Minggu, April 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 3

NU Peduli Salurkan Bantuan Gerak Cepat bagi Korban Banjir di Batang

0
Oplus_16908288

Batang, NU Batang

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Nahdlatul Ulama (NU) Peduli Kabupaten Batang menyalurkan bantuan melalui program Pentasyarufan Tanggap Bencana kepada warga yang terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kota Batang dan sekitarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke permukiman warga terdampak guna memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan. Bantuan yang disalurkan berupa nasi bungkus sebagai makanan siap saji bagi warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan akibat akses jalan yang terendam banjir.

Kepala Cabang NU Care Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Batang, Muhamad Sofa, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan kali kedua yang dilakukan untuk membantu warga terdampak banjir.

ā€œPada penyaluran kali ini, kami membagikan nasi bungkus. Sebelumnya, bantuan pertama yang disalurkan berupa makanan siap saji seperti pop mie dan roti,ā€ jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata khidmah NU kepada masyarakat.

ā€œKami hadir tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga dukungan moral agar warga tetap tabah dan kuat dalam menghadapi musibah ini,ā€ tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Batang, Erna. Menurutnya, gerak cepat NU dalam membantu korban banjir patut diapresiasi.

ā€œKota Batang saat ini diguyur hujan dengan intensitas tinggi, sehingga warga di daerah dataran rendah mengalami banjir. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan. NU bergerak sigap dengan mendistribusikan nasi bungkus kepada warga terdampak,ā€ ujarnya.

Ia menambahkan bahwa distribusi bantuan makanan sangat membantu, terutama saat banjir terjadi pada malam hari.

ā€œPendistribusian nasi bungkus setidaknya menjadi solusi sementara bagi warga yang kesulitan mendapatkan bahan makanan karena akses jalan yang terendam banjir,ā€ lanjutnya.

Dengan terjun langsung ke lokasi, relawan NU Peduli dapat melihat kondisi rumah warga yang tergenang air. Selain menyalurkan bantuan, relawan juga berkomunikasi dengan warga, mendengarkan keluhan serta cerita mereka.

ā€œMenerima curhatan warga menjadi obat sementara bagi mereka. Melihat senyum warga saat menerima kedatangan NU Peduli adalah hal yang sangat indah,ā€ imbuhnya.

Aksi tanggap bencana ini pun mendapat apresiasi dari warga penerima bantuan. Salah seorang warga mengaku senang dan sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

ā€œSaat terjadi banjir, kami belum pernah mendapatkan bantuan nasi bungkus seperti ini,ā€ ungkapnya.

Dalam kegiatan sosial tersebut, penyaluran bantuan dilaksanakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Batang dan Banser Tanggap Bencana Satkoryon Batang dengan menggunakan mobil ambulans NU Care-LAZISNU Kecamatan Batang.

Pewarta: Anisatul Azifah

Sambut PPDB, MA Takhassus Al-Sya’iriyah Limpung Gelar Takhassus Student Fest

0

Limpung, NU Batang
Menyambut penerimaan peserta didik baru (PPDB), MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung menggelar Takhassus Student Fest yakni sebuah kompetisi dan pertunjukan kreativitas pada selasaĀ  (20/01/2026). Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa kelas 9 dari MTs NU Al Sya’iriyah Limpung.

Kegiatan diawali dengan pelepasan balon sebagai simbol pembukaan acara yang dilakukan oleh Idiyatul Fitriyah selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan didampingi perwakilan siswa dan siswi MTs NU Al Sya’iriyah Limpung.

Beliau juga memberikan sedikit pesan kepada seluruh peserta yang mengikuti takhassus student fest. ā€œacara ini bukan hanya sekedar memperkenalkan MA tetapi juga melatih mental dan bakat seluruh pesertaā€ .

Dilanjut dengan bebagai pertunjukan menarik seperti LKBB, Kolonel tongkat, semaphore, dan tari ganong. Hal iniĀ  membuat para penonton terkesima atas penampilan spektakuler. Yang dilakukan oleh siswa siswi MA Takhassus Al Sya’iriyah.Ā 

Setelah rangkaian pertunjukan, acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang sudah disiapkan oleh panitia.

