GAGASAN

Tumbuhnya Gerakan Pemuda Ansor yang Awalnya Bernama ANO

NU BatangGerakan ini dibentuk pada tanggal 24 April 1934 M/ 10 Muharam 1353 H melalui Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi, dengan nama Ansoru Nahdlatil Ulama (dalam ejaan lama Ansoru Nahdlatil Oelama) disingkat ANO. Nama Ansor dipakai sebagai penghormatan dan penghargaan kepada nama yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada penduduk Madinah yang telah berjasa besar dalam […]

Mengenal 7 Istilah dalam Organisasi NU

NU BatangSebagai anggota, kader ataupun masyarakat non-struktural Nahdlatul Ulama (NU) kerap kali mendengar istilah-istilah tidak asing yang disampaikan oleh tokoh NU baik dalam pengajian atau forum. Dalam benak kepala kadang bertanya-tanya apa arti dari istilah-istilah yang diungkapkan itu. Nah, dengan membaca tulisan ini harapannya bisa meringankan beban pikiran panjenengan. 1. Mustasyar Setiap organisasi kemasyarakatan selalu […]

Menuju Pemilu 2024, Berikut Pedoman Politik Warga NU

NU BatangMasyarakat Indonesia akan melaksanakan Pemilu pada tahun 2024 mendatang. Berbicara tentang Indonesia tak bisa terlepas dari warga Nahdlatul Ulama (NU). NU memang sulit dipisahkan dari dunia politik, karena organisasi ini sudah puluhan tahun berkutat di dalamnya. Namun berpolitik menurut NU memiliki kriteria dan tujuan sendiri, bukan dilakukan dengan segala cara hanya sekedar untuk meraih […]

Sejarah Islam Nusantara

NU BatangIslam dibawa oleh Rasulullah SAW sejak abad ke-14 di Arab dengan sumber ajaran Al-Qur’an dan As-Sunnah (Hadits). Perkembangan Islam ke penjuru dunia tidak dapat dilepaskan dengan dakwah, yaitu mengajak masyarakat untuk mengenal dan memahami ajaran Islam yang mulia. Model dakwah ini berkembang sesuai dengan kondisi masyarakat. Sebagaimana Rasulullah SAW mengajarkan Islam ke masyarakat Arab […]

Menelusuri Sejarah Perkembangan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Batang

Pengantar Menuliskan perjalanan panjang kiprah Nahdlatul Ulama di Kabupaten Batang bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Selain karena keterbatasan waktu, penulisan sejarah semacam ini memerlukan data yang valid serta banyak narasumber agar menghasilkan dokumentasi sejarah yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun karena kemendesakan waktu, tulisan sederhana tentang sejarah perkembangan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Batang ini harus […]

Plumbon dan Tiga Makam Kramat

Menjelang Ramadhan, masyarakat dukuh Plumbon secara bersama menggelar ziarah ke tiga makam kramat yang diyakini sebagai wali dan sesepuh dukuh. Letak ketiga makam itu tidak satu lokasi. Yang dua dipojokan dukuh, dan yang satunya di tengah dukuh. Yang pertama adalah makam Kiai Lumbu, atau Mbah Lumbu. Letaknya di pinggir sawah dan dekat sungai yang bernama […]

Tiga Pilar Penyemai SDM NU

Oleh : Jabir Alfaruqi Bagi Nahdlatul Ulama setidaknya ada tiga sumber pencetak sumber daya manusia (SDM), atau tiga pilar penghasil SDM NU yang mulai mendapat perhatian. Yakni Lembaga Pesantren, Lembaga Pendidikan Ma’arif dan Lembaga Masjid. Untuk Pesantren dan Ma’arif dalam segala levelnya sudah dikelola secara serius, berkelanjutan dan inovatif. Untuk yang ketiga yakni Lembaga Masjid […]

Perjalanan Pondok Pesantren

Menurut catatan sejarah tahun 674 M atau awal abad pertama hijriah sudah ada saudagar Arab yang datang ke Nusantara selain untuk berdagang juga mendakwahkan agama Islam. Islam masuk ke Nusantara melalui dakwah ulama / para wali mulai dari Malaka kemudian ke Pasai hingga ke Ampel. Walisongo menyebarkan agama Islam di Nusantara dalam kurun waktu 50 […]

Pesan Ekologis Menjaga Lingkungan dari Kitab Kuning

Ilustrai (Foto : takselesai.com)

Suatu hari ada yang bertanya, bagaimana pandangan kitab kuning perihal tanggung jawab menjaga lingkungan hidup? Mungkin kita akan kesulitan mencari satu bab di kitab kuning yang khusus membahas tentang ekologi atau lingkungan. Namun bukan berarti pesan ekologis tak ada dalam kitab kuning. Kalau kita merujuk kepada kitab Bidayatul Hidayah karya Imam al-Ghazali dan Syarahnya, Maroqil […]

Hukum Berguru Pada Internet

Zaman globalisasi sudah tidak terhindari lagi. Globalisasi seolah meruntuhkan tembok pemisah ruang dan waktu. Sehingga kejadian di belahan bumi utara bisa diterima beberpa detik di belahan bumi selatan. Begitulah karakter globalisasi yang cenderung melampaui batas-batas, termasuk untuk akses informasi keagamaan. Sehingga di zaman globalisasi ini susah sekali membedakan antara alim (orang yang mengerti) dan jahil […]