Kamis, April 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 37

Syiar Ramadhan, Ansor Kandeman Ngaji Jelang Buka Puasa

0
Foto Wakil Ketua PAC Ansor Kandeman Ustad Romadhon

Kandeman, NU Batang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kandeman, melalui Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor menggelar pengajian menjelang buka puasa (Rabu 22/3/2023). Kegiatan ngaji Ramadhan menjelang buka puasa ini diisi oleh para kader-kader Ansor dari pengurus dan anggota MDS Rijalul Ansor Kecamatan Kandeman, dengan waktu pelaksanaan mulai Jumat 24 Maret 2023 sampai dengan Jumat 7 April 2023.

Ketua PAC GP Ansor Kandeman Sarjito, melalui Wakil Ketua PAC Ansor Kandeman Bidang MDS Rijalul Ansor Ustad Romadhon menyampaikan, bahwa pengajian Ramadhan kali ini merupakan salah satu program dari MDS Rijalul Ansor yang secara rutin di gelar setiap tahunya di setiap bulan Ramadhan. Adapun pada Ramadhan kali ini kitab yang dikaji adalah Kitab Tanqihul Qoul karya Agung Syaikh Nawawi al-Bantani.

Adapun kader MDS Rijalul Ansor Kandeman yang mengisi serta pembagian temanya sebagai berikut: Ustad Abdul Aziz dengan tema Fi Fadlilatil Ilmi wal Ulama, Ustad Amir Mahmud dengan tema Fi Fadlilatil laa Ilaha illalloh, Ust Dedik Susanto dengan tema Fi Fadlilatil Basmalah, Ustad Sunarto dengan tema Fi Fadlilatil Sholawat, Ustad Slamet Riyadi dengan tema Fi Fadlilatil Iman, Ustad Raharjo dengan tema Fi Fadlilatil Wudlu.

Ustad Karnan dengan tema Fi Fadlilatil Jamaah, Ustad Abdul Adzim dengan tema Fi Fadlilatil Jumatan, Ustad Romadhon dengan tema Fi Fadlilatil shoum, Ustad Syahid Salim dengan tema Fi Fadlilatil Faroidli, Ustad Armi dengan tema Fi Fadlilati Zakat/Shodaqoh, Ustad Mukhasin dengan tema Fi Fadlilatil Do’a, Ustad Sarifudin dengan tema Fi Fadlilatil istighfar, Ustad Kiswanto dengan tema Fi fadlilatil Dzikrulloh.

Pengajian Ramadhan menjelang buka puasa MDS Rijalul Ansor Kecamatan Kandeman ini disalurkan juga melalui live streaming akun Facebook PAC GP Ansor Kandeman.

Pewarta: Jito
Editor: Muhammad Asrofi

Tarling, Ansor Limpung Ungkap Kebahagiaan Orang Berpuasa

0
Suasana ngaji setelah salat tarawih (foto: Huda/Rifa'i)

Limpung, NU Batang
Terdapat dua kebahagiaan yang diperoleh bagi orang melaksanakan ibadah puasa. Kebahagiaan merasakan nikmatnya berbuka dan kegembiraan saat berjumpa dengan Allah. Hal ini diungkapkan H Gus Zaimuddin Ahya Ketua Bidang Infokom Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Limpung.

“Dalam melaksanakan ibadah puasa kita mendapat dua kebahagiaan yang tidak bisa dirasakan oleh orang yang tidak berpuasa,” kata Gus Zaim saat mengisi tausiyah kegiatan tarawih keliling (tarling) di Masjid Roudlotul Abidin Dukuh Mlangkok Desa Sukorejo Kecamatan Limpung, Sabtu (25/3/2023).

Kebahagiaan pertama kata Gus Zaim, dirasakan setiap orang yang melakukan ibadah puasa. Setiap kita berbuka puasa pasti merasakan kenikmatan berbuka setelah seharian menahan diri dari makan dan minum.

“Berbuka puasa adalah kenikmatan yang luar biasa. Misalnya kalau kita sudah makan atau minum dulu sebelum waktunya berbuka tentu kenikmatan berbuka puasa tidak dapat dirasakan. Puasa bisa jadi wasilah sehat juga dengan syarat buka dan saurnya jangan berlebihan,” tutur pengajar Ponpes TPI Al Hidayah Plumbon itu.

