Senin, April 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 63

Peringatan Maulid Nabi, Kiai Manab Jelaskan Kewajiban Berbakti Kepada Orang Tua

1
KH Abdul Manab Syair, Pengasuh Pondok Pesatren TPI Al-Hidayah, Al-Ishlah dan Al-Amanah dan juga Rois Syuriah PCNU Kabupaten Batang

Siapa yang berbakti kepada orang tua, anak-anaknya kelak juga akan berbakti kepadanya.

Hal itu disampaikan oleh KH Abdul Manab Syair di acara peringatan maulid Nabi Muhammad di Pondok Pesantren Al-Islah Plumbon Limpung Batang (26/10/2020).

Dalam acara peringatan tersebut Kiai Manab juga memeringatkan jangan durhaka dengan orang tua.

“Kalau anda durhaka dengan orang tua, kelak anak-anak anda akan lebih durhaka” kata kiai yang juga menjabat sebagai Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Batang ini.

Dalam menjelaskan perihal kewajiban berbakti kepada orang tua, Kiai Manab juga menggunakan alegori padi. Kata beliau, siapa yang menanam padi, kelak akan panen padi.

Acara peringatan maulid Nabi ini didahului oleh beberapa perlombaan antar santri TPI Al-Hidayah, Al-Islah dan Al-Amanah, yang meliputi membaca kitab kuning dan hafalan nazam.

Pewarta: Zaim Ahya

MWC NU Kandeman Targetkan 2 Minggu Pendataan Warga

0

Kandeman- Pimpinan Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kandeman Batang gelar rapat mekanisme dan tata cara mendata anggota NU Pada Hari Minggu (11 /10/2020) di Pondok Pesantren Darul Ulum Tragung Kandeman Batang.


Kegiatan yang di ikuti oleh sekitar 70 orang tersebut terdiri dari pengurus MWC, Fatayat, Muslimat, Ansor, Banser, Ipnu, Ippnu. Dalam rapat tersebut, Pengurus MWC NU berkomitmen akan mengadakan sensus penduduk, utamanya warga NU.

“Pendataan Nahdliyin ini diperlukan untuk mengetuhui secara nyata warga dan anggota MWC NU Kandeman. Sensus yang dilaksanakan setiap ranting NU tingkat desa mencakup nama alamat hingga pendidikan dan pekerjaan, sensus bertujuan sebagai sarana konsolidasi” kata pengurus MWC NU Kandeman, H Ahmad Zaroh S. Ag.


Dalam rapat tersebut H. Ahmad Zaroh S.Ag juga menyampaikan di MWC Kandeman pendatan masih minim dan tertinggal dari MWC yang lain.

“Sudah 2 kali sosialisasi tidak ada tidak lanjutnya. Dengan adanya evaluasi ini, kedepannya diharapkan sungguh-sungguh dalam pendataan, karena data tersebut sangat penting. Anggota NU yang jumlahnya sangat besar itu, di data bes sangat sedikit sekali” tuturnya.


’’Silahkan warganya di data secara urut. Usia 12 tahun ke atas masuknya IPNU, 25 tahun ke atas Ansor, 40 ke atas NU. Ayo, laziznu juga digerakkan, karena koin-koin tersebut bisa berdampak sangat luar biasa” lanjutnya.


Senada dengan H Zaroh, Rois Syuriah MWC NU Kandeman, KH. Zainul Iroki menyampaikan bahwa anggota ormas Islam terbesar di dunia tapi dalam pendataan sangat sedikit.

“Petugas sisnu harus bertanggung jawab penuh agar warga NU terdata semua bila mana ada warga yang tidak mau di data jangan paksa mereka” kata Kiai Iroqi.


“Saya akan bantu dari ranting-ranting yang ada kesulitan dalam pendataan, ketika sudah masuk data kita resmi dalam data jadi pengurus mempunyai wewenang penuh dalam kepentingan organisasi dan saya harap agar semua pengurus NU, IPNU, Banser, Ansor, Fatayat dan Muslimat agar bergerak dalam pendataan biar cepat tepat waktu dalam pendataan” lanjut beliau.

