Rabu, April 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 13

PAC GP Ansor Limpung Silaturahmi ke Ketua PC GP Ansor Batang

0
Suasana silaturahmi di kediaman Ketua PC GP Ansor Batang, H Abdus Syakur. (foto: Huda)

Bandar, NU Batang
Dalam suasana Idul fitri yang penuh keberkahan, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung melaksanakan silaturahmi ke kediaman Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Batang, H Abdus Syakur, pada Jumat (4/4/2025). Kegiatan ini berlangsung di Desa Tombo, Kecamatan Bandar.

Rombongan pengurus harian PAC GP Ansor Limpung diterima langsung oleh H Abdus Syakur. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kedatangan para kader muda NU tersebut dan menyampaikan permohonan maaf di momen Syawal ini.

“Di momen Idul fitri ini, saya memohon maaf apabila ada kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga Allah menerima amal ibadah kita selama bulan Ramadhan kemarin,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keikhlasan dalam berkhidmah di jam’iyyah Nahdlatul Ulama, khususnya di tubuh GP Ansor.

“Berkhidmah di Nahdlatul Ulama, khususnya di GP Ansor, kita berharap diakui sebagai santrinya Mbah Hasyim Asy’ari dan diakui sebagai umatnya Nabi Muhammad saw,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Limpung, Akhmad Maskon, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk tradisi silaturahmi yang rutin dilakukan setiap momen Lebaran.

“Tujuan kami adalah untuk bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan. Ini bagian dari tradisi kita dalam menjaga ukhuwah,” ujarnya.

Teladan yang Tak Padam, Satu Dekade Mengenang Kiai Akhmad Zainudin

0
Kiai Akhmad Zainudin (kiri) saat mengajar Al-Qur'an. (foto: istimewa)

Tepat sepuluh tahun sudah Kiai Akhmad Zainudin berpulang ke rahmatullah. Meski jasadnya telah lama bersemayam tenang di pemakaman umum Desa Jambangan Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, nama dan keteladanannya masih hidup di sanubari warga. Sosoknya yang bersahaja tetap menjadi cahaya yang tak kunjung padam dalam kehidupan masyarakat.

Kiai Zainudin bukanlah ulama besar dengan gelar panjang atau sorotan publik. Namun, bagi warga Jambangan, beliau adalah suluh dalam gelap, guru dalam sunyi, dan penyejuk dalam gelombang perbedaan. Ia dikenal sebagai “kiai kampung”—sebutan yang sederhana, tapi sarat makna. Di balik kesahajaannya, tersimpan keluasan ilmu, ketulusan hati, dan kedalaman akhlak.

Semasa hidupnya, Kiai Zainudin mendedikasikan waktu dan tenaga untuk membimbing masyarakat. Setiap ba’da Maghrib, suaranya memandu anak-anak mengaji Al-Qur’an menjadi pemandangan harian yang akrab di telinga warga. Ia tidak hanya mengajarkan huruf-huruf hijaiyah, tetapi juga menanamkan nilai kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian sosial kepada para santrinya.

Usai Isya, giliran kajian kitab kuning dimulai. Dari fiqih hingga tasawuf, beliau bacakan dan jelaskan kepada siapa pun yang hadir—anak-anak hingga orang dewasa. Ilmu yang ia sampaikan bukan hanya teks, melainkan juga pancaran keikhlasan. Kajian itu menjadi hidangan rohani yang menyegarkan bagi mereka yang haus akan pengetahuan dan tuntunan.

“Beliau tidak hanya mendidik kami agar pandai membaca Al-Qur’an, tapi juga agar pandai menjadi manusia,” kenang Ustaz Saifudin, salah satu tokoh masyarakat yang dulu sering mengikuti kajian dan nasihat beliau sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup.

Selain sebagai guru ngaji, Kiai Zainudin juga dikenal sebagai penengah dalam perselisihan, pemimpin doa dalam setiap kelahiran dan kematian, serta penggerak berbagai urusan keagamaan. Ia tak pernah meminta imbalan, tak mengejar pujian. Senyum tulus dan ucapan “Alhamdulillah” menjadi tanda kehadirannya di tengah warga.

