Rabu, April 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 22

LAZISNU MWCNU Bawang Salurkan Bantuan Tahap Pertama Untuk Korban Bencana

0
Penyerahan bantuan korban bencana alam oleh LAZISNU Bawang bersama PAC Muslimat Bawang. (foto: Solekha)

Bawang, NU Batang
PAC Muslimat NU bekerja sama dengan LAZISNU MWCNU Bawang telah melaksanakan penyerahan bantuan tahap pertama bagi para korban bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Kecamatan Bawang, pada Kamis, 23 Januari 2025. Bantuan berupa paket sembako ini ditujukan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

Bencana ini terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi pada tanggal 20 Januari 2025. Hujan deras yang berlangsung selama berjam-jam menyebabkan tanah longsor di sejumlah titik dan banjir bandang yang merusak rumah serta infrastruktur.

Adapun bantuan pada tahap pertama ini diserahkan di dua titik lokasi terdampak utama, yaitu:
1. Posko Bencana Banjir Bandang di Dukuh Kuripan, Desa Surjo, di mana bantuan diterima langsung oleh Bapak Subkhi selaku koordinator posko.

2. Posko Bencana Tanah Longsor di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, yang diterima oleh Akrom Junaidi selaku koordinator posko, bersama dengan PAR Muslimat Ngasinan yang turut mendampingi proses penyerahan bantuan.

Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kondisi masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan logistik, terutama sembako, untuk kebutuhan sehari-hari. Selain itu, pihak PAC Muslimat NU dan LAZISNU juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap tegar menghadapi bencana ini.

Ketua PAC Muslimat NU Bawang Nyai Maslakha menyampaikan, “Kami sangat prihatin dengan musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Kecamatan Bawang. Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kami, dan kami berharap bisa sedikit meringankan beban mereka. Bantuan tahap berikutnya sedang kami persiapkan agar semakin banyak warga yang terbantu,” ujarnya.

Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat dalam setiap proses distribusi bantuan ini. PAC Muslimat NU dan LAZISNU MWCNU Bawang mengajak seluruh elemen masyarakat, baik individu maupun organisasi, untuk terus bergerak bersama membantu para korban bencana di Kecamatan Bawang. Ketua LAZISNU MWCNU Bawang, Gus Adib menambahkan, “Kami tidak hanya fokus pada bantuan logistik, tetapi juga pada keberlanjutan program pemulihan. Dengan dukungan dari seluruh masyarakat, kami optimis para korban dapat segera bangkit dari musibah ini. Mari kita terus bergandengan tangan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tuturnya.

Dengan kolaborasi yang erat antar berbagai pihak, diharapkan pemulihan wilayah dan kehidupan masyarakat terdampak dapat berlangsung lebih cepat. PAC Muslimat NU dan LAZISNU berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat dalam situasi sulit seperti ini.

Pewarta : Solekha

Harlah Ke-102 NU, MWCNU Warungasem Gelar Jalan Sehat dan Donor Darah

1
Suasana saat pembagian hadiah jalan sehat MWCNU Warungasem (foto: MWCNU Warungasem)

Warungasem, NU Batang
Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-102, MWCNU Warungasem mengadakan kegiatan jalan sehat dan donor darah. Acara ini berlangsung di halaman gedung MWCNU Warungasem Sabtu, (18/1/2025).

Meskipun cuaca mendung, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua, semua tampak menikmati rangkaian kegiatan tersebut.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Warungasem Kuwat mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan besar dari masyarakat. Ia juga menyampaikan beberapa harapan untuk NU di usia yang ke-102.

“Saya, Kuwat, S.Ag., Ketua MWCNU Kecamatan Warungasem, mengucapkan selamat hari lahir NU yang ke-102 di tahun 2025 ini. Mudah-mudahan NU ke depannya bisa mengayomi warganya dengan berbagai hal-hal yang positif demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Katib Syuriah MWCNU Warungasem, Kiai Masykur Hasyim, turut menyampaikan harapannya untuk NU.
“Berkaitan dengan Harlah NU yang ke-102, harapan kami adalah bagaimana NU bisa memuliakan umat. Artinya, kita sebagai organisasi Islam terbesar bisa melayani dan memuliakan umat dalam berbagai bidang,” jelasnya.

Kemeriahan semakin bertambah dengan pembagian doorprize menarik, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga hadiah utama berupa sepeda listrik.

