Jumat, April 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 40

Pimpinan Komisariat IPNU dan IPPNU MA Takhassus Limpung Resmi Dilantik

0
Prosesi Pelantikan Pimpinan Komisariat IPNU dan IPPNU MA Takhassus Al Sya'iriyah Limpung

Limpung, NU Batang
Pengurus Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madrasah Aliyah (MA) Takhassus Al Sya’iriyah Limpung resmi dilantik oleh Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang pada Sabtu (17/12/2022).

Pelantikan yang dilaksanakan di halaman Gedung MA Takhassus Al Sya’iriyah berjalan lancar dan khidmat, serta dihadiri oleh segenap dewan guru, ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Limpung Susilo dan Iklimatul Azka, serta tamu undangan ketua Pimpinan Komisariat se Kecamatan Limpung.

Acara tersebut juga dimeriahkan oleh atraksi seni bela diri Pagar Nusa siswa MA Takhassus Al Sya’iriyah oleh M Sultonul Azdim dan Alfan Najwan serta tim hadroh dan paduan suara yang tak mau ketinggalan ikut memeriahkan acara tersebut.

“Kedepannya Pimpinan Komisariat harus lebih maju dari pimpinan ranting ataupun Pimpinan Anak Cabang kita harus lebih eksis di lingkup madrasah maupun di masyarakat ketika kita kembali pulang. Saya yakin karena tidak ada tempat yang tepat untuk berkhidmat selain di jamiyyah Nahdlatul Ulama. Saya harapkan rekan rekanita dapat mengemban amanah dengan baik dan dapat berkolaborasi dengan organisasi lain di MA Takhasssus Al Sya’iriyah,” ucap Faturrohman dalam sambutannya mewakili PC IPNU Batang .

Kepala MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung, Akmad Makhali, S.Ag menuturkan setelah resmi dilantik diharapkan Pengurus Pimpinan komisariat IPNU dan IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah dapat merancang program kerja dan menjalankannya dengan sebaik mungkin melalui bimbingan dari guru pendamping atau pembinanya.

Ketua PK IPNU dan IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah Limpung, memberikan kenang-kenangan kepada ketua demisioner, M Hilal dan Risalaltul M.

Ketua PK IPNU & IPPNU MA Takhassus Al Sya’iriyah limpung mengharapkan agar segenap pengurus mampu menajalankan program kerjanya dari masing-masing departemen dengan baik dan memunculkan program-program baru apalagi sekarang kita sudah menjadi organisasi intra di MA Takhassus Al Sya’iriyah.

Dalam momentum tersebut juga dilaksanakan pelantikan Lembaga Pers Siswa (LPS) Al-Mujtahid MA Takhassus Al Sya’iriyah yang dilantik oleh Bapak Hamam Nasrudin, S.Pd.I selaku pembina LPS.

Penulis : Fajar Z. Amri
Editor : Asrofi

Innalillahi, Pembina PAC IPNU Limpung H Nasrudin Azis Wafat

0
H Nasrudin Azis Pembina IPNU Limpung

Limpung, NU Batang
Innalillahi wainna ilaihi rajiun, kabar duka menyelimuti keluarga Nahdlatul Ulama. Kali ini datang dari keluarga Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kecamatan Limpung, Pembina Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU Limpung sekaligus Pengasuh Majlis Taklim Al Karomah Srabanan Babadan, H Nasrudin Azis bin Abdul Chamid telah meninggal dunia pada Selasa (6/12/2022) pagi. 

H Nasrudin Azis menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 03:46 WIB di Rumah Sakit Sultan Agung Semarang dikarenakan sakit. Padahal belum lama beliau sempat menghadiri Konferensi ke XV (lima belas) PAC IPNU dan IPPNU Limpung di Madin Kalisalak (27/11). 

Kehadiran almarhum pada kesempatan itu sudah memberikan banyak motivasi kepada generasi muda NU untuk semangat dalam berkhidmat di organisasi pelajar NU.