Kini, satu dekade setelah kepergiannya, majelis yang beliau dirikan masih berdiri kokoh. Di dinding rumah yang menjadi saksi pengabdiannya, tergantung sebuah foto lama: Kiai Zainudin dengan pakaian sederhana dan senyum teduh. Setiap yang melangkah masuk hampir pasti melirik sejenak—bukan karena penasaran, melainkan karena rindu dan hormat yang dalam.

Anak-anak yang dulu mengaji padanya kini telah tumbuh dewasa. Sebagian menjadi guru, ustaz, dan tokoh masyarakat. Benih kebaikan yang ia tanam terbukti tumbuh dan mengakar, menjadi warisan hidup yang terus menebar manfaat.

Waktu boleh berlalu, tetapi keteladanan Kiai Zainudin tetap menjadi bagian dari denyut kehidupan kampung ini. Sebab dalam sunyi, suaranya masih membisikkan nasihat. Dalam gelap, cahayanya masih memandu arah.

Al-Fatihah untuk Kiai Akhmad Zainudin.

Penulis: Irfan

Jalin Silaturahmi, PCNU Batang Sowan Kiai Sepuh dan Pengasuh Pesantren

0
PCNU Batang saat sowan di kediaman KH Abdul Manaf Syair Plumbon pada Sabtu (5/4/2025)

Batang, NU Batang
Jajaran syuriyah dan tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang menggelar rangkaian silaturahmi ke sejumlah kiai sepuh dan pengasuh pondok pesantren di wilayah Batang pada Sabtu (5/4/2025).

Silaturahmi ini merupakan bagian dari tradisi halal bihalal Idul fitri, sekaligus ajang memohon doa restu untuk kekuatan dan keberkahan jam’iyyah NU serta kemaslahatan umat dan bangsa.

Rangkaian silaturahmi dimulai pukul 09.00 WIB dari kediaman Rais Syuriyah PCNU Batang, KH Muhammad Luthfi, yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Inaroh. Di sela-sela menunggu rombongan lengkap, para pengurus sempat membahas arah masa depan Lembaga Kesehatan dan Lembaga Perekonomian NU Batang, termasuk memetakan figur-figur yang dinilai tepat untuk memperkuat dua lembaga strategis tersebut.

Dari Al Inaroh, rombongan kemudian melanjutkan sowan ke KH Masykuri Abdul Manan di Warungasem, Pengasuh Pondok Pesantren Al Mabrur. Dalam kesempatan itu, Kiai Masykuri menyampaikan keprihatinannya terhadap sejumlah siswa NU yang belum hafal ayat kursi dan beberapa bacaan Al-Qur’an dasar. “Kita harus benar-benar mendampingi guru-guru madrasah dan TPQ agar tidak salah,” pesannya.

Sowan dilanjutkan ke KH Syamsudin Ahmad di Batang. Kiai Syamsudin sempat berbagi kisah tentang kondisi kesehatannya yang sempat terganggu akibat stroke ringan. Ia menekankan pentingnya membangun jaringan layanan kesehatan alternatif yang terjangkau dan ramah di lingkungan NU.

Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Gringsing untuk bertemu KH Sholihin Syihab, Pengasuh Pondok Pesantren Al Munawwir, lalu ke KH Abdul Manaf Sya’ir, Pengasuh Pondok Pesantren TPI Al Hidayah Plumbon. Terakhir, silaturahmi ditutup di kediaman KH Abdul Syakur, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasani Limpung.

Semua kiai sepuh yang disowani mendoakan agar NU Batang semakin kuat dalam menjalankan tugas pelayanan keumatan dan kebangsaan. Para kiai juga memberikan wejangan agar para pengurus mampu menjalankan amanah dengan ikhlas dan istiqamah.

