Kamis, April 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 32

KOPSIMNU Batang Lakukan Terobosan Spektakuler

0
Rapat Anggota Tahunan (RAT) KOPSIMNU pada Sabtu, 17 Februari 2024, di Gedung PCNU Batang

Batang, NU Batang
Inilah saatnya bagi KOPSIMNU Kabupaten Batang untuk mencatat terobosan spektakuler dalam perjalanan bisnisnya. Dengan kriteria yang telah terpenuhi dari berbagai sudut, koperasi ini bersiap untuk melompat ke tingkat yang lebih tinggi, mendorong pertumbuhan dan ekspansi yang lebih cepat dan masif.

“Sudah saatnya KOPSIMNU membikin tim kreatif yang bertugas mengembangkan sektor usaha produktif. Setelah berhasil mengelola simpan pinjam dengan sukses, saatnya untuk merambah ke sektor-sektor usaha produktif seperti perumahan, konstruksi, jasa umroh dan haji, serta bidang usaha prospektif lainnya,” ujar Ketua PCNU Batang dalam arahannya.

Arahan itu disampaikan oleh Ketua PCNU, Ahmad Taufiq, M.Si, dalam acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) KOPSIMNU pada Sabtu, 17 Februari 2024, di Gedung PCNU Batang. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Batang, Perwakilan Dekopin, perwakilan perbankan syariah, serta para ketua dan pengurus lengkap koperasi beserta anggotanya di bawah bendera NU.

Semangat arahan dari Ketua PCNU disambut dengan antusias oleh pengurus koperasi dan manajemen. Ketua KOPSIMNU, Bapak H. Muhammad Abdurrahman Nasirudin SH, MM, melaporkan bahwa pada tahun 2023, aset koperasi yang dipimpinnya mencapai 30 miliar. Pada RAT bulan Februari 2024 ini, modal koperasi berhasil mencapai 42 miliar. Iuran pokok khusus anggota, yang pada tahun 2023 mencapai 5,8 miliar, ditargetkan untuk mencapai dua kali lipat pada tahun 2024, membantu perbesar modal sendiri.

“Dengan modal sebesar itu, pengurus dan manajemen KOPSIMNU siap untuk melakukan perluasan usaha, membuka lebih banyak kantor cabang, sehingga hasilnya semakin besar,” ungkapnya penuh semangat.

Pada acara RAT tersebut, juga diumumkan bantuan operasional untuk PCNU sebesar 35 juta, Panitia RSNU 15 juta, dan LAZISNU 10 juta. Dengan manajemen yang baik, modal dan aset yang cukup, serta dukungan yang solid dari seluruh anggota, KOPSIMNU bertekad untuk mengalami pertumbuhan yang spektakuler.

Pewarta : Jabir Alfaruqi

GP Ansor Rowosari 2024 – 2026 Resmi Dilantik, Pengurus Cabang Berikan Tips Berorganisasi

0
Pelantikan Pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Rowosari periode 2024-2026

Limpung, NU Batang
Pengurus Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Rowosari periode 2024-2026 resmi dilantik oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Batang pada Sabtu (27/01/2024) malam.

Pelantikan ini dilakukan dengan penuh khidmat di Masjid Al Mursyid Dukuh Adiloko Desa Rowosari Kecamatan Limpung, yang dihadiri oleh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Limpung, tokoh Nahdlatul Ulama serta tokoh masyarakat Desa Rowosari.

Ahmad Mustofa sebagai Ketua PR GP Ansor Rowosari memimpin kepengurusan baru untuk menjalankan misi organisasi dalam menghidupkan kegiatan agama dan memajukan Ansor Desa Rowosari.

Dalam sambutannya, Ahmad Mustofa menyatakan tekadnya untuk memajukan GP Ansor Desa Rowosari dengan lebih baik lagi. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan peran GP Ansor dalam menghidupkan kegiatan agama di Desa Rowosari dan menjalin sinergi positif antara Ansor dan karang taruna dalam berbagai kegiatan di desa ini,” ucap Ahmad Mustofa.

