Jumat, April 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 45

Wisuda MA Takhasus Al Syairiyah Demonstrasikan Baca Kitab Kuning Metode Amtsilati

0

Limpung, NU Batang
Wisuda dan Wisudawati Madrasah Aliyah (MA) Takhasus Al Syairiyah Plumbon Limpung Batang menampilkan skill membaca kitab kuning dengan metode Amtsilati di acara wisuda yang disaksikan oleh para guru dan orang tua wali, pada Rabu (25/05/22).

Di wisuda angkatan ke-3 ini, siswa dan siswi yang diwisuda membaca kitab Sulam Taufiq dan ditanya tentang nahwu dan sorof atas teks yang dibaca.

Dalam demonstrasi itu, pengajar Amtsilati Gus H Zaimuddin Ahya bertanya tentang idhofah, tanda-tanda kalimat isim, isim ma’rifat, wazan masdar dan lain sebagainya.

Pertanyaan-pertanyaan itu dijawab dengan baik oleh wisuda dan wisudawati disertai dengan melantunkan nadzam Alfiyah Ibnu Malik beserta artinya yang termaktub dalam kitab Amtsilati.

“Ini adalah sedikit gambaran hasil proses pembelajaran putra putri anda sekalian selama ini,” kata Gus H Zaimuddin Ahya yang juga menjabat sebagai Pengurus Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Batang ini.

Ketua Yayasan Islam Al Syairiyah (YISA) KH Agus Musyafa Syair dalam sambutannya meminta para orang tua wali untuk mendukung putra-putri mereka yang diwisuda meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Saya berharap putra putri anda tidak berhenti di jenjang ini, tapi lanjut ke tingkat pendidikan selanjutnya, baik melanjutkan ke perguruan tinggi atau meneruskan belajar di pesantren,” terang kiai yang juga menjadi anggota A’wan PCNU Kabupaten Batang ini.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren TPI Al Hidayah KH Abdul Manaf Syair dalam tausyiahnya berpesan kepada para siswa-siswi yang diwisuda untuk selalu bersikap baik dan betbakti kepada orang tua dan guru.

“Orang tua itu ada tiga. Orang tua yang melahirkan dan merawat kita, guru yang mengajari kita, dan mertua. Ketiganya wajib kita hormati,” jelas kiai yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah PCNU Batang ini.

KH Manaf menambahkan, jika kita ingin sukses di dunia dan di akhirat, kuncinya adalah bersikap baik dan tidak durhaka pada orang tua kita.

Pewarta : Romli
Editor : M Asrofi

Perkuat Organisasi, PAC Pergunu Kecamatan Pecalungan Adakan Halal Bihalal dan Silaturahmi

0
Sambutan Ketua Pac Pergunu Kec. Pecalungan

Pecalungan, NU Batang

Pimpinan Anak Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PAC Pergunu) Kecamatan Pecalungan mengadakan kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim seluruh guru di bawah naungan LP  Ma’arif NU dan Muslimat NU yang bertempat di SMK Ma’arif NU Pecalungan pada Rabu (25/05).

Tujuan acara itu sendiri untuk memperkuat organisasi dan juga untuk silaturahmi antar pengurus maupun anggota Pergunu yang ada di Kecamatan Pecalungan.

Dalam sambutannya  Bapak Irham selaku ketua PAC Pergunu Kecamatan Pecalungan mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu terselenggaranya acara tersebut.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak yang sudah ikut berpartisipasi dalam  kegiatan ini,  tanpa bantuan dan kerjasama berbagai pihak, tentu acara ini tidak mungkin bisa terselenggara dengan baik”. Ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga Irham mengatakan permintaan maafnya apabila dalam kepengurusan nya selama ini masih banyak kekurangan.

“Pada kesempatan ini juga saya mewakili pengurus Pergunu Kecamatan Pecalungan minta maaf yang sebesar-besarnya apabila selam satu tahun ada kesalahan  baik yang disengaja maupun tidak disengaja” pungkasnya.

Tema kegiatan tersebut adalah guru hebat mencetak generasi penerus yang kuat dan bermartabat. Hal tersebut selaras dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Yayan Haryadi selaku ketua PC Pergunu Kabupaten Batang dalam sambutannya.

