Minggu, April 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 58

Ketua IPNU Batang: OSIS di Sekolah Ma’arif Kabupaten Batang, Harus Digeser Menjadi PK IPNU dan IPPNU

0
Saripudin Ketua PC IPNU Batang
Saripudin Ketua PC IPNU Batang

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Batang Saripudin mengatakan, bahwa seluruh sekolah dibawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) di Batang harus menggunakan IPNU dan IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) sebagai organisasi intra satu-satunya.

Hal tersebut disampaikan langsung pada acara pelantikan dan rapat kerja Pimpinan Komisariat (PK) IPNU dan IPPNU Madrasah Aliyah NU 01 Limpung, Kamis pagi (4/3) di aula gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Limpung.

Kebijakan ini merupakan amanat dari hasil Kongres IPNU tahun 2003 di Surabaya, dipertegas saat Rapat Pimpinan Cabang (RAPIMCAB) PC IPNU & IPPNU Kabupaten Batang pada bulan januari kemarin.

“Ini merupakan amanat sesuai keputusan Kongres 2003 di Surabaya, dilanjut hasil Rapimcab pada Januari kemarin,” ujar Sarip.

Ia juga menegaskan bahwa pergeseran OSIS ke IPNU dan IPPNU ini untuk mengembalikan makna Pelajar yang sesungguhnya yaitu yang berbasis di sekolah.

“Pergeseran ini dilakukan untuk mengembalikan makna IPNU & IPPNU ke basis pelajar yang sesungguhnya,” tegasnya.

Pria 25 tahun ini meyakinkan kepada semua Sekolah Ma’arif di Kabupaten, untuk tidak usah khawatir dengan digesernya OSIS akan menghambat sekolah dalam beberapa hal, salah satunya akreditasi.

“Penggeseran ini saya yakin tidak akan mengganggu hal-hal yang berkaitan dengan akreditasi sekolahan,” katanya.

Ia contohkan beberapa sekolah dan pondok pesantren modern yang sudah tidak menggunakan OSIS sebagai organisasi intra di sekolahannya.

“Bisa kita lihat MA Sunan Kalijaga di kecamatan Bawang, yang tidak ada OSIS sejak lama, namun tetap membawa akreditasi yang baik,” ujar Sarip.

“Tidak hanya pada sekolah saja, pondok modern yang punya sekolahan sendiri juga kebanyakan tidak menggunakan OSIS sebagai organisasi intra siswanya,” lanjut Sarip.

Walau organisasi intra-nya ada dua, IPNU dan IPPNU, Sarip menjelaskan bahwa kedua organisasi ini dapat saling berkolaborasi, dan saat ini beberapa sekolah ma’arif di kabupaten batang yang mulai menjalankan kebijakan tersebut.

Pewarta : Hafedz

Peringati Harlah Ke 98, MWC NU Kecamatan Bandar Gelar Donor Darah.

0

Bandar – Dalam rangka memperingati hari lahir NU ke 98, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bandar gelar donor di gedung MWC NU Bandar Ahad (28/2).

Kegiatan sosial ini digelar MWC NU Bandar dikarenakan sudah banyak kegiatan keagamaan dalam di seluruh pelosok di kabupaten batang secara serentak untuk mengisi momen yang sama.

Maka dari itu kegiatan semacam ini perlu di lakukan sebagai bentuk aksi nyata terhadap kepedulian kepada sesama manusia.

Dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang, kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat, terbukti dari jumlah pendonor yang yang melebihi 40 orang sehingga kegiatan donor darah berakhir lebih awal, pada pukul 12.00 WIB pendaftaran pendonor sudah ditutup.

Kegiatan yang diprakarsai oleh oleh Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) kecamatan bandar punya harapan yang mulia, agar dapat membantu pasien yang membutuhkan sekaligus menambah stok darah yang sudah menipis di PMI Batang.

“Harapannya kegiatan semacam ini dapat di selenggarakan secara rutin guna mengfasilitasi calon calon pendonor agar tak perlu datang ke Batang namun tetap bisa melaksanakan donor darah secara rutin dan tetap memberikan kebermanfaatan kepada sesama” tutur sahabat Muhammad Rifqi selaku koordinator pelaksana.