Kompetisi ini bertujuan untuk melatih mental dan mengasah bakat para peserta. Berbagai ajang perlombaan yang diadakan meliputi Futsal, Volly, tenis meja serta puisi. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa siswi MTs dan MA Takhassus. Ketatnya persaingan membuat pertandingan sangat menarik untuk disaksikan.

Acara juga berlangsung sangat meriah, atas semangat para suporter yang tampak antusias sekali dalam meramaikan Takhassus student fest ini. Berbagai lagu dan koreo membuat jalannya kegiatan itu berkesan. Karena, seluruh siswa bisa menikmati dan bebas mengekspresikan diri mereka disini.

Meskipun ada kendala, panitia tetap bersemangat dalam mengsukseskan acara ini. Ketua acara, M.khasan fadli turut memberikan apresiasi. ā€œterimakasih atas bantuan siswa serta suport guru dalam membantu mengsukseskan acara ini, walaupun sempat ada kendala dan juga CBP KPP yang telah mengondisikan kegiatan, sehingga acara ini berlangsung dengan sangat meriahā€ ujarnya.

Sebagai penutup acara, pembagian hadiah bagi para pemenang perlombaan. Dilanjut seluruh siswa membuat lingkaran, masing masing laki laki dan perempuan yang saling merangkul satu sama lain serta menyanyikan lagu bersama sama. Hal ini dilakukan sebagai moment terakhir dengan kelas 3 baik MA maupun MTs yang sebentar lagi lulus. Banyak peserta yang tidak bisa membendung tangis karena akan berpisah dengan teman seperjuangannya terutama bagi para siswi yang sangat emosional sekali.Ā 

Acara Takhassus Student Fest ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi dan pertunjukan kreativitas, tetapi juga menjadi sarana bersenang senang bersama untuk mempererat tali solidaritas serta kebersamaanĀ  antar siswa MA maupun MTs dalam semangat sportivitas pelajar.

Pawarta:LPS Al mujtahid

Bagi Ratusan Nasi, Fatayat NU Bantu Warga Terdampak Banjir di Batang

0
Fatayat NU Kecamatan Batang turun langsung membantu warga terdampak. (Foto: Anisatul)

Batang, NU Batang
Banjir yang belum surut di sejumlah titik wilayah Kecamatan Batang mengetuk kepedulian berbagai pihak. Fatayat NU Kecamatan Batang turun langsung membantu warga terdampak dengan menyalurkan ratusan nasi bungkus sebagai bentuk solidaritas dan aksi kemanusiaan bagi korban banjir.

“Alhamdulillah, ini kali kedua kami menyalurkan bantuan nasi bungkus kepada saudara yang terdampak banjir di wilayah Karangasem Utara, Klidang Lor, Klidang Wetan. Satukan Hati, Satukan Aksi, Bersama Kita Kuat,” tutur Anis.

Menurutnya, bantuan tersebut berasal dari sumbangan anggota Fatayat NU dan masyarakat lainnya dengan total donasi 4.265.000 dan sudah disalurkan sebanyak 850 nasi bungkus.

Fatayat NU dari Dukuh Sulur, Aisyah menyampaikan ini banjir ke tujuh kali terjadi di sekitar wilayahnya sejak setengah bulan yang lalu.

“Merasa senang dan berterima kasih atas bantuan nasi bungkus,”tuturnya

Bidang Sosial PAC Fatayat NU Kecamatan Batang, Watik menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kedermawanan dan antusiasme seluruh pihak yang ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini

Saat pendistribusian nasi bungkus dibeberapa titik terdampak banjir, dibantu oleh Banser Tanggap Bencana Satkoryon Batang

Pewarta: Anisatul Azifah

PCNU Batang Perkuat Sinergi Pendidikan NU

0
Kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi Satuan Pendidikan NUpada Sabtu (24/1/2026) di Gedung PCNU Batang. (Foto: Istimewa)

Batang, NU Batang
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang memperkuat sinergi antar satuan pendidikan di lingkungan NU melalui kegiatan Silaturahmi dan Koordinasi Satuan Pendidikan NU yang diikuti para kepala lembaga pendidikan dari berbagai jenjang, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PCNU Batang dihadiri Pengurus Harian (PH) PCNU, pengurus LP Ma’arif PCNU, PC Muslimat NU dan YPMNU Kabupaten Batang, ketua MWCNU dan LP Ma’arif MWC serta ketua PAC Muslimat NU se-Kabupaten Batang.

