Jumat, April 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 52

Tingkatkan Skill Administrasi, PAC IPNU IPPNU Warungasem Gelar Pelatihan

0

Warungasem – nubatang.or.id || Pengoptimalan potensi di bidang administrasi, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Warungasem menggelar Pelatihan Administrasi dengan melibatkan Pimpinan Ranting (PR) dan Komisariat IPNU IPPNU se-Kecamatan Warungasem. Pelatihan yang bertemakan “Optimalisasi Potensi Diri dalam Tata Kelola Administrasi”, ini bertempat di Gedung Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Ahad (7/11).

Pelatihan tersebut melibatkan sekretaris ranting dan komisariat IPNU IPPNU se-Kecamatan Warungasem dengan materi tentang administrasi yang disampaikan oleh Zimatul Aliyah, sekretaris Pimpinan Cabang (PC) IPPNU Kabupaten Batang.

Ketua Pelaksana Pelatihan Administrasi, Farekha menyampaikan mengenai tujuan diselenggarakannya pelatihan administrasi. Sebagai wadah bagi IPNU IPPNU yang ditugaskan menjadi sekretaris di masing-masing ranting maupun komisariat. Dalam artian, pelatihan ini dimaksudkan untuk belajar bersama di bidang administrasi.

“Supaya  keadministrasian di ranting maupun komisatriat se-Kecamatan Warungasem dapat berjalan secara optimal,” harapnya.

Farekha menambahkan, IPNU IPPNU Warungasem sudah memiliki potensi dalam bidang administrasi, mereka sudah mengetahui komponen-komponen administrasi bahkan sudah bisa menyusun surat menyurat, proposal, dan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dengan baik. Akan tetapi, mereka masih kurang paham terkait panduan yang harus mereka gunakan, yakni Pedoman Pelaksanaan Organisasi dan Administrasi (PPOA).

Senada dengan ketua pelaksana, Pemateri Pelatihan Administrasi, Zimatul Aliyah mengatakan IPNU IPPNU Warungasem sebagian besar sudah memiliki potensi dalam bidang administrasi. Menurutnya, mereka sangat antusias berpartisipasi dalam pelatihan. Hal tersebut dibuktikan dengan keaktifan mereka pada saat pelatihan berlangsung.

“Terkait panduan administrasi, sebagian dari peserta sudah mengetahui PPOA. Karena itu, pelaksanaan pelatihan berjalan dengan lancar dan kondusif,” ucap sekretaris PC IPPNU Kabupaten Batang.

“Peraturan keadministrasian sudah ada di dalam PPOA, ketentuan itu menyeluruh untuk semua tingkatan struktur organisasi IPNU IPPNU, baik tingkat anak ranting maupun tingkat pusat,” tutur Zima kembali.

Pawarta : Septy Aisah

PAL Limpung FC Sukses Jadi Juara Laga Trofeo Pra Konfercab IX GP Ansor Batang

1

PAL Limpung FC menjuarai Laga Final Trofeo Pra Konfercab IX Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Batang setelah mengalahkan Sorban FC Bandar dengan skor 3-0 (Kamis, 04/11/21).

Zaenal, penyerang dari PAL Limpung FC asal Dukuh Mlangkok Desa Sukorejo, mencetak hetrik di laga final yang digelar di lapangan Jebeng Brojoseti Desa Kepuh Limpung kemarin. Gol pertama dicetak pada babak pertama, sedangkan dua gol setelahnya dicetak pada babak kedua.

Laga Trofeo ini diikuti oleh seluruh tim dari Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor se Kabupaten Batang. PAL Limpung FC adalah nama dari tim PAC GP Ansor Limpung. Sedangkan Sorban FC adalah nama tim dari PAC GP Ansor Bandar.

Tim PAL Limpung FC bersama official, pengurus dan suporter

Perihal kesuksesan timnya, Ketua PAC GP Ansor Limpung, Hamam Nasruddin mengatakan bahwa juara ini bisa diraih lantaran kekompakan, semangat dan kerja keras dari tim, official, pengurus dan para suporter.

“Alhamdulillah, semoga perolehan juara 1 ini menjadi pemantik semangat untuk laga-laga selanjutanya,” kata Hamam yang juga ikut turun laga.

Tim Sorban FC Bandar bersama official, pengurus dan suporter

Terkait Laga Trofeo ini, Ketua PC GP Ansor Batang, Maulana Yusuf berharap bahwa laga ini bisa menjadi ajang silaturahim dan mengakrabkan kader Ansor lintas kecamatan atau PAC.

“Dari laga ini, kita berharap semangat sportivitas berolahraga kader turus tumbuh. Dan laga ini juga bisa dikatakan sebagai bukti bahwa kader Ansor-Banser punya talenta di bidang olahraga, khususnya sepak bola,” jelas Yusuf.

Pewarta: Zaim

Dilantik, Ansor Kecamatan Batang Gelar Seminar Nasional Bahas Tantangan Zaman

0

Batang – nubatang.or.id || Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Batang Kabupaten Batang masa khidmat 2021-2023 resmi dilantik pada Ahad (31/10) siang.

H Maulana Yusuf ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang didampingi Suwandi memimpin prosesi pelantikan atas instruksi dari PW GP Ansor Jawa Tengah. Selama dua tahun kedepan, PAC Ansor Kecamatan Batang akan diketuai oleh S Thoriqul Huda.

Acara yang digelar di hotel Dewi Ratih Batang tersebut juga dihadiri oleh Wasekjen PP GP Ansor Caswiyono Rusydie, Rais Syuriah MWC Batang Kiai Abdul Rozak, ketua Tanfidziah MWC Batang, Nasrul Ahkam, ketua Muslimat Batang, ketua Fatayat , perwakilan IPNU dan IPPNU Kecamatan Batang, dan sejumlah tamu undangan.

Sebelum pelantikan, acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil untuk para muasis jam’iyah, dan menyanyikan lagu kebangsaan, mars Ansor, serta Yalal Wathan.

Pada kesempatan tersebut, ketua PAC Ansor Kecamatan Batang juga mengukuhkan sahabat sutikwo sebagai Satkoryon Banser dan K Nasirun Ahmad sebagai ketua Rijalul Ansor Kecamatan Batang.

Setelah salat asar, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional bertema “Optimalisasi Peran Ansor dalam Menyiapkan Kader Multi-skill Guna Menghadapi Tantangan Zaman”.

Hadir sebagai pembicara Caswiyono Rusydie, H Maulana Yusuf dan Andy Trisna. Seminar dipandu oleh Miqdam Yursia sebagai moderator.

Caswiyono atau yang akrab disapa Kang Caswi, Staf Khusus (Stafsus) Menteri Ketenagakerjaan itu, memaparkan beberapa tantangan kedepan, di antaranya: era disrupsi akibat revolusi industri berupa digitalisasi dan otomatisasi, serta meledaknya populasi generasi Z.

Menurutnya, Ansor harus bisa beradaptasi dengan dunia baru ini agar tidak ditelan zaman. Itu juga sesuai dengan kaidah yang terkenal: al-muhafadzah alal qadim as-salih wal-akhdu bil-jadid al-aslah.

“Ansor juga harus memberikan tempat kepada generasi milenial dan beradaptasi dengan cara mereka, agar mereka tertarik menjadi kader,” tambahnya.

Narasumber kedua, H Maulana Yusuf, ketua DPRD kabupaten batang itu menjelaskan secara komprehensif situasi terkini Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. Menurutnya, kader-kader Ansor harus terus meng-update informasi tentang proyek strategis nasional tersebut, sehingga bisa mengambil kebijakan yang sesuai dengan langkah-langkah Ansor kedepan.

“Oleh karena itu, kader Ansor harus memahami potensi diri mereka, lalu berupaya mengembangkan potensi tersebut,” jelasnya.

Narasumber ketiga, Andy Trisna, founder Bina Karya Foundation dan Taman Alit Group, menjelaskan peluang-peluang bisnis yang bisa diambil kader-kader Ansor sehubungan dengan adanya KIT dan bagaimana menyongsong revolusi industri 4.0 dan 5.0.

“Langkah penting lain yang harus dilakukan adalah sertifikasi kompetensi kader Ansor,” jelas pemilik beberapa start-up ini.

Kader-kader Ansor peserta seminar tampak antusias. Dalam sesi tanya-jawab, banyak yang aktif bertantya. Sehingga kegiatan ini baru selesai menjelang azan maghrib.

Sebagai closing statement, ketua PAC Ansor Kecamatan Batang, S Thoriqul Huda menambahkan, “Perubahan sebagai efek domino dari industrialisasi merupakan keniscayaan. Kita sebagai kader Ansor harus mampu menjawab tantangan zaman dengan meningkatkan kompetensi sesuai bidang masing-masing. Tindakan preventif juga harus dilakukan demi mensukseskan dakwah an-nahdliyah. Mari bergerak bersama menjawab tantangan zaman ini.”

Pewarta: Adib

Editor: Muhammad Asrofi

Bincang Orgasisasi Sekaligus Silaturrahmi Antar Ranting IPNU & IPPNU

0

Bawang – nubatang.or.id || Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Candigugur Kecamatan Bawang mengadakan silaturrahmi ke Anak Ranting IPNU dan IPPNU Dusun Mulyodadi, Bawang, pada Sabtu (30/10).

Kegiatan ini diikuti puluhan peserta dari anggota Pimpinan Ranting IPNU & IPPNU Desa Candigugur dan Pimpinan Anak Ranting Dusun Mulyodadi. Adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk menjalin silaturrahmi dan bincang organisasi.

Dimoderatori oleh Rekanita Ayu Larasati, menghadirkan pemateri Rekan Ahmad Solehudin sebagai aktifis Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Disamping pentingnya silaturrahmi kami juga membincangkan tentang pentingnya berorganisasi, juga dijelaskan tentang ideologi dalam berorganisasi saling menguatkan dalam menjalankan roda orgasnisasi.

“Sebagai pemuda, pelajar, ataupun mahasiswa harus berorganisasi untuk menjalin sebuah relasi,” papar Ahmad Solehudin.

Ia menjelaskan bahwa manfaat organisasi sangat banyak, salah satunya bisa membangun relasi dan meningkatkan skill yang berguna untuk kebermanfaatan bagi sendiri maupun orang lain. “Saya senang dengan acara ini selain silaturahmi, kita sebagai kader juga bisa saling berkomunikasi dan saling menguatkan,” tambahnya.

Rekan Sufrendi dari Pimpinan Anak Ranting IPNU & IPPNU Dusun Mulyodadi juga menambahkan, “Dengan adanya kegiatan seperti ini antar pengurus maupun anggota bisa saling bertukar fikiran dan bertukar ide dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya.

Diskusi ini dilaksanakan secara outdoor dengan harapan agar para peserta tidak mudah bosan saat mendengarkan materi. Selain itu, agar para peserta dapat lebih santai dan menyegarkan pikiran.

“Kesimpulannya manfaat organisasi sangat banyak, salah satunya bisa menjalin silaturahmi, membangun relasi, meningkatkan skil, melatih kepemimpinan dan melatih tanggung jawab khususnya di organisasi IPNU dan IPPNU.

Pewarta : Nur Khayati

Pemenang Lomba Penulisan Profil Pesantren Dalam Rangka Hari Santri Nasional RMI PCNU Batang Tahun 2021 M/1443 H

0

Pemenang Lomba Penulisan Profil Pesantren Dalam Rangka Hari Santri Nasional RMI PCNU Batang Tahun 2021 M/1443 H

  1. Arka Nadia Nada, Santri PPTQ Putri Ponpes Darussalam Kemiri Subah.
  2. Nihayatus Sa’adah , Santri Putri Ponpes Asasul Huda 3 Klawen Bawang
  3. Krisna Wijaya, Santri Putra Ponpes TPI Al Hidayah Plumbon Limpung.

Ditetapkan
Di Batang, 25 Oktober 2021
Ketua dewan Juri
TTD
Jabir Alfaruqi

NB: Seluruh peserta diharapkan untuk menghubungi nomer tertera, guna teknis penyerahan hadiah dan sertifikat: 085742151777 (Zaim).

Goes Santri Day, Pelajar NU Sidorejo Meriahkan HSN 2021

0

nubatang.or.id || Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2021, Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Sidorejo mengadakan Goes Santri Day (25/10).

Peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya berlaku bagi santri di pesantren. Tetapi juga dapat dilakukan oleh siapapun dengan tujuan untuk mengenang perlawanan santri terhadap penjajah untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Goes Santri Day merupakan kegiatan yang telah dilakukan oleh PR IPNU dan IPPNU Sidorejo yang kedua kalinya (Goes Santri Day pertama pada tahun 2020). Goes Santri Day adalah kegiatan bersepeda bersama dengan jarak tempuh yang dilakukan oleh panitia. Yang menjadi unik, kegiatan ini tidak hanya bersepeda pada umumnya, tetapi para peserta Goes Santri Day diharuskan untuk menghias sepedanya.

Menurut Hamdan Dzulfa, selaku ketua pelaksana Peringatan HSN 2021, kegiatan Goes Santri Day 2021 sangat luar biasa. Peserta Goes Santri Day sangat berantusias dalam mengikuti kegiatan ini. Begitupula dengan panitia yang semangat bergotong royong untuk mensukseskan Goes Santri Day 2021.

“Rasa kebanggaan saya muncul ketika melihat antusias peserta, juga semangat para anggota IPNU dan IPPNU. Suksesnya kegiatan ini tak lepas dari kerja sama dan gotong royong panitia untuk mewujudkan kegiatan yang sudah dirancang selama satu bulan sebelumnya,” ujar Hamdan.

Dalam pelaksanaan Goes Santri Day 2021, panitia telah mempersiapkan segala keperluannya semenjak satu bulan sebelum acara. Kegiatan ini melibatkan anggota IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo sebagai panitia yang disesuaikan pada posisinya masing-masing.

Sedangkan menurut Nurul Khikmah, selaku panitia HSN 2021, niat yang kuat menjadi modal awal untuk menyelenggarakan peringatan HSN 2021. Dengan niat dan tekad yang kuat menjadi pemicu semangat bagi panitia untuk mensukseskan peringatan HSN 2021.

“Yang paling utama dan harus dipersiapkan dalam HSN 2021 adalah niat dan tekad, surat menyurat untuk perizinan, serta persiapan anggaran dana. Akan tetapi, hanya menjadi salah satu penunjang suksesnya sebuah kegiatan,” ujar Nurul, sekertaris peringatan HSN 2021.

Para peserta sangat berantusias untuk menghias sepedanya semenarik mungkin. Peserta dari Goes Santri Day 2021 terdiri dari anggota IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo, pelajar tingkat dasar se-Desa Sidorejo, juga Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) yang ikut memeriahkan Goes Santri Day.

“Senang sekali bisa mengikuti Goes Santri Day 2021. Lebih senang lagi ketika saya mendapatkan hadiah dari panitia. Semoga kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya,” harapan Faida, sebagai juara 1 dengan hiasan sepeda yang paling menarik.

Aditya Irfani, selaku ketua IPNU Desa Sidorejo, mengatakan bahwa tujuan pelaksanaan peringatan HSN 2021 adalah untuk melatih rasa tanggungjawab anggota IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo. Selain itu, partisipasi dalam kegiatan Goes Santri Day juga menjadi bukti kecintaan anggota IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo terhadap organisasinya, yakni Nahdlatul Ulama.

 “HSN 2021 bertujuan untuk melatih rasa tanggungjawab sebagai panitia, dan sebagai bukti kecintaan anggota terhadap organisasinya,” ujar Aditya seusai acara Goes Santri Day.

Kegiatan Goes Santri Day 2021 juga dimeriahkan dengan adanya penampilan akustik dari anggota IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo dan pencak silat Pagar Nusa Kecamatan Warungasem yang menjadi penutup dalam kegiatan Goes Santri Day 2021. Dalam memperingati HSN 2021, PR IPNU dan IPPNU Desa Sidorejo juga mengadakan trofeo sepak bola, pentas seni, dan Rutinan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama Desa Sidorejo yang telah diadakan pada hari sebelumnya, dan ditutup dengan Goes Santri Day yang menjadi acara puncak dalam peringatan HSN 2021.

Kontributor: Intan Khumairo

Semarak Hari Santri Nasional, MWC NU Subah Gelar Berbagai Acara

0

Hari santri nasional merupakan hari spesial santri Indonesia yang diberikan oleh pemerintah sejak tahun 2015 melalui presiden Jokowi. Tak perlu diragukan lagi peranan santri dan kyai dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia hingga saat ini kita menikmati hasilnya. 

Jammiyah Nahdhatul Ulama merupakan ormas Islam yang mayoritas adalah santri menyambut dengan penuh suka cita atas ditetapkannya Hari Santri Nasional tersebut. Peringatan Hari Santri Nasional dilakukan oleh jammiyah Nahdhatul Ulama beserta banomnya dari tingkatan pusat sampai dengan ranting (desa), tak terkecuali MWC NU kecamatan Subah.

Tahun 2021 MWC NU Subah menyambut gembira peringatan HSN dengan melakukan berbagai rangkaian kegiatan meliputi lomba Tartil dan tilawah virtual , khoul masal, Semaan Qur’an, istighosah dan pengajian umum.

Rangkaian diawali dengan lomba virtual untuk pelajar dan santri yang berada dibawah naungan LP Ma’arif kecamatan Subah , yang terdiri dari TPQ, Madin, MI, SMP/Mts dan MA/SMK pada tanggal 15 Oktober 2021, dilanjutkan dengan Semaan Qur’an sekaligus pembacaan arwah massal yang dilaksanakan pada hari Sabtu pagi  23 Oktober 2021  di Pondok Pesantren Darussalam Kemiri dan Gedung MWC NU Subah yang diikuti oleh santri-santri Ponpes Darussalam serta pengurus MWC.

Puncak dari rangkaian acara peringatan HSN berlangsung pada malam Ahad, bertempat di Gedung MWC diadakan Istighosah dan  Pengajian umum sekaligus pembagian hadiah bagi pemenang lomba virtual. Acara pengajian di awali dengan pembacaan maulid Simtudhuror oleh Grub Rebana Al Busyro dari Ranting Adinuso, dilanjutkan dengan pembagian hadiah yang di pandu oleh sahabat Eko Agus Budianto mewakili panitia.

Pengajian dibuka oleh Rois Syuriah NU Subah, KH. Ali Mas’ud dengan bacaan surat Al-Fatihah.  Pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an menjadi acara ke dua yang dilantunkan oleh Aditya Susilo Widhiarto dari SMK Darussalam yang merupakan Juara 1 Lomba Tilawah dan diteruskan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars NU, dan Mars Syubbanul Wathan oleh sahabat PAC Fatayat,  dilanjutkan  pembacaan istighosah yang dipimpin oleh kyai Mukhayat.

Pada sesi ketiga dengan sambutan, yang di awali oleh Ketua Panitia HSN, Abdurochim. Dalam sambutannya, Rochim sapaan akrabnya, mengatakan bahwasanya kegiatan HSN tahun yang bertema ‘Santri siaga jiwa raga’. “Harapannya tema tersebut dapat dijadikan spirit bagi santri seluruh Indonesia”. Ujarnya.

Disampaikan pula oleh Rochim bahwa perolehan infaq arwah massal sebesar 61 juta. Dari total dana yang terkumpul sebagian digunakan untuk kebutuhan acara dan sisanya akan dialokasikan untuk melanjutkan pembangunan halaman gedung MWC. 

Sambutan MWC NU disampaikan oleh ketua Tanfidziah, kyai Muhammad Matin . Dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan ” Santri iku koyo paku Yo iku ngencengi umat artine Yo ngencengi umat. Bahwasannya santri itu seperti halnya paku yang digunakan untuk mengencangkan dalam halnya adalah mengencangkan umat.” Pungkas pak kyai Matin dalam sambutannya.

Penulis : Isrofani dan Maman

Jelang Seratus Tahun Usia NU, Terpilih Nakhoda Baru MWC NU Limpung

0
Pengurus MWC NU Limpung sedang membaca tahlil. Foto: Huda

Limpung – nubatang.or.id || Nahdatul Ulama (NU) lahir pada 16 Rajab 1344 Hijriyah atau bertepatan pada 26 Januari 1926 Masehi. Pada tahun ini NU sudah semakin besar dan menjadi organisasi keagamaan terbesar di Dunia. Lima tahun lagi usia NU berada di usia seratus tahun. Ibarat manusia, usia seratus tahun sudah berganti generasi, namun seratus tahun bisa ditandai tutupnya generasi dan munculnya generasi baru. Hal itu disampaikan oleh Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWC NU) Limpung, KH Muhamad Sulthon Syair pada Ahad (17/10) saat Konferensi ke XI (sebelas) di Gedung Aula MWC NU Limpung.

KH Muhamad Sulthon Syair

Konferensi ke sebelas MWC NU Limpung ini mengangkat tema “Perkuat Ukhuwah, Menuju Kemandirian Jam’iyah”. Peserta dari musyawarah tertinggi tingkat kecamatan adalah pengurus ranting Tanfidziyah dan Syuriah se-Kecamatan Limpung.

Pada kesempatan ini Rais Syuriah Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang KH Abdul Manaf Syair turut hadir dengan didampingi oleh Kiai Solihin dan Abdul Halim untuk mengawal konferensi tersebut.

Membudayakan tradisi Nahdatul Ulama, