Edit

BERANDA

Innalillahi, Pembina PAC IPNU Limpung H Nasrudin Azis Wafat

H Nasrudin Azis Pembina IPNU Limpung

Bagikan :

Limpung, NU Batang
Innalillahi wainna ilaihi rajiun, kabar duka menyelimuti keluarga Nahdlatul Ulama. Kali ini datang dari keluarga Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Limpung, Pembina Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Limpung sekaligus Pengasuh Majlis Taklim Al Karomah Srabanan Babadan, H Nasrudin Azis bin Abdul Chamid telah meninggal dunia pada Selasa (6/12/2022) pagi. 

H Nasrudin Azis menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 03:46 WIB di Rumah Sakit Sultan Agung Semarang dikarenakan sakit. Padahal belum lama beliau sempat menghadiri Konferensi ke XV (lima belas) PAC IPNU dan IPPNU Limpung di Madin Kalisalak (27/11). 

Kehadiran almarhum pada kesempatan itu sudah memberikan banyak motivasi kepada generasi muda NU untuk semangat dalam berkhidmat di organisasi pelajar NU.

Kepergian almarhum meninggalkan duka bagi keluarga dan sahabat. Almarhum merupakan mantan ketua PAC IPNU Limpung periode 1996 – 1998. Almarhum juga menjabat Wakil Katib Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Limpung periode 2022 – 2026.

Sebelum wafat, beliau juga pernah menyampaikan pengalamannya sewaktu menjadi ketua IPNU Limpung. Beliau pernah menghadiri kegiatan selapanan IPNU di Desa Kedawung yang pada saat itu masih tergabung dengan Kecamatan Limpung. Beliau menempuh perjalanan dengan berjalan kaki untuk mencapai lokasi. Meskipun jarak yang di tempuh sekitar 12,6 KM dari Desa Babadan, beliau tidak merasa sungkan untuk melakukan perjalanan tersebut.

“Dulu kalau ingin membagi surat undangan kegiatan harus jalan kaki, dari desa ke desa,” tuturnya.

Menurutnya hal tersebut dilakukan karena demi berjuang untuk mengenalkan IPNU di ranting/desa yang ada di Kecamatan Limpung. Dengan cerita tersebut, almarhum berharap kepada kader-kader IPNU dan IPPNU khususnya di Kecamatan Limpung untuk semangat berjuang di organisasi. Kalau dulu mau kemana-mana jalan kaki, sekarang fasilitas sudah ada sepeda motor. Maka kader-kader sekarang mestinya lebih semangat.

Semoga kepergian almarhum diampuni segala dosanya dan diterima segala amal perbuatannya.

Penulis : Muhammad Asrofi