Waka Bidang Pendidikan dan Pengembangan SDM PCNU Batang, Saiful Huda Sodiq dalam laporannya menyampaikan bahwa acara silaturahmi ini digelar setelah Tim Pendataan Satuan Pendidikan NU selesai melaksanakan tugas pendataan seluruh Satuan Pendidikan NU se-Kabupaten Batang. Pada kesempatan ini juga sekaligus akan diserahkan sertifikat Satuan Pendidikan NU.

“Pendataan ini adalah langkah awal dari upaya peningkatan kualitas pendidikan pada semua jenjang di lingkungan NU. Kita juga telah menyiapkan media digitalisasi data melalui website Satuan Pendidikan NU Kabupaten Batang agar pengelolaan data secara digital terus dikembangkan. Melalui LP Ma’arif PCNU dan YPMNU, program-program peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di lingkungan NU harus dijalankan,” ujar Saiful yang juga menjadi ketua Tim Pendataan.

Sementara itu, dalam sambutan pengarahannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Batang Ahmad Munir Malik menyatakan bahwa silaturahmi yang diikuti oleh para kepala satuan pendidikan NU bersama pengurus PCNU-MWCNU, lembaga dan banom terkait ini sebenarnya sudah diimpikan sejak lama, tetapi baru dapat terwujud di periode ini setelah berhasil dilakukan pendataan.

“Silaturahmi ini harus dijadikan sebagai momentum untuk bersama-sama menyatukan tekad dan langkah memajukan dan mengembangkan seluruh satuan pendidikan NU di Kabupaten Batang. Antar jenjang satuan pendidikan harus dijalin sinergi yang kuat untuk saling mendukung, begitu juga koordinasi dengan pengurus NU, lembaga terkait dan banom di semua wilayah kecamatan harus terus dijalin,” kata Kiai Munir.

Menurutnya posisi dan peran Satuan Pendidikan NU di tengah masyarakat sangat vital, karena menjadi media pengenalan dan transformasi ilmu dan pengetahuan yang berlandaskan ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah, sebagai perwujudan dari misi jam’iyyah NU.

“Terlebih satuan pendidikan usia dini (RA/TK/PAUD/KB) yang saat ini baru berjumlah 140, harus diupayakan bisa tersedia di seluruh desa atau ranting NU se-Kabupaten Batang. Ini menjadi PR bagi Muslimat NU dan kita bersama, demi memenuhi kebutuhan layanan pendidikan warga,” lanjut Kiai Munir.

Kiai Munir juga berpesan agar pengurus MWCNU bersama PAC Muslimat NU se-Kabupaten Batang untuk menindaklanjuti silaturahmi dan konsolidasi satuan pendidikan NU di wilayah kecamatan masing-masing, agar koordinasi dan sinergi dapat terjalin secara optimal demi peningkatan mutu dan kemajuan pendidikan di lingkungan NU di masa mendatang.

Editor: Muhammad Asrofi

Ngopi Pergerakan, PC GP Ansor Batang Menata Langkah Menuju Pelantikan

0
Ngopi Pergerakan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I di Pondok Pesantren TPI Al Hidayah 2 Plumbon pada Jumat (23/1/2026). (Foto: Infokom GP Ansor Batang)

Limpung, NU Batang
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang menggelar kegiatan Ngopi Pergerakan dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I di Pondok Pesantren TPI Al Hidayah 2 Plumbon Limpung, pada Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi ikhtiar awal konsolidasi dan penataan langkah organisasi menjelang pelantikan pengurus PC GP Ansor Batang masa khidmah 2026–2030.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren TPI Al Hidayah, KH Abdul Manaf Syair, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Batang Kiai Ahmad Munir Malik, serta Ikhwanudin Pembina PC GP Ansor Batang.