Pada acara tersebut, Ahmad Mustofa juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pembina dan sesepuh NU yang telah memberikan bimbingan dan dukungan. “Saya mohon bimbingan kepada pembina, sesepuh NU. Semoga diberikan kesehatan dan panjang umur,” tambahnya.

Selain itu, Hamam Nasrudin, yang merupakan pengurus harian Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Batang, memberikan ucapan selamat dan sukses kepada pengurus yang telah dilantik. Hamam menyampaikan harapannya agar pengurus dapat menjalankan tugas dan amanah GP Ansor dengan baik.

Dalam sambutannya, Hamam berbagi tips dalam berorganisasi Ansor, ada tiga niat yang harus dimiliki oleh setiap kader Ansor: niat tholabul ilmi, niat khidmat nderek kiai, dan niat tirakat.

Hamam juga menekankan pentingnya memenuhi tiga unsur utama dalam organisasi, yaitu anggota, kepengurusan, dan program kerja. Selain itu, dia menyampaikan lima arah yang harus digarap oleh Ansor, meliputi kaderisasi, penguatan ekonomi, amaliah NU, tradisi NU, dan pemanfaatan teknologi informasi.

“Kaderisasi harus jalan untuk menjaga mutu dan kualitas organisasi. Serta, kita harus tetap semangat dan ber Ansor dengan riang gembira,” pungkas Hamam Nasrudin, mengajak seluruh anggota GP Ansor untuk terus bersemangat dalam melaksanakan tugas dan amanah organisasi.

Pewarta : Muhammad Asrofi

Dukung Gerakan Keluarga Maslahat, Lakpesdam NU Batang Gelar Call Opini

0
Gedung PCNU Batang

Batang, NU Batang
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Batang mengelar Call Opini sebagai bentuk dukungan atas Gerakan Keluarga Maslahah Nahdlatul Ulama (GKMNU). Hal ini disampaikan oleh Ketua Lakpesdam PCNU Batang Miqdam Yusria Ahmad kepada redaksi nubatang.or.id, pada Kamis (18/01/2024).

Miqdam mengatakan tingginya animo penulis dalam mengirimkan naskah menunjukan semangat kepedulian untuk menuangkan gagasan dalam menyelesaikan problem kekerasan seksual, penikahan dini, perceraian, stunting serta ekstrimisme di lingkungan kita.

“Kegiatan ini bagian dari langkah strategis Lakpesdam dalam menyampaikan gagasan dan hasil riset dalam rangka membangun kemaslahatan di masyarakat”, tutup pria yang juga aktif mendampingi masyarakat di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang.

Seementara itu Ketua Panitia Call Opini Najmul Afad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aksi atas kegelisahan problematika di lingkungan kita.

“Proses penjaringan naskah telah berlangsung sejak 12 Desember 2023 hingga 10 Januari 2024. Para penulis berasal dari berbagai instansi, lembaga, organisasi, universitas dari beberapa kota di Pulau Jawa. Totalnya ada 57 naskah yang terkumpul dari 55 penulis”, terang Afad.

Menurut Afad, terdapat enam topik besar dalam naskah tersebut, yang meliputi: (1) Ketahanan Keluarga; (2) Gerakan Anti Kekerasan Seksual; (3) Pencegahan Pernikahan Dini; (4) Stunting dan Problematikanya; (5) Parenting Keluarga Maslahah; (6) Gagasan dan Aksi Moderasi Beragama dalam Keluarga.

“Naskah telah masuk ke penerbit. Harapannya di pertengahan Febuari 2024 nanti naskah sudah bisa terbit dan bedah bersama,” jelas Afad yang juga merupakan dosen di UIN Gus Dur Pekalongan ini.