Pewarta: Ripan

Editor: Zaim Ahya

Festival Santri, Cara IPNU-IPPNU Desa Pretek Gali Potensi Para Santri

0

Pretek, pecalungan – Dalam rangka menggali potensi para santri, Pengurus Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ( PR. IPNU IPPNU) Desa Pretek Kecamatan Pecalungan Kab. Batang, mengadakan lomba antar Madrasah Diniyah (Madin) dan TPQ se- Desa Pretek yang di kemas dalam kegiatan Festival Santri pada hari Minggu, (25/10/20).

Festival santri tersebut memperlombakan enam jenis cabang lomba, diantaranya: lomba baca puisi, pidato, tilawatil qur’an, LCT, hafalan nazam dan lagu religi yang dikuti oleh 10 Madin dan TPQ se-Desa Pretek.

Ketua IPNU Desa Pretek, Nurul Faizim dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan diadakan acara ini untuk mencari bakat tersembunyi yang dimiliki oleh santri.

“Kegiatan ini berawal dari keresahan para rekan dan rekanita yang merasa banyak potensi anak-anak di Desa Pretek ini yang belum diketahui, padahal dengan jumlah penduduk yang banyak sudah pasti ada potensi dari anak anak yang belum di kelola dengan baik”. Ujarnya.

Nurul berharap, dengan adanya kegiatan tersebut, bakat-bakat yang dimiliki oleh anak anak di desa Pretek bisa diketahui dan selanjutnya bisa dikelola.

“Kalau dikelola dengan baik, tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti akan membawa nama baik Desa Pretek itu sendiri ” tambahnya.

Dalam upacara pembukaan, hadir juga para kepala Madin dan TPQ se-Desa Pretek, perwakilan dari Banom NU dan juga para sesepuh setempat.

Mewakili NU Desa Pretek,Ustaz Zainal Abidin dalam sambutannya menyatakan kegembiraannya melihat anak anak muda yang mulai peduli dengan potensi desanya.

“Dalam sambutan ini ijinkan saya untuk memberikan apresiasi yang sebesar besarnya khususnya kepada para pengurus IPNU IPPNU Desa Pretek yang sudah menginisiasi kegiatan yang baik ini dan juga kepada para kepala Madin dan TPQ yang sudah ikut menyukseskan acara ini dengan mengirim delegasi para santrinya untuk mengikuti berbagai cabang lomba yang sudah di sediakan oleh panitia.” Tuturnya.

Ustaz Zainal Abidin berharap kedepannya agar tetap diadakan acara semacam ini.

“Saya juga berharap kegiatan ini akan rutin diadakan sebagai bentuk pencarian bakat para santri sehingga para ustaz dan ustazah juga lebih semangat lagi mendidik para santrinya, akan tetapi jangan sampai niat baik ini malah dijadikan sebagai ajang persaingan dan gengsi sehingga malah menghilangkan esensi aslinya yaitu sebagai ajang pencarian bakat dan silaturahmi.” Lanjutnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian piala, piagam dan juga uang pembinaan bagi peserta yang mendapatkan Juara 1, 2 dan 3. Sebagai juara umum, Madin An Nur dengan memperoleh 5 piala.

Pewarta: Slamet

Kopsimnu Bantu RSNU Batang Rp. 50.000.000

0

Pada acara tasyakuran tiga tahun menempati kantor pusat, KSPPS Kopsimnu memberikan bantuan dana untuk pembangunan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) sebesar Rp 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah).Bantuan diserahkan oleh Manager dan Ketua Kopsimnu kepada PCNU yang diwakili KH Muhayyat, (22/10/2020).

“Alhamdulillah Kopsimnu saat ini bisa membantu RSNU sebesar Rp 50 juta dan dana rutin untuk PCNU juga tidak kurang dari 50 jt pertahunnya” , kata manager Kopsimnu Muhammad Busro.

Kegiatan ini dilaksanakan di kantor pusat Kopsim jl Ahmad Dahlan 9B Kauman Batang bertepatan dengan peringatan hari santri. Hadir pada acara tersebut para kyai, pengurus dan para anggota koperasi tersebut.

Dalam sambutannya, Manager Kopsim mengatakan bahwa Kopsimnu kini Alhamdulillah mulai berkembang pesat. Dana yang dihimpun dan beredar dipinjam anggota lebih dari 30 milyar.

“Dari modal itu, kami bisa memberikan bantuan rutin tahunan kepada PCNU tidak kurang dari Rp. 50 juta. Dan khusus untuk pembangunan RSNU saat ini juga memberikan bantuan Rp 50 jt”, lanjut Busro.

“Terterima kasih banyak atas bantuan Kopsimnu kepada pembangunan RSNU” demikian sambutan yg disampaikan KH Muhayyat mewakili PCNU.

Dalam acara tasyakuran itu diadakan pula khotmil Quran bil ghaib dengan harapan Kopsimnu semakin maju, berkah dan bermanfaat bagi anggota dan warga NU ke depan.

“Semoga dg khotmil Quran bil ghoib ini Kopsim semakin maju dan berkah, baik untuk anggota, pengurus dan warga NU”, demikian harapan ketua Kopsimnu Muhammad Abdurrahman Nasrudin, SH, MM.

Acara yg diakhiri dengan pembacaan doa khotmil Quran oleh KH.Mahbub dan KH. Ansori itu berjalan penuh khidmad dan khusuk pada pukul 16.30 WIB.

Tumbuhkan Semangat Berwirausaha IPNU IPPNU Limpung selenggarakan Webinar Kewirausahaan

0

Demi menumbuhkan minat berwirausaha di kalangan anak muda, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Limpung selenggarakan Webinar Kewirausahaan pada minggu siang (11/10) lewat aplikasi video conference Zoom.

Dengan tema “It’s Time for Young Enterpreneur” Diharapkan dapat menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan Pelajar dan Anak Muda.

Dengan mengundang Bapak Turjangun seorang pemilik Pupuk Tabur Emas sebagai Keynote Speaker, Pipin Irwandi selaku Owner Nirwa Grafika sebagai pemateri Webinar dipandu oleh Mbak Cyntia Marom seorang Duta Muslimah Preneur.

Ketua Panitia KONFERANCAB XIV Zaenal Mustofa memaparkan bahwa webinar ini dijalankan alternatif Seminar tatap muka, yang saat ini sedang tidak diperbolehkan karena adanya pandemi covid-19.

“Webinar Kewirausahaan ini menjadi solusi yang tepat untuk tetap mengadakan seminar meski kondisi pandemi” ujar Rekan Tofa.

“Kita sih penginnya tidak hanya menjangkau pelajar NU Limpung saja, makanya diadakan webinar online ini guna menjangkau seluruh daerah juga. Apalagi ini kan tentang kewirausahaan, jadi nanti rekan rekanita bisa mengambil ilmunya kemudian diterapkan” imbuh Ketua OC Konferancab tersebut.

Webinar diawali oleh Bapak Turjangun, yang menyampaikan bahwa dalam berwirausaha wajib sangu mental yang berani dan jangan terlalu banyak pertimbangan.

“Melakukan wirausaha tidak perlu terlalu banyak mikir, yang penting pakai konsep copy paste dari ahlinya, kalau saya menyebutnya dengan ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi)” Ujar Pak Turjangun.

Ia juga mengatakan dalam berwirausaha yang paling utama adalah branding supaya produk yang dimiliki mudah dikenal dan memiliki harga jual yang tinggi.

“Yang terpenting adalah branding produk. Karena dengan branding produk, maka harga produk yang anda jual akan lebih mahal” lanjut beliau.

“Dengan Anda bisa menjadi wirausahawan yang mampu menghidupi dan juga membuka lapangan pekerjaan kepada orang lain” tutup Pak Turjangun.

Pemateri Pipin Irwandi juga mengatakan bahwa dalam berbisnis, pemula perlu memiliki guru sebagai pengarah dalam berbisnis.

“Untuk mengawali bisnis perlu adanya mentor yang mengarahkan bisnis kita” ucap Mas Pipin sapaan akrab beliau.

Ia juga sepakat terhandap pernyataan Pak Turjangun soal branding, beliau menyarankan, di era sekarang selain lewat langsung dari orang per orang, memasarkan produk juga perlu lewat media online.