Acara ditutup dengan doa bersama, dengan harapan agar Nahdlatul Ulama semakin maju dan mampu mencetak kader-kader unggul serta berkualitas.

Optimalisasi Peran Pengurus, NU Batang Gelar Upgrading Admin dan Rakorcab

0
Ketua Tanfidziyah PCNU Batang Kiai Ahmad Munir Malik memberikan sambutan saat upacara pembukaan Rakorcab PCNU Batang di Aula MA Sunan Kalijaga Bawang, Ahad (12/1).

Bawang, NU Batang

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang menyelenggarakan Upgrading Admin Digitalisasi dan Administrasi sekaligus Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) bersama 15 pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Kabupaten Batang, pada Ahad (12/1).

Acara yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) Sunan Kalijaga Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang dihadiri 4 lembaga PCNU Batang, diantaranya Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU), Lembaga Kemashlahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) dan Lembaga Ta’lif wa Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU).

Ketua Tanfidziyah PCNU Batang, Kiai Ahmad Munir Malik dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kiprah pengurus jam’iyah pada awal abad kedua NU membutuhkan komitmen dan soliditas yang kuat, serta harus kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas kepengurusan.

“Kiprah pengurus jam’iyah pada awal abad kedua NU ini membutuhkan komitmen dan soliditas yang kuat, serta harus kreatif dan inovatif,” tegas Kiai Munir. sapaan akrab beliau.

Lebih lanjut, ia mengatakan Kabupaten Batang sedang beradaptasi menjadi kota industri, serta perkembangan budaya digital yang semakin pesat. yang dalam hal ini akan berimplikasi besar terhadap kondisi iklim sosial dan budaya di lingkungan fisik masyarakat. Maka dari itu, NU harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan pencarian solusi.

“Kita tahu Batang sedang berproses berubah menjadi kota industri. Ditambah proses tumbuhnya budaya digital. Perubahan ini akan berimplikasi besar terhadap kondisi iklim sosial-budaya dan lingkungan fisik di masyarakat. Ini NU harus siap!” tegasnya.

Empat lembaga yang hadir diharapkan segera merapikan sekaligus menyiapkan segala hal secara internal demi menghindari segala ketertinggalan zaman. Hal itu dilakukan supaya organisasi dapat menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing, termasuk pendidikan, kesehatan, dakwah dan media di mana mulai bersinergi membangun kemandirian ekonomi NU.

Saat ini PCNU Batang sedang melakukan negosiasi dengan calon mitra yang akan turut melanjutkan proses pendirian Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RS NU). Di samping itu pula, hendak dilakukan pendataan potensi masyarakat dari berbagai profesi seperti pengusaha, petani, dokter dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah PCNU Batang saat ini secara serius terus melakukan negosiasi dengan calon mitra yang akan melanjutkan proses pendirian RSNU hingga beroperasional. Saya cerita ini agar para hadirin jajaran pengurus di semua tingkatan dan warga NU se-Kab. Batang ikut mendoakan kelancaran proses hingga RSNU Batang betul-betul terwujud hingga beroperasi,” ujar Kiai Munir.

Kemudian, apabila NU Batang bersinergi tanpa mengedepankan kepentingan pribadi, ia meyakini bahwa cita-cita besar dari beberapa agenda akan terealisasi sedang baik. “Apabila keluarga besar NU Batang kompak, tidak mengedepankan kepentingan sempit masing-masing saya yakin cita-cita besar itu akan terwujud,” pungkasnya.

Pewarta : Septy Aisah

Satu Bulan Setelah Dilantik, Ini Yang Akan IPNU & IPPNU Ancab Batang Lakukan Kedepan

0

Batang, NU Batang

Setelah resmi dilantik pada minggu (15/12) tahun 2024 kemarin atau sudah satu bulan berjalan kepemimpinan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Batang. ini yang akan dilaksanakan oleh pengurusnya.

Pelantikan yang digelar di Aula Pendopo Kabupaten Batang dan dengan mengusung tema “Sesarengan Tumindak, Kekancingan Jiwa Ngajab Kautaman” mempunyai harapan supaya dapat membuat pelajar NU di wilayah anak cabang Batang memiliki inovasi yang baik dan dapat bersaing dengan pelajar yang lain baik dari segi akademik, maupun non akademik.