Berikut daftar penulis terpilih:

  1. Miqdam Yusria Ahmad
  2. Ria Anisatus Sholihah
  3. Nur Qomariyah Imzastini
  4. Herning Hambarrukmi
  5. Nur Fajariyah
  6. Shinta Nurani
  7. Mahmud Yunus Mustofa
  8. Zein Muchamad Masykur
  9. Zulfatur Rohmaniyah
  10. Lintang Aminuullah
  11. Zaimuddin Ahya’
  12. Iqbal Kamalludin
  13. Muhammad Khasanul Huda
  14. Pipin Irwandi
  15. Aditya Firmaniar
  16. Zahra’ul Athiyah
  17. Moh. Asad Hasanudin Afandi
  18. Azzam Nabil Hibrizi
  19. Kurniawan Widyantoko
  20. Wiwit Aryanti
  21. Muhammad Fajar Sodik
  22. Atiyatul Karima
  23. Asshofia Aura Zulfani
  24. Siti Allfizyah
  25. Izmy Khumairoh
  26. Ainun Nafisah
  27. Dita Aminatur Rofiqoh
  28. Ahmad Murtaza MZ
  29. M. Alfin Fahmi
  30. Veronika Fadhila
  31. Nafisatun Amaliyah
  32. Safinatun Najah
  33. Muhammad Khoiru Royyan
  34. Bagas Adiakso
  35. Zaenudin
  36. Etha ‘Azizah Hasiib
  37. Mochammad Najmul Afad
  38. Khairul Anwar
  39. Fitahul Munayah
  40. Endro Tri Susdarwono
  41. Grita Gusti Gandi
  42. Fiqhi Amalina Islami
  43. Nazilla Ainunna’ Izza
  44. Nurul Hikmah Sofyan
  45. Suryo Wibowo
  46. Tasfiyatun Nuria
  47. Usnidatillah
  48. Gigih Arif Eka Rahmawan
  49. Diva Ali Saidatul Rizqi
  50. Muchlis SCH
  51. Aris Priyanto
  52. Diah Puspitaningrum
  53. Maya Nur Khiqmah
  54. Didik Prabowo
  55. Salsabila.

Pewarta: Lakpesdam PCNU Batang
Editor: Zaim Ahya

Pelajar NU Sidorejo Batang Ziarah ke Makam Pendiri IPNU dan IPPNU

0
Kegiatan ziarah IPNU IPPNU Sidorejo Batang ke makam pendiri

NU Batang
Ziarah ke makam leluhur maupun para ulama menjadi tradisi bagi warga Nahdlatul Ulama (NU) sebab, ziarah sebagai upaya melestarikan ajaran Ahlussunah Waljamaah dan sebagai teladan khidmah juga perjuangan para pendahulu.

Hal itu diungkapan Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Sidorejo M Chaerul Amar saat dirinya mendampingi kegiatan Ziarah ke Muassis NU atau pendiri Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Kegiatan ini berlangsung diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting (PR) IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, pada Senin (25/12/2023) kemarin.

Menurut Amar, sebagai kader NU harus punya prinsip bahwa di dunia ini hanyalah sementara. Gunakanlah waktu yang ada di dunia dengan sebaik-baiknya untuk beribadah kepada Allah.

Ketua IPNU Desa Sidorejo Muhammad Ulinnuha menyampaikan bahwa ziarah ke makam pendiri IPNU dan IPPNU dilakukan dengan maksud untuk mengenang, menghormati, dan merayakan warisan serta dedikasi pendiri organisasi pelajar NU tersebut.

“Ziarah ini juga untuk meneladani sosok pejuang dalam berkhidmah untuk IPNU dan IPPNU sebagai organisasi pelajar yang berlandaskan nilai-nilai Nahdlatul Ulama,” ucapnya kepada NU Online Jateng, Sabtu (30/12/2023).

Ketua IPPNU Desa Sidorejo Zahrotul Aini mengatakan, ziarah ke makam pendiri IPNU dan IPPNU merupakan kegiatan perdana bagi Pelajar NU Desa Sidorejo.

“Melalui Departemen Dakwah dan Religius, kegiatan ini dilaksakan sebagai salah satu progam kerja pada priode ini,” terangnya.

Selain sebagai progam kerja, ziarah ke makam atau tempat bersejarah yang berkaitan dengan pendiri IPNU dan IPPNU dapat menjadi pengalaman yang sangat bermakna, dimana untuk menghormati jasa-jasa mereka dalam membangun organisasi dan mendapatkan inspirasi dari nilai-nilai yang mereka anut.

