Sabtu, April 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 66

JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1441H/2020 M UNTUK KABUPATEN BATANG

0

Download Jadwal Imsakiyah PDF

Ram.MasehiImsakSubuh TerbitDuhaZuhurAsarMagrib Isya’
1 24 Apr 4.16 4.26 5.38 6.06 11.41 15.02 17.40 18.48
2 25 Apr 4.16 4.26 5.38 6.06 11.41 15.02 17.39 18.48
3 26 Apr 4.16 4.26 5.38 6.06 11.41 15.02 17.39 18.47
4 27 Apr 4.16 4.26 5.38 6.06 11.41 15.02 17.39 18.47
5 28 Apr 4.16 4.26 5.38 6.06 11.41 15.02 17.39 18.47
6 29 Apr 4.16 4.26 5.38 6.07 11.40 15.02 17.38 18.47
7 30 Apr 4.16 4.26 5.38 6.07 11.40 15.02 17.38 18.46
8 1 Mei 4.16 4.26 5.38 6.07 11.40 15.02 17.38 18.46
9 2 Mei 4.16 4.26 5.38 6.07 11.40 15.02 17.37 18.46
10 3 Mei 4.16 4.26 5.38 6.07 11.40 15.01 17.37 18.46
11 4 Mei 4.16 4.26 5.38 6.07 11.40 15.01 17.37 18.46
12 5 Mei 4.15 4.25 5.38 6.07 11.40 15.01 17.37 18.46
13 6 Mei 4.15 4.25 5.38 6.07 11.40 15.01 17.37 18.46
14 7 Mei 4.15 4.25 5.38 6.07 11.40 15.01 17.36 18.45
15 8 Mei 4.15 4.25 5.38 6.07 11.40 15.01 17.36 18.45
16 9 Mei 4.15 4.25 5.38 6.07 11.40 15.01 17.36 18.45
17 10 Mei 4.15 4.25 5.38 6.08 11.39 15.01 17.36 18.45
18 11 Mei 4.15 4.25 5.38 6.08 11.39 15.01 17.36 18.45
19 12 Mei 4.15 4.25 5.38 6.08 11.39 15.01 17.35 18.45
20 13 Mei 4.15 4.25 5.39 6.08 11.39 15.01 17.35 18.45
21 14 Mei 4.15 4.25 5.39 6.08 11.39 15.01 17.35 18.45
22 15 Mei 4.15 4.25 5.39 6.08 11.39 15.01 17.35 18.45
23 16 Mei 4.15 4.25 5.39 6.09 11.39 15.01 17.35 18.45
24 17 Mei 4.15 4.25 5.39 6.09 11.39 15.01 17.35 18.45
25 18 Mei 4.16 4.26 5.39 6.09 11.40 15.01 17.35 18.45
26 19 Mei 4.16 4.26 5.39 6.09 11.40 15.01 17.35 18.45
27 20 Mei 4.16 4.26 5.40 6.09 11.40 15.01 17.35 18.45
28 21 Mei 4.16 4.26 5.40 6.10 11.40 15.01 17.35 18.45
29 22 Mei 4.16 4.26 5.40 6.10 11.40 15.01 17.35 18.45
30 23 Mei 4.16 4.26 5.40 6.10 11.40 15.02 17.35 18.45
  1. Penentuan 1 Ramadhan 1441 H dan 1 Syawal 1441 H menunggu keputusan sidang Itsbat pemerintah/Kementerian Agama RI.
  2. Jadwal ini sudah ditambah Ikhtiyat 2 menit, kelebihan detik berapapun di bulatkan menjadi 1 menit, kecuali untuk dhuhur dan terbit. Dhuhur di tambah ikhtiyat 3 menit dan untuk terbit detik berapapun dihilangkan kemudian dikurangi 2 menit.
  3. Untuk akurasi jam akses web JAM BMKG

Langkah Ikhtiyar Banser Sidorejo , Cegah Covid-19

0

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) desa Sidorejo kecamatan Warungasem kabupaten Batang melakukan aksi tanggap cepat sebagai langkah ikhtiar pencegahan virus Corona (covid-19).