Kegiatan ini di dukung penuh oleh ketua tanfidziyah MWC NU Bandar H Nur Khamid, meskipun berhalangan donor, karena baru saja vaksinasi covid-19, beliau tetap hadir ke lokasi untuk menemui pendonor dan memberikan dukungannya secara langsung serta turut memantau jalannya kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini siap tak dukung penuh, silahkan yang muda-muda bisa disukseskan, saya mohon maaf tidak bisa ikut berpartisipasi karena baru saja di vaksin, walaupun nggak bisa donor, tapi tetap akan saya pantau” katanya.

Pewarta : Liesnaeni

Editor : Hafedz Maschun

Binari, Sebuah Program Yang Dipromosikan FATAYAT NU Warungasem Setelah Dilantik

0

Warungasem – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang mempromosikan program unggulan “binari” seusai dilantik, pada jum’at (26/2) pagi di aula gedung MWC NU Kecamatan Warungasem.

Program yang digadang-gadang ini bertujuan untuk mengkader Fatayat NU disetiap ranting di kecamatan warungasem.
Dengan skema membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari 3 ranting.

Tatimmatur Rizkiyah Ketua PAC Fatayat NU Warungasem yang baru dilantik itu mengatakan bahwa program unggulannya akan dilaksanakan bulan juli mendatang.

“Program utama yang hendak dilaksanakan yaitu kegiatan binari, insyaallah akan dilaksanakan mulai bulan Juli,” ucap guru Madrasah Tsanawiyah (MTS) Tholabuddin, Masin tersebut.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Fatayat NU di Warungasem yang telah mempercayakan amanah kepadanya sebagai ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Warungasem masa khidmat 2021-2025. Dalam sambutan pertamanya selain mempromosikan program “binari” juga memaparkan gambaran program-progam yang akan dilaksanakan selama satu periode.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Batang, Erna Dewi Palupi berpesan bahwa program kerja yang sudah direncanakan mohon dilaksanakan dengan baik dan banyak berkontribusi kepada NU serta pemerintahan Kabupaten Batang.

“Apa yang bisa dilakukan, lakukanlah! Tunjukan bahwa kalian mampu berkiprah. Pada dasarnya berkhidmah itu memberikan manfaat untuk masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, pelantikan ini merupakan momen yang pas karena tepat seminggu setelah tanggal kelahiran Fatayat NU berdasarkan tahun hijriah yakni, 7 Rajab.
Sementara itu, Ketua MWC NU Kecamatan Warungasem, Kuwat berharap PAC Fatayat NU Warungasem dapat bersinergi dengan banom – banom yang lain sehingga kegiatan bisa saling menyambung.

“Apalagi MWC NU Warungasem punya program kerja yang banyak, kita akan memaksimalkan kerja keras masing – masing banom,” tambahnya.

Acara pelantikan dengan mengusung tema “Eksistensi Organisasi Menuju Perempuan NU yang Mandiri dan Berdedikasi” Mendapatkan ucapan selamat dari banyak pihak, tak terkecuali camat warungasem, Darsono.

Beliau mengucapkan selamat kepada PAC Fatayat NU Warungasem yang sudah resmi dilantik, harapannya dengan diselenggarakannya pelantikan ini semoga lebih semangat dalam berkhidmah.

“Program yang sudah disusun menjadi panduan untuk bekerja, mengabdi dan berbakti kepada masyarakat dengan tujuan khusus memajukan Kecamatan Warungasem. Saya yakin yang terpilih adalah kader terbaik, pastinya sudah mengabdi dan berkarya di Fatayat NU,” terangnya di sela-sela sambutan.
Ditambahkan, semoga bisa berperan dengan baik sehingga masyarakat bisa merasakan kehadiran PAC Fatayat NU Warungasem dan membantu setiap programnya.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Batang, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang, PC Fatayat NU Batang, Manager BMT SM NU Cabang Pekalongan, Kepala Desa Banjiran dan Banom Kecamatan Warungasem, serta grup rebana Al-Fatah Banjiran yang membuat acara pelantikan semakin meriah.