Kebahagiaan kedua lanjut Gus Zaim adalah kebahagiaan saat bertemu dengan Allah Swt kelak di akhirat. Hal ini merupakan keistimewaan yang didapat oleh orang berpuasa. Selain itu puasa Ramadhan merupakan rukun islam keempat yang wajib dilaksankan oleh umat Islam yang sudah baligh atau mencapai batasan syari’atnya.

“Menurut ilmu fiqih puasa itu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan dan minum sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Namun perlu kita sadari bahwa fungsi puasa bisa mengurangi nafsu syahwat. Puasa bisa mencegah kita berbuat kemaksiatan, mencegah berbuat kejahatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Limpung, Romli mengungkapkan tarling ini bagian dari program kerja yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan anggota ranting Ansor serta menjadi sarana dakwah di bulan Ramadhan kepada masyarakat sekitar.

“Kami mengucapakan terima kasih kepada jajaran takmir masjid, NU ranting yang sudah mengizinkan kegiatan tarling ini. Dengan ikut Ansor jenengan bisa diakui santrinya KH Hasyim Asy’ari dan nanti bisa gondelan kiai dan ulama NU. Para sahabat Ansor Banser yang sudah mengikuti kegiatan tarling ini semoga bisa membawa keberkahan dan ilmu yang bermanfaat,” kata Romli.

Kegiatan tarling ini disambut baik oleh Ali Mujib selaku Ketua Tanfidziyah NU Desa Sukorejo.
“Mewakili takmir masjid dan NU ranting mengucapkan selamat datang. Terima kasih dan mewakili warga Sukorejo merasa bangga dengan adanya kegiatan tarling oleh PAC GP Ansor Limpung insya Allah akan memberikan semangat dan motivasi NU di ranting Sukorejo,” ujarnya.

Pewarta: Muhammad Asrofi

Rawat Tradisi, PAC GP Ansor Kandeman Gelar Ziarah

0

Kandeman, NU Batang
Melaksakan ziarah kubur menjelang Ramadhan merupakan salah satu tradisi umat Islam, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) yang tetap dirawat dan dilestarikan secara istiqomah.

Demi menjaga tradisi tersebut, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Kandeman melaksanakan ziarah ke makam waliyullah pada Ahad (19/3/2023).

Kegiatan ziarah waliyullah ini diikuti seluruh pengurus harian PAC Ansor Kandemen, jajaran penasehat PAC Ansor Kandeman, jajaran ketua ranting Ansor serta jajaran Satkorkel Banser se-Kecamatan Kandeman.

Adapun rute ziarah ini, rombongan menuju lokasi dua makam waliyullah di wilayah Pantura yaitu makam Syeikh Maulana Maghribi yang terletak di Dukuh Rowokudo Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang, dan Makam Waliyullah Mbah Hasan Surgi Jatikusumo yang beralamat di Dukuh Kedung Dowo Desa Pasekaran Kecamatan Batang.

Kegaiatan ziarah makam waliyullah di pimpin Kiai Asrofin Penasehat PAC Ansor Kandeman sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Jurang Jero Desa Bakalan Kecamatan Kandeman. Di pandu juga Ustadz Romadhon Wakil Ketua PAC Ansor Bidang Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, yang awali pembacaan Tahlil, Sholawat, serta di tutup dengan Do’a.

Ketua PAC Ansor Kandeman, Sarjito menyampaikan, bahwa kegiatan ziarah waliyullah ini merupakan salah satu program kegiatan dari PAC Ansor Kandemen, khsusnya masuk di program bidang Majelis Dzikir Dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor, dengan tujuan anatara lain untuk tabarukan di makam waliyullah Syeikh Maulana Maghribi dan Mbah Hasan Surgi Jatikusomo, guna meningkatkan ghirah kaser-kader PAC Ansor Kandeman dalam berkhidmat di organisasi, serta memupuk kecintaan kepada para waliyullah, disamping juga meningkatkan kesolidan di jajaran pengurus harian, ketua ranting, serta Satkorkel, guna mengikhtiari eksistensi dan kemajuan sumber daya kader dari sisi spiritual.

Pewarta: Jito
Editor: Muhammad Asrofi

Pelajar NU Batang Gelar Apel Akbar

0
Apel Peringatan Harlah IPNU dan IPPNU

Subah, NU Batang
Dalam rangka memperingati Hari Lahir IPNU Ke-69 dan IPPNU Ke-68, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Batang menggelar Apel Akbar yang diikuti kader dan anggota se-Kabupaten Batang. Kegiatan tersebut bertempat di Lapangan Desa Jatisari, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, pada Sabtu, (18/3).

