebagai ketua IPNU dan Amrina Rosyada ketua IPPNU sebagai patnernya akan lebih baik lagi.

“Dengan Mewujudkan IPNU dan IPPNU Kecamatan Warungasem lebih progresif dan inovatif sesuai dengan tema konferancab XVI. InsyaaAllah atas Ridho Allah Ta’ala mereka bisa,” ungkapnya.

Tampak hadir dalam pembukan KONFERANCAB XVI: Muspika Warungasem, perwakilan dari para badan otonom NU: GP Ansor, Fatayat, NU, Muslimat, para alumni PAC IPNU dan IPPNU Warungasem, Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang dan PAC IPNU IPPNU sekitar.

Pewarta : Sulfiana

Editor : Asrofi

Ketua Ansor Desa Sidorejo Terpilih

0
(foto: Pengurus PR GP Ansor Desa Sidorejo)

Pemimpin baru Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang masa bakti 2021 – 2023 terpilih dengan mengusung tema Wibawa dan Marwah Organisasi Tercipta dari Keikhlasan Diri Dalam Mengabdi.

Slamet Mustaghfirin ditetapkan sebagai ketua GP Ansor Desa Sidorejo dalam Rapat Anggota (RA) dengan perolehan sebanyak 11 dari 18 suara. Acara digelar di Aula Taman Pendidikan Al – Qur’an (TPQ) Salafiyah 02 Desa Sidorejo, Ahad (21/3) malam.

Slamet Mustaghfirin mengatakan bahwa seorang pemimpin tidak mampu mengemban amanah organisasi tanpa bantuan anggotanya, tantangan – tantangan yang akan dihadapi juga pasti banyak salah satunya menyatukan pemikiran yang berbeda di setiap anggota. Oleh karena itu, ia berharap bantuan dari anggota untuk membawa GP Ansor Desa Sidorejo bergerak lebih maju.

“Bukan hanya di Ansor, kita perlu bersinergi bersama badan otonom (banom) dalam mengembangkan NU di Desa Sidorejo,” ucap Slamet.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih telah memberi kepercayaan kepadanya dalam rangka mengemban amanah memimpin organisasi. “Mohon doa dan bimbingannya dari banom, semoga dapat menjalankan amanah dengan baik,” harapnya.

Dalam sambutannya, Pembina GP Ansor Desa Sidorejo, Muhammad Chairul Amar mengucapkan selamat dan sukses kepada ketua terpilih. Ia mengatakan bahwa NU di Desa Sidorejo secara historis mengalami kemajuan sangat pesat. Hal itu wajib dipertahankan dan dikembangkan.

“Jangan kalah dengan adik – adiknya IPNU IPPNU, Ansor harus lebih semangat dalam berkhidmah. Berawal dari ranting semoga ikhlas dalam mengabdi di nahdlatul ulama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Warungasem, Ahmad Fauzi menuturkan, sesuai dengan amanah dari ketua umum Ansor setiap ada rapat anggota maupun konferensi diutamakan menggunakan sistem musyawarah dan mufakat dalam memilih ketua.

“Catatan untuk pengurus baru, minimal mempertahankan lebih baiknya lagi meningkatkan,” ucapnya.

Ahmad juga mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya ketua baru PR GP Ansor Desa Sidorejo yang nantinya akan meneruskan estafet perjuangan dan pergerakan Ansor Desa Sidorejo.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Warungasem, Ketua Satkoryon Kecamatan Warungasem, Penasihat NU Desa Sidorejo, Pembina Ansor Desa Sidorejo, IPNU IPPNU Desa Sidorejo dan tamu undangan lainnya.

Kontributor : Septy Aisah

Seruan Melek Teknologi oleh Ketua IPNU Ujungnegoro Kecamatan Kandeman

0
Andy Vidi Ketua PR IPNU Desa Ujungnegoro, menyampaikan pelajar nu harus melek teknologi

Batang, NU Batang.

Ketua Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, Andy Vidi Setiawan menyerukan kepada seluruh pelajar Nahdlatul Ulama (NU) untuk melek terhadap teknologi.