“Saya berharap di periode 2024-2027 ini, kami selaku pengurus dapat membawa Pelajar NU di Kecamatan Batang supaya memiliki inovasi yang terbaik dan dapat bersaing dengan pelajar (yang) lain yang notabenenya umum atau tidak bersekolah di sekolah NU juga tak ikut organisasi IPNU dan IPPNU” ujar Alfin ketua PAC IPNU Kecamatan Batang.

Pria dengan nama lengkap Muhammad Alfin Imtiyaz Hakim itu mengatakan akan berusaha menjadikan kader muda NU di Kecamatan Batang sebagai role model bagi anak muda yang lain dalam menjaga remaja tetap kondusif yang dalam hal ini terdapat isu kenakalan remaja seperti gangster, narkoba, bullying dan lain-lain.

“Akhir-akhir ini marak sekali isu kenakalan remaja seperti gangster, narkoba, bullying yang terjadi di Batang, ini akan jadi ladang garapan kami sebagai pengurus dengan menjadikan Pelajar NU sebagai percontohan remaja yang diharapkan oleh masyarakat” tegasnya.

Ia juga akan selalu memohon arahan dan terus berkoordinasi dengan semua pihak baik dari Badan Otonom (Banom) NU maupun stakeholder lain untuk bekerja sama dalam men-sukseskan semua misi dan program kerja kepengurusannya dua tahun ke depan.

“Tentunya dalam menjalankan semua tugas tersebut, IPNU dan IPPNU tidak dapat berjalan sendiri, kita tetap akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak supaya akan berdampak hasil yang lebih baik nantinya” tegasnya.

Pewarta : PAC IPNU & IPPNU Batang

Amati Resiko Krisis Iklim, Lakpesdam Batang Ajak Masyarakat Diskusi Mitigasi Kerusakan Akibat Pembangunan di Batang

0
Lakpesdam PCNU Batang Diskusi tentang Mitigasi Kerusakan Lingkungan Akibat Pembangunan di Kabupaten Batang di BLKK Saburmusi Desa Tenggulangharjo, Subah

Subah, NU Batang

Maraknya pembangunan industri di Kabupaten Batang, seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KIT Batang) dan Batang Industrial Park (BIP) membuat Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Batang membuat forum diskusi tentang resiko krisis iklim dan kerusakan lingkungan di Batang, Sabtu (11/1) kemarin.

Diskusi yang digelar di gedung Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Saburmusi Desa Tenggulangharjo, Kecamatan Subah, Batang itu diikuti oleh organisasi mahasiswa, lembaga-lembaga NU, dan masyarakat umum. Dengan dihadiri dari perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang dan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Tengah sebagai narasumber.

Ketua Lakpesdam, M. Aminudin mengatakan dengan diskusi yang bertajuk “Krisis Iklim dan Kerusakan Lingkungan: Sinergi Antar Pemangku Kepentingan dalam Mitigasi Dampak Pembangunan KITB dan Batang Industrial Park (BIP) yang Berkeadilan dan Berkelanjutan” ini akan jadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif pada masyarakat agar lebih tanggap dalam menghadapi resiko akan krisis iklim dan kerusakan lingkungan di Kabupaten Batang yang akan terjadi.

Dalam forum ia mengungkapkan bahwa perlu adanya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan. “Dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan berkelanjutan kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus berkolaborasi!” katanya.

Ia menyoroti bahwa perusahaan memiliki kekuatan besar untuk memulihkan maupun merusak lingkungan, sebab itulah perlu adanya transformasi kesadaran dan tanggung jawab sosial dari seluruh pemangku kepentingan guna meminimalkan dampak yang akan datang.

Dika dari perwakilan LBH Semarang mengatakan bahwa adanya kecenderungan pemerintah dalam memanipulasi perencanaan tata ruang wilayah demi kepentingan proyek strategis nasional. Dia menyampaikan bahwa kurangnya partisipasi masyarakat, sering kali disebabkan oleh kriminalisasi terhadap aktivis lingkungan. Dalam pembangunan KITB, pemerintah dinilai tidak memiliki master plan yang matang, sehingga dampaknya paling dirasakan oleh kelompok rentan seperti petani dan perempuan.

Selain itu dari perwakilan WALHI, Dera menjabarkan bahwa pembangunan kawasan industri di Kabupaten Batang telah memicu kerusakan ekologi yang signifikan antara lain banjir, turunnya kualitas tanah dan lain-lain yang terjadi khususnya di daerah penyangga kawasan industri.