Ketua terpilih PC GP Ansor Batang, Gus H Muhammad Tolkhah Danial, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh calon pengurus yang hadir. Ia menegaskan pentingnya pertemuan ini sebagai ikhtiar awal untuk menyatukan visi dan langkah dalam satu periode kepengurusan.

ā€œAlhamdulillah malam hari ini kita bisa bertemu sebelum pelantikan. Semestinya kita memang harus bertemu, menyatukan pemikiran, dan mengikhtiarkan bersama bagaimana langkah ke depan dalam satu periode ini dengan sebaik-baiknya,ā€ ujar Gus Tolkhah.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Tolkhah juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan dan fasilitas. Ia sekaligus mengumumkan perubahan jadwal pelantikan pengurus PC GP Ansor Batang.

ā€œPelantikan yang semula direncanakan tanggal 31 Januari kami majukan menjadi Jumat, 30 Januari 2026, pukul 07.00 pagi, dan akan dilantik langsung oleh Pengurus Pusat. Seluruh calon pengurus dan perwakilan PAC kami mohon sudah hadir di lokasi sesuai waktu yang ditentukan,ā€ jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Tolkhah menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang lebih mandiri dengan mengoptimalkan potensi kader internal. Menurutnya, Ansor Batang memiliki sumber daya kader yang melimpah dan mampu mewarnai gerakan kepemudaan di Kabupaten Batang.

ā€œPeriode ini kita berusaha untuk lebih mandiri. Dari kita, oleh kita, untuk kita. Insyaallah banyak potensi kader Ansor Batang yang bisa menggerakkan organisasi dengan baik,ā€ tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang sehat dan solid dari tingkat cabang hingga ranting. Setiap persoalan, kata dia, harus diselesaikan secara internal melalui forum yang baik agar tidak berkembang ke luar organisasi.

Terkait lokasi kegiatan, Gus Tolkhah menyebut pemilihan pondok pesantren sebagai tempat retreat merupakan pilihan yang tepat di tengah musim hujan, sekaligus untuk menghadirkan suasana yang lebih khidmat, sederhana, dan penuh kebersamaan.

ā€œKita mulai menata keakraban dan kesederhanaan dari sekarang. Makan bersama dengan talam, satu talam lima orang, agar rasa kebersamaan benar-benar tumbuh,ā€ ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader untuk menata niat secara tulus dan ikhlas dalam berkhidmat di GP Ansor, sebagai kelanjutan perjuangan para pendahulu Nahdlatul Ulama.

Sementara itu, Ketua Panitia, Amin Prayitno, menyampaikan bahwa peserta kegiatan malam tersebut merupakan calon pengurus PC GP Ansor Batang periode 2026–2030. Berdasarkan data absensi, tingkat kehadiran mencapai sekitar 80 persen.

ā€œKalau tidak hujan, insyaallah bisa lebih dari itu. Ini membuktikan bahwa hujan dan badai tidak menyurutkan semangat sahabat-sahabat untuk berjuang di Gerakan Pemuda Ansor,ā€ kata Amin.

Ia berharap semangat tersebut dapat terus dijaga hingga akhir masa kepengurusan dan menjadi modal utama dalam menjalankan seluruh program kerja organisasi.

ā€œKegiatan ini selain untuk silaturahim dan saling mengenal antar-departemen, juga menjadi forum awal untuk menyusun program kerja bersama yang nantinya menjadi landasan gerak organisasi,ā€ pungkasnya.