Para nggota Banser bersama perangkat desa setempat didampingi Koramil Warungasem melakukan penyemprotan disinfektan kesejumlah sarana ibadah dan fasilitas umum, mulai dari masjid, mushola, madrasah dan sekolah pada, Ahad (22/03) pagi.

Ketua Gerakan pemuda Ansor (GP Ansor) desa Sidorejo, Ifan Maulana, mengatakan langkah aksi tanggap cepat merupakan ikhtiar pencegahan. Dengan penyemprotan disinfektan, terang dia, virus covid-19 tidak menyebar di daerahnya dan kabupaten Batang khususnya dan sekitarnya.

“Dengan langkah itu, kami sebagai Banser harus ikut serta dalam pencegahan untuk membantu pemerintah desa setempat,” kata dia.

“Di desa kami sendiri ada beberapa sasaran yaitu 20 tempat ibadah, 4 masjid dan 16 mushola. Sedangkan madrasah ada 3 tempat, di tambah sekolah umum ada 3 tempat. Dengan itu kami membagi beberapa kelompok, masing masing ada 2 orang dalam tugas penyemprotan,” ucap dia.

Selain itu, sebelum proses penyemprotan disinfektan Banser juga terlihat membersihkan karpet.

“Kami juga menggulung karpet yang sebelumnya kami bersihkan terlebih dengan alat pembersih debu,” tambahnya.

Choirul Amar sebagai tokoh muda masyarakat Sidorejo, sangat terbantu dengan kesiapan anggota Banser. Menurutnya Banser selau siap, sigap dan cepat soal wabah virus covid-19 ini.

“Sesuai dengan intruksi pemerintah kabupaten Batang, mulai Sabtu kemarin secara serentak melaksanakan desinfektan di ruang publik, tempat ibadah, perkantoran, pasar hingga sampai dengan tingkat RT untuk pencegahan, ” tuturnya.

Dirinya pun mengajak seluruh pemuda dan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan. Ia juga mengimbau pada para pemuda agar jangan ada rasa ketakutan tentang virus covid-19 yang membuat daya imun turun.

“Kita sama sama ikhtiar secara medis maupun do’a, biar kita semua terhindar dari wabah ini. Untuk penyediaan alat dan bahan disinfektan telah di sediakan oleh pemerintah desa, yang di pasok dari pihak kecamatan Warungasem,” beber Choirul.

Berdasarkan penelusuran https://corona.jatengprov.go.id monitoring data virus covid-19 di wilayah Jawa Tengah (Jateng) pada update terakhir ahad 22 Maret 2020, pukul 09.04 WIB, secara keseluruhan persebaran Corona, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2.416, Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 165 orang.

Selain itu, ada 14 kasus positif Covid-19, yakni 11 orang masih menjalani perawatan dan 3 orang meninggal dunia.

Secara rinci di kabupaten Batang sendiri berjumlah 12 ODP, sedangkan PDP dan Positif covid-19, Nihil.

Oleh ; Rahman jaya

LKNU, PDNU Dan Lazisnu Banyuputih Bergerak Cepat Mencegah Corona

0

Lembaga Kesehatan NU(LKNU), Persatuan Dokter NU (PDNU) Cabang Batang dan Lazisnu Banyuputih Bergerak cepat mengantisipasi penularan Corona.Virus Corona yang begitu dahsyat dan ditakuti mayoritas masyarakat mulai anak anak sampai usia lansia itu cukup membuat panik semua pihak. Begitu pemerintah mengumumkan gerakan darurat mengantisipasi virus Corona diumumkan oleh presiden, selang beberapa hari saja yakni tanggal 15 Maret LKNU dan Lazisnu Banyuputih melakukan sosialisasi ke masyarakat khususnya warga NU untuk berhati hati, waspada, jangan panik dan membudayakan hidup sehat.

“Kita perlu sosialisasi sejak dini virus Corona ini agar kewaspadaan masyarakat tidak terlambat”, demikian sambutan dan pengarahan ketua LKNU Kabupaten batang bapak dokter selamet.

Acara sosialisasi virus Corona itu dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengobatan gratis bagi warga Banyuputih. Kegiatan itu terlaksana berkat kerjasama LKNU Cabang dan Lazisnu Banuputih.