Kepergian almarhum meninggalkan duka bagi keluarga dan sahabat. Almarhum merupakan mantan ketua PAC IPNU Limpung periode 1996 – 1998. Almarhum juga menjabat Wakil Katib Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Limpung periode 2022 – 2026.

Sebelum wafat, beliau juga pernah menyampaikan pengalamannya sewaktu menjadi ketua IPNU Limpung. Beliau pernah menghadiri kegiatan selapanan IPNU di Desa Kedawung yang pada saat itu masih tergabung dengan Kecamatan Limpung. Beliau menempuh perjalanan dengan berjalan kaki untuk mencapai lokasi. Meskipun jarak yang di tempuh sekitar 12,6 KM dari Desa Babadan, beliau tidak merasa sungkan untuk melakukan perjalanan tersebut.

“Dulu kalau ingin membagi surat undangan kegiatan harus jalan kaki, dari desa ke desa,” tuturnya.

Menurutnya hal tersebut dilakukan karena demi berjuang untuk mengenalkan IPNU di ranting/desa yang ada di Kecamatan Limpung. Dengan cerita tersebut, almarhum berharap kepada kader-kader IPNU dan IPPNU khususnya di Kecamatan Limpung untuk semangat berjuang di organisasi. Kalau dulu mau kemana-mana jalan kaki, sekarang fasilitas sudah ada sepeda motor. Maka kader-kader sekarang mestinya lebih semangat.

Semoga kepergian almarhum diampuni segala dosanya dan diterima segala amal perbuatannya.

Penulis : Muhammad Asrofi

Sopir Kiai NU Batang Gelar Lailatul Kopdar

0
Sopir Kiai NU Batang

Subah, NU Batang
Sebagian driver mobil yang tergabung dalam Sopir Kiai Nahdlatul Ulama (SKNU) Kabupaten Batang menggelar Lailatul Kopdar di Pondok Pesantren Darussalam Desa Kemiri Kecamatan Subah Kabupaten Batang pada Kamis (1/12/2022).

Mereka bertatap muka langsung untuk membicarakankan sebuah komitmen yang tidak boleh luntur dan terus terpatri dalam hati. Komitmen yang dimaksud melakukan sebuah tugas pengabdian kepada kiai dengan baik dan tanpa pamrih yang tergabung dalam komunitas Sopir Penderek Kiai Batang. Hal ini ditegaskan oleh Ihsan As’ari Ketua SKNU Batang.

Ihsan juga mengatakan simbol kebesaran SKNU yaitu ‘ngiwo nengen nderek kiai’, Nyupreh berkah ora kakean polah. ‘Ngiwo nengen nderek kiai’ sendiri merupakan bahasa Jawa yang artinya ke kanan maupun ke kiri tetap mengikuti kiai. Tentu dalam jargon tersebut perlu perlakuan pasrah dan yakin, setiap langkah dan ucapan kiai bisa dijadikan panutan serta arahan dalam kehidupan.

Sedangkan ‘Nyupreh berkah ora kakean polah’ juga di ambil dari bahasa Jawa yang artinya mencari berkah tidak banyak tingkah. Dengan maksud melakukan perilaku positif atau khidmah yang dilakukan oleh seorang santri dalam mencari ridho dan berkah kiai. Menjadi seorang driver kiai harus mengedepankan sebuah attitude tanpa mengedepankan gengsi dilaksanakan dengan ikhlas dan tanpa pamrih.

Motivasi ini dipicu dari keinginan mengharap jalan yang lurus, mendapat ridho dan keberkahan dari Allah SWT yang terus mengalir melalui pengabdian kepada ulama.

“Selagi ada kesempatan teruslah mengabdi, berkhidmah pada kiai, bu nyai dan seluruh keluarga kiai, dan semoga kelak kita juga dikumpulkan dengan beliau-beliau di surganya Allah SWT. Aamiin,” ucap Gus Aniq salah satu eska sobat.