Dera memaparkan bahwa sebagian besar wilayah Batang telah diubah menjadi kawasan tambang (Galian C), Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU Batubara), dan industri, yang mempercepat krisis iklim akibat energi kotor. Menurut Dera, wilayah Batang yang seharusnya menjadi daerah konservasi, bukan pusat pembangunan. “Batang itu harusnya menjadi wilayah konservasi, bukannya malah dijadikan pusat pembangunan dengan pendekatan neoliberal yang mengorbankan lingkungan demi investasi besar-besaran” tegasnya.

Dari hasil diskusi tersebut, Lakpesdam Batang membuat tiga rekomendasi untuk berbagai pihak supaya dapat dijalankan, guna mengantisipasi terjadinya bencana krisis iklim dimasa mendatang, rekomendasi tersebut antara lain adalah meminta pemerintah setempat untuk memperbaiki tata kelola pembangunan yang lebih matang dengan melibatkan masyarakat, mendorong pihak perusahaan untuk memulihkan lingkungan yang terkena dampak industrialisasi serta memitigasi dampak sosial dari aktivitas industri, serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif sebagai pengawas kebijakan.

Pewarta : Lakpesdam PCNU Batang

Pelajar NU Subah Gelar Edukasi Parenting dan Pencegahan Stunting

0

Subah, NU Batang

Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap isu kesehatan dan pola asuh yang baik, Pelajar NU Subah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertema Pendidikan Parenting dan Pencegahan Stunting. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada peserta terkait pentingnya pemenuhan gizi dan pola asuh sejak dini sebagai upaya membentuk generasi yang berkualitas.

Tenaga kesehatan dari Puskesmas Subah, Sri Lestari, menjelaskan pentingnya pemenuhan gizi sejak masa remaja sebagai langkah awal mencegah stunting.

“Anak muda sering kali kurang peduli terhadap kesehatan, terutama dalam pemenuhan gizi di usia remaja. Padahal, hal ini akan berdampak besar pada masa kehamilan dan kualitas generasi berikutnya. Dengan memahami ini, diharapkan mereka lebih peduli dan tertata dalam menjaga kesehatan,” jelasnya saat ditemui di Gedung IPHI Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Sabtu (28/12/2024).

Sementara itu, Pemateri Pendidikan Parenting, Indah Fatihatul Ulfa mengungkapkan bahwa meningkatnya kasus kekerasan dalam rumah tangga dan pada anak akhir-akhir ini.

“Tujuan kami adalah meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya pola asuh yang baik. Harapannya, mereka memiliki wawasan untuk menjadi orang tua yang lebih bijak dan dapat mengubah pola pikir positif terkait pola pengasuhan,” ungkapnya.

Ketua Mandataris PAC IPNU Subah, Ahmad Fatkhurohman, mengapresiasi antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini.

“Ini adalah langkah awal bagi generasi muda untuk lebih memahami isu kesehatan dan pendidikan parenting. Kami berharap acara seperti ini dapat terus menjadi wadah diskusi yang bermanfaat bagi semua,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua Mandataris PAC IPPNU Subah, Erma Safitri, berharap sosialisasi ini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

“Kami ingin generasi muda di Subah tidak hanya paham pentingnya pencegahan stunting dan pola asuh yang baik, tetapi juga mampu menerapkan wawasan ini di kehidupan nyata kelak. Dengan begitu, kualitas keluarga dan masyarakat ke depan bisa lebih baik,” harapnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang berlangsung hangat, memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan aspirasi serta pertanyaan seputar isu yang diangkat. Sosialisasi ini menjadi langkah nyata Pelajar NU Subah dalam mendukung terwujudnya generasi muda yang lebih peduli dan berdaya.

Pewarta: Satria

Haul ke-15 Gus Dur, Ansor Plumbon Angkat Kisah dan Pemikiran Gus Dur Lewat Diskusi Buku

0

Limpung, NU Batang
Memperingati Haul ke-15 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Gerakan Pemuda Ansor Ranting Plumbon menyelenggarakan diskusi buku bertajuk Membincang Gus Dur: Sebuah Catatan Reflektif. Acara ini menjadi sarana untuk menggali lebih dalam kisah-kisah inspiratif serta pemikiran-pemikiran Gus Dur yang memberikan pengaruh besar bagi banyak orang.

Diskusi ini akan berlangsung pada Senin, 30 Desember 2024 di Kedai Tak Selesai, Plumbon, Limpung, Batang, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.