Acara ini merupakan acara puncak rangkaian Harlah IPNU dan IPPNU yang diselenggarakan oleh PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang.

Ketua PC IPPNU Kabupaten Batang Liesnaeni mengatakan, bahwa momentum Harlah merupakan momentum untuk mengingat kembali, serta refleksi berdirinya organisasi ini. Namun selain itu, dirinya menjelaskan acara ini tidak hanya sebatas menunjukkan eksistensi, namun juga esensi.

“Peringatan harlah merupakan momentum untuk mengingat kembali dan refleksi. Tentunya acara apel akbar ini bukan hanya sebatas menunjukkan eksistensi tapi juga ada beberapa esensi. Rangkaian Harlah dimulai dengan pelatihan jurnalistik di mana mewadahi kader-kader di bidang menulis dan design grafis, kemudian ziarah ke makam senior dan muasis yang menjadi bukti nyata bahwa perjalanan IPNU dan IPPNU itu sudah jauh. Dan puncaknya adalah apel Akbar ini, selain untuk menggelar pasukan untuk eksistensi, disitu juga ada pembekalan iklar pelajar NU Kabupaten Batang,” tutur Liesnaeni.

Sekertaris Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Batang, Bapak Ahmad Munir Malik S. Ag, yang turut hadir dalam acara apel Akbar ini juga memberikan motivasi dan dukungan untuk kader pelajar NU Se-kabupaten Batang.

Menurutnya, IPNU dan IPPNU adalah generasi emas NU yang kelak akan meneruskan perjuangan para kiai dan ulama. “Hidup dan bangkitnya IPNU IPPNU hari ini, akan menjadi potret hidup dan bangkitnya Nahdlatul Ulama 20-25 tahun ke depan,” ujarnya.

Ia berharap, bahwa IPNU dan IPPNU di seluruh wilayah di Kabupaten Batang harus terus didorong untuk bisa bangkit dan bergerak. “Jargon Belajar Berjuang Bertaqwa yang dimiliki oleh kader IPNU dan IPPNU tidak boleh dilupakan, harus melekat dalam diri seorang kader dan menjadi karakter yang tak terpisahkan dari perilaku dan jiwa kalian semua. Belajar memang wajib dilakukan sepanjang hayat, namun tidak ada masa yang lebih efektif dan tidak ada masa yang luar biasa untuk belajar, selain di usia muda. Kalian akan merakasan ini saat usia tua,” ungkapnya.

Bapak Nurrofik, selaku Kapten Infantri dari Kodim 0736 Batang juga menyampaikan pesan dalam orasi kebangsaan yang dibawakannya, “Kita adalah generasi muda yang akan menjadi generasi penerus organisasi maupun generasi penerus bangsa ini. Jangan mudah terjerus dengan kehidupan yang kurang bagus,” jelasnya.

Acara ini diikuti oleh seluruh kader IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang, juga dimeriahkan oleh pentas seni dari masing-masing Pimpinan Anak Cabang (PAC) Se-kabupaten Batang. Acara dihadiri oleh MWC NU Kecamatan Subah, Pengurus PC Fatayat, Muslimat, Ansor Kabupaten Batang, dan turut hadir juga Muspika, Camat, serta Danramil Kecamatan Subah.

Pewarta : Bagas Adiakso
Editor : Muhammad Asrofi

Penuhi Syarat Kelulusan, Siswa MA NU 01 Banyuputih Laksanakan P3M

0
Program Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat (P3M) MA NU 01 Banyuputih

Banyuputih, NU Batang
MA NU 01 Banyuputih menetukan syarat kelulusan yang harus dipenuhi peserta didik salah satunya dengan melaksanakan Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat (P3M) di lingkungan sekitar madrasah. Sebanyak 187 siswa-siswi membersihkan masjid-masjid yang berada di sekitar Banyuputih dan Limpung pada Kamis (16/3/2023).

Kepala madrasah Mukhsin, S.Ag., M.Pd.I mengatakan, program P3M menjadi rangkaian kegiatan wajib bagi kelas 12 sebagai salah satu syarat kelulusan.
“Melalui P3M ini kita akan mengabdi kepada masyarakat sebagai kegiatan pra ujian,” kata Mukhsin saat sambutan pelepasan peserta P3M di halaman MA NU 01 Banyuputih, Kamis (16/3/2023).