“Saya berpesan kepada bapak ibu guru semua terutama guru guru RA, tolong tanamkan sejak sedini mungkin paham ahlussunah wal jamaah kepada anak didik kita, karena merekalah kelak yang akan menjadi generasi penerus kita kedepannya” Tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan dihadapan kurang lebih 100 anggota pergunu PAC Pecalungan bahwa guru yang hebat akan menciptakan generasi yang kuat dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Bapak ibu guru  saya juga meminta agar guru tetap meningkat kualitas kita sebagai tenaga pendidik agar kita bisa menciptakan generasi yang kuat dan bermartabat sebagaimana tema dalam kegiatan kali ini”. Tambahnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut  kepala KUA pecalungan Bapak Muhtarom, Camat Pecalungan yang diwakili oleh Bapak Fatoni, Kepala Desa Pecalungan Bapak Kuat Mulyono , tokoh masyarakat H. Irfandi dan perwakilan dari Banom NU yang ada di Kecamatan Pecalungan.

Kemudian acara dilanjutkan  dengan moidhoh khasanah oleh KH. Mujar Abdullah dari sembung dan ditutup dengan do’a.

Pewarta : Slamet Nurohim

Editor : Slemz. Sp

KH Abdul Manaf Sya’ir Tekankan Pentingnya Belajar Sebelum Mengajar

0
KH Abdul Manaf Sya'ir sedang memegang microphone

Limpung, NU Batang
Sebelum mengajar, sebaiknya kita pelajari dulu pelajaran yang akan kita ajarkan. Hal itu ditegaskan oleh KH Abdul Manaf Sya’ir di acara Halal Bi Halal dan Musyawarah Pembukan Madrasah Diniyah Pondok Pesantren TPI Al Hidayah Plumbon Limpung Batang pada Senin (23/05/22).

Menurut kiai yang akrab disapa dengan Abah Manaf ini, walaupun kita sudah mahir, untuk kehati-hatian sebaiknya pelajaran yang akan diajarkan dipelajari terlebih dahulu.

“Supaya kita bisa lancar dan baik dalam menyampaikan pelajaran, sehingga para santri paham dan yakin dengan apa yang kita sampaikan,” terang kiai yang juga menjabat sebagai Rais Syuriah Pungurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Batang ini.

Sementara itu, dalam acara Halal Bi Halal yang dihadiri oleh seluruh pengajar di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren TPI Al Hidayah ini, Kepala Madrasah Gus H Zaimuddin Ahya mengajak para pengajar untuk mempertahankan torehan prestasi yang telah dihasilkan pada tahun ajaran yang lalu, dan meningkatkannya di tahun ajaran ini.

“Tahun kemarin, Alhamdulillah, santri-santri bisa khatam nadham Amrithi dan Alfiyah. Mari itu kita pertahankan, dan tingkatkan lagi,” tutur pria yang juga menjabat sebagai pengurus Lembaga Ta’lif wan Nasyr PCNU Kabupaten Batang dan kontributor NU Online Jawa Tengah ini.

Perlu diketahui Pondok Pesantren TPI Al Hidayah merupakan salah satu pesantren tertua di Kabupaten Batang. Didirikan pada tahun 1951 oleh al-Maghfurlah KH Sya’ir dan al-Maghfurlaha Nyai Hj Amanah Ahmad Nahrawi.

Selain fokus dalam pembelajaran kitab kuning dan menghafal Al-Quran, pesantren ini juga dilengkapi dengan pendidikan formal mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Sekolah Menenengah Kejuruan (SMK) Farmasi, Madrasah Aliyah (MA) Takhasus dan Kesetaran, di bawah nanungan Yayasan Islam Al-Syairiyah.

Pewarta : Ulum
Editor : M Asrofi

Seribu Anggota Banser Hadiri Apel Pengukuhan Satkorcab Banser Batang

0

Apel pengukuhan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Batang periode 2022-2026, yang digelar di Lapangan Desa Kalimanggis, Subah, Batang, dihadiri oleh seribu anggota Banser (22/5/22).

“Seribu anggota Banser, bahkan mungkin lebih, berasal dari lima belas Satuan Koordinasi Satuan Rayon (Satkoryon) Banser yang ada di Kabupaten Batang,” jelas Kepala Satkorcab (Kasatkorcab) Danang Aji Saputra.

Sementara itu, menurut Sekreteris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang Suwandi, para anggota Banser senior juga turut hadir dalam apel pengkuhan tersebut.

“Banyak Banser senior yang hadir. Ada yang usianya tampak sudah lanjut, dan ada pula yang sudah jadi kiai,” kata Suwandi.