“Kegiatan ini diikuti 40 peserta diawali dengan berziarah ke makam Muassis NU di Desa Sidorejo kemudian dilanjutkan ke makan Nyai Umroh Mahfudzoh di Sleman, ke makam Kiai Tolchah Mansoer di Bantul, ke makam Kiai Dalhar di Gunung Pring dan terakhir ke wisata pantai Parangtritis, juga di Malioboro,” pungkasnya.

Pewarta : Shella Trina

Di Apel Akbar, Gus Yaqut Tegaskan Tanggung Jawab Kader NU

0
Ketua PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas di Apel Akbar Ansor Fatayat Batang

Batang, NU Batang
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor H Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa kader NU harus memahami tanggung jawabnya.

“Kebesaran Nahdlatul Ulama (NU) wajib kita syukuri. Kita harus melihat kebesaran NU ini sebagai bagian dari tanggung jawab kita untuk merawatnya,” tegas Gus Yaqut yang juga merupakan Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), di Apel Akbar Ansor dan Fatayat Batang, di Alun-alun Kabupaten Batang pada Ahad (11/12/2023).

Selain tanggung jawab merawat NU, Gus Yaqut juga menegaskan bahwa kader-kader NU harus turut andil dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut Gus Yaqut, hanya di Indonesia organisasi masyarakat dengan jumlah keanggotaan yang sangat besar, yang tidak berpikir untuk melakukan kudeta.

“Di negara lain ormas sebesar NU pasti kepikiran untuk merebut kekuasan. Tapi kader-kader NU tidak pernah berpikir seperti itu. Di kepala kader-kader NU yang ada hanya bagaimana menjaga negara ini sebagai warisan dari para muassis Nahdlatul Ulama,” tegas Gus Yaqut.

Menjelang pemilihan umum (Pemilu) ini, Gus Yaqut menegaskan bahwa jangan pernah membawa Ansor secara organisasi ke ranah politik praktis.

“Kader Ansor jangan tercerai berai,” jelas Gus Yaqut.

Di momen Apel Akbar ini Gus Yaqut juga mengapresiasi kekompakan Ansor, Banser Fatayat dan Garda Fatayat (Garfa) Kabupaten Batang.

“Ini akan menjadi kenangan luar biasa bagi saya. Karena di depan saya tampil generasi muda penerus Jamiyyah Nahdlatul Ulama yang luar biasa,” ungkap Gus Yaqut.

“Sore ini saya wajib berbahagia, karena menyaksikan bagaimana masa depan Nahdlatul Ulama akan tambah bersinar dan jaya,” lanjut Gus Yaqut.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly berpesan bahwa kader Ansor harus kompak. Gus Sholah mengibaratkan bahwa kader-kader Ansor itu seperti satu tubuh.

“Kader Ansor tidak boleh membiarkan sahabatnya berjuang sendirian,” tegas Gus Sholah.

Apel Akbar ini diikuti oleh kader-kader Ansor dan Fatayat Kabupaten Batang. Apel ini turut dimeriahkan oleh penampilan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) dan Garfa Batang.

Pewarta: Zaim Ahya

Resmikan Gedung Ansor Batang, Gus Yaqut: Harus Bermanfaat untuk Umat

0
Menag RI H Yaqut Cholil Qoumas menandatangai prasasti peresmian Gedung Griya Sorban PC GP Ansor Batang, didampingi Ketua PC GP Ansor Batang H Maulana Yusup dan Pejabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Batang, NU Batang

Gedung Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batang ini harus bermanfaat untuk umat. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor sekaligus Menteri Agama Republik Indonesia (RI), H Yaqut Cholil Qoumas saat meresmikan Gedung Griya Sorban PC GP Ansor Batang, di Desa Cepokokuning Batang, pada Ahad (10/12/2023).

“Gedung ini harus total untuk mengurus organisasi, untuk riayatul umat,” jelas pria yang akrab dipanggil Gus Yaqut ini.

Gus Yaqut menambahkan bahwa Gedung Ansor PC GP Ansor ini harus bebas dari kegiatan politik praktis.