Kontributor : Septy Aisah

Editor : Hafedz Maschun

Bekali Kader, PAC GP Ansor Limpung Adakan Selapanan Ngaji Kitab Hujjah Ahlussunnah Wal Jamaah

0


Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung menggelar Selapanan Rutin Perdana yang diisi dengan kajian Kitab Hujjah Ahlussunnah Wal Jamaah di Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdatul Ulama (NU) Kecamatan Limpung, Sabtu (13/2) malam.


Acara yang bertemakan “Membumikan Aswaja Meneguhkan Komitmen pada Nasionalisme dan Kebangsaan” ini dihadiri langsung oleh Rois Syuriah MWC NU Kecamatan Limpung, Drs KH M Sulton Syair, SQ.


Meski duduk dengan lesehan, acara ini berjalan dengan lancar karena diikuti oleh pengurus PAC dan Ranting serta dimeriahkan grup rebana Raudah An Nabawiy dan juga di selipi dengan makanan dan minuman ringan.


Pada kesempatan itu, Kiai Sulton menyampaikan walaupun tidak punya kesempatan mondok, kajian-kajian seperti ini hendaklah diikuti dengan istiqomah. Nanti muncul kader-kader NU ini kedepan yang betul betul handal. Handal bukan sekedar berorganisasi namun handal juga dalam segi keilmuan.

KH Sulton berharap kader Ansor bisa berargumentasi dalam menyampaikan aswaja, bukan sekedar menyampaikan dari kiainya.


“Kita sekarang ditantang harus bisa berargumentasi dengan dasar-dasar dalil, yaitu dalil kita Ahlussunnah Wal Jamaah, yang sekarang menjadi pedoman di organisasi kita Jam’iyah Nahdatul Ulama,” tuturnya.


KH Sulton juga mengharapkan kajian kitab Hujjah Ahlussunnah Wal bisa ditekuni.

“Saya harapkan bisa tidak bisa, paham tidak paham, tetap ikut ngaji. Sing penting mangkat, insya Allah bisa,” tegasnya.

Pewarta: Asrofi

Bangga Warga NU punya KopsimNU

1

Ada kesimpulan secara umum. Nahdlatul Ulama tidak diragukan bila mengurus soal keagamaan tapi bila mengurus ekonomi dan keuangan masih diragukan keberhasilannya. Kondisi ini yang menjadikan kemandirian NU berjalan agak lambat walaupun umurnya hampir satu abad. Oleh karena itu tema Harlah ke 98 menurut kalender Hijriyah adalah : Meneladani Mu’asis Menuju Kemandirian NU.

Menurut sekretaris PCNU Batang, A.Munir Malik, klaim NU kurang mampu membangun sistem ekonomi dan keuangan mulai ditepis oleh warga NU Batang. Salah satunya adalah perkembangan lembaga keuangan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS KOPSIMNU). Lembaga keuangan di bawah NU yang kini sudah berumur 20 tahun itu termasuk koperasi terdepan di Kabupaten Batang.

“Untuk mengelola ekonomi dan lembaga Keuangan NU seperti KopsimNU yang sekarang memang tidak mudah, butuh waktu, ketekunan, keseriusan dan profesional. Dan itu semua bisa dilalui oleh KopsimNU, demikian kata A.Munir Malik dalam sambutan RAT KopsimNU di Hotel Dewi Ratih , 20/2/2021

Sejarah panjang perjalanan Kopsim sejak berdiri tahun 2001 hingga 2021, yang bermodalkan nol persen sampai kini mampu mengelola modal uang tidak kurang dari 30 milyar merupakan prestasi yang membanggakan dan bisa dibanggakan warga NU Batang.

” Awal berdiri, KopsimNU ini diselimuti optimisme dan pesimisme. Ada yg mendukung dan tidak sedikit pula yang mencibir’, demikian sambutan ketua KopsimNU , H.M.Abdurrahman SH,MM dalam laporan pertanggungjawaban saat RAT.