Dalam apel pengukuhan tersebut, Danang mengajak jajaran Satkorcab yang baru dikukuhkan untuk lebih giat, dan aktif, dan kompak.

“Untuk mensolidkan barisan, kita akan turba, dan hadir ke Satkoryon,” jelas pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Batang ini.

Senada, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang H Maulana Yusup menyatakan, bahwa Ansor-Banser harus selalu berpegang teguh kepada peraturan organisasi dan menjaga barisan dalam satu komando.

“Kekompakkan Ansor dan Banser merupakan modal utama kita,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Batang ini.

Apel pengukuhan ini juga dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Wilayah  (Kasatrkorwil) Banser Jawa Tengah H Muchtar Ma’mun. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dalam Ansor dan Banser tidak ada jabatan prestisius. Yang ada hanya amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Pewarta: Zaim Ahya

LP Ma’arif NU dan Pergunu Tersono Gelar Silaturahim dan Halal Bi Halal

0

Tersono, NU Batang
Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) dan Pimpinan Anak Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kecamatan Tersono menggelar Silaturahim dan Halal Bi Halal di Gedung Serba Guna (GSG) MWC NU Kecamatan Tersono Kabupaten Batang. Acara tersebut dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru dan karyawan KB, PAUD, RA, MI, MTs, SMP, dan SMA dibawah naungan LP Ma’arif NU, Sabtu (21/5).

Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Tanjungsari menjadi tuan rumah dan panitia Halal Bi Halal merupakan MI yang berprestasi dengan jumlah siswa terbanyak 235 siswa di Tersono. Terdapat beberapa penampilan dari siswa-siswi berbakatnya untuk mengisi acara dan menghibur peserta yang hadir, diantara penampilannya Tari Sufi oleh Dinda Syifa Marcelia siswi kelas 2A, Sholawat Nahdliyah dan Sholawat Jibril dilantunkan oleh Hasbi Najatullah siswa kelas 4A peraih juara favorit lomba cover sholawat yang diadakan oleh MTS Nurussalam Tersono, dan Story Telling atau mendeongeng Berbahasa Inggris oleh Sakinah Naila Rahman siswi kelas 4A peraih juara 3 lomba Story Telling Online Tingkat Nasional Kampung Pusat Bahasa English Competition.

Acara Halal Bi Halal ini dihadiri Bapak Ma’mun Sa’dun, M.Si selaku ketua Tanfidziah MWC NU Kecamatan Tersono yang juga memberikan sambutan. Dalam sambutannya, beliau menyampaiakan bahwa LP Ma’arif harus bergerak bersama dengan transformasi mentalitas defensive dan progresif.

“Artinya sekolah dibawah naungan LP Ma’arif NU Tersono harus memiliki mental menyerang dan maju dalam artian mau berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan kuantitas siswa dengan beragam inovasi dan prestasi agar mampu bersaing dengan sekolah lain,” kata Ma’mun.

Acara ini juga dihadiri oleh Kiai Minanur Rohman dari Kecamatan Bawang yang sekaligus mengisi mauidoh hasanah, beliau menyampaikan, bahwa guru harus menjadi teladan yang baik bagi murid, baik ucapan maupun tingkah laku dan guru dalam mengajar harus memiliki niat baik untuk menyalurkan ilmu  karena hidayah datangnya dari Allah, cerdas atau tidaknya siswa itu hak preogatif Allah. Beliau juga menyarankan, Sebelum mulai mengajar guru mengajak siswa untuk membaca surat Fatihah bersama sama agar mendapat keberkahan ilmu.

Pewarta : Rofiqoh
Editor : M Asrofi

Ribuan Anak RA/TK Yayasan Pendidikan Muslimat NU Kabupaten Batang Ikuti Peragaan Manasik Haji

0

Subah, NU Batang
Meski cuaca cukup terik, tetapi anak-anak dengan memakai pakaian ihrom bagi siswa laki-laki dan baju putih bagi siswa perempuan tampak antusias mengikuti tahapan rukun haji dan wajib haji seperti wukuf, bermalam di Mina dan Muzdalifah, melontar jumroh, tawaf, sa’i, minum air zam-zam dan tahalul dalam pelaksanaannya anak-anak dibimbing oleh panitia dan guru pendamping.