Pelaksanaan pengobatan gratis ini diikuti oleh 143 peserta. Ikut hadir dalam kegiatan itu adalah jajaran Syuriah, Tanfidziyah, Lazisnu, Fatayat, Muslimat, Ansor dan Persatuan Dokter NU (PDNU).

Menurut penuturan ibu Siti alfiyah sebagai salah satu peserta pengobatan gratis bahwa program ini sangat bagus. Disampinh mendapat pengobatan gratis, bisa cek gula darah, kolesterol, gula darah ditambah penyuluhan antisipasi virus Corona.

“Sangat tepat, bermanfaat dan dibutuhkan warga terutama orang bawah”, demikian tutur ibu Siti alfiyah

Sedangkan ketua Mwcnu , bapak Tuhri menyampaikan bahwa semua ini bisa terlaksana atas sumbangan dari warga NU. Semakin banyak sumbangan infak, sedekah dan zakat dari warga NU maka semakin banyak pula kerja kerja sosial yg bisa diberikan untuk masyarakat Nahdhiyiin.

“Semua yang kita berikan ini adalah dari warga NU untuk warga NU”, kata bapak Tuhri saat membuka acara pengobatan gratis.

Sebagai ketua MWCNU berharap agar program ini bisa terus ditingkatkan

KOPSIM NU Batang Beri Bonus Gratis Ziarah ke Bali

0

Salah satu program andalan yang kini banyak diminati para anggota KOPSIM NU Batang adalah tabungan ziarah. Tabungan ziarah ada dua macam. Ziarah lokal dan ziarah ke Bali – Lombok. Ziarah lokal lokasinya pulau Jawa.

Pada tanggal 14 Maret lalu, Kopsim NU memberangkatkan 100 (seratus) orang anggota Ziarah ke Bali. Ini merupakan angkatan ke lima (5) untuk ziarah ke Bali. Peserta diberangkatkan dari kantor Kopsim NU Batang jl Ahmad Dahlan 9A. Batang. Pelepasan pemberangkatan ziarah ke Bali dilakukan oleh ketua Kopsim NU bapak H.Abdurrahman Nasrudin ,SH, MSi didampingi Direktur Kopsim NU bapak H.Busro .

Program tabungan ziarah baik lokal maupun ke Bali- Lombok peminatnya dari tahun ke tahun terus meningkat sejak diluncurkan lima tahun lalu, kata Haji M Busro.

“Salah satu program tabungan yang diluncurkan Kopsim NU, tabungan ziarah peminatnya terus meningkat”, kata M Busro habis mendampingi ketua Kopsim melepas keberangkatan rombongan ziarah ke Bali.

Masih kata M Busro,” bagaimana program ini tidak menarik”. Untuk program ziarah lokal, peserta cukup menabung Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) setiap bulan selama 36 bulan akan mendapatkan bonus gratis bziarah ke makam para wali di pulau Jawa dan tabungan uangnya utuh kembali pada penabung.sedangkan untuk tabungan ziarah ke Bali- NTB peserta cukup menabung Rp 250.000 (dua ratus lima puluh ribu) perbulan dalam jangka waktu 36 bulan dapat bonus gratis ziarah Bali-NTB, uang tabungan utuh kembali ke penabung.

Kepuasan peserta ziarah bisa dijamin. Menurut KH.Hijroh Saputro,S.Pdi yang kebetulan sebagai peserta dan sekaligus sebagai pembimbing spiritual ziarah Bali ke 5 menilai program ini sangat cocok untuk warga NU dan masyarakat umum. Karena semua kebutuhan peziarah mulai makan, penginapan, masuk lokasi wisata, transpor pulang pergi ditanggung Kopsim NU.

“Lega dan nikmat, bisa ziarah dan uang tabungan kembali utuh”, demikian kata KH. Hijroh

PAC IPNU-IPPNU Bandar Pelopori Kegiatan Istighosah Jelang UNBK

0

Dalam rangka memberikan motivasi kepada adik – adik pelajar tingkat Pendidikan SD/MI/SMP/MTs/MA/SMA dan SMK yang akan melaksanakan Ujian Nasional berbasis Komputer (UNBK), kecuali pendidikan dasar SD/MI yang masih menggunakan Ujian Tertulis, Semoga di mudahkan dalam mengerjakan soal dengan mendapatkan nilai yang baik.