Hal tersebut ia paparkan dalam acara Pelantikan PR IPNU masa khidmat 2021-2023 dan PR IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) masa bhakti 2020-2022 Desa Ujungnegoro, Kecamatan Kandeman, yang bertempat di Balai Desa Ujungnegoro pada sabtu (20/3) pagi.

Menurutnya, sebagai generasi Z, melek teknologi itu sudah menjadi keseharusan untuk era saat ini, karena akan menambah daya tarik tersendiri untuk organisasi.

“Memanfaatkan media dengan membuat sesuatu yang berbeda akan menarik mereka untuk melirik organisasi ini,” katanya.

Andy juga mengatakan selain teknologi, ada hal yang tak kalah pentingnya, yaitu kaderisasi, ia mengumpamakan kaderisasi layaknya sebuah ‘jantung’ organisasi IPNU dan IPPNU “Sama halnya dengan manusia, bagaimana jika jantung tidak berdetak? Tentunya akan mati, begitupun dengan organisasi,” ujarnya.

“Kaderisasi tidak boleh surut apalagi sampai mati. IPNU IPPNU adalah ujung tombaknya pengkaderan NU, jika hal itu tidak dilakukan sama saja kita ini jasad tanpa ruh, diam dan stagnan” tutup Andy.

Sementara itu, Ketua IPPNU Desa Ujungnegoro, Wisma Riskiyah mengucapkan terima kasih telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk menjadi seorang pemimpin organisasi. Ia mengatakan, tantangan utama seorang pemimpin yaitu mampu mempertahankan anggota supaya tetap berkhidmah di NU.

“Caranya bisa melalui pendekatan, pastinya anggota mempunyai aktivitas masing-masing sehingga harus memahami kesibukan setiap anggota,” terangnya.

Wisma menambahkan, nanti akan dilaksanakan kegiatan menjaring bakat anggota IPNU IPPNU. Hal itu bertujuan untuk membantu anggota dalam mencari bakat mereka.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Kecamatan Kandeman, Chamzah Al Chafie mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya PR IPNU IPPNU Ujungnegoro, besar harapannya semoga mampu mengemban amanah dengan baik.

Ia menyampaikan tentang pemberantasan kenakalan remaja yang sering dijumpai di tengah masyarakat, hal itu sangat fatal apabila diabaikan begitu saja.

“Buatlah kegiatan kreatif dan positif yang bermanfaat untuk diri sendiri serta masyarakat umum, sebab hidup di tengah masyarakat harus mampu memajukan desa menuju lebih baik,” pungkasnya.

Hadir dalam acara diantaranya Kepala Desa Ujungnegoro, PAC IPNU IPPNU Kandeman, Fatayat NU Desa Ujungnegoro, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Kandeman, IPNU IPPNU Desa Sidorejo, IPNU IPPNU Desa Ujungnegoro dan Gus Nur Sahid sebagai penceramah acara tersebut.

Kontributor : Septy Aisyah
Editor : Hafidz Maschun

NU Subah, Lestarikan Tradisi dengan Ziarah Makam Auliya

4

Subah – nubatang.or.id || Pengurus Ranting Nahdatul Ulama (PRNU) Desa Subah Kecamatan Subah Kabupaten Batang mengadakan ziarah ke makam Auliya Syeh Mudzakir Sayung, makam Raden Fatah Masjid Agung Demak, Sunan Kudus, dan Sunan Kalijaga Kadilangu Demak, pada Minggu (14/3/2021) pagi.

Dengan menggunakan transportasi Bus, sejumlah 85 peserta ziarah mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari Pengurus NU, Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU dan IPPNU Ranting Subah. Pemberangkatan dimulai Pukul 05.00 wib dini hari bus berangkat dengan tujuan utama yaitu Ke makam Syekh Mudzakir Sayung Demak.

Kegiatan ziarah ini di lakukan dalam menjalin silaturahmi antar Pengurus, dan Kegiatan ziarah ini merupakan salah satu program kerja Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Ranting Subah.