Namun kesulitan kesulitan itu bisa dilalui dengan baik olek pengurus, manajer dan semua karyawan KopsimNU. Dan saat ini kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Penambahan anggota dan permodalan meningkat signifikan dari tahun ke tahun.
Bahkan Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Batang Bapak Subiyanto, MM menilai KopsimNU termasuk koperasi yang sehat di antara 200 an lebih koperasi yang terdapat di batang.

” Indikasi koperasi sehat adalah jumlah anggota bertambah, permodalan meningkat, aset berkembang dan RAT tepat waktu. Ini sudah dimiliki KopsimNU”, tegas nya saat memberikan sambutan dalam RAT.

RAT yang dihadiri para pendiri, anggota, para kyai yang tergabung dalam dewan syari’ah, pengawas dan jajaran pengurus NU serta Kepala Dekopinda Kabupaten Batang, Bapak Sukirman, SE,MM
ini memberikan hadiah dan door prize yang banyak dan menarik untuk semua yang hadir. Mulai dewan pendiri, penyerta modal, penyimpan dan peminjam teladan.

Dalam RAT ini pula Kopsim memberikan bantuan dana Operasional PCNU sebesar 30 juta dan zakat sebesar 5 juta. Dan pada Harlahnya di bulan November tahun lalu , KopsimNU juga berpartisipasi pembangun RSNU Batang sebesar 50 juta.

Penulis: Jabir Al-Faruqi

Guna Mempercepat Berdirinya Gedung NU Ranting Botolambat, Warga NU Galakkan Kegiatan Gotong Royong

0

Dalam waktu dekat warga NU Ranting Botolambat Kandeman akan memiliki gedung Ranting NU, yang nantinya akan menjadi pusat syiar warga NU, dan tentunya juga sebagai kantor sekertariat bersama NU beserta seluruh badan otonomnya.

Pembangunan gedung NU sendiri di bangun di tanah wakaf seluas 800 m2 dari H. Tasani dan Hj. Tasmulyati (Warga NU Ranting Kandeman), yang pembangunanya dilaksanakan secara gotong royong oleh semua elemen warga NU .

Seperti hari ini,warga NU Ranting Botolambat MWC NU Kandeman, Banser Satkoryon Kandeman, dan dibantu anggota TNI Dari Kodim 0736/Batang melaksanakan pengeceron guna mempercepat pembanggunan. Jumat 19/2/21.

Dalam kegiatan gotong royong pengecoran tersebut juga di dampingi dari pengurus MWC NU Kandeman diantaranya: Kiai Slamet Asrofin, Kiai Hijroh Saputro, S.Pd.I, dan Anggota DPRD Kabupaten Batang, Bambang Sasongko, S.H.

Melalui telephone, Ketua MWC NU Kandeman, H. A. Zahro,S. Ag menyampaikan terimakasih kepada H. Tasani sekeluarga yang telah mewakafkan tanah, serta seluruh elemen warga NU yang telah meluangkan tenaganya untuk membantu gotong royong pembangunan gedung NU Ranting Botolambat Kandeman.

Kami mewakili pengurus MWC NU Kandeman juga menyampaikan terima kasih kepada Bambang Sasongko, S.H yang telah membantu pembangunan gedung NU Ranting Botolambat , yang nantinya juga akan mengupayakan pembangunn gedung MWC NU Kandeman, di Tegalsari Insyaallah di tahun 2022.

Pewarta: Sarjito

Semarak Harlah IPNU dan IPPNU, Pelajar NU Bawang Gelar Perlombaan Virtual

0

Bawang – nubatang.or.id || Dalam rangka memeriahkan Hari Lahir (Harlah) IPNU yang ke-67 dan IPPNU yang ke-66, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, gelar perlombaan secara virtual.

Meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19, PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Bawang tetap menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lomba harlah IPNU & IPPNU secara daring atau virtual. Peringatan kali ini tidak kalah menarik, karena peserta lomba merupakan anggota IPNU dan IPPNU se-kabupaten Batang.

“Lomba ini diperuntukkan untuk anggota IPNU dan IPPNU se-kabupaten Batang, dengan ketentuan melampirkan Sertifikat Makesta, Kartu Tanda Anggota, atau Surat Rekomendasi PR maupun PK,” Ucap ketua panitia, Rekanita Solekha.