Hadir dalam kegiatan tersebut H. Nur Hamid selaku Ketua MWC NU Kec Bandar, Muspika Bandar TNI, Polri dan KH Sungeng Rhomadon selaku Pembicara pada acara, Para tamu undangan, Siswa – siswi

SD/MI hampir 60 persen sedangkan Tingkat MTs di hadiri oleh Mts Mifathul Hidayah Pesalakan Bandar, Mts /SMP yang lain di konfirmasi tidak bisa hadir karena hari tenang.

Sementara itu, Kegiatan Istighosah berlangsung di Masjid Baabussalam Bandar Sabtu (14/3/2020) di pimpin Oleh KH. Ansori Naim selaku tokoh NU di wilayah Bandar dan sekaligus sebagai pengurus cabang NU Kabupaten Batang berpesan kepada para siswa yang akan menempuh ujian, jangan takut ujian, belajar lah dengan sungguh – sungguh apa yang telah di ajarkan Bapak /Ibu guru di sekolah, Kewajiban selaku siswa adalah belajar. Setelah kita belajar semaksimal mungkin baru kita serahkan kepada Allah SWT.

“Ujian adalah gerbang awal adik – adik semua untuk menempuh ke jenjang selanjutya, ” Ungkapnya.

Muh Khafifudin, Ketua PAC IPNU Kec Bandar dalam kesempatan tersebut menuturkan, Dengan adanya kegiatan Istighosah ini merasa bangga kepada adik – adik sekalian yang turut hadir bersama para pendamping bapak /ibu guru, demi sukses melewati Ujian Nasional. dengan di Awali Sholat Duha dilanjutkan istighosah bersama, Ucapnya

Di tempat terpisah menurut Fazil Fadli bahwa Ketua PC IPNU Kab Batang Syarifudin menghadiri kegiatan tersebut dan sekaligus mengucapkan selamat dan sukses kepada PAC IPNU IPPNU Bandar.

Ia juga memberikan apresiasi, Kegiatan ini sangat bagus, ini adalah bentuk langkah konkret bukan seremonial, namun bentuk kegiatan kebiasaan yang biasa dilakukan tiap tahun.

Sementara itu menurut Fazil Fadli yang datang selaku tamu undangan sebagai Penasehat PAC IPNU Kecamatan Bandar mengatakan, Kami selaku Alumni atau Penasehat PAC IPNU, kegiatan ini perlu di tingkatkan lagi terutama koordinasi kepada LP Maarif Kec Bandar dan Kepala Sekolah terkait, untuk memberi rekomendasi kepada guru pendamping agar anak – anak didik peserta ujian di Ikutsertakan sebagai upaya prosesif meningkatkan keimanan, mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menanggapi tentang Virus Corona/COVID – 19 Fazil Fadli angkat bicara, Virus Corona memang berbahaya namun kita tidak perlu takut dan panik, yang penting kita selalu jaga kebersihan dan selalu berdoa agar kita semua terhindar dari virus tersebut.

“Jaga selalu kebersihan kita, setelah kita menjaga pola hidup bersih dan sehat kita berdoa agar dijauhkan dari segala bala, termasuk yang lagi ramai virus Covid – 19, ” Pungkas Fazil Fadli.

Harlah NU 97 , IPNU IPPNU Bawang bedah Buku “300 Hari di Bumi Syam”

0
Harlah NU 97 , IPNU IPPNU Bawang bedah Buku "300 Hari di Bumi Syam"

Berbagai kegiatan Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama’ yang ke 97 tahun hijriah , Salah satunya bedah buku yang berjudul 300 hari di bumi syam karya febri rahmadhani .

Acara yang Di selenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bawang kabupaten batang ini di ikuti ratusan peserta yang bertempat di gedung aswaja center kecamatan bawang pada ( 8 / 03 ).

Dengan mendatangkan penulis febri rahmadani , faiz marwan sebagai modherator , boaz simanjuntak , nurul mubin dan juga khaira dina karakater film “Seeking The imam” sebagai pembedah , yang sebelumnya film tersebut di putarkan dalam acara pembukaan .

menurut Febri Ramdani, dalam buku 300 Hari di Bumi Syam menuliskan bahwa semua yang dikatakan ISIS adalah kebohongan. Soal Janji hidup dalam hukum islam dan balutan keagamaan, serta jaminan kehidupan dan pendidikan layak semuanya adalah kebohongan.