Wakil Kepala Bidang Humas Ahmad Mashfufi, M.Pd mengungkapkan masjid yang menjadi tujuan dalam program ini ada 7 lokasi. Masjid Nurul Ulum Dukuh Limbangan Desa Kalibalik. Masjid Jami Sabilul Huda Dukuh Jetis Desa Bulu, Masjid Nurul Huda Dukuh Slatri Desa Kalangsono, Masjid Al Islah Desa Pungangan, Masjid Al Mursyid Dukuh Adiloko Desa Rowosari, Masjid Nurul Huda Desa Dlimas, dan Masjid Jami Attaqwa Dukuh Kendal Sari Desa Sembung.

“Peserta dibagi menjadi 7 kelompok sesuai dengan kelas program peminatannya lalu menuju lokasi didampingi para guru. Sesampai di tujuan peserta mambaca tahlil, penyerahan alat-alat kebersihan serta cindera mata,” ungkapnya.

Lebih lanjut, bentuk pengabdian dan pelayanan yang dilakukan para siswa kelas 12 yaitu dengan membersihkan lokasi masjid. Kami juga memberikan barang berupa 6 kitab suci Al-Qur’an, 3 kitab Barzanji, 10 kitab Yasin di masing-masing masjid tersebut. Alat kebersihan berupa sapu lantai, sapu lidi, alat pel, tempat sampah, ember plastik, keset biasa, keset anti air, sapu air, ingkrak, wiper kaca, kanebo, kapstok, kemoceng, pembersih kaca cling, pembersih lantai, sikat WC, dan cindera mata untuk Takmir.

Dalam pelaksanaan P3M siswa juga dinilai kebersihannya oleh guru pengawas yang mengecek secara langsung di masing-masing lokasi.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak MA NU 01 Banyuputih yang telah mengadakan program ini. Sebenarnya dari warga akan melaksanakan bersih-bersih masjid. Karena biasanya sudah menjadi kegiatan rutin menjelang bulan suci Ramadhan. Berhubung dari MA NU 01 Banyuputih ada program ini. Kami merasa sangat terbantu. Semoga siswa-siswi MA NU 01 Banyuputih menjadi orang-orang sukses dunia dan akhirat,” tutur Mustofa Takmir Masjid Sabilul Huda Jetis Bulu Banyuputih saat diwawancara.

“Dari kegiatan P3M ini saya merasa yang semula jarang sekali mengikuti kegiatan bernuansa mengabdi kepada masyarakat dalam kesempatan ini saya di ajarkan untuk mengabdi kepada masyarakat melalui kerja bakti di masjid,” ujar Hisyam Naufan Maulana salah satu peserta.

Kegiatan P3M menjadi momen terakhir bagi siswa kelas 12 yang tidak lama lagi akan menghadapai ujian madrasah. Dalam kesempatan itu, mereka tampak antusias bekerjasama dengan sesama teman saat bersih-bersih masjid.

“Seru! kegiatan ini bisa menambah solidaritas dan kekompakan dari teman-teman satu kelas, soalnya kan bersih-bersih nya bareng-bareng jadi momen kebersamaannya dapet. Semoga kegiatan P3M dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” ungkap Nazwa Kaila Anindia.

Pewarta: Muhammad Asrofi

Duet KH Abdul Rozak dan H Damzun Pimpin MWC NU Batang

0
Konferensi XII MWC NU Kecamatan Batang

Batang, NU Batang
Secara mengejutkan H Damzun Wasjud mendapatkan suara yang meyakinkan dalam perhelatan Konferensi XII Majelis Anak Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Batang. Acara permusyawaratan tertinggi MWC NU Batang itu digelar di SMK Nusantara, Ahad (12//3/2023).

Hadir dalam acara tersebut wakil ketua PCNU Batang yakni KH Sholihin dan KH Abdul Hakim, pengurus ranting se Kecamatan dan pengurus MWC NU Batang.

Hasil penghitungan panitia Konferensi MWC NU Batang tertulis dalam rekapitulasinya bahwa H Damzun Wasjud mendapatkan suara 14. Mengalahkan Ulfa Arif yang mendapat 3 suara, Ilham 1 suara dan Nasrul Akham sang incumben 1 suara.

“Saya terkejut seperti mimpi di siang bolong bisa dapat suara segitu,” ujar H Damzun Wasjud setelah penghitungan suara dengan nada terbata-bata.