Adapun cabang-cabang yang dilombakan, antaralain, lomba menulis artikel, lomba vlog, serta lomba cipta dan musikalisasi puisi.

Ia menambahkan, “Momentum harlah ini menjadi sarana silaturahmi, serta guna menambah daya kreativitas pelajar NU dalam bidang penulisan artikel, maupun bidang seni, seperti musikalisasi puisi. Dan dapat memberikan suntikan mental, di tengah pandemi lewat karya-karya yang dihasilkan,” terangnya.

Mengenai ketentuan lomba, Solekha menerangkan, peserta mendaftarkan diri mulai tanggal 15 Februari 2021, dengan mengisi form pendaftaran yang telah disediakan ( http://bit.ly/form-pendafaran ). Kemudian, lihat dan download petunjuk teknis perlombaan ( http://bit.ly/petunjuk-teknis-lomba ).

Akhir pengiriman karya pada tanggal 3 Maret 2021, dengan mengirimkan karya kepada email masing-masing penanggung jawab lomba, Lomba Menulis Artikel (anifsyarifudin29@gmail.com), Lomba Cipta & Musikalisasi Puisi (muhyiabd7@gmail.com), Lomba Vlog (kangulin08@gmail.com), dan pengumuman pemenang lomba akan diumumkan pada malam puncak peringatan harlah IPNU dan IPPNU Kecamatan Bawang, tanggal 7 Maret 2021 mendatang.

Menurut Rekan Miftakhul Adib, selaku Ketua PAC IPNU Bawang menyampaikan, bahwa ” Semua pelajar NU walau di tengah pandemi harus tetap produktif dan kreatif, peringatan Hari Lahir IPNU dan IPPNU harus terus disosialisasikan, mengingat bahwa IPNU dan IPPNU merupakan generasi muda NU yang harus mewujudkan cita-cita para pendiri IPNU dan IPPNU”, tuturnya.

(Ida Surya/Solekha)

Undangan Menulis Biografi Kiai Batang

3
sumber:nu online

Teman teman penulis atau yang ingin menjadi penulis…

Dalam rangka memeriahkan Harlah NU yang akan diselenggarakan PCNU Batang di akhir bulan ini (27 Februari 2021), kami pengurus Ltn mengajak teman-teman untuk menulis biografi kiai di daerah masing-masing.

Model penulisannya bisa diolah dari hasil wawancara dan penelusuran lapangan. Tidak harus lengkap, yang penting ada satu hal yang ditonjolkan, yang dalam istilah berita menampilkan angle yang menarik.

Misalnya tulisan “Kiai Syair Berdakwah Keliling dengan Manakib” yang pernah terbit di nu online, itu tidak lengkap dan mendetail, namun ada satu hal yang ditonjolkan: “Dakwah Keliling dengan Manakib”.

Teman-teman bisa melakukan hal yang sama, tentu dengan angle yang sesuai dengan kiai yang mau ditulis. Tak usah banyak-banyak, cukup 4000 sampai 5000 karakter, atau skitar 700 kata.

Kami harap dari sekian teman-teman penulis (atau ingin menjadi penulis) ada yang berminat. Kami siap menjadi teman diskusi untuk mewujudkan tulisan biografi kiai ini. Tulisan akan kami muat di nubatang.or.id, dan ke depan kemungkinan bisa dibukukan.

Ttd
Pengurus Ltn NU Batang

Zaim: 085742151777
Yunus: 081228847661

PAC IPNU-IPPNU Bawang Lantik Pengurus IPNU-IPPNU Ranting Desa Bawang dan Resmikan Grub Rebana Al-Qabidh IPNU Bawang.

0

Bawang – Pengurus Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Masa Khidmat 2020-2022 Resmi Dilantik Oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU IPPNU Kecamatan Bawang, Minggu (14/2).

Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Khafifiyah Desa Bawang ini selain dihadiri oleh beberapa perwakilan dari PAC IPNU- IPPNU kecamatan Bawang, juga dihadiri oleh Pengurus Muslimat dan Fatayat.