Ziarah kali ini dipimpin oleh Kyai M Matin yang juga sebagai ketua Tanfidziyah MWC NU Subah. Pada kesempatan tersebut juga hadir Syuriyah NU Ranting Subah, KH. Sidqon, Ketua PR GP Ansor Subah sahabat Syukron Syarofi serta pengurus lainya.

“Tujuan dari diadakannya ziarah ini adalah untuk mengenalkan pada warga nahdliyin akan keberadaan makam wali penyebar Agama Islam, menjaga tradisi NU dan mengenang perjuangan para ulama sekaligus mempererat kesatuan pengurus ranting NU, insyaallah program ini akan diadakan tiap tahun sebagai program unggulan LDNU Ranting Subah,” ujar Ustad A Arifin selaku ketua Panitia Pelaksana.

Menurut Arifin, perjalanan religi ini bagi para pengurus merupakan pengalaman yang luar biasa, bisa dekat langsung berdoa di makam para leluhur yang banyak jasanya bagi perkembangan Islam di nusantara seperti Sunan Kalijaga dan Auliya di wilayah Jawa.

Diakhiri perjalanan wisata religi di makam Sunan Kalijaga Demak, Arifin berharap banyak ketika meninggalkan alam fana ini, akan selalu banyak doa-doa indah dipanjatkan, doa kebaikan dan keselamatan.

Pewarta : Irfan

PAC GP Ansor Warungasem Dapat Sebuah Armada Saat Pelantikan

0

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah masa khidmah 2020 – 2022 dilantik dengan mengusung tema Meningkatkan Ghiroh Gerakan Pemuda Ansor untuk NU yang Lebih Maju, bertempat di Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) pada Kamis (11/3) malam.


Ketua PAC GP Ansor Warungasem yang terpilih, Ahmad Fauzi mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Batang, H. Maulana Yusup, telah memberikan mobil untuk Ansor Warungasem. Ia juga berharap dengan adanya mobil semoga PAC GP Ansor Warungasem lebih semangat dan tetap kompak dalam satu komando.


“Nantinya mobil ini kami gunakan untuk operasional kegiatan Ansor – Banser, NU Kecamatan Warungasem serta masyarakat umum,” ujarnya.


Ditambahkan, PAC GP Ansor Warungasem sudah merapatkan rencana program kerja, salah satunya menjaring potensi da’i dari kader Ansor disetiap ranting. Dalam hal ini tidak sembarang menjaring, kader harus memiliki background pondok pesantren dan berkemauan menjadi penceramah.


Sementara itu, Camat Kecamatan Warungasem, Darsono mengucapkan selamat kepada PAC GP Ansor Warungasem telah resmi dilantik. Beliau berharap PAC GP Ansor Warungasem dapat berkiprah dengan baik, bersama – sama membawa Warungasem ke arah lebih maju dan segala program yang sudah dirancang dapat dilaksanakan sesuai target yang telah disusun.


“Evaluasi perlu dilakukan dalam rangka memperbaiki manakala ada progam yang dirasa belum berjalan dengan maksimal,” jelasnya.


Senada, Ketua PC GP Ansor Batang, H. Maulana Yusup mengucapkan selamat atas dilantiknya PAC GP Ansor Warungasem.


Dalam sambutannya ia menjelaskan peranan antara Ansor dan Banser, bahwa Banser itu miliknya Ansor yang memiliki keahlian khusus untuk mendukung program organisasi dan tidak dapat berjalan sendiri – sendiri, keduanya tidak memiliki kedudukan yang sejajar.


“Misalnya, Banser mengamankan kegiatan Ansor seperti mengatur lalu lintas,” pungkasnya.


Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri oleh Ketua PC GP Ansor Batang, Ketua MWC NU warungasem, Ketua Banom NU Kecamatan Waarungasem, Muspika Kecamatan Warungasem, Kepala Desa Banjiran, Mantan Ketua PC GP Ansor dan Kasatkoryon Warungasem, Ketua Ranting Ansor se-Kecamatan Warungasem dan Ketua PAC IPNU IPPNU Warungasem dengan dimeriahkan oleh Angklung Rancak Wolu Cepagan.