Konferensi MWC NU Batang yang berakhir pada pukul 16.00 WIB itu menghasilkan duet KH Abdul Rozak sebagai Rois Syuriah dan H Damzun Wasjud sebagai ketua Tanfidziyah masa khidmat 2023-2028.

Menurut H Damzun Wasjud yang merupakan alumni Ponpes Lirboyo menilai bahwa terpilih memimpin MWC NU adalah amanah berat yang tidak bisa dipikul sendiri. Perlu kerjasama dengan semua pengurus dan pihak-pihak lain untuk memajukan MWC NU ke depan.

“Mudah-mudahan MWC NU bisa cepat berbenah mengejar ketertinggalan dengan MWC NU lain,” demikian statemennya saat dimintai visi misi nya ke depan.

Pewarta : Jabir Alfaruqi

Syuriah PBNU Kisahkan Kegigihan Kiai Sya’ir Plumbon dalam Berdakwah

0

Limpung, NU Batang
Kiai Sya’ir semasa hidupnya merupakan sosok kiai yang sangat gigih dalam berdakwah. Hal ini ditegaskan oleh Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Masyhuri Malik, di acara haul al-Maghfurlah KH Sya’ir ke-35 dan Al-Magfurlaha Nyai Hj Siti Amanah sekaligus Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren TPI Al-Hidayah Plumbon, pada Sabtu (4/3/2023).

“Dulu, hampir setiap malam Kiai Sya’ir keliling ke desa-desa bahkan sampai beda kecamatan untuk memberikan pengajian kepada masyarakat. Kiai Sya’ir bersama beberapa santri beliau yang menemani, menempuh perjalanan ke sebuah pengajian ke berbagai tempat dengan jalan kaki dengan penerangan obor.

Menurut Kiai Masyhuri, dalam satu malam, Kiai Sya’ir bisa mengisi pengajian sampai tiga kali di tiga tempat yang berbeda.

“Kadang baru selesai dan bisa pulang pada pukul setengah tiga dini hari. Saya ini dulu juga termasuk ke dalam santri yang menemani beliau ngaji keliling,” kenang Kiai Masyhuri yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren TPI Al-Hidayah ini.

Kiai Masyhuri juga menceritakan, bahwa Kiai Sya’ir juga merupakan tokoh Nahdlatul Ulama’ di Kabupaten Batang yang sangat peduli dengan masyarakat. Kiai Mayshuri bersyukur, perjuangan Kiai Syair ini diteruskan oleh putra-putri beliau.

“Dulu Kiai Sya’ir termasuk tokoh NU di Batang. Dan sekarang, peran beliau diteruskan oleh putra-putra beliau. Salah satunya adalah Kiai Manaf Sya’ir, yang sekarang menjadi Rais Syuriah PCNU Batang,” jelas Kiai Masyhuri.

Kiai Masyhuri juga menyebutkan, bahwa kiprah Kiai Manaf di NU juga nyaris sekali mirip dengan ayahandanya, Kiai Sya’ir. Jika dahulu Kiai Sya’ir gigih dalam berdakwah ke masyarakat, sekarang Kiai Manaf juga gigih dalam menggalakkan program-program PCNU Kabupaten Batang.

“Proses pembangunan Rumah Sakit NU itu tentunya merupakan salah satu program yang digalakkan beliau dalam  perannya sebagai Rais Syuriah,” terang Kiai Masyhuri.

Kiai Masyhuri juga meminta kepada segenap hadirin acara untuk turut berharap bersama, agar sampai kapan pun seluruhnya termasuk Kiai Masyhuri sendiri tetap diakui sebagai santri Kiai Sya’ir, dan mampu meneladani apa yang telah dicontohkan dan diajarkan oleh beliau.

Sebagai iktiyar dalam meneruskan perjuangan Kiai Sya’ir, dzuriyah Kiai Sya’ir mengembangkan Lembaga pendidikan tinggalan Kiai Sya’ir. Hal ini disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren TPI Al-Hidayah KH Sulthon Sya’ir, yang juga merupakan putra ke lima Kiai Sya’ir.

“Alhamdulillah, sekarang sudah memiliki jenjang pendidikan formal meliputi MI, MTs, MA, SMK, hingga perguruan tinggi yang keseluruhannya itu berada di bawah payung Yayasan Islam Al-Sya’iriyah Limpung (YISA), dan insya Allah tahun depan harapannya pesantren juga sudah membuka Ma’had ‘Aly Al-Sya’iriyah,” jelas Kiai Sulthon, yang juga merupakan Mustasyar MWC NU Limpung ini.   