Selain memantapkan niat, para sopir kiai itu juga memastikan, jalinan silaturahmi antar sesama juga tetap terjaga, mengingat perjalanan mereka sama-sama memiliki jam tayang tinggi, dan memerlukan cukup banyak tenaga.

“Utamakan keselamatan dan kenyamanan, ketika nderekke tidak usah terburu-buru dengan cepat asalkan selamat. Sebab, yang kita derekke beliau adalah orang pilihan di hadapan Allah SWT, termasuk tiang agama, memiliki santri-santri yang ngaji sama beliau,”  harap Fahrudin driver kiai Kendal.

Pewarta : Vicky Al Farouqy
Editor : Asrofi

LAZISNU Limpung Berikan Pengobatan Gratis

0
Pengobatan Gratis UPZIS NU Care LAZISNU Limpung. (foto: Yayuk Farida)

Limpung, NU Batang
NU-Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang memberikan layanan Pengobatan Gratis kepada masayarakat umum pada Ahad (27/11/2022).

Lembaga dibawah naungan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Limpung ini melaksanakan program kesehatan bersamaan dengan kegiatan Pengajian Anjangsana Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat dan Muslimat Limpung yang dipusatkan di Dukuh Pencar Desa Rowosari.

Pengobatan gratis dilayani oleh dr. Novi Arya, dr. Rima Puspita, H. Kusnadi Amk dari Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Limpung dan tim kesehatan khusus dari LAZISNU Limpung.

Direktur NU-Care LAZISNU Limpung, Muhamad Sofa mengungkapkan layanan pengobatan gratis diberikan untuk masyarakat umum. Program ini rutin dilaksanakan setiap momen pelaksanaan Anjangsana PAC Fatayat dan Muslimat Limpung.

Salah satu warga sedang melakukan pemeriksaan dengan dokter

“Pada kali ini bertempat di Ranting Rowosari, Alhamdulillah pada kesempatan kali ini ada 140 orang pasien/masyarakat terlayani,” ungkap Sofa.

Ia mengatakan program ini meliputi pelayanan-pelayanan diantaranya yaitu pemeriksaan kesehatan, cek tensi darah, konsultasi kesehatan, cek gula darah, cek kolesterol, cek asam urat dan layanan farmasi. Yang semua itu dilayani tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Tim kesehatan khusus dari LAZISNU Limpung selalu tetap setia dengan ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terimakasih kepada semua agniya’, munfiq, muzzaki, yang telah mempercayakan zakat, infaq, shadaqahnya kepada kami. Semoga senantiasa mendapat kesehatan serta rezeki yang melimpah, aamiin,” sambungnya.

Pewarta : Yayuk Farida
Editor : Asrofi

PKKM, Upaya Tingkatkan Kinerja Kepala MA NU 01 Banyuputih

0
Penilaian Kinerja Kepala Madrasah MA NU 01 Banyuputih, Batang. (foto: Izazul Huda)

Banyuputih, NU Batang
Dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja kepala madrasah, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang melakukan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama 01 Banyuputih pada Selasa, (29/11) di Ruang Auditorium.

Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) merupakan proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan interpretasi data yang dikerjakan oleh kepala madrasah pada setiap indikator pemenuhan standar. Dalam pelaksanaan PKKM Tahun 2022, Kepala MA NU 01 Banyuputih, Mukhsin, S.Ag., M.Pd.I mendapatkan penilaian dari Kemenag Batang yaitu Dra. Hj. Minarsih, M.Pd dan Purwoto, M.Pd.

Kepala MA NU 01 Banyuputih, Mukhsin menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim penilai. “Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran tim penilai di madrasah ini, semoga dalam melaksanakan penilaian dapat berjalan lancar hingga selesai,” ucapnya.

Permintaan maaf juga disampaikan kepala madrasah kepada tim apabila dalam penyambutan kurang sempurna dan kurang berkenan di hati. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepala madrasah kepada seluruh pendidik tenaga kependidikan serta karyawan di MA NU 01 Banyuputih yang telah bekerja sama mempersiapkan berkas-berkas yang dibutuhkan dalam penilaian serta membantu kelancaran pelaksanaan PKKM tahun ini.

Kemenag Batang Hj. Minarsih, M.Pd mengatakan kinerja kepala madrasah, sebagaimana petunjuk teknis dinilai berdasarkan lima komponen penilaian. Kelimanya terdiri atas empat tugas utama kepala madrasah dan ditambah dengan satu komponen tambahan yaitu pertama Usaha pengembangan madrasah, kedua Pelaksanaan tugas manajerial, ketiga Pengembangan kewirausahaan, keempat Supervisi kepada guru dan tenaga kependidikan dan kelima Hasil kinerja kepala madrasah.

Suasana Penilaian Kinerja Kepala Madrasah di Ruang Auditorium MA NU 01 Banyuputih. (foto: Izazul Huda)

“Empat komponen penilaian tugas utama kepala madrasah dinilai setiap tahun, sedangkan penilaian komponen kelima (hasil kinerja kepala madrasah) dinilai setiap empat tahun sekali. Karena Bapak Mukhsin baru tiga tahun maka yang dinilai hanya empat komponen. Semoga PKKM tahun ini nilainya meningkat,” kata Hj. Minarsih.

Usai penilaian setiap komponen selesai dilakukan, acara ditutup dengan evaluasi dari tim penilai. Kemudian kegiatan PKKM ditutup dengan doa.

Kontributor : Muhammad Asrofi

LAZIS NU Batang Kirim Bantuan ke Cianjur

0

Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Batang lewat Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZIS NU) mengirim bantuan ke Cianjur yang terkena gempa dan menimbulkan banyak korban, baik harta maupun jiwa.

Keberangkatan tim Lazis NU Batang ini dilepas oleh Ketua PCNU Batang H Ahmad Taufiq, Ketua Lazis NU Batang Ahmad Shidqon dan Ketua BPBD Batang Ulul Azmi, di Kantor PCNU Batang, pada Senin (28/11/2022).

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian Lazis NU Batang kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Cianjur. Memang tak seberapa, tapi mudah-mudahan bermanfaat,” tutur Gus Shidqon.

Gus Shidqon juga mengatakan bahwa tim relawan akan berada di Cianjur selama satu minggu, membantu dapur umum dan distribusi logistik. Relawan terdiri delapan orang, dengan perlengkapan tiga kompor gas standar Densos, enam tabung gas ukuran 5 kg, dua wajan besar, dan dua dandang besar.

“Tim yang diterjunkan Lazis NU Batang ini sudah terbiasa melaksanakan tugas di dapur umum setiap ada bencana di berbagai daerah,” jelas Gus Shidqon.

Sementara itu, Ketua PCNU Batang, H Ahmad Taufiq berpesan agar tim relawan berhati-hati, mematuhi aturan dan satu komando.

“Jangan berjalan sendiri-sendiri. Semua harus patuh pada komando dan aturan yang sudah ditetapkan,” tuturnya.

Inisiatif dari Lazis PCNU Batang ini mendapat apresiasi dari pihak BPBD Kabupaten Batang.

“Semoga kita selalu bisa bergandeng tangan dalam setiap aksi kemanusian di setiap terjadi bencana,” kata Ketua BPBD Batang Ulul Azmi.

Pewarta: Jabir al-Faruqi

Editor: Zaim Ahya

Fiqih Peredaban Menghendaki Umat Islam Hadir dan Berkontribusi dalam Kehidupan

0

Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Imam Nakha’i menegaskan bahwa Fiqih Peradaban menghendaki umat Nabi Muhammad hadir dan berkontribusi dalam kehidupan. Hal ini disampaikannya dalam Halaqah Fiqih Peradaban yang digelar di Pondok Pesantren TPI Al-Hidayah Plumbon Limpung Batang, pada Rabu (23/11/22).

“Ada intoleransi, fiqih kita hadir, ada kezaliman, fiqih kita hadir. Karena kalau tidak hadir, maka akan tergantikan dengan yang lain,” terang Kiai Nakha’i.

Menurut Kiai Nakha’i, makna kehadiran dan berkontribusi tersebut merupakan penjabaran dari kata syuhada dalam surat al-Baqarah ayat 143, yang bergandengan dengan kata ummatan wasathan.

“Syarat untuk hadir dan berkontribusi adalah ummatan wasathan itu,” jelasnya.

Mengutip surat al-Quraisy, Kiai Nakha’i menyatakan bahwa umat Islam harus hadir dan berkontribusi dalam dua hal. Yang pertama rasa aman, dan yang kedua memberi makan dari kelaparan.

“Jangan bicara rasa aman dan peradaban kalau masyarakat kita masih miskin. Bicara peradaban tapi jarak antara orang miskin dan orang kaya terlalu tampak. Itu belum memenuhi syarat,” lanjutnya.

Menurut Kiai Nakha’i untuk mencapai rasa aman dan kesejahteraan tersebut, PBNU tampaknya memulainya dari fiqih siyasah. Namun yang jadi persoalan, bagaimana fiqih siyasah hadir di dunia yang sudah berubah, sementara fiqih siyasah yang dimiliki terumuskan pada masa lalu sebelum era negara bangsa.

Kiai Nakha’i menawarkan fiqih siyasah yang ia sebut dengan al-siyasah al-syar’iyah. Menurutnya, al-siyasah al-al-syariyah memberikan ruang untuk pembaruan-pembaruan terhadap hukum-hukum fiqih siyasah dulu.

Oleh Kiai Nakha’i al-Siyasah al-Syar’iyah didefinisikan dengan sesuatu yang harus dirumuskan karena mengantarkan kepada kebaikan walaupun tidak ada wahyu yang secara jelas membicarakannya.

“Al-siyasah al-syar’iyah ini dibangun dari nilai-nilai universal agama seperti kemanusian, kesetaraan, tolong menolong dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Sementara itu, Rais Syuriah PBNU KH Masdar Farid Masudi, dalam kaitannya dengan tatatan dunia baru yakni lebih khusus pada konsep negara bangsa (nation state), menyatakan bahwa Indonesia kendati secara formal bukan negara Islam, namun secara subtansi berlandaskan nilai-nilai Islam sebagaimana tercermin dalam Pancasila.

“Tujuan bernegara dalam Islam adalah menegakkan keadilan. Dalam prinsip-prinsip negara kita, keadilan ditaruh terakhir sebagai muaranya,” terang Kiai Masdar.

Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh, yang juga menjadi salah satu pembicara dalam Halaqah Fiqih Peradaban tersebut, mengajak para kiai untuk hadir dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Kiai Ubaid, terkait tatanan dunia baru yang disebutnya dengan istilah the new word order, peran para ulama belum terlalu tampak, dan itu tidak terbatas pada ulama di Islam, namun juga para tokoh agama lain. Kiai Ubaid memberi contoh peperangan Rusia dan Ukraina, di mana peran tokoh-tokoh agama di sana belum terasa.

“Ketika mereka berperang, apakah ada pertemuan antar tokoh agama, untuk menasehati pemerintah supaya umat manusia ini dalam keadaan aman,” jelas Kiai Ubaid.

Kiai Ubaid juga menyinggung terkait acara R20 yang baru kemarin dihelat. Menurut Kiai Ubaid, R20 merupakan salah satu upaya agar tokoh-tokoh agama secara maksimal bisa berperan dalam memberikan solusi permasalahan dunia saat ini.

Selain itu, Kiai Ubaid juga menghimbau para kiai, bahwa ke depan ada potensi bahwa persoalan ketahanan pangan dan air bersih akan menjadi masalah yang serius.

“Oleh karena itu, pelestarian alam di Indonesia harus tetap dijaga, dan para kiai khususnya Nahdlatul Ulama harus berbicara dalam kepentingan teesebut. Ini kalau kita ingin membentuk fiqih hadharah (peradaban),” pungkas Kiai Ubaid.

Pewarta: Zaim Ahya

Konferancab XIII, Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Limpung Miliki Pemimpin Baru

0
Pengurus PAC GP Ansor Limpung bersama tamu undangan Konferancab ke XIII

Limpung, NU Batang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung resmi melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke XIII (tiga belas) pada Sabtu (19/11/2022) di Tirta Asri Sempu, Limpung, Batang.

Konferancab adalah forum permusyawaratan tertinggi di tingkat kecamatan untuk membahas dan mengambil keputusan-keputusan penting di organisasi. Peserta kegiatan tersebut merupakan delegasi Pimpinan Ranting GP Ansor se Kecamatan Limpung. Dalam kesempatan itu, pengurus PAC GP Ansor Limpung masa khidmat 2020 – 2022 menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan selanjutnya melakukan pemilihan ketua untuk regenerasi kepengurusan.

Konferensi ke XIII mengusung tema “Ansor Maju Satu Barisan, Seribu Rintangan Patah Semua”. Ketua PAC GP Ansor Limpung, Hamam Nasrudin mengatakan kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan regenerasi kepemimpinan yang benar-benar solid dan kuat.

“Maka mari ciptakan iklim demokrasi dalam pemilihan kepemimpinan di Ansor Limpung ini dengan semangat khidmat, tanpa ada tendensi apapun dan murni berjuang bersama para pimpinan dibawah komando Ansor baik dari cabang sampai pusat,” ucapnya.

Pada Konferancab tersebut, Romli terpilih menjadi ketua PAC GP Ansor Kecamatan Limpung masa khidmat 2022-2024. Ia menggantikan Hamam Nasrudin meneruskan estafet kepemimpinan organisasi.

Hamam mengucapkan selamat untuk sahabat Romli dan mohon tetap dikawal kepengurusan periode kedepan agar lebih baik.
“Terima kasih atas dedikasi, khidmat dan kebersamaan panjenengan semuanya selama kepengurusan PAC GP Ansor Limpung masa khidmat  2020-2022,” ucapnya.

“Semoga khidmat kita dibalas oleh Allah SWT dan dicatat sebagai amal kebaikan dan mohon maaf selama saya memimpin ada hal-hal yang kurang berkenan, khilaf dan ketidaksempurnaan saya pribadi,” ujar Hamam.

Sementara itu, Romli mengungkapkan perasaan atas amanah barunya.
“Saya mengucapkan rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk berkhidmat di organisasi kepemudaan NU, yakni GP Ansor. Semoga di periode ini bisa melaksanakan kegiatan lebih leluasa tidak seperti periode kemarin yang terkendala karna covid,”  ucap mantan Sekretaris PAC GP Ansor Limpung masa khidmat 2020 – 2022 itu.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Batang H Maulana Yusuf, DPRD Kabupaten Batang, Muspika Limpung, Rais Syuriah MWC NU Limpung KH Abdul Kholik, Ketua Tanfidziyah MWC NU Limpung H Ali Sodiqin, dan Pembina PAC GP Ansor Limpung.

Editor : Asrofi

PAC GP Ansor Limpung Sukses Gelar Ansor Cup 3, Berikut Daftar Pemenangnya

0
Peserta lomba PBB Ansor Cup 3 PAC GP Ansor Limpung

Limpung, NU Batang
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung sukses menggelar kegiatan Ansor Cup 3. Dengan diikuti delegasi peserta dari Pimpinan Ranting Ansor se-Kecamatan Limpung yang sudah mengikuti Pendidikan Kader Dasar (PKD) dan Diklatsar menjadi salah satu faktor pemicu suksesnya kegiatan tersebut.

Kegiatan Ansor Cup 3 dilaksanakan sejak 23 Oktober 2022 hingga 12 November 2022. Menurut Ketua PAC GP Ansor Limpung Hamam Nasrudin, Ansor Cup 3 merupakan kompetisi untuk kader-kader Ansor di Kecamatan Limpung dengan 4 cabang perlombaan, yaitu Tenis Meja, Futsal, Bulu Tangkis dan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Selain itu, Ansor Cup 3 juga bagian dari rangkaian kegiatan pra konferensi ke XIII (tiga belas) PAC GP Ansor Limpung.

Hamam juga mengungkapkan kegiatan Ansor Cup 3 sengaja diikuti kader yang sudah dinyatakan lulus PKD dan Diklatsar di semua ranting. Hal ini dikandung maksud sebagai penguatan kaderisasi, kebersamaan dan kekompakan disamping mencari bibit-bibit bakat dan minat anggota.

“Kegiatan Ansor Cup 3 bukan soal siapa kalah dan siapa yang menang, tapi ini soal bagaimana membangun soliditas, loyalitas dan memberikan pelajaran tentang arti Ansor maju satu barisan, Ansor satu komando dan Ansor taat instruksi,” paparnya.

Daftar pemenang Ansor Cup 3 cabang lomba Tenis Meja juara I diraih Ranting Plumbon, juara II Ranting Tembok, juara III Bersama Ranting Wonokerso, Juara III Bersama Ranting Babadan.

Pada cabang lomba Futsal, juara I didapatkan Ranting Plumbon, juara II Ranting Tembok, juara III Bersama Ranting Kepuh, juara III Bersama Ranting Babadan. Sedangkan dalam cabang lomba Bulu Tangkis juara I diraih Ranting Pungangan, juara II Ranting Rowosari, juara III Bersama Ranting Sempu dan Ranting Kepuh.

Lomba PBB juara I diraih Ranting Sidomulyo, juara II Ranting Kepuh, juara III Ranting Sempu, juara Harapan I Ranting Pungangan, dan juara Harapan II Ranting Plumbon.

Editor : Asrofi

Regenerasi Kepemimpinan, IPNU MA NU 01 Banyuputih Gelar Rapat Anggota

0
Rapat Anggota Tahunan PK IPNU dan IPPNU MA NU 01 Banyuputih

Banyuputih, NU Batang
Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) MA NU 01 Banyuputih menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada Sabtu (19/11/2022) yang diikuti oleh seluruh anggota dan pengurus.

Acara yang diselenggarakan di gedung MA NU 01 Banyuputih, Batang dihadiri oleh Pembina, Ahmad Hasan, S.Pd.I dan Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU Kecamatan Banyuputih. RAT merupakan rapat tertinggi di tingkat Pimpinan Ranting (PR) dan Pimpinan Komisariat (PK) atau sekolah. Di Pimpinan Komisariat RAT dilaksanakan setiap setahun sekali.

Pada acara tersebut ada dua hal penting yang dibahas yaitu terkait laporan pertanggungjawaban pengurus PK IPNU dan IPPNU MA NU 01 Banyuputih periode 2021 -2022 dan pemilihan ketua PK IPNU dan IPPNU MA NU 01 Banyuputih periode 2022 – 2023.

Laporan pertanggungjawaban pengurus dipimpin oleh Ibnu Mubarok ketua IPNU dan Anggita Intan AP ketua IPPNU dengan diikuti pengurus sesuai bidangnya. Setelah penyampaian laporan pertanggungjawaban selesai dan diterima peserta rapat. Kemudian Pimpinan Anak Cabang IPNU dan IPPNU Kecamatan Banyuputih mendemisionerkan pengurus periode 2021 -2022.

Selaku Pembina, Hasan memberikan pesan kepada peserta rapat agar memilih pemimpin yang baik.
“Pilihlah ketua yang sehat dan waras agar organisasi berjalan dengan baik dan lebih baik,” ujarnya saat membuka acara Rapat Anggota Tahunan.

Pada akhirnya terpilihlah ketua IPNU yaitu rekan Khilman Nur Faza menggantikan Ibnu Mubarok dan ketua IPPNU terpilih yaitu rekanita Yatimus Sobiroh menggantikan Anggita Intan AP.

Pewarta : Ahda Fathan
Editor : Asrofi