“Gedung Ansor ini saya titipkan sebagai amanat kepada kalian semua, sahabat-sabahat Ansor. Yang menyalahgunakan kita doakan kualat,” tutur Gus Yaqut.

Selain mengucapkan selamat dan mendoakan keberkahan, Gus Yaut juga menekankan bahwa yang terpenting dari sebuah gedung adalah aktivitas di dalamnya.

Menurut Gus Yaqut, masih sedikit PC GP Ansor yang memiliki gedung sendiri. Umumnya masih menginduk Gedung NU.

“PC GP Ansor Batang adalah salah satu yang memiliki gedung sendiri. Apalagi di sini juga dibangun Balai Latihan Kerja yang kemanfaatannya jelas untuk kemaslahatan umat,” puji Gus Yaqut.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Batang, H Maulana Yusup mengisahkan, bahwa betuh waktu dan proses yang cukup lama sampai gedung ini selesai dibangun, dan kini diresmikan.

“Griya Sorban ini bisa dibangun lantaran dukungan banyak pihak, bahkan termasuk dukungan penuh dari Gus Yaqut berupa dana sebesar Rp100 juta,” ungkapnya.”

Terima kasih kepada para kiai, PCNU Batang, senior Ansor, pengurus Ansor, seluruh anggota Ansor Banser di Batang dan semua yang telah ikut andil dalam pembangunan gedung ini,” lanjut Yusup.

Dalam peresmian tersebut Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengapresiasi hasil kerja sama PC GP Ansor Batang, hingga berhasil memiliki gedung sendiri

“Insya Allah semua dukungan moril maupun materil akan tercatat sebagai amal ibadah bapak ibu semuanya,” terangnya.

Gedung Griya Sorban PC GP Ansor Batang ini dibangun dari infak kader Ansor-Banser Kabupaten Batang dan sejumlah donasi, termasuk donasi dari Ketua PC GP Ansor Maulana Yusup dan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Batang.

Pewarta: Zaim Ahya

Refleksi Hari Santri, MA Al Syairiyah Plumbon Bedah Film Sang Kiai

0
Zaimuddin Ahya saat mengisi bedah film Sang Kiai

Limpung, NU Batang
Sebagai refleksi Hari Santri Nasional 2023, siswa dan siswi Madrasah Aliyah Al Sya’iriyah Plumbon Limpung Batang meneladani perjuangan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari lewat bedah film Sang Kiai, pada Rabu (25/10/23).

Wakil Ketua Yayasan Islam Al Syai’riyah, yang bertugas sebagai pemantik diskusi, Zaimuddin Ahya mengatakan, bahwa dari film Sang Kiai kita bisa belajar banyak hal tentang perjuangan KH Hasyim Asy’ari.

“Kita bisa melihat bagaimana Mbah Hasyim menolak untuk melakukan Seikerei, yang itu dibaca Gus Dur sebagai perlawanan kultural. Dan Mbah Hasyim juga menyerukan Resolusi Jihad, yang punya peran besar dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tutur lelaki yang juga merupakan anggota Lembaga Taklif wan Nasr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang.

Zaim juga mengajak para siswa dan siswi untuk melanjutkan perjuangan KH Hasyim Asy’ari, dengan cara giat belajar dan berorganisasi.

“Kita sebagai generasi penerus harus melanjutkan perjuangan beliau. Maka siswa-siswi harus rajin belajar dan berorganisasi, sehingga nanti pada saatnya siap berkontribusi dan ikut menentukan arah kemajuan Indonesia,” tegas Zaim.

Sementara itu, Kepala MA Takhasus Al Sya’iriyah, Ahmad Makhali mengatakan, bahwa siswa dan siswi harus bisa memberi contoh dalam kebaikan.

“Sebagai pelajar yang juga santri, kalian semua harus bisa mejadi contoh dan memberi contoh yang baik kepada masyarakat, dan itu bisa dimulai dari hal yang kecil,” tutur Ahmad Makhali.