“Saya menyaksikan sendiri, misil misil itu jatuh tak lebih dari jarak 1 KM dari saya berdiri, asap pekat dan getarannya begitu terasa. Ini tidak sesuai ajaran islam yang saya tahu” tutur Febri.

Sementara, Boaz Simanjuntak sebagai salah satu pembedah mengungkapkan pendapatnya perihal mantan teroris.

“Bagi saya mantan teroris itu tidak masalah, yang terpenting adalah kemanusiaan,” ungkapnya.

Boaz juga melanjutkan pendapatnya terkait pentingnya makna toleransi dan menghargai perbedaan. Baik perbedaan dalam agama, pemikiran ataupun ras serta suku.

“Bagi saya yang sering melawan pemikiran saya belum bisa dianggap keras, Kecuali dia sudah berani datang ke Poso menghadapi segala kekerasan yang ada disana” tambah boaz yang juga aktivis dari Yayasan Prasasti Perdamaian.

sebagai pembanding nurul mubin menekankan pada peserta jangan mudah terpancing dengan propaganda, pemuda harus cerdas menyikapi setiap gejala gejala yang terjadi diera milenial seperti sekarang ini.

“siapapun itu, walaupun lebih muda dari saya, jika Ia sudah lebih memberikan manfaat dan menunjukan banyak kebaikan maka akan saya anggap sebagai guru” imbuhnya

Hadir juga wakil Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC ) kecamatan bawang Kh.Masykur beliaupun mengatakan pentingnya diskusi keilmuan dan kesadaran literasi di kalangan khusunya pelajar nu ini , dan harus di tinggkatkan lagi .

“Maka dari itu saya mengharap, melihat prospek yang baik kedepan dan efek positif bagi pemikiran pemuda masa depan dan sering memberikan gebrakan baru terhadap kalangan milenial yang notabenya masih banyak yang kurang faham pentingnya literasi” tandasnya

Miftakhul Adib ketua pac ipnu sangat mengharapkan dengan terselengaranya acara bedah buku ini sebagai wawasan kita bersama tentang ISIS , yang sebagaimana di ceritakan penulis buku .

“ inilah salah satu pengetahuan yang sangat penting bagi kita sebagai gerbang nu yang harus kita pahami bersama “ imbuhnya

Selain acara bedah buku kami juga mengadakan beberapa kegiatan , seperti lomba menyanyikan mars ipnu ippnu , drama dan lainya .

” Dengan maksud meningkatkan kemampuan kreativitas , bakat pelajar, yang di ikuti oleh puluhan pimpinan ranting ( PR ) juga Pimpinan komisariat ( PK ) dalam meriahkan Harlah NU ke 97 tahun versi Hijriah menuju kemandirian dan kemaslahatan umat khususnya pelajar nu ini , dengan pengalaman dan wawasan ” Tutupnya

( Muhyi Brawijaya )

Menyambut Harlah NU ke 97, Fatayat NU Bawang Adakan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

0
Menyambut Harlah NU ke 97, Fatayat NU Bawang Adakan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Pengurus Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PAC FATAYAT NU) Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bekerja sama dengan dengan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bawang, mengadakan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah di aula Gedung Aswaja Center, Jl. Sunan Bonang No. 57, Bawang, Selasa(10/04).  

Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Kementerian Agama KUA Kec. Bawang, yang terdiri dari kepala KUA dan Juga para penyuluh Agama Islam. Sedangkan sesi kedua, praktik pemulasaraan jenazah, diisi oleh pemateri dari MWCNU Bawang, yakni Hj. Al-mukaromah.

Materi teori disampaikan secara lisan dan dibantu dengan visualisasi power point. Agar materi lebih jelas, ada beberapa adegan yang disimulasi menggunakan boneka maneken. Ketua PAC Fatayat NU Bawang, Miskirah, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan dukungan kepada Kementerian Agama KUA Kecamatan Bawang atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat, dan saya berharap pelatihan ini tidak hanya terselenggara di rangkaian Harlah NU saja, akan tetapi dilanjutkan juga oleh setiap PRNU di masing-masing desa,” kata Miskirah.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan setiap PRNU dengan total peserta mencapai 90-an orang dan dihadiri langsung oleh Ketua MWCNU Bawang, KH. Masrur.