Kontributor : Septy Aisah.

Alhamdulillah, Hasil Infak Serentak RSNU Cukup Memuaskan

0

Dalam rangkaian peringatan hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke 98, Pimpinan Cabang NU (PCNU) Kabupaten Batang mengadakan gerakan infak Serentak untuk melanjutkan pembangunan RSNU Batang.

Rumah sakit yang akan menjadi kebanggaan warga NU Batang itu masih membutuhkan dana yang cukup besar untuk menyelesaikannya.

Oleh karena itu, momen Harlah ke 98 ini dijadikan gerakan untuk menggalang infak Serentak. Dan hasilnya cukup memuaskan walaupun waktunya hanya sebentar.

“Alhamdulillah dengan kekompakan dan kedermawanan warga NU Batang dalam waktu singkat terkumpul dana yang lumayan banyak” , ungkap A.S.Shidqon sebagai panitia Harlah dan sekaligus penggerak infak Serentak.

Kita bisa melihat, lanjut Shidqon, betapa besar perhatian warga NU untuk menyumbang RSNU ini. Dalam waktu kurang dari satu bulan sudah terkumpul dana sebesar Rp.421.847.000. Hampir setengah milyar.

Dari semua MWC yang ada di Batang tanpa terkecuali bisa ikut partisipasi. Mereka bergotong royong mengumpulkan infak.
“Perolehan dana infak tertinggi ditempati oleh MWC NU Limpung dengan jumlah Rp. 78.974.100. Semoga yang lain bisa menyusul di kemudian hari”, demikian kata ketua panitia yang sekaligus ketua LazisNU ini saat menyampaikan Hasil rekapitulasi tiap tiap MWC.

Hasil infak Serentak ini kemudian di setor ke reking panitia RSNU Bapak H.Fauzi Fallas agar bisa dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan RSNU.

“Terima kasih untuk semua warga NU Batang atas infaknya semoga Alloh membalas sedekah dan infak Bapak dan Ibu semua dengan balasan yang berlipat ganda”, demikian ucapan terima kasih H.Fauzi Fallas saat menerima dana infak Serentak dari panitia Harlah ke 98 NU.

Adapun rincian infaq per MWC di Kabupaten Batang sebagai berikut:
1. MWC NU Subah Rp. 30.080.500,-
2. MWC NU Blado Rp. 7.000.000,-
3. MWC NU Wonotunggal Rp. 27.870.800,-
4. MWC NU Warungasem Rp. 31.886.000,-
5. MWC NU Reban Rp. 27.057.000,-
6. MWC NU Bawang Rp. 12.250.000,-
7. MWC NU Tersono Rp. 25.000.000,-
8. MWC NU Limpung Rp. 78.974.100,-
9. MWC NU Gringsing Rp. 30.647.000,-
10. MWC NU Banyuputih Rp. 21.541.000,-
11. MWC NU Tulis Rp. 9.102.000,-
12. MWC NU Kandeman Rp. 32.246.000,-
13. MWC NU Batang Rp. 55.000.000,-
14. MWC NU Bandar Rp. 22.990.000,-
15. MWC NU Pecalungan Rp. 10.000.000,-

Data tersebut menurut pihak penyelenggara masih data sementara dikarenakan ada konfirmasi dari beberapa MWC NU yang akan mengirimkan infaq susulan.

Kontributor : Jabir Al-Faruqi

Harlah IPNU dan IPPNU Batang, Meriahkan dengan Kompetisi Kekinian

0
(Dok.Pelajar NU Batang)

Hari Lahir (Harlah) merupakan momen  yang spesial. Peristiwa tahunan ini dimaknai sebagai pengingat usia sebagai penanda semakin dewasa. Selain itu, umumnya juga akan menetapkan harapan yang ingin dicapainya satu tahun selanjutnya dan biasanya dimeriahkan dengan berbagai acara untuk mengabdikan momen tersebut.