Kegiatan Peragaan Manasik Haji untuk anak-anak Raudhatul Athfal/Taman Kanak-kanak (RA/TK) rutin diadakan setiap dua tahun sekali oleh Yayasan Pendidikan Muslimat NU Kabupaten Batang. Selama pandemi kegiatan ini sempat terhenti yang semula direncanakan pada bulan Maret sebelum puasa Ramadhan.

Menurut ketua panitia, Erna Aisyiyah alhamdulillah akhirnya kegiatan ini dapat terlaksana pada 18,19, 21 Mei 2022 dengan tema “Dengan Manasik Haji Menjadikan Anak Mandiri Terampil, Ceria dan Berakhlakul Karimah” diikuti oleh 129 lembaga, 3.290 siswa-siswi, dari 15 Kecamatan di Pondok Modern Selamat Clapar Subah Batang.

“Pada tahun ini tidak bisa dilakukan serentak dalam satu hari seperti pelaksanaan dua tahun sebelumnya dibagi menjadi tiga hari mengingat keadaan yang baru pulih dari pandemi,”jelasnya.

Kegiatan dibuka dengan doa dipimpin oleh Hj Mahmudah selaku Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Batang. Dalam acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Batang,  H Achmad Taufiq dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan pasca pandemi, selalu semangat untuk memajukan pendidikan di Muslimat NU, menjadikan manasik haji agenda tahunan, dalam pelaksanaan harus waspada karena peserta anak-anak usia dini, diberi identitas agar jelas.

“Saya ada acara 4 tapi dibatalkan 2 demi membuka manasik haji ini karena terlalu mencintai Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU), meskipun diacara yang dibatalkan akan mendapatkan amplop tapi lebih memilih hadir di Manasik Haji YPMNU yang notabene nggak ada apa-apanya, “tuturnya.

Salah seorang diantara orang tua anak, merasa senang sekali dengan kegiatan ini bangga melihat anaknya berpakaian Ihrom, memiliki pengalaman beragama dalam memorinya dan tidak akan hilang sampai dewasa juga menumbuhkan motivasi kelak bisa menunaikan rukun Islam yang kelima, “ujarnya.

Pewarta : Anisatul Azifah
Editor : M Asrofi

Kukuhkan Satkorcab Banser, Ketua PC GP Ansor Batang Serukan Satu Komando

0

Subah, NU Batang
Kita harus selalu berpegang teguh kepada peraturan organisasi dan menjaga barisan dalam satu komando. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang H Maulana Yusup dalam Apel Pengkukuhan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) PC GP Ansor Batang masa khidmat 2022-2026, di Lapangan Desa Kalimanggis Subah Batang (22/05/22).

Yusup juga menyatakan, bahwa kekompakkan Ansor dan Banser merupakan modal yang penting bagi jalannya organisasi.

“Sebagai anggota sebuah organisasi, kita harus taat pimpinan. Banser harus sesuai dengan arahan Ansor, tidak bertindak sendiri-sendiri. Harus satu komando,” tegas pria yang juga menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Batang ini.

Senada, Kepala Satkorcab (Kasatkorcab) Banser Batang yang baru dikukuhkan Danang Aji Saputra menyatakan bahwa Ansor adalah pimpinan Banser. “Ansor adalah panglima kita. Oleh karena itu, Banser harus sesuai dengan intruksi Ansor,” tegas pria yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Batang ini.

Dalam sambutannya, Danang juga mengajak Satkorcab yang baru dikukuhkan untuk lebih giat, aktif dan tanggap. “Untuk mensolidkan barisan, kita akan turba, hadir ke Satkoryon,” imbuh Danang.

Apel pengukuhan ini juga dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Wilayah (Kasatrkorwil) Banser Jawa Tengah H Muchtar Ma’mun. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa siapa pun yang menjadi pimpinan di GP Ansor maupun Banser, harus ikhtiyar semaksimal mungkin memberi manfaat untuk jam’iyah, bukan untuk kepentingan diri sendiri.

“Tidak ada jabatan prestisius di Ansor Banser, yang ada hanya amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas pria yang akrab dipanggi Naga Bonar ini.

Apel pengkuhan Satkorcab Banser Kabupaten Batang ini dihadiri oleh kisaran seribu anggota Banser dari lima belas Satuan Koordinasi Satuan Rayon (Satkoryon) Banser yang ada di Kabupaten Batang.