“Guna memperluas pasar produk kita, maka diperlukan penjualan offline maupun online. Kita tidak bisa berpangku tangan tanpa berbuat apa-apa, maka berusahalah menjualnya secara offline maupun online” imbuh Owner Nirwa Grafika tersebut.

Mas Pipin mengatakan bahwa, dalam berbisnis, jangan terlalu berharap terhadap keuntungan, karena dalam berbisnis dapat terjadi pasang surut, perlu memiliki mental yang kuat tuk menghadapi segala kondisi dalam berbisnis.

“Satu lagi yang perlu diingat, jangan hanya berniat untuk mencari keuntungan dalam berbisnis, dengan begitu ketika omset menurun kita tidak akan down dengan keadaan” tutup beliau

Acara Webinar ini masuk dalam rangkaian Konferensi Anak Cabang ke-14 (KONFERANCAB XIV), selain Webinar, panitia konferensi juga menggelar lomba E-sport PUBG, lomba Tik Tok, serta Napak Tilas ke makam ulama terdahulu di kecamatan Limpung.

Sebagai informasi, bahwasanya Konferancab akan digelar tatap muka pada hari Minggu tanggal 18 Oktober 2020 di gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Pewarta: Hafid

Ansor-Banser Batang Sambut Sang Pejalan Cinta dari Madura

0

Namanya Abdul Hafid. Ia adalah pemuda asal Madura. Usianya kisaran dua puluh tahun. Bulan Februari lalu mengikuti Diklatsar Banser di daerahnya. Kemarin (7/10/2020), lantaran digerakkan cinta yang sangat, ia jalan kaki dari Madura ke Pekalongan untuk bertemu Habib Luthfi bin Yahya.


Tiga belas hari adalah lama perjalanan yang harus ia tempuh. Terik matahari dan dinginnya angin malam tak mematahkan semangatnya. Rasa mahabbah (cinta) kepada Sang Habib sangat besar. Alih-alih tampak kelelahan, di tengah-tengah perjalanan wajahnya justru tambak berbinar-binar segar.
Perjalanannya mengundang simpati. Ketika sampai di jalan raya Bakalan, sekitar pukul 13.59 Wib, tampak ia dikawal Banser dari Tulis setelah sebelumnya transit di masjid daerah Tulis.


Ketua GP Ansor Tulis, sahabat Ikbar Maulana yang memimpin pengawalan lalu memasrahkan Abdul Hafid ke ketua Banser Kandeman, sahabat Waras dan ketua Ansor Kandeman, sahabat Subhi.

Abdul Hafid diistirahatkan di Pondok Pesantren Jurangan Jero dan disambut hangat oleh Abah Asrofi dalam aula yang sudah disediakan jamuan lengkap.
Abah asrofi berbincang banyak dengan sahabat Abdul Hafid. Kata beliau, dulu dirinya pernah seperti Abdul Hadi, berjalan kaki menjadi musafir.

“Harus tetap semangat dan kukuhkan niat jalan kaki sampai ke ndalem (rumah) Habib Luthfi, nanti ada keberkahan tersendiri” tutur Abah Asrofi.

Abdul Hamid sangat menikamti perjalanannya. Katanya, setiap daerah yang ia lewati ada pengawalan, dan itu merupakan kebanggaan tersendiri baginya sebagai anggota Banser. Bahkan setiap daerah yang ia singgahi memberikan cendera mata. Ketua GP Ansor Kandeman, misalnya, memberikan kaos Banser sebagai kenang-kenangan.
Setelah istirahat, makan dan bincang-bincang secukupnya, Abdul Hafid berpamitan sama Abah Asrofi.


Dengan jalan kaki, Abdul Hafid di kawal Ansor-Banser Kandeman sampai Alun-Alun Kota Batang dan pengawalannya diserahkan kepada Ketua PAC Batang, Sabahat Umam dan transit di Cave Nue Titik Kumpul. Setelah istirahat secukupnya, Abdul Hafid kembali melanjutkan perjalanan cintanya, menemui Sang Habib di Pekalongan.

Selapanan Ranting Kandeman, GP Ansor Kandeman Diminta Rangkul Kalangan Pemuda Untuk Cinta Agama

1

Kandeman – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda Ansor (PR GP Ansor) Desa Kandeman gelar Selapanan Rutin pada Senin malam (5/10).

Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 50 orang tersebut diisi dengan pembacaan maulid dan rotibulatos, serta ceramah dari Ustad Abdul Adzim.

Dalam Ceramahnya Ustad Abdul Adzim menyampaikan bahwa GP Ansor kedepannya lebih menggemukkan massa, dengan merangkul berbagai kalangan pemuda supaya bergabung dalam GP Ansor.

“Sebagai pemuda yang cinta terhadap agama pemuda ansor harus mampu merangkul kalangan pemuda yang belum berabung dengan organisasi pemuda ansor” Ucap Ustadz Adzim.

Ketua GP Ansor Ranting kandeman, Akhlis Thalista Menyampaikan, pemuda ansor ranting kandeman agar istiqomah dalam berkegiatan selapanan seperti ini.

“Saya berharap semua pemuda yang ada di sini dapat istiqomah mengikuti kegiatan GP Ansor, karena kegiatan seperti ini akan membawa manfaat bagi masyarakat dan keberkahan di desa kandeman” ujar Beliau.

Kegiatan rutin ini mendapat banyak dukungan dari beberapa pihak antara lain Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama Desa Kandeman dan seluruh Badan Otonomnya, serta Pemerintah Desa Kandeman juga men-support kegiatan GP Ansor Desa Kandeman. Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker.

Pewarta: Ripan

Editor: Hafid

Makesta Harapkan Cetak Kader Pelajar NU yang Kreatif, Produktif dan Mandiri

1
Sekertaris NU Desa SIdorejo bapak Fatkhuddin saat membuka kegiatan Makesta dengan penyematan tanda anggota.

BATANG – Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) merupakan tahap kaderisasi pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Sebagai badan otonom organisasi NU, Makesta diharapkan mencetak kader yang mampu menghidupkan NU di tengah masyarakat.

Hal itu dikatakan Sekretaris Pengurus Ranting (PR) Nahdlatul Ulama Desa Sidorejo Bapak Fathuddin, dalam Apel pembukaan Makesta Pimpinan Ranting (PR) IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo Desa Cepagan dan Desa Pejambon, di Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah (MIS) Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (18/9/2020).

“Ini kegiatan kaderisasi di organisasi anaknya NU tingkat pelajar. Maka, Makesta harus mencetak generasi yang bisa menghidupkan NU di ranah desa,” kata Bapak Fathuddin.

Sebab, lanjutnya, Makesta merupakan bagian dari jenjang kaderisasi NU yang pertama di kalangan pelajar. Oleh karena itu, Makesta harus bisa melahirkan menjadikan generasi penerus kepengurusan NU di masa mendatang.

Agar Makesta dapat berhasil sesuai harapan, Bapak Fathuddin meminta para pengurus IPNU dan IPPNU serius mengelola potensi kader sehingga menghasilkan kader NU yang militan.

“Kader NU juga harus dilatih untuk kreatif, mandiri dan peoduktif agar mampu mewujudkan kemandirian organisasi,” pesannya.

Ketua panita pelaksana Zahrotul Aini melaporkan, Makesta diikuti 67 peserta, terdiri dari 28 orang calon anggota IPNU dan 39 calon anggota IPPNU. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari harus diikuti secara penuh.

“Seperti biasanya peserta diberikan materi dasar untuk memperkuat pondasi NU, dari materi tentang Aswaja ala NU, NU, IPNU IPPNU, Keorganisasian dan ditambahkan satu materi tentang Kesehatan,” ungkapnya.

Selain itu, sambungnya, ada kegiatan luar ruang untuk menghindari kejenuhan peserta.

“Kami agendakan kegiatan out door dengan jelajah dan accoustic music di malam terakhir kegiatan,” jelasnya.

Mengantisipasi wabah Covid-19 di era New Normal, panitia telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Mulai dari pengecekan suhu tubuh, penggunaan wajib makser dan hand sanitizer serta tetap jaga jarak kepada seluruh panitia dan juga peserta,” terangnya.