Dalam kegiatan Ngopi Pergerakan tersebut, panitia juga menggelar sesi perkenalan calon pengurus lintas departemen, dilanjutkan dengan diskusi penyusunan serta presentasi program kerja masing-masing departemen. Forum ini menjadi ruang konsolidasi awal untuk menyelaraskan visi, memetakan peran, dan menata arah gerak PC GP Ansor Batang masa khidmah 2026–2030.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan bait kesanggupan menjadi pengurus GP Ansor yang dipimpin langsung Ketua Terpilih PC GP Ansor Batang, Gus H Muhammad Tolkhah Danial, sebagai simbol kesiapan dan komitmen seluruh calon pengurus dalam berkhidmah di organisasi.

Pewarta: Muhammad Asrofi

NU Peduli Batang Salurkan Bantuan Hingga Rp 23,5 Juta untuk Korban Longsor

0

Batang, NU Batang

NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Batang kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak bencana tanah longsor. Distribusi bantuan dilakukan pada Selasa (20/1/2026) di sejumlah lokasi terdampak, meliputi Desa Reban (Reban), Desa Pesantren dan Desa Wales (Blado), serta Desa Tombo (Bandar) Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Bantuan yang disalurkan berupa material bangunan dan paket sembako, didanai dari sumbangan warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikelola melalui LAZISNU di tingkat MWCNU.

Kepala Cabang NU Care-LAZISNU Kabupaten Batang, Muhammad Sofa, menyatakan bahwa bantuan telah diterima langsung oleh para penyintas di tiga kecamatan terdampak dengan total nilai Rp 23.524.000.

ā€œAlhamdulillah, kami turun langsung ke lokasi dan mendistribusikan bantuan dengan rincian Rp 15 juta untuk Kecamatan Reban, Rp 5 juta untuk Kecamatan Blado, dan Rp 3.524.000 untuk Kecamatan Bandar,ā€ jelas Sofa. ā€œTerima kasih atas partisipasi dan kepercayaan warga NU Kabupaten Batang.ā€ Perbedaan jumlah nominal tersebut disesuaikan dengan jumlah korban terdampak dan tingkat kerusakan.

Penyerahan dilakukan secara simbolis dan transparan bersama perangkat desa, pengurus MWCNU, serta perwakilan Banom NU setempat. Hal ini dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Sofa, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga, khususnya yang rumahnya rusak akibat longsor. Warga penerima pun menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan.

Kepala Desa Tombo, Mustajab, S.Pd., turut mengapresiasi langkah NU Peduli.
ā€œAtas nama pemerintah desa dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk pemulihan. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan yang berlipat,ā€ kata Mustajab.

Kegiatan ini merupakan bagian dari respons cepat NU Peduli terhadap kondisi darurat bencana, sekaligus wujud nyata solidaritas warga NU terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Pewarta :
Abdus Syakur dan
Misbah Al Munir
LTN MWC NU Bandar

Batang Diterjang Banjir dan Longsor, 13 Titik Terdampak, NU Peduli Batang Siap Bantu Warga

0

Batang, NU Batang

Intensitas hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari terakhir telah memicu serangkaian bencana alam di wilayah Kabupaten Batang. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang hingga Sabtu (17/1/2026), tercatat sedikitnya 13 titik di berbagai kecamatan terdampak oleh banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem ini.

1. Dampak Banjir: Ribuan Warga Terisolasi

Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (16/1) sore menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke pemukiman. Wilayah terdampak banjir meliputi:

Kecamatan Batang (Kota): Kelurahan Karangasem Utara (terparah), Kasepuhan, Watesalit, Proyonanggan Tengah, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Kelurahan Kalisalak.

Wilayah Pesisir: Desa Klidang Lor dan Denasri Kulon. Di Karangasem Utara, ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 120 sentimeter. Dampaknya sangat masif, merendam pemukiman di 7 RW dengan total sekitar 12.784 jiwa atau 3.196 kepala keluarga yang terdampak. Meski sebagian besar warga memilih bertahan di rumah, BPBD telah mulai mengevakuasi kelompok rentan ke tempat pengungsian sementara seperti Masjid Al Ikhlas.