Hal demikian juga dilakukan oleh Ikatan Pelajar Nahdhatul  Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Batang, dalam memperingati dan memeriahkan Harlah IPNU Ke-67 dan IPPNU Ke-66 dengan aneka macam kegiatan dan perlombaan.

LongMarch sebagai rangkaian awal kegiatan peringatan hari lahir tersebut. Acara ini diisi dengan ziarah makam leluhur kiai-kiai NU, IPNU dan IPPNU di Kabupaten Batang, yang dilaksakan tepat hari lahir IPNU ke-67, pada (24/4) pekan lalu.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Batang Saripudin, mengatakan bahwa IPNU & IPPNU harus bisa membuat kegiatan yang inovatif dan kreatif, hal itu dibuktikannya pada harlah kali ini dengan kegiatan yang originil dan belum pernah dilakukan di Kabupaten Batang.

“Tahun ini IPNU & IPPNU Batang membuat hal baru dan original tentunya, ada lomba E-sport Mobile Legend. Dimana Game tersebut sangat diminati oleh generasi sekarang,” ungkap Saripudin dalam sambutannya saat Talkshow sebagai penutup rangkain kegiatan Harlah IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang, pada Rabu (10/03) di gedung IPHI Kecamatan Subah.

Tak hanya itu, ada juga Lomba Story Telling yang mengambil resensi dari buku biografi KH M Tolchah Mansoer pendiri IPNU, dan Nyai Hj Umroh Mahfudhoh selaku pendiri IPPNU. Tujuan diadakan lomba ini yakni untuk mengetahui sejarah pendiri maupun memahami sejarah organisasi yang sering berkegiatan secara bersama tersebut.

“IPNU & IPPNU itu dua organisasi yang mempunyai misi yang sama dan visi yang berbeda. IPPNU bukanlah ekor IPNU dengan ini sambutannya pun harus berdua,” jelasnya.

Maulinatus Sholikhah Ketua PC IPPNU Kabupaten Batang menguraikan dari yang dipesankan Ibu Hajah Safiroh Masrufah Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU Tahun 1996-2000, bahwa ada tiga nilai universal Yang harus dipegang IPPNU yaitu brain, beauty, dan behaviour.

“IPPNU sekarang harus cerdas dan tanggap dalam menghadapi perubahan zaman, bukan hanya cantik fisik tapi juga cantik hati, dan memiliki perilaku yang mulia,” tegas Lina.

Dalam sambutannya yang terakhir, Lina berharap ketika IPNU dan IPPNU bisa mengkolaborasikan ketiga hal tersebut maka semua kader dapat mengambil peran pada bonus demografi kedepan.

Athur Erwin Ketua Panitia harlah, menyampaikan pada momentum harlah IPNU ke 67 dan IPPNU ke 66 bahwa Pelajar NU Batang menggelar kegiatan LongMart, Silaturohim alumni, Webinar Konseling Pelajar Putri dan juga Talk Show sebagai penutup rangkain harlah. Selain itu berbagai lomba juga digelar untuk ramaikan harlah, seperti Desain Vector, Cover Sholawat, Orasi Islami, Story Telling, Trofeo Sepak Bola.

“Lomba-lomba yang kekinian, selain untuk memeriahkan atau hanya untuk sekedar eksistensi organisasi saja, lomba tersebut juga kita dijadikan sebagai sarana untuk memperkenalkan IPNU dan IPPNU itu asyik ataupun sebagai bentuk kaderisasi untuk memunculkan potensi tiap kader lewat hobi,” tuturnya.

Nantinya, dengan harapan IPNU dan IPPNU menjadi organisai pelajar yang banyak diminati semua kalangan. Bukan hanya soal religi saja, tetapi banyak hobi yang bisa dilakukan dan dikembangkan bersama di IPNU dan IPPNU.

“Tak lupa, saya sangat terima kasih dengan semua yang terlibat, adapun ada kekurangan saya pribadi dan mewakili panitia mohon maaf sebesar-besarnya,” pungkasnya.