Acara refleksi Hari Santri Nasional 2023 digabung dengan peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW. Sebelum bedah film, siswa dan siswi yang juga merupakan santri di Pondok Pesantren TPI Al Hidayah, Al Ishlah dan Al Amanah ini membaca salawat untuk Nabi Muhammad SAW.

Pewarta: Fajar

Membangun Bangsa Melalui Keluarga

0

Reban, NU Batang
Keluarga merupakan unsur terkecil dalam negara. Jika keluarga-keluarga di Indonesia sukses, maka bangsa ini juga akan sukses. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kantor Kemntreian Agama (Kankemenag) Kabupaten Batang, Akhmad Farkhan saat membuka acara Bimbingan Berkah Keuangan Keluarga di Gedung Majelasi Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Reban, pada Selasa (17/10).

Farkhan juga menyampaikan bahwa acara ini sangat penting. Selain sebagai implementasi dari kerjasama yang sudah ditandatangani antara Penguru Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Agama (Kemenag) Repubrik Indonesia (RI), juga merupakan upaya pelibatan masyarakat dalam membangun ketahanan keluarga.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) Kabupaten Batang, Maulana Yusup.

“Semoga ikhtiar NU melalui Satgas GKMNU dalam membangun peradaban umat yang maslahat dapat benar-benar dimulai dari membangun keluarga,” terang Yusup.

Menurut Sekretaris Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Batang, Ahmad Munir Malik, setelah kegiatan bimbingan terlaksana tiga putaran, akan segera dilanjutkan dengan kegiatan bimbingan perkawinan untuk calon pengantin sebanyak lima putaran di lima kecamatan.

“Tidak berhenti di situ, kegiatan bimbingan keluarga juga akan dilaksanakan di seluruh desa di Kabupaten Batang,” tutur Munir. “Program GKMNU ini adalah salah satu wujud nyata NU bersama Kementerian Agama dalam melayani warganya. Semoga semua rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan benar-benar menyentuh kepentingan warga serta membawa kemaslahatan bersama,” lanjut Munir.

Pewarta: Zaim Ahya

Delegasi Pelajar NU Limpung, MA Takhassus Raih Juara 2 Lomba LKBB dalam Aswaja Youth Camp

0
Tim LKBB MA Takhassus delegasi PAC IPNU dan IPPNU Limpung

Limpung, NU Batang
Aswaja Youth Camp di Batang, Jawa Tengah menyaksikan keberhasilan bagi tim LKBB Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri (IPPNU) Limpung dalam lomba LKBB (Lomba Keterampilan Baris-Berbaris). Dengan penuh kegembiraan, tim tersebut berhasil meraih juara kedua dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang pada 29 September sampai 1 Oktober 2023 di Silurah Wonotunggal.

LKBB, salah satu bagian penting dalam rangkaian acara Aswaja Youth Camp, diikuti oleh beberapa tim yang mewakili Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari berbagai daerah di Batang. MA Takhassus Al Sya’iriyah delegasi dari PAC IPNU dan IPPNU Limpung berhasil menunjukkan keterampilan dan kekompakan yang luar biasa dalam penampilan mereka.

Dalam lomba yang ketat dan penuh semangat, tim LKBB tersebut berhasil memukau para juri dan penonton dengan barisan yang teratur, gerakan yang selaras, dan kekompakan yang mengesankan. Mereka menampilkan formasi yang menunjukkan disiplin dan kerja sama yang baik antara anggota tim.

Kepala MA Takhassus Al Sya’iriyah Ahmad Makhali merasa bangga dengan pencapaian peserta didiknya dalam lomba LKBB. “Kami sangat bersyukur dan bahagia atas hasil yang kami raih dalam Aswaja Youth Camp ini. Lomba LKBB memang membutuhkan latihan dan persiapan yang intensif, tetapi usaha keras dan kerja tim yang solid telah membuahkan hasil yang membanggakan,” ujarnya dengan senyum bangga.

Selaku Kepala Madrasah Ahmad Makhali juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota tim dan para pelatih yang telah berkontribusi dalam persiapan dan penampilan mereka. “Ini adalah bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah dapat menghasilkan prestasi yang gemilang. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi anggota tim dan juga para pemuda lainnya untuk terus berkembang dan berprestasi,” tambahnya.

Prestasi MA Takhassus Al Sya’iriyah dalam lomba LKBB pada Aswaja Youth Camp menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan keterampilan, disiplin, dan kerja sama di antara generasi muda yang berlandaskan moderasi beragama. Keberhasilan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi pemuda dan pemudi lainnya untuk terus berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang membangun kepemimpinan dan kebersamaan.

Aswaja Youth Camp di Batang, Jawa Tengah, terus menjadi ajang yang memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan mengembangkan potensi pemuda dalam berbagai bidang. Lomba LKBB merupakan salah satu momen penting dalam acara ini yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan dan kekompakan mereka.

Pewarta : Sulton
Editor : Asrofi

Lahirkan Jurnalis yang Handal, MA Takhassus Gelar Pelatihan dan Workshop Jurnalistik

0
Suasana Pelatihan dan Workshop Jurnalistik MA Takhasus

Limpung, NU Batang
Madrasah Aliyah (MA) Takhassus Al-Sya’iriyah Limpung sukses menggelar Pelatihan dan Workshop Jurnalistik selama dua hari sejak 29 hingga 30 September 2023.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Siswa (LPS) Al-Mujtahid bertujuan dalam peningkatan sumber daya manusia dan pengembangan bakat siswa-siswi MA Takhassus di bidang karya tulis, desain grafis, photo grafis, video grafis, dan bidang lain yang dicangkup oleh Pers dan Jurnalistik MA Takhassus.

Acara tersebut dimeriahkan oleh peserta didik MA Takhassus kelas 10. Dengan mengangkat tema “Tetap Tumbuh di Ladang yang Tandus” agar menumbuhkan jurnalis yang handal dan mampu membangun peradaban, walaupun dengan perbekalan yang minimalis bahkan kurang.

Pimpinan Pers LPS Al-Mujtahid MA Takhassus Al-Sya’iriyah Limpung menegaskan perihal tersebut. “Sebagai generasi mendatang, jurnalis-jurnalis muda MA Takhassus harus bisa berkarya dimanapun berada dan kapanpun waktunya, walaupun terbengkalai fasilitas. Serta meningkatkan kadar intelektualitas agar dapat menyongsong karya-karya berbobot dan public speaking dengan gaya bahasa sederhana namun bermakna. Karena hujanlah yang menyuburkan tumbuhan bukan petir, dengan demikian jurnalistik di MA Takhassus  akan menghasilkan ide-ide kritis dan inovatif.

Agar peserta dapat mendapatkan bekal dan wawasan mengenai pers dan jurnalistik. Pada hari pertama, diisi dengan materi berita dari Gus H. Zaimmudin Ahya’, materi reportase disampaikan oleh Hamam Nasruddin dan materi majalah dinding dari M. Asrofi.

Setelah mendapat materi, di hari kedua semua peserta dibimbing untuk langsung terjun ke dunia praktik menjadi jurnalis. Dengan mewawancarai para narasumber yang diambil dari alumni-alumni MA Takhassus sendiri, dan setelah mendapat segala informasi, para peserta langsung praktik membuat majalah bayangan, supaya semua bekal yang telah dipelajari di hari pertama tidak terbawa sia-sia, dan melatih para peserta untuk langsung berfikir kritis dan inovatif.

Pembina LPS Al-Mujtahid, Hamam Nasruddin menyampaikan setelah semua peserta mendapatkan teori-teori jurnalistik, langsung diterjunkan ke dunia praktik.
“Tujuannya agar melatih pemikiran-pemikiran kritis dan belajar membuat karya-karya dengan waktu singkat. Supaya mempunyai pemikiran yang cemerlang, karena “Aku berfikir maka aku ada,” tuturnya.

Setelah semua rangkaian selesai hasil dari majalah bayangan tiap kelompok dikoreksi dan hasil terbagus mendapat hadiah, sebagai bentuk apresiasi.

Pewarta : M. Sultonul Azdim
Editor : Asrofi