Gema Takbir Keliling Desa Ujungnegoro 2025 Tampil Beda, Kini dengan Pawai Oncor

0

Kandeman, NU Batang

Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Ujungnegoro kembali menyelenggarakan Gema Takbir Keliling pada tahun 2025. Acara ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat yang turut serta dalam memeriahkan perayaan malam takbiran 1446 Hijriah. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Gema Takbir kali ini mengusung konsep Pawai Oncor, yang memberikan nuansa tradisional sekaligus meriah bagi masyarakat.

Sejak pertama kali digelar pada tahun 2019, kegiatan ini telah menjadi tradisi tahunan yang rutin diselenggarakan oleh IPNU-IPPNU Desa Ujungnegoro. Pada tahun ini, antusiasme peserta sangat tinggi, dengan jumlah peserta diperkirakan melebihi 3.000 orang. Selain itu, dukungan dari berbagai pihak, termasuk para pengusaha desa, semakin memperkuat penyelenggaraan acara ini. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah sebagai bagian dari syiar dakwah yang dilakukan oleh Pelajar Nahdlatul Ulama, sekaligus sebagai upaya mempererat kebersamaan masyarakat, mengembangkan bakat seni, serta mendorong kreativitas dan inovasi di desa.

Kepala Desa Ujungnegoro, Absah Erviana, S.H., menekankan pentingnya menjaga tradisi Gema Takbir Keliling sebagai sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. “Kegiatan gema takbir keliling ini harus menjadi tradisi yang harus selalu dilestarikan demi terciptanya masyarakat yang guyub rukun.” Keberhasilan acara ini tidak lepas dari sinergi antara perangkat desa, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat desa. Konsistensi IPNU dan IPPNU dalam menyelenggarakan kegiatan ini setiap tahun juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Dalam pelaksanaannya, Gema Takbir Keliling juga dikemas dalam bentuk perlombaan. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, yakni kesopanan, kekompakan, dan kreativitas. Untuk memastikan objektivitas, dewan juri dipilih dari luar Desa Ujungnegoro guna menghindari keberpihakan.

Kepala desa juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pendanaan. “Selagi kegiatan positif maka pihak pejabat desa akan mendukung dan saling memberikan solusi baik secara moril ataupun materil. Insyaallah baik takmir masjid, pengurus makam Syech Maulana Maghribi dan PRNU Desa Ujungnegoro akan selalu ikut andil dalam memeriahkan kegiatan,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan betapa besarnya kepedulian masyarakat terhadap keberlanjutan tradisi yang sarat akan nilai keislaman dan kebersamaan ini.

Ketua Takmir Masjid Jami’ Nurul Huda Desa Ujungnegoro menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan acara ini sejak 2019 hingga sekarang. “Kami sebagai orang tua sangat bahagia melihat generasi-generasi yang penuh semangat,” imbuhnya. Ia merasa bangga melihat generasi muda yang penuh semangat dalam menjaga tradisi keislaman dan kebudayaan desa.

Ketua Pelaksana Gema Takbir Keliling 2025, Irfan Ardianto, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Ujungnegoro atas partisipasi dan dukungannya. Ia menekankan bahwa acara ini adalah bukti nyata dari semangat dakwah Islamiyah yang dikemas dengan sentuhan seni dan budaya lokal.

“Kami selaku panitia penyelenggara sudah diberikan amanah kepercayaan masyarakat untuk melaksanakan kegiatan ini. Maka, akan kami evaluasi dari tahun ke tahun supaya kegiatan berjalan lebih maksimal,” ucap Irfan Ardianto.

Acara Gema Takbir Keliling 2025 turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Masyayikh Desa Ujungnegoro, perangkat desa, Ranting NU, BANOM NU, pengurus makam Syekh Maulana Maghribi, PR IPNU-IPPNU se-Desa Ujungnegoro, Babinsa, serta jamaah mushola dari berbagai penjuru desa. Kebersamaan dan semangat yang tercipta dalam acara ini diharapkan dapat terus berlanjut, menjadikan Desa Ujungnegoro sebagai contoh desa yang harmonis dan penuh inovasi dalam melestarikan tradisi Islami.