Kontributor : Zaim Ahya

Jelang Harlah Madrasah, Siswa Masuka Bawang Raih Prestasi Tingkat Jawa Tengah

0

Bawang, NU Batang
Tiga peserta didik dari kampus kader aswaja, Madrasah Aliyah Sunan Kalijaga (Masuka) Bawang Kecamatan Bawang Kabupaten Batang menorehkan prestasi cukup gemilang dalam ajang Pra-KSM (Kompetisi Sains Madrasah) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Mereka adalah Rajib kelas X (sepuluh) yang meraih medali perak pada cabang Biologi, Vera dan Mundakiroh kelas XI (sebelas) meraih medali perunggu pada cabang kompetisi Kimia.

Kompetisi diselenggarakan secara online pada Sabtu 14 Mei 2022, kemudian hasilnya diumumkan pada Kamis 19 Mei 2022. Kompetisi Pra-KSM tingkat Provinsi Jawa Tengah merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Olimpiade Sains Indonesia (POSI) bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng untuk memfasilitasi para siswa mengasah kemampuan akademis serta menjadi ajang pemanasan jelang kompetisi KSM.
Kompetisi Pra-KSM ini dilaksanakan secara daring dan serentak se-Jawa Tengah.
Afandi selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Masuka Bawang mengatakan bahwa keikutsertaan peserta didik dalam kompetisi ini untuk mempersiapkan diri mengikuti ajang Kompetisi Sains Madrasah serta untuk menambah pengalaman siswa dalam ajang kompetisi akademis, sehingga pada saat dilaksanakan KSM mereka sudah mempunyai gambaran model soal yang akan keluar saat kompetisi.

Sementara itu Kepala MA Sunan Kalijaga Bawang, Ahmad Munir Malik menyampaikan apresiasi kepada para peserta didik yang telah mengikuti ajang Pra-KSM, khususnya mereka yang telah berhasil meraih juara.
Menurutnya prestasi ini cukup membanggakan, karena meski mereka belajar di madrasah yang berada di lereng Gunung Prau Bawang Kabupaten Batang, namun mampu bersaing dengan siswa-siswa dari MA negeri maupun swasta dari seluruh wilayah Jawa Tengah. Munir juga memberikan apresiasi kepada guru mapel yang telah membimbing anak-anak sehingga memiliki kemampuan akademis yang membanggakan.

“Harapannya prestasi ini menambah semangat para pendidik dan peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas proses pembelajaran, sehingga ke depan akan lebih banyak lagi prestasi yang diraih oleh para siswa Masuka Bawang,” katanya.

Munir juga menyatakan bahwa prestasi ini sekaligus menjadi kado indah menjelang diperingatinya Hari Lahir (Harlah) Ke-40 Masuka Bawang pada tanggal 26 Mei 2022 mendatang.

Pewarta : Tim Pers MA Suka
Editor : M Asrofi

Halal bi Halal Santri, RMI MWC NU Limpung: Santri Harus Bermanfaat di Masyarakat

0

Limpung, NU Batang

Santri kelak ketika sudah pulang harus berikhtiyar untuk bermanfaat di masyarakat. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Limpung, Gus H Moch Tolkhah Danial di acara Halal bi Halal dan Pelapasan Santri Asal Limpung (ISAL), (10/05/2022).

Gus Tolkhah juga menekankan santri untuk selalu taat aturan pesantren dan khidmat kepada para kiai dan NU.

“Saya berpesan kepada para santri untuk selalu berusaha menta’ati aturan pesantren, supaya mencari ilmunya berkah, dan kelak ketika sudah di rumah ikut berjuang di NU,” jelas Gus Tolkhah yang juga merupakan Wakil Pengasuh Pondok Pesantren TPI Al-Hidayah.

Acara yang digelar di Masjid Besar Limpung ini, dihadiri oleh santri-santri dari berbagai desa di Kecamatan Limpung.

Ketua Tanfidizyah MWC NU Limpung H Ali Sodikin dalam sambutannya mengatakan, bahwa menjadi santri itu harus percaya diri dan optimis.

“Santri itu bisa jadi apa pun. Jadi presiden bisa seperti Gus Dur. Wakil presiden juga bisa seperti Kiai Ma’ruf Amin. Jadi kalian jarus percaya diri dan optimis,” kata pria yang akrab dipanggil Pak Ali ini.