Pewarta : Nurul Milah

Ngalong PAC IPNU & IPPNU Bawang, Spesial Hormati Lahirnya IPNU Ke-67 dan IPPNU Ke-66

0

Bawang – nubatang.or.id || Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, menyelenggarakan Ngaji Longgar (Ngalong) Spesial Harlah IPNU yang ke-67 dan IPPNU yang ke-66 di Gedung Aswaja Center Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, Sabtu (6/3/21).

Acara diawali dengan tahlil bersama, yang dipimpin langsung oleh Shodiqin Komandan DKN CBP Nasional. Acara dimeriahkan oleh tim akustik Pimpinan Ranting IPNU Desa Candigugur, yang menyanyikan lagu Mars IPNU dan IPPNU, dan diikuti oleh semua peserta. Peserta terdiri dari puluhan IPNU dan IPPNU se-kecamatan Bawang, dan segenap tamu undangan.

Kegiatan ini diisi dengan diskusi, yang mengambil tema “Pergerakan Pelajar dari Masa Ke Masa”, yang dimoderatori oleh Anif Syarifudin. Hadir sebagai pemateri, para alumni ketua PAC IPNU Kecamatan Bawang, dari masa ke masa, mulai dari Masykur, S.Ag, Sami Edy, S.Pd.I, serta Khumaidullah, S.Pd.I.

Jika berbicara mengenai pergerakan pelajar dari masa ke masa, sama hal nya berbicara mengenai sejarah, khusunya sejarah IPNU dan IPPNU di Kecamatan Bawang. Hal itu disampaikan oleh Sami Edy, S.Pd.I selaku pemateri.

“Saya dulu pernah membuat perjalanan pelajar dari masa ke masa, dulu itu ada dalam kepengurusan PAC IPNU, ada buletin, namanya suara muda, buletin itu dinamai suara muda terinspirasi oleh lembaga jurnalistik yang dulu pernah dibuat oleh KH. Wahab Hasbullah, di mana beliau membuat jurnalistik atau membuat surat kabar, itu namanya Suara Nahdlatul Oelama, Swara NO, itu merupakan peninggalan sejarah,” ungkapnya.

Acara ini tidak hanya diskusi, namun juga malam puncak, yaitu pengumuman juara lomba, yang sebelumnya telah diselenggarakan oleh
PAC IPNU dan IPPNU Bawang dalam menyemarakkan Harlah IPNU ke-67 dan IPPNU yang ke-66 tingkat Kabupaten Batang secara virtual, yang meliputi lomba menulis artikel, lomba vlog, dan lomba musikalisasi puisi.

Adapun juara di ambil dua terbaik dari masing-masing cabang lomba. Semuanya perlu untuk dinilai, karena semuanya berpotensi, masuk dalam kategori, akan tetapi ketika lomba, mencari yang terbaik, di antara yang baik.

Acara terakhir yaitu pemotongan tumpeng, oleh Bapak Masykur, S.Ag, tasyakuran Hari Lahir IPNU yang ke-67 dan IPPNU yang ke-66. “Jadi, 67 dan 66 ini ternyata IPNU dan IPPNU masih eksis, masih dibutuhkan, masih relevan, untuk para pemuda, dan para pelajar di era sekarang, dan tentunya IPNU dan IPPNU bukanlah warisan pendahulu kita, akan tetapi IPNU dan IPPNU adalah titipan untuk anak cucu kita,” tutup Anif Syarifidin, selaku moderator.

“Acara ini adalah sebagai penghormatan kita terhadap lahirnya IPNU dan IPPNU, dengan memperingati hari lahirnya IPNU dan IPPNU, kita tahu bahwa IPNU dan IPPNU sudah tidak muda lagi. Di umur yang sudah tidak muda lagi harapanya ghiroh belajar, berjuang, dan bertaqwa harus tetap kita gaungkan. Karena dengan semangat itulah, IPNU dan IPPNU akan terus ada dan berkembang,” Imbuh Adib, Ketua PAC IPNU Bawang.

Pewarta : Solekha

Editor : Asrofi