Kontributor: Andy Vidi Setiawan

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Banser Mulai Bertugas di Posko Mudik PAC GP Ansor Limpung

0
Foto Bersama PAC GP Ansor Limpung di Posko Mudik

Limpung, NU Batang

Menjelang arus mudik Lebaran 2025, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di bawah naungan PAC GP Ansor Limpung telah mulai bertugas di Posko Mudik yang berlokasi di jalur utama Limpung sejak Jumat (28/3/2025). Banser secara bergiliran menjaga dan melayani para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.

Komandan Satkoryon Banser Limpung, Leo Achmad mengatakan bahwa seluruh anggota Banser telah disiagakan untuk mengamankan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

“Kondisi malam hari ini arus lalu lintas terpantau lancar. Dan kami berpesan kepada para pemudik apabila sudah lelah maka istirahatlah di posko posko mudik yang disediakan oleh GP Ansor. Salam untuk keluarga yang di rumah pastikan diri anda selamat sampai tujuan,” kata Leo kepada NU Batang pada Sabtu (29/3/2025).

Dalam kesempatan itu, Kasatkorcab Banser Batang, Danang Aji Saputra melakukan kunjungan ke Posko mudik Kecamatan Limpung. Hal itu untuk memastikan Banser yang bertugas dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dalam melayani para pemudik.

Selain itu, Sekretaris PC GP Ansor Batang H Suwandi juga hadir langsung di posko mudik Limpung. Pembina PAC GP Ansor Limpung Hamam Nasrudin, Romli, Akhmad Mubarok juga turut hadir. Muspika Limpung juga mengunjungi posko mudik Banser Limpung.

Jadwal PAM POSKO MUDIK 2025 PAC GP Ansor Limpung

Jumat 09.00 – 12.00

Satkorkel BANSER sidomulyo

Satkorkel BANSER Sukorejo

Jumat 12.00 – 15.00

Satkorkel BANSER Plumbon

Satkorkel BANSER Rowosari

Jumat 15.00 – 18.00

Satkorkel BANSER babadan

Satkorkel BANSER sempu

Sabtu 09.00 – 12.00

Satkorkel BANSER lobang

Satkorkel BANSER Ngaliyan

Sabtu 12.00 – 15.00

Satkorkel BANSER kalisalak

Satkorkel BANSER Amongrogo

Sabtu 15.00 – 18.00

Satkorkel BANSER pungangan

Satkorkel BANSER Dlisen

Minggu, 09.00-13.00

Satkorkel BANSER Limpung

Satkorkel BANSER wonokerso

Minggu 13.00 – 15.00

Satkorkel BANSER Tembok

Satkorkel BANSER Donorejo

Minggu 15.00-18.00

Satkorkel BANSER Kepuh

Keterangan :

1. Setiap ranting bisa hadir sesuai jam yang telah di tetapkan

2. Setiap pengepaman/pengamanan jalan raya wajib mengenakan rompi

3. Setiap pengamanan BANSER YON LIMPUNG harus mengedepankan keramahan,kesopanan dan bersikap humanis

4. Untuk ranting yang jaga sif sore dari Yon Limpung menyedikan takjil

5. Jam 20.00 – 00.00 All ANSOR BANSER Limpung di harap bisa datang ke poskoFoto Jajaran

Pewarta: Asrofi

Jelang Idul Fitri, Pramuka Dewan Ambalan MA Takhassus Al Syairiyah Limpung Gelar Aksi Bersih-Bersih Mushola

0

Limpung, NU Batang

Pramuka Dewan Ambalan An Nawawi Fatimah Az Zahra MA Takhassus Al Syairiyah Limpung mengadakan bakti sosial (baksos) dengan membersihkan beberapa mushola di Kabupaten Batang pada Sabtu, (29/03/2025), dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kebersihan dan kenyamanan mushola yang digunakan oleh masyarakat sekitar untuk beribadah. Seperti yang disampaikan oleh Abah Drs. KH. Sulton Syair, pengasuh Ponpes TPI Al Hidayah Plumbon, “Kegiatan Pramuka sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Bakti sosial ini melibatkan anggota Pramuka Dewan Ambalan An Nawawi Fatimah Az Zahra MA Takhassus Al Syairiyah Limpung, yang sebagian besar terdiri dari Pramuka Bantara. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 12.00 WIB.