Meskipun tidak memberikan sambutan secara langsung, KH. Masrur menyatakan kegiatan semacam ini sangat penting diketahui banyak kalangan. Pasalnya, agama menegaskan hukum fardu kifayah dalam pemulasaraan jenazah. Untuk itu, harus ada warga yang memahami betul tentang tata cara pemulasaraan jenazah sesuai tuntutan agama.  

“Dari kajian hukum syariat, pemulasaraan jenazah merupakan fardu kifayah sehingga penting bagi masyarakat, mengingat bahwa ajal bisa terjadi kapan saja,” jelas KH. Masrur.  

Apa yang menjadi kewajiban pemulasaraan jenazah, menurut H. Moh Romdlon, S. Ag, M. Sy, diharapkan bisa segera terpenuhi oleh masyarakat di lingkungan setempat, karena kebanyakan para pengurus pemulasaraan jenazah masih sering nge-bon atau mengundang dari kelurahan lain, khususnya untuk jenazah wanita.

Salah satu panitia kegiatan, Ustadzah Robi’ah menjelaskan lebih spesifik tujuan diselenggarakannya acara ini. “Tanpa bermaksud mengurangi fungsi bapak kaum, teknik pemulasaraan jenazah yang sesuai dengan syariat memang afdalnya diketahui oleh masyarakat banyak, dan lebih-lebih sahabat fatayat yang adalah kader masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi kegiatan, beberapa peserta tampak antusias mengikuti pelatihan ini. Terbukti dengan khusyuknya mereka menyimak materi demi materi yang disampaikan. Selain itu, ada banyak pertanyaan yang disampaikan oleh peserta terkait dengan tata cara dan tuntutan Pemulasaraan Jenazah. Bahkan, salah satu peserta mengharapkan agar pelatihan lanjutan bisa diadakan lagi mengingat kurangnya waktu, banyaknya materi, serta menilik dari tingkat kepentingan yang dipandang urgent.

Menurut Kiai Maskur, S. Ag, selaku Korlap dari rangkaian kegiatan Harlah NU Ke 97, pada tahun ini, MWCNU Bawang melakukan berbagai macam kegiatan dari beberapa Banom yang ada. Di antaranya PAC IPNU IPPNU dengan Lomba Paduan Suara, PAC GP ANSOR yang melaksanakan Konfercab, PAC Muslimat Dengan Pelatihan administrasi dan Lomba-lomba, PAC JQHNU dengan Khaul Massal, dan MWCNU beserta KBNU dengan tasyakuran sebagai puncaknya.    

Kontributor: eMka: Syamsul Arifin

Sambut Harlah NU, IPNU IPPNU Bawang Usung Tema Jihad NU Lawan Terorisme

0
Sambut Harlah NU, IPNU IPPNU Bawang Usung Tema Jihad Nu Lawan Terorisme

Bawang, 8-11 Maret 2020 – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Bawang menggelar rangkaian acara Bedah Buku dan film, Lomba Mars, dan Drama (8-11/3). Peringatan ini dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) ke 97 NU, yang dilaksanakan Hari Ahad 8 Maret 2020 sampai Rabu 11 Maret 2020 di Gedung Aswaja Center dan SMK NU Bawang.

Sejumlah pembicara hadir untuk mengisi diskusi ini. Mereka ialah, Boaz Simanjuntak, aktivis Yayasan Prasasti Perdamaian. Febri Ramdhani, Penulis Buku 300 Hari di Bumi Syam. Khaira Dania, Returnee ISIS Syuriyah dan karekter film Seeking The Imam. Nurul Mubin, S.Kom.I., Wakil Sekretaris PC. ANSOR Kabupaten Batang. Acara dibuka dengan pemutaran film “Seeking The imam” yang membuat gemetar 208 peserta..

Masykur, S.Ag. Wakil Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bawang mengemukakan pentingnya diskusi keilmuan dan kesadaran literasi dikalangan muda NU harus senantiasa ditingkatkan.