Ketua PAC IPPNU Kecamatan Warungasem Tatimatur Rizkiyah mengatakan, target utama dari pelaksanaan Makesta adalah untuk mengenal NU secara organisasi. Hal ini meliputi struktur, lembaga dan badan otonom.

”Semoga kita semua siap meneruskan estafet perjuangan organisasi NU, dengan menjaga dan terus merawat eksistensi organisasi sebagaimana semestinya,” ucapnya..

Tatim berharap, kegiatan pembinaan usai Makesta dapat dijalankan, sehingga menghasilkan kader yang bisa memiliki daya cipta lebih menarik dan berwarna dalam syiar nilai-nilai NU bersama IPNU maupun IPPNU.

“Selain itu harus bisa mandiri, dan dapat mengukir prestasi dari sejarahnya sendiri. dengan begitu, kita semua bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat, terutama di kalangan pelajar,” tutupnya.

Kontributor : Rahman jaya

Perlebar Sayap Perjuangan, Ansor Limpung Adakan Pelatihan Cyber Media

0

Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor ( PAC GP Ansor) Kecamatan Limpung selenggarakan pelatihan sorban cyber media pada sabtu malam (5/9).

Pelatihan yang bertujuan memperlebar sayap perjuangan sampai ke dunia maya ini difasilitatori oleh Tim Cyber Media dari Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Batang. Sebanyak 34 peserta dari delegasi 17 ranting yang digembleng dalam pelatihan ini.

Bertempat di pelataran rumah pembina GP Ansor Limpung, Bapak Mubarok, para peserta diajari materi dasar tentang jurnalistik dan pengelolaan akun media sosial.

Ketua GP Ansor Limpung, Hamam Nasrudin mengatakan bahwa secara kuantitas di dunia nyata, Ansor Limpung sudah sangat kuat (banyak) namun berbanding terbalik di dunia maya.

“Kita itu di dunia nyata sudah kuat, namun di dunia maya kita lemah” ujar lelaki yang akrab dipanggil Hamam.

Harapan dari Hamam dengan adanya pelatihan ini minimal ranting-ranting di Kecamatan Limpung mempunyai satu akun di sosial media.

“Harapannya setelah acara ini, satu ranting minimal harus punya akun sosial media khusus Ansor, sehingga bisa turut mewarnai media sosial” imbuh Hamam.

Selain menyemarakkan di sosial media, Gus Zaim Ahya selaku Kordinator Bidang Infokom PAC GP Ansor Kecamatan Limpung menjelaskan, bahwa dengan memaksimalkan sosial media, Ansor bisa menyalurkan dakwah-dakwah Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah di dunia maya.

Ketua Bidang Infokom PC GP Ansor Kabupaten Batang, Ahmad Nafis juga mengatakan dengan maraknya akun Ansor di media sosial akan menjadi ladang dakwah Nahdlatul Ulama di media maya.

Pelatihan sekaligus peringatan tahun baru Islam ini juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti wajib memakai masker, cek suhu badan dan hand sanitizer

Pewarta: Hafid Machsun

Pengumuman Hasil Seleksi Calon Peserta Bengkel Jurnalistik LTN PCNU Batang Zona Timur

0

Berikut adalah nama-nama calon peserta yang lolos seleksi Bengkel Jurnalistik LTN PCNU Batang Zona Timur, September 2020:

  1. Afifah Dina Ayu Ningtyas
  2. Ahmad Musyarofi
  3. Amanina Rasyid
  4. Diana Fitri Umami
  5. Dzikri Zulfa Erik S
  6. Esti Elfina Sari
  7. Faridah
  8. Muhammad Ibnu Khiyar
  9. Ida Suryaningsih
  10. Kurnianto
  11. Laily Qodriyati
  12. Lutfi Alawiyah
  13. Lutfiyatun Nisa
  14. Ma’wa nitajul auliya
  15. Muhamad Muntaha
  16. Najwa Hilda
  17. Nurul Hikmah
  18. Nurul Huda
  19. Rus Linawati
  20. Slamet Nurrohim
  21. Solekha
  22. Syakirotur Rizkiyah
  23. Umar

Bagi nama-nama di atas di mohon segera menghubungi panitia dengan mengirimkan nama dan alamat (kecamatan) ke nomer 085742151777.