2. Longsor di Wilayah Pegunungan

Selain banjir di dataran rendah, curah hujan ekstrem juga memicu tanah longsor di wilayah perbukitan. Empat titik longsor dilaporkan terjadi di: Desa Tombo (Kecamatan Bandar): 4 rumah warga rusak terkena material longsor. Desa Reban (Kecamatan Reban). Desa Kecepak (Kecamatan Batang). Dukuh Wales, Desa Wonobodro (Kecamatan Blado).

Total terdapat sekitar 7 rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan tanah longsor ini. Beruntung, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan.

3. Peringatan BMKG: Waspada Puncak Musim Hujan

Situasi ini diperparah dengan fenomena La NiƱa yang diprediksi bertahan sepanjang Januari 2026. BMKG juga memberikan peringatan mengenai potensi cuaca ekstrem akibat adanya Siklon Tropis Nokaen serta bibit siklon 96S dan 97S di sekitar wilayah Indonesia yang memengaruhi pola angin dan curah hujan di Pantai Utara (Pantura) Jawa.

Kepala Pelaksana BPBD Batang, Wawan Nurdiansyah, menghimbau warga—terutama yang tinggal di lereng bukit dan pinggiran sungai—untuk tetap waspada selama 24 jam. “Curah hujan tinggi yang berlangsung lama membuat tanah menjadi labil. Kami minta masyarakat segera mencari tempat aman jika hujan deras turun lebih dari dua jam tanpa henti,” ujarnya.

4. Dampak bagi Nelayan

Tidak hanya di darat, cuaca buruk juga melumpuhkan aktivitas ekonomi di laut. Sekitar 10.000 nelayan di Pantai Klidang Lor terpaksa menyandarkan kapal mereka karena gelombang tinggi dan angin kencang. Para nelayan dihimbau untuk tidak melaut setidaknya hingga bulan Februari mendatang demi keselamatan.

5. Tim NU PEDULI Batang, Umam, melaporkan “Setelah beberapa kali koordinasi di lapangan, saat ini yang di butuhkan warga terdampak banjir adalah makanan siap saji seperti popmie atau roti.”

Catatan Penting: Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat atau evakuasi, dapat menghubungi nomor darurat BPBD Kabupaten Batang atau pihak desa setempat atau bisa melalui tim NU PEDULI Batang

Penulis : Muhammad Ulinnuha

NU Peduli Batang Siaga Bencana, Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di 13 Titik

0
Dok. Bencana Tanah Longsor di Desa Reban

Batang, NU Batang

Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Batang dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan serangkaian bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang hingga Sabtu (17/1/2026), sedikitnya 13 titik di berbagai kecamatan terdampak, dengan ribuan warga mengalami dampak langsung.

Merespons kondisi tersebut, NU Peduli Batang turut bergerak melakukan pemantauan, koordinasi lapangan, serta pendataan kebutuhan mendesak warga terdampak bencana.

Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak Jumat (16/1) sore menyebabkan debit sejumlah sungai meningkat dan meluap ke kawasan permukiman. Wilayah terdampak banjir meliputi : Kecamatan Batang (perkotaan) : Kelurahan Karangasem Utara, Kasepuhan, Watesalit, Proyonanggan Tengah, Kalipucang Wetan, Kalipucang Kulon, dan Kalisalak. Wilayah pesisir : Desa Klidang Lor dan Desa Denasri Kulon. Di Kelurahan Karangasem Utara, kondisi menjadi yang paling parah. Ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 120 sentimeter, merendam permukiman di 7 RW. Sekitar 12.784 jiwa atau 3.196 kepala keluarga terdampak. Sebagian warga memilih bertahan di rumah, sementara kelompok rentan mulai dievakuasi ke tempat aman, termasuk di Masjid Al Ikhlas.

Selain banjir, curah hujan ekstrem juga memicu tanah longsor di wilayah perbukitan. BPBD mencatat empat titik longsor, yakni : Desa Tombo, Kecamatan Bandar (4 rumah rusak), Desa Reban, Kecamatan Reban, Desa Kecepak, Kecamatan Batang, Dukuh Wales, Desa Wonobodro, Kecamatan Blado.