“Majelis Ngaji Longgar (Ngalong) sebagai forum diskusi anggota IPNU-IPPNU kecamatan bawang harus sering mengadakan kajian-kajian keilmuan tentang kecintaan pada NKRI. Terkhusus pentingnya memahamkan bahayanya terorisme (ISIS). Maka dari itu saya mengharap, melihat prospek yang baik kedepan dan efek positif bagi pemikiran pemuda masa depan, forum ini harus istiqomah dan sering memberikan gebrakan baru terhadap kalangan milenial yang notabenya masih banyak yang kurang faham pentingnya literasi”

Kemudian Boaz Simanjuntak mengemukakan, “bagi saya mantan teroris itu tidak masalah. Yang terpenting adalah kemanusiaan.” Ia melanjutkan penjelasan terkait pentingnya makna toleransi dan menghargai perbedaan. Baik perbedaan dalam agama, pemikiran ataupun ras serta suku. Lelaki beragama Kristen tersebut melanjutkan pembicaraannya “Bagi saya yang sering melawan pemikiran saya belum bisa dianggap keras, Kecuali dia sudah berani datang ke Poso menghadapi segala kekerasan yang ada disana”

Febri Ramdani menjelaskan dalam bukunya (300 Hari di Bumi Syam) bahwasanya semua yang dikatakan ISIS adalah kebohongan. Janji hidup dalam hukum islam dan balutan keagamaan, serta jaminan kehidupan dan pendidikan layak semuanya adalah kebohongan. “saya menyaksikan sendiri, misil misil itu jatuh tak lebih dari jarak 1 KM dari saya berdiri, asap pekat dan getarannya begitu terasa. Ini tidak sesuai ajaran islam yang saya tahu” tutur Febri.

Nurul Mubin, S.Kom.I sebagai pembanding dalam diskusi ngalong ini, menuturkan “siapapun itu, walaupun lebih muda dari saya, jika Ia sudah lebih memberikan manfaat dan menunjukan banyak kebaikan maka akan saya anggap sebagai guru” Anggota DPRD Kabupaten Batang ini juga menuturkan, jangan mudah terpancing dengan propaganda, pemuda harus cerdas menyikapi setiap gejala gejala yang terjadi diera milenial seperti sekarang ini.

Faiz Marwan, Mahasiswa Megister Ilmu Hubungan Internasional UI sebagai moderator menyarankan kepada kader kader muda NU agar mau membaca buku ini, agar lebih faham dan dapat mendalami apa sebenarnya maksud ISIS.

Kemudian dilanjutkan kegiatan lomba Mars dan Drama yang disambut baik oleh Pimpinan Ranting (PR) dan Pimppinan Komisariat (PK) di Kecamatan Bawang. Adapun peserta berjumlah 13 grup dari Ranting dan Komisariat di Kecamatan bawang.

Miftakhul Adib, Ketua PAC IPNU Kecamatan Bawang mengungkapkan, perhelatan ini sangat penting bagi kemajuan kader-kader IPNU IPPNU di Ranting dan Komisariat. “Adapun tugas kita, sebagai Pimpinan Anak Cabang adalah memberikan ruang bagi ranting dan komisariat untuk terus berkarya dan meningkatkan kemampuan serta kreatifitasnya. Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam perlombaan, yang paling penting adalah pengalaman, guna menempa mental agar menjadi kader yang tidak kagetan dan siap diterjunkan dimana saja.”

Selain beberapa kegiatan tersebut, ada juga pelatihan Pemulasaraan jenazah PAC Fatayat NU Kecaamatan Bawang, dan pelatihan administrasi PAC Muslimat NU Kecamatan bawang.

Adapun pemenang lomba diumumkan tanggal 11 Maret 2020 yakni dalam kegiatan Tasyakuran dan Tumpengan yang diselenggarakan oleh MWC NU kecamatan Bawang. Tasyakuran ini diikuti oleh Alim Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren, 100 Hafidz/Hafidah, Pengurus MWC NU Kecamatan Bawang, dan seluruh Badan Otonom (Banom) NU di Kecamatan Bawang memperingati Harlah NU ke 97 di kompleks SMK NU Bawang.

(Muhyi Brawijaya)