Selama kegiatan, para anggota Pramuka membersihkan berbagai bagian mushola, mulai dari lantai, jendela, hingga fasilitas wudhu, serta membuang sampah dan membersihkan lingkungan sekitar.

Rega selaku Pradana Putra dan Fina selaku Pradana Putri, perwakilan dari Pramuka Dewan Ambalan An Nawawi Fatimah Az Zahra, menyatakan, “Kegiatan baksos ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat dan lingkungan, khususnya menjelang Idul Fitri. Kami berharap hal ini dapat menjaga kebersihan dan kenyamanan mushola bagi masyarakat yang beribadah.”

Saat menjelang waktu sholat dhuhur, beberapa anggota Pramuka mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat berjamaah di mushola.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan positif dari masyarakat setempat. Bapak Ndopar, seorang warga kampung, menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi baksos yang dilakukan oleh Pramuka Dewan Ambalan An Nawawi Fatimah Az Zahra MA TAKHASSUS AL SYAIRIYAH LIMPUNG. Ini adalah contoh nyata dari kepedulian sosial yang luar biasa.”

Pewarta : Aziz

Kunjungan PCNU Batang: Apresiasi dan Dukungan Untuk Posko Mudik Warungasem

0

Warungasem, NU Batang

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang mengunjungi Posko Mudik 2025 yang didirikan oleh PAC GP Ansor Warungasem pada Rabu, (26/03/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada para pengurus serta relawan yang terlibat dalam pelayanan pemudik.

Sekretaris PCNU Batang, Nur Tofan, menyampaikan bahwa keberadaan posko ini merupakan bentuk pelayanan bagi umat. “Dengan adanya posko ini, diharapkan bisa menjadi wujud dan bentuk pelayanan umat, selaras dengan slogan dari PCNU Batang. Selain itu, kami berharap ke depan dapat bekerja sama dengan semua banom dalam mendirikan posko mudik yang lebih baik,” ujarnya.

Ketua PAC GP Ansor Warungasem, Sopan, menyambut baik kunjungan tersebut dan menjelaskan tujuan pendirian posko ini. “PAC GP Ansor Warungasem membuka Posko Mudik dengan tujuan untuk melayani pemudik yang membutuhkan bantuan. Kami menyediakan fasilitas tempat istirahat, parkir, tempat ibadah, Wi-Fi gratis, serta pengawasan CCTV agar para pemudik merasa nyaman dan aman,” katanya.

Pengurus PC GP Ansor Batang, H. Suwandi, dalam kesempatan ini juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan posko mudik ini. “Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semuanya yang telah sigap mempersiapkan kegiatan ini dengan baik,” ujarnya. Ia juga memberikan dukungan serta semangat kepada para kader Ansor dan Banser yang bertugas di posko masing-masing.

Ketua MWC NU Warungasem, Kuwat, menambahkan bahwa posko mudik ini merupakan wujud kepedulian dan gotong royong dalam masyarakat. “Sudah menjadi tugas kami untuk melayani siapapun yang melakukan perjalanan mudik. Kami dari MWC NU Warungasem juga mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam pelayanan kami,” katanya.

Pewarta : Nasikha

PR IPNU & IPPNU Gapuro Bagikan Takjil, Pererat Kepedulian di Bulan Ramadhan

0
Dokumentasi Pembagian Takjil PR IPNU & IPPNU Desa Gapuro

Warungasem, NU Batang

Dalam semangat berbagi dan menebar manfaat selama bulan Ramadhan, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Gapuro menggelar kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat, Selasa (25/03/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar pengurus sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Sebanyak 150 paket takjil dibagikan kepada pengguna jalan di sekitar Masjid Jami’ Gapuro Warungasem dan Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah (MIS) Gapuro. Ketua PR IPNU Desa Gapuro, Mohammad Arif, menjelaskan bahwa kegiatan ini dimulai pukul 17.00 WIB dengan koordinasi pembagian di dua titik strategis.