Secara keseluruhan, sekitar tujuh rumah warga mengalami kerusakan akibat longsor. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar.

Tim NU Peduli Batang yang terjun langsung ke lapangan menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini adalah logistik pangan yang mudah disalurkan. Koordinator NU Peduli Batang, Umam, menyampaikan, “Setelah beberapa kali koordinasi dan pemantauan di lapangan, kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak banjir saat ini adalah makanan siap saji, seperti mi instan cup, roti, dan air minum.”

NU Peduli Batang terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah desa, dan relawan setempat guna memastikan bantuan tepat sasaran serta menjangkau kelompok paling rentan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa puncak musim hujan masih berpotensi berlangsung sepanjang Januari 2026. Fenomena La NiƱa, ditambah pengaruh Siklon Tropis Nokaen serta bibit siklon 96S dan 97S, turut meningkatkan curah hujan dan kecepatan angin di wilayah Pantura Jawa. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang, Wawan Nurdiansyah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai. “Jika hujan deras turun lebih dari dua jam tanpa henti, masyarakat diminta segera mencari tempat yang lebih aman,” ujarnya.

Cuaca ekstrem juga berdampak pada sektor kelautan. Sekitar 10.000 nelayan di wilayah Klidang Lor terpaksa menghentikan aktivitas melaut akibat gelombang tinggi dan angin kencang. Para nelayan diimbau untuk sementara waktu tidak melaut hingga kondisi cuaca dinyatakan aman.

NU Peduli Batang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut bergotong royong membantu warga terdampak. Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau evakuasi, dapat menghubungi BPBD Kabupaten Batang, Pemerintah desa setempat, atau Tim NU Peduli Batang.

Penulis : Muhammad Ulinnuha

MI Salafiyah Candigugur Bawang Borong Medali di Kejurkab VIII Pagar Nusa Kabupaten Batang

0
Dokumentasi Penyerahan Penghargaan Secara Simbolis di Halaman MI Salafiyah Candigugur, Bawang. (19/01/2025)

Bawang, NU Batang
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi MI Salafiyah Candigugur Bawang dalam ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pagar Nusa ke-VIII Kabupaten Batang. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PC Pagar Nusa Kabupaten Batang ini berlangsung pada 16 – 18 Januari 2026 di Desa Soka, Kecamatan Bawang.

Dalam kejuaraan tersebut, MI Salafiyah Candigugur Bawang tampil gemilang dengan menyumbangkan medali terbanyak bagi Kecamatan Bawang. Dari sembilan siswa yang dikirim untuk mengikuti tujuh kategori pertandingan, seluruhnya berhasil meraih medali, dengan total perolehan enam medali emas dan satu medali perunggu. Capaian ini turut mengantarkan Kecamatan Bawang meraih Juara Umum II pada Kejurkab tahun ini.

Penyerahan medali kepada para atlet dilangsungkan di arena kegiatan, yakni GOR Sukodono, Desa Soka, Kecamatan Bawang. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi siswa-siswi lainnya, pihak madrasah juga menggelar penyerahan penghargaan secara simbolis di halaman MI Salafiyah Candigugur Bawang seusai upacara bendera pada Senin, 19 Januari 2026.

Kepala MI Salafiyah Candigugur Bawang, H. Aminudin, S.Pd.I., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tersebut. “Saya sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh para siswa. Dari sembilan siswa yang dikirim, semuanya berhasil membawa pulang medali. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan yang konsisten, dan dukungan semua pihak membuahkan hasil. Semoga prestasi ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan minat dan bakatnya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Pembina Ekstrakurikuler Pagar Nusa MI Salafiyah Candigugur Bawang, Alifudin, S.H., S.Pd. “Prestasi ini bukan hanya milik ekskul Pagar Nusa, tetapi juga prestasi madrasah dan anak-anak. Hasil ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, termasuk sarana dan prasarana, agar dapat meraih prestasi yang lebih baik pada event-event selanjutnya,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pembinaan hingga pelaksanaan kejuaraan. Dengan hasil tersebut, MI Salafiyah Candigugur Bawang berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk persiapan menuju ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pagar Nusa Jawa Tengah, sekaligus memperkuat komitmen madrasah dalam mendukung pengembangan prestasi siswa di bidang akademik maupun nonakademik.