Diskusi ini menghadirkan sejumlah pemateri kompeten, di antaranya Zaimuddin Ahya’ atau Gus Zaim, penulis buku sekaligus pengurus GP Ansor Ranting Plumbon; Hamam Nasrudin, Wakil Sekretaris PC GP Ansor Batang; serta Muhammad Autad An Nasher, redaktur Alif.id dan dosen di Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK).

Gus Zaim, yang juga merupakan penulis buku Membincang Gus Dur, mengungkapkan bahwa acara ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang Gus Dur, tetapi juga ajang refleksi mendalam terhadap nilai-nilai yang diwariskannya.

Menurutnya tulisan-tulisan ini berisi kisah-kisah Gus Dur yang penuh hikmah dan patut dijadikan refleksi dalam kehidupan sehari-hari. Buku yang dibahas dalam diskusi ini merupakan kumpulan 25 tulisan Gus Zaim yang telah diterbitkan di berbagai media nasional, seperti alif.id, nu.or.id, islami.co, hingga takselesai.com.

Tulisan-tulisan tersebut menggambarkan sisi humanis, pemikiran progresif, serta perjuangan Gus Dur dalam memperjuangkan kemanusiaan, keadilan, dan pluralisme.

Acara ini sebagai kesempatan untuk menggali lebih dalam pemikiran Gus Dur. Haul Gus Dur, yang setiap tahunnya diperingati oleh masyarakat Indonesia, selalu menjadi momentum penting untuk mengenang kiprah beliau sebagai tokoh bangsa yang memadukan intelektualitas, spiritualitas, dan keberpihakan kepada rakyat kecil.

Diskusi ini menjadi salah satu cara GP Ansor Plumbon untuk meneruskan semangat Gus Dur dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Kontributor : Muhammad Asrofi

Ansor CUP 2024: Ajang Menggali Potensi Kader Ansor dan Banser Limpung

0
Tarjo Pengurus PAC GP Ansor Limpung saat memberikan piagam penghargaan kepada salah satu peserta juara. Penyerahan penghargaan berlangsung saat Konferancab XIV di Zieda Garden Sabtu (28/12/2024).

Limpung, NU Batang
Gelaran Ansor CUP 2024 yang berlangsung sejak 20 Oktober hingga 21 Desember 2024 sukses menjadi ajang unjuk bakat bagi kader Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Banser di Kecamatan Limpung. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menggali potensi anggota, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian acara menuju Pra Konferensi Anak Cabang (Konferancab) XIV.

Ketua PAC GP Ansor Limpung periode 2020 – 2024, Romli, menyatakan bahwa Ansor CUP merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi antar kader sekaligus menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat. “Ansor CUP ini bertujuan untuk menggali potensi kader sekaligus memperkuat solidaritas di antara mereka. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Konferancab XIV,” ujar Romli.

Hasil Juara dari Berbagai Cabang Lomba

Beragam cabang perlombaan digelar, mulai dari olahraga hingga seni, yang melibatkan peserta dari berbagai desa di Kecamatan Limpung.

Sebagai wujud apresiasi panitia penyelenggara, peserta yang meraih juara berhak mendapatkan tropi, piagam dan uang pembinaan. Apresiasi tersebut diberikan saat Konferancab XIV Sabtu (28/12/2024). Berikut adalah hasil pemenang Ansor CUP 2024:

1. Tenis Meja

Juara 1: Lobang
Juara 2: Plumbon
Juara 3 bersama: Rowosari dan Kalisalak

2. Badminton (Sistem Kocok)

Juara 1: Samudi dan Ja’far
Juara 2: Karyono dan Ali Sodiq
Juara 3 bersama: Mustofa dan Khoirul Umam, Gianto dan Fatahin

3. Catur

Juara 1: Sempu
Juara 2: Donorejo
Juara 3 bersama: Wonokerso dan Samudi

4. Futsal

Juara 1: Kepuh
Juara 2: Plumbon
Juara 3 bersama: Rowosari dan Sempu

5. PBB (Peraturan Baris-Berbaris)

Juara 1: Sidomulyo
Juara 2: Sempu
Juara 3: Kalisalak
Harapan 1: Amongrogo

6. Cerdas Cermat

Juara 1: Pungangan
Juara 2: Plumbon
Juara 3: Tembok

7. Rebana

Juara 1: Plumbon
Juara 2: Tembok
Juara 3: Kalisalak

Kemeriahan Ansor CUP 2024 menjadi bukti bahwa kader GP Ansor dan Banser di Kecamatan Limpung tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar di bidang olahraga dan seni.