Pewarta: Krisna Hadi Wijaya
Editor: Zaim Ahya

Guyuran Hujan Tak Surutkan Semangat Peserta Diklatsar Garda Fatayat NU SATKORCAB Batang

0
apel pembukaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Garda Fatayat NU

Limpung, NU Batang
Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Batang mengadakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Garda Fatayat NU (Garfa) diikuti 108 peserta. Sejumlah 33 peserta dari Pengurus Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Batang dan 75 peserta perwakilan dari PAC Fatayat NU se-Kabupaten Batang pada Sabtu-Ahad, 25-26 Februari 2023 di SMK Ma’arif NU 01 Limpung.

Garda Fatayat NU pertama kali muncul di RAKERNAS Fatayat NU tahun 2017 di Palangkaraya Kalimantan Tengah dan KONBES Fatayat NU tahun 2018 di Ambon Maluku. Pimpinan Pusat Fatayat memutuskan membentuk wadah untuk kader Fatayat NU yang mempunyai keterampilan khusus dalam kesiapsiagaan, kedisiplinan dan keprotokolan. Wadah tersebut kemudian diberi nama “Garda Fatayat NU (GARFA).

Ketua panitia yang juga Komandan Garfa NU Satkorcab Batang, Sahabat Mahmudah, S.Pd menyampaikan kegiatan ini merupakan respon atas kebutuhan masyarakat dan jamaah Nahdliyin khususnya dalam mengatasi persoalan sosial kemanusiaan. Garfa hadir sebagai agen perdamaian, yang didalamnya menanamkan serta membekali kader-kader perempuan NU dengan keterampilan khusus seperti protokoler, tanggap bencana dan rescue.

Guyuran hujan pada saat apel pembukaan tidak mematahkan semangat calon anggota Garfa. Diklatsar angkatan pertama ini dibuka oleh Sekretaris PCNU Kabupaten Batang, Ahmad Munir Malik, S.Ag. S.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa hujan ini membawa berkah sebagai ujian fisik pertama bagi calon anggota Garfa, ini belum seberapa dibandingkan dengan perjuangan para kiai dan pejuang terdahulu yang sampai meneteskan darah.

Menyambut baik kegiatan Diklatsar ini, setiap perkumpulan atau event besar dibutuhkan petugas protokoler perempuan yang memiliki keterampilan dalam manajemen masa dan memberikan perlindungan kepada perempuan dan juga anak-anak, begitu pula saat terjadi bencana, perempuan dan anak termasuk dalam kategori rentan. Kebutuhan perempuan dan anak berbeda dengan laki-laki. Pertolongan terhadap mereka sebagai korban bencana perlu pengetahuan, pengalaman dan keterampilan khusus.

Adapun materi yang diberikan selama dua hari mengenai Pertolongan Pertama dan Ketanggap Daruratan oleh PMI Kabupaten Batang, Tanggap Bencana, Manajemen Posko dan Dapur Umum oleh BPBD Batang, Pendidikan Lalu Lintas/Safety Riding oleh Satlantas Polres Batang, Peraturan Baris Berbaris oleh Kodim Batang, Peran Garfa dalam Menegakkan Nilai Agama dan Merawat NKRI, Kefatayatan dan Kepemimpinan dalam Bingkai Aswaja oleh PW Fatayat NU Jawa Tengah, GARFA Keprotokoleran oleh Banser, Bela diri oleh Pagar Nusa Batang serta Demonstrasi Pengamanan Kegiatan Fatayat

Selama dua hari dipandu oleh tim instruktur Garfa Satkorwil Jawa Tengah dengan cara yang menyenangkan dengan diselingi Ice breaking dan permainan-permainan membuat antusias peserta dalam mengikuti Diklatsar.
Dalam acara penutupan ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Batang, Sahabat Ani Khanah, S.Ag menyampaikan Terima kasih kepada tim instruktur Garfa Satkorwil Jawa Tengah, besar harapan Garfa sebagai wadah khusus bagi kader Fatayat NU mampu memberikan dukungan protokoler dan pengamanan untuk kegiatan Fatayat NU juga memberikan respons cepat terhadap berbagai problem sosial dan kemanusiaan yang terjadi di masyarakat.