Pewarta : Solekha

Siapkan Relawan Tangguh, NU Batang Gelar TOT Lanjutan

0
Pengurus LPBI PCNU Batang Adam Jati sedang menyampaikan materi Medical First Responden dalam kegiatan TOT Lanjutan untuk relawan tangguh bencana. (Foto: LPBI PCNU Batang)

Bandar, NU BATANG
Guna meningkatkan kapasitas dan memperluas jaringan relawan kebencana-an, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang menggelar Training Of Trainer (TOT) lanjutan, Ahad (18/1) di ruang Madrasah Diniyah At-Taqwa Desa Wonokerto, Kecamatan Bandar.

Dengan mengusung tema “Menyiapkan Relawan Tangguh, Fasilitator Kebencana-an, dan Penggerak Kemanusiaan” Pelatihan tersebut diikuti oleh total 44 peserta yang berasal dari Dewan Koordinasi Anak Cabang (DKAC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Se-Kabupaten Batang, dengan komposisi 29 perwakilan KPP dan 15 perwakilan CBP.

Ketua Tanfidziyah PCNU Batang Kiai Ahmad Munir Malik, menyampaikan pentingnya kegiatan ini dilaksanakan agar para relawan yang kelak akan diterjunkan menanggulangi bencana di lapangan lebih terorganisir lebih baik, “Dengan TOT lanjutan ini, kita siapkan para relawan bencana yang tangguh dan siap menjalankan tugas di lapangan nanti” katanya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memperkuat kesiapsiagaan dan respons penanggulangan bencana di Kabupaten Batang, dengan mengandalkan sumber daya lokal yang terlatih dan terorganisir.

Ketua panitia kegiatan Slamet menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja berkelanjutan, ia mengatakan sebelumnya sudah ada kegiatan serupa yang diikuti oleh para santri di Desa Tombo Kecamatan Bandar, dan untuk CBP dan KPP sudah pernah dilaksanakan pelatihan pertama di Kecamatan Pecalungan, “Kegiatan TOT ini sudah diprogramkan sejak awal kepengurusan, dimulai dari tahap pertama di Desa Tombo untuk para santri, tahap kedua di Pecalungan untuk CBP-KPP dengan materi umum, dan tahap ketiga yang dilaksanakan hari ini dengan materi lebih spesifik” katanya.

Ia mengatakan bahwa pertemuan selanjutnya juga sudah terencana dan ditujukan untuk peserta anak sekolah dibawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Batang, “Rencananya, tahap berikutnya akan dilaksanakan untuk siswa-siswi di sekolah-sekolah di bawah naungan LP Maarif NU” imbuhnya.

Untuk memaksimalkan penyerapan materi spesifik, para peserta pelatihan terbagi dalam tiga kelompok dengan fokus ilmu yang berbeda antara lain Mitigasi Bencana di Sekolah, Medical First Responden (Penanganan Medis Darurat), dan Kemampuan Trauma Healing Dasar.

Salah satu relawan Tim NU Peduli Batang mengatakan tujuan utama dari rangkaian TOT ini tidak hanya sekadar mencetak kader, tetapi juga menambah jumlah dan kapabilitas relawan dari LPBI NU Batang. Para relawan yang dilatih, nantinya akan diwadahi dalam Rumah Relawan NU Peduli Batang yang siap diterjunkan kapan pun saat terjadi bencana.

“Harapannya, jumlah relawan NU Peduli secara kuantitas maupun kualitas semakin meningkat. Juga, para peserta TOT ini terus berkembang kemampuannya,” ungkap Lies Naeni, selaku relawan NU Peduli Batang sekaligus pemateri dalam pelatihan tersebut.

Pewarta: Misbah Al Munir (LTN NU MWC NU Bandar)
Editor: Erfan Hafidz Ahmad