Dengan semangat yang terus terjaga, acara ini diharapkan menjadi tradisi tahunan yang mampu melahirkan kader-kader unggul dan membangun persatuan di antara anggota.

Kontributor : Muhammad Asrofi

Konferancab XIV: Ketua Terpilih Ajak Kader Majukan Ansor Limpung

0
Akhmad Maskon (kedua dari kiri) Ketua PAC GP Ansor Limpung periode 2024 -2027 saat sambutan.

Limpung, NU Batang
Akhmad Maskon ketua baru Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Limpung periode 2024 – 2027 mengajak kader untuk membawa Ansor Limpung lebih maju lagi.

Hal tersebut diungkapkan usai terpilih sebagai ketua dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) XIV yang berlangsung di Zieda Garden, Sukorejo, Limpung, Sabtu (28/12/2024).

Ia mengungkapkan harapannya untuk membawa Ansor Limpung menjadi lebih maju dan solid dalam tiga tahun ke depan.

“Saya mohon dengan sangat agar program kerja benar-benar dikawal dan kita sukseskan bersama. Jika panjenengan siap dan berkomitmen, tiga tahun ke depan kita harus memajukan Ansor di Limpung,” ungkap Akhmad Maskon dengan penuh semangat.

Dosen Sekolah Tinggi Islam Kendal itu juga menegaskan pentingnya kerja sama dan komitmen dari seluruh anggota untuk memastikan organisasi mampu mencapai target-target yang telah direncanakan. Dengan kepemimpinan baru ini, dirinya mengajak seluruh kader untuk aktif berkontribusi dan saling melengkapi demi kemajuan bersama.

Lebih lanjut, Maskon menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepadanya adalah tanggung jawab besar yang hanya bisa dijalankan dengan dukungan penuh dari seluruh anggota. Ia berharap sinergi antara pengurus dan anggota dapat menciptakan program kerja yang bermanfaat, baik untuk Ansor Limpung maupun masyarakat sekitar.

“Saya diberi mandat, secara otomatis tanggung jawab ini milik kita bersama. Maka sekali lagi, kawal dengan sangat program-program yang ada, dan mari kita saling mengisi segala kekurangan dan kelebihan untuk kemajuan organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Romli Ketua PAC GP Ansor Limpung sebelumnya secara resmi berpamitan setelah mengakhiri masa jabatannya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota atas dukungan selama dua tahun terakhir, sekaligus meminta maaf atas segala kekurangan dalam menjalankan tugas.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada Ansor Limpung yang telah bekerja keras memback up program kerja selama satu periode. Mohon maaf jika selama dua tahun ini terdapat kekurangan dalam menjalankan tugas,” ujar Romli dengan penuh haru.

Romli berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan tradisi kerja keras dan inovasi yang telah dirintis, seraya membawa organisasi menuju arah yang lebih baik. Ia juga menegaskan pentingnya regenerasi dalam tubuh Ansor agar kaderisasi berjalan dengan optimal.

Kontributor : Muhammad Asrofi

Ansor Limpung Akan Gelar Konferancab XIV di Zieda Garden

0
Rapat persiapan Konferancab PAC GP Ansor Limpung

Limpung, NU Batang

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Limpung akan menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) XIV pada Sabtu, 28 Desember 2024 di Zieda Garden Sukorejo, Limpung. Acara ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi ke depan.

Ketua PAC GP Ansor Limpung, Romli, menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan konferensi akan diawali dengan acara pembukaan. Setelah itu, akan dilakukan penyerahan piala untuk Ansor CUP IV 2024.

“Setelah pembukaan dan penyerahan piala, agenda dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban (LPJ) oleh pengurus harian, pemilihan ketua baru, dan pembentukan tim formatur,” ujar Romli saat rapat persiapan (27/12/2024). 

Romli mengimbau seluruh peserta dan tamu undangan agar hadir tepat waktu. “Kami berharap peserta dan tamu undangan sudah hadir di lokasi pada pukul 07.30 WIB,” tambahnya.

Konferancab XIV ini menjadi momen penting bagi GP Ansor Limpung untuk memperkuat sinergi organisasi, serta memilih pemimpin baru yang akan membawa PAC GP Ansor Limpung ke arah yang lebih baik.

Kontributor : Muhammad Asrofi