Camat Kecamatan Limpung, Haryono yang juga hadir berharap kelak santri Limpung ini bisa berkontribusi di masyarakat baik melalui jalur pemerintahan maupun kultural.

Acara Halal bi Halal ISAL ini ditutup dengan mauidhotul hasanah dan doa dari Mustasyar MWC NU Limpung KH Abdussyakur, dengan memberi motovasi para santri dan mengisahkan teladan para kiai.

Pewarta : Guz Zaim Ahya

Editor : Slamet Nurohim

Kukuhkan Ikatan Alumni, Pengasuh PP TPI Al-Hidayah Tekankan Pentingnya Persatuan

0

Batang, NU Batang

Bersatu dan kompak adalah kunci dari pada kesuksesan dan kemajuan sebuah organisasi. Hal itu ditekankan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Putra TPI Al-Hidayah sekaligus Ketua Yayasan Islam al-Syairiyah KH Agus Musyafa’ Syair di acara pengukuhan Pengurus Ikatan Alumni Pondok Pesantren TPI Al-Hidayah Plumbon Limpung Batang, (11/05/2022).

KH Agus Musyafa’ berharap, dengan tetap menjaga persatuan dan kekompakan, alumni-alumni Pondok Pesantren TPI Al Hidayah bisa secara maksimal memberikan kontribusi di masyarakat.

“Alumni harus bersatu dan kompak. Alumni yang belum aktif diajak untuk aktif, sehingga bisa bersama-sama berkontribusi kepada masyarakat,” jelas Gus Musyafa’ yang juga menjabat sebagai A’wan di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Batang.

Gus Musyafa juga berpesan kepada para santri yang hadir dalam acara tersebut tentang pentingnya mempersiapkan diri sebelum jadi pemimpin.

Acara yang digelar di Pendopo Kabupaten Batang ini juga dihadiri oleh Bupati Batang, H Wihaji.

Dalam sambutannya, Wihaji mendorong santri dan alumni pesantren untuk cakap berteknologi, khususnya teknologi informasi.

“Santri dan alumni harus cakap dengan perkembangan teknologi informasi, sehingga terbebas dari hoaks,” jelas Wihaji.

Wihaji juga berharap, santri dan alumni bisa memanfaatkan kemajuan tekonologi informasi ini sebagai sarana dakwah.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Putri TPI Al-Hidayah KH Moch Sulthon Syair, Pondok Pesantren TPI Al-Hidayah merupakan salah satu pesantren tertua di Kabupaten Batang.

“Didirikan pada tahun 1951 oleh KH Syair dan Ny Hj Amanah Ahmad Nahrowi. Alumninya tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatera dan Kalimantan,” jelas Gus Sulthon yang juga merupakan ketua Lembaga Dakwah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LD PCNU) Batang.

Gus Sulthon menambahkan, pada perkembangannya, dari pesantren ini lahir Yayasan Islam Al Syairiyah (YISA) yang kemudian membidani lahirnya lembaga pendidikan mulai dari MI, MTs, SMK Farmasi, dan MA Takhasus.

Di penghujung acara, pendiri Yayasan Islam Al Syairiyah, KH Abdul Manaf Syair menghimbau kepada para alumni dan santri untuk selalu menjaga hubungan baik dengan pesantren.

“Jangan memutus apa yang dicintai orang tua kita, yakni cinta kepada pesantren,” jelas Kiai Manaf yang juga merupakan Rois Syuriah PCNU Batang.

Kiai Manaf mengutip hadis Nabi Muhammad:

احْفَظْ وُدَّ أَبِيكَ ، لاَ تَقْطَعْهُ فَيُطْفِئَ اللَّهُ نُورَكَ

“Jagalah kecintaan ayahmu, jangan memutusnya. Jika memutus kecintaan itu, Allah akan menghilangkan cahayamu.”

Oleh karena itu, kata Kiai Manaf, alumni harus memondokkam anaknya ke pesantren sebagaimana dulu oleh orang tuanya dipondokkan di pesantren, sehingga tidak memutuskan kecintaan orang tuanya.

Turut hadir dalam acara ini: Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Batang, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Batang, Ketua DPRD Kabupaten Batang, Forkopimda Kabupaten Batang, Ketua PC Muslimat Batang, Ketua PC Fayatat NU Batang, PC GP Ansor Batang, General Manajer KSPPS KOPSIM NU Batang, dan para tamu undangan yang lain.

Pewarta :Zaim Ahya
Editor :Slamet Nurohim