“Dalam waktu kurang dari 30 menit, seluruh takjil telah habis dibagikan karena antusiasme masyarakat yang melintas sangat tinggi,” ujarnya.

Setelah pembagian takjil, para pengurus melanjutkan kegiatan dengan berbuka puasa bersama di Legion Food. Momen ini dimanfaatkan untuk berdiskusi terkait program kerja akhir periode yang akan berlangsung pada Juli mendatang.

Ketua PR IPPNU Desa Gapuro berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan persiapan yang lebih matang dan jumlah takjil yang lebih banyak. “Meskipun pelaksanaan tahun ini dilakukan di akhir Ramadhan dan belum maksimal, kami berharap di tahun-tahun berikutnya bisa lebih baik,” harapnya.

Pewarta : Abed

 

LAZISNU Limpung Bagikan 500 Paket Sembako untuk Duafa

0
Relawan LAZISNU Limpung saat menyerahkan paket sembako di salah satu duafa.

Limpung, NU Batang
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Limpung kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan membagikan 500 paket sembako untuk kaum duafa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial LAZISNU Limpung dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bagian Program LAZISNU Limpung, Yayuk Faridah menyampaikan bahwa pembagian sembako ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu, terutama saat bulan Ramadhan.

“Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan menjadi bagian dari keberkahan Ramadhan,” ujarnya.

Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok. Proses distribusi dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang telah terdata sebelumnya agar bantuan tepat sasaran.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para donatur dan relawan yang turut serta dalam penyaluran sembako. Salah seorang penerima bantuan, Ti’amah, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian LAZISNU.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak semoga berkah,” katanya.

Pihak LAZISNU Limpung berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dengan sesama. Program bantuan sosial semacam ini akan terus digalakkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dukung Kelancaran Mudik, Ketua PCNU Batang Apresiasi Dedikasi Ansor dan Banser

0
Ketua PCNU Batang Kiai Ahmad Munir Malik bersama pengurus saat kunjungan di Posko Mudik Satkoryon Banser Gringsing pada Rabu (26/3/2025).

Gringsing, NU Batang
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Batang, Kiai Ahmad Munir Malik, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi anggota Ansor dan Barisan Serbaguna (Banser) dalam menjaga kelancaran arus mudik di jalur Pantura.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ansor dan Banser Gringsing yang telah bekerja keras, semoga usaha kita ini mendapatkan ridho dari Allah,” kata Kiai Ahmad Munir Malik saat kunjungannya ke posko mudik Satkoryon Banser Gringsing pada Rabu (26/3/2025) malam.

Menurut Kiai Munir sapaan akrabnya, posko mudik di Gringsing merupakan salah satu titik vital yang dipersiapkan untuk memberikan pelayanan dan pengamanan bagi para pemudik yang melintas. Ia menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi anggota Ansor dan Banser yang dengan penuh semangat menjaga keamanan serta memberikan bantuan kepada pemudik selama perjalanan.

“Ini adalah bentuk solidaritas dan tanggung jawab kita sebagai warga Nahdlatul Ulama untuk memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman,” imbuhnya.

Selain memberikan dukungan moril, Kiai Ahmad Munir Malik juga berdialog langsung dengan para petugas di posko untuk mendengarkan kendala yang mereka hadapi serta memberikan motivasi agar tetap semangat dalam menjalankan tugas. Menurutnya, keberadaan posko mudik ini sangat penting dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan para pemudik yang melintas.

Posko mudik Satkoryon Banser Gringsing telah beroperasi sejak awal arus mudik dan menyediakan berbagai layanan bagi para pemudik, seperti tempat istirahat, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bantuan informasi terkait jalur perjalanan. Kehadiran para relawan dari Ansor dan Banser di posko ini diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan serta memberikan ketenangan bagi para pemudik.

Kehadiran Kiai Ahmad Munir Malik didampingi oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Batang sebagai bentuk perhatian dan memberikan semangat kepada para anggota Ansor Banser yang sedang melaksanakan tugas.

Pewarta: M Sayuti