Dalam prosesi pelantikan tersebut, Ketua PAC IPNU Bawang, Miftahul Adib menyatakan bahwa ia berharap pengurus yang dilantik akan bisa menjalankan amanat kepengurusan.

PAC IPPNU Bawang melantik PR IPPNU Desa Bawang

Miftahul Adib juga menyatakan, bahwa IPNU -IPPNU yang sudah berusia satu abad ini tidak boleh ketinggalan, tetapi harus menghadapi arus di era modernisasi saat ini.

“Kita harus memanfaatkab kecanggihan teknologi dan menghadapi tantangan zaman, tetapi kita jangan sampai kehilangan identitas kita. Dan semoga menjadi pengurus yang bertanggung jawab, amanah dalam menjalankan tugas, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Setelah prosesi pelantikan selesai, dilanjutkan dengan peresmian grub rebana Al-Qabidh IPNU Bawang oleh Pengasuh Pondok Pesantren al-Khafifiyah, K.H Nafi’ul Athfal dan dilanjutkan dengan doa penutup.

Dalam peresmian tersebut beliau mengatakan merasa senang jika IPNU-IPPNU mengadakan kegiatan di Pondok Pesantren al-Khafifiyah.

“Saya juga selalu siap ketika IPNU IPPNU membutuhkan saya. Bahkan aula ini juga saya perbolehkan untuk dijadikan markas IPNU IPPNU Desa Bawang,” pungkasnya.

Pewarta: Ida Surya

Lewat Dirasah Ula 2, Rijalul Ansor Batang Gembleng Para Kiai Muda NU

0

Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Pimpinan Cabang GP ANSOR Batang menggelar Dirosah Ula 2 di Pondok Pesantren Al Fadhlu Desa Tombo, Bandar, Batang (13/02/2021).

Kegiatan pendidikan dan pengkaderan yang diperuntukkan untuk kader-kader Ansor dari kalangan para ustaz dan kiai muda di Kabupaten Batang ini dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan.

“Karena masih kondisi pandemi, maka jumlah pesertanya juga dibatasi dengan pengawasan ketat dari Banser Protokoler Satkorcab Batang,” tutur salah satu panitia.

Dalam sambutannya, Ketua MDS Rijalul Ansor Kabupaten Batang, Abdus Syakur mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya Dirosah Ula adalah untuk menguatkan paham Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) di kalangan kiai muda Nahdlatul Ulama (NU) yang berada di bawah naungan MDS Rijalul Ansor.

“Acara ini merupakan yang kedua kalinya yang digelar oleh MDS Rijalul Ansor Kabupaten Batang. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah MDS Rijalul Ansor yang telah berkenan hadir untuk menyampaikan banyak hal mengenai penguatan Islam Aswaja An Nahdliyah,” jelas laki-lali yang akrab dipanggil Kang Syakur ini.

Kang Syakur menambahkan, bahwa dalam Dirosah Ula ini, para kiai muda diberikan pemantapan mengenai paham Aswaja yang selanjutnya akan menjadi bekal bagi kiai muda NU dan menegaskan jati diri mereka sebagai Nahdliyin yang mumpuni dalam berdakwah.

Acara Dirasah Ula 2 ini juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, H. Maulana Yusup, S.IP. Dalam sambutannya ia menyatakan sebuah harapan, bahwa setelah selesai kegiatan ini, para kiai muda NU bisa lebih meningkatkan kualitas dakwah dan menyebarkan ajaran ahlussunah wal jama’ah (Aswaja).

Dengan harapan mencapai hasil maksimal, Dirosah Ula 2 ini mengundang beberapa nara sumber yang berkualitas, baik dari Pengurus Pusat maupun Pengurus Wilayah PW GP Ansor JawabTengah: KH. R Machfudz Hamid, KH Hakimudin, H Sholahudin Aly, KH Hanif Mahfudz, M. Hum, KH Aji Nugroho, Lc MPd, KH Abdullah Syafiq, SH, MH, KH Aunulloh A’la Habib, Kyai Zidni Ilman, Kiai Abrori MAg.

Pewarta: Irvan