Pewarta: Anisatul Azifah
Editor: Muhammad Asrofi

Menag Yaqut Apresiasi Pendirian RS NU Baitussyifa’ Limpung

0
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas menandatangani prasasti peresmian RS NU Baitussyifa' Limpung

Batang, NU Batang
Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) H Yaqut Cholil Qoumas meresmikan Rumah Sakit (RS) Nahdlatul Ulama (NU) Baitussyifa’ yang terletak di Desa Kalisalak Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, pada Ahad (26/02/23).

Didampingi Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rezeky, Menag Yaqut memotong pita peresmian dan menandatangani prasasti, yang diiringi dengan pembacaan shalawat untuk Nabi Muhammad SAW.

Menurut Menag Yaqut pendirian RS NU Baitussyifa’ merupakan ikhtiyar yang patut untuk diapresiasi.

“Pendirian rumah sakit ini merupakan wujud kontribusi warga nahdliyin menjaga kesehatan secara mandiri,” tutur Menag Yaqut.

Menag Yaqut juga mengatakan sangat terksesan dengan adanya inisiatif dari warga nahdliyin Limpung secara gotong royong mendirikan rumah sakit.

“Saya senang ada rumah sakit yang letaknya di sebuah kecamatan di pinggir Kabupaten Batang. Semoga bisa menjadi amal, dan sekaligus inspirasi bagi MWCNU di suluruh Indonesia,” terang Menag Yaqut.

Sementara itu, Ketua Yayasan RS NU Baitussyifa H Sayono mengucapkan terima kasih kepada Menag Yaqut yang telah berkenan untuk meresmikan RS NU Baitussifa’ Limpung ini.

“Rumah sakit ini dirintis cukup lama dan melelahkan. Hari ini lelah tersebut terobati. Terima kasih Gus Yaqut berkenan hadir untuk meresmikan,” tutur Sayono.

Sayono berharap, kendati masih banyak kekurangan, RS NU Baitussyifa’ Limpung ini bisa bermanfaat, khususnya dalam bidang kesehatan.

“Walau terletak di pinggiran, rumah sakit ini semoga bisa bermanfaat dalam memberi layanan kesehatan untuk masyarakat,” pungkas Sayono.

Pewarta: Zaim Ahya

KopsimNU Bantu PCNU Batang 60 Juta

0
Rapat Anggota Tahunan tahun 2022 KopsimNU

Batang, NU Batang
Dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2022 KopsimNU Batang memberikan bantuan kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang sebesar Rp 60 juta pada Sabtu (18/2/2023).

Hadiah diberikan oleh Ketua KopsimNU Abdurrahman kepada Ketua PCNU H Ahmad Taufiq secara langsung. Ketua PCNU didampingi juga oleh Ketua LAZISNU Batang Gus Shidqon dan panitia pembangunan RSNU yang diwakili oleh Ahmad Munir Malik.

Sumbangan senilai 60 juta itu dibagi tiga, untuk PCNU sebesar Rp 35.000.000, LAZISNU sebesar Rp 10.000.000 dan pembangunan Rumah Sakit NU sebesar 25.000.000.

“Semoga KopsimNU bisa memberikan manfaat bukan hanya kepada anggota dan karyawan tetapi juga untuk NU secara organisasi, ungkap Abdurrahman.

Memang masih kecil jumlahnya 60 juta tetapi kita akan terus meningkatkan kontribusi untuk NU, semoga tahun demi tahun semakin besar. Acara yang dilaksanakan di gedung PCNU Batang itu dihadiri oleh Pengurus KopsimNU lengkap, Dinas Diskoperindag Batang dan Dewan Koperasi (Dekopin) serta anggota KopsimNU.

Menurut wakil Dekopin Batang H.Muhammad Isnanto KopsimNU ini cukup bagus dan sehat. Indikatornya bisa melaksanakan RAT tepat waktu. Sedangkan sambutan dari Diskoperindag memuji KopsimNU karena likuiditas, rentabilitas dan solvabilitas cukup tinggi untuk ukuran di kabupaten batang.

“Likuiditas diatas 100 tepatnya 111, rentabilitas dan solvabilitas masih di atas 80,” ungkap Subiyanto wakil Diskoperindagkop.

Ia berharap semua bisa berpartisipasi dengan baik agar ke depan semakin baik perkembangan KopsimNU.

Kontributor: Jabir Al Faruqi
Editor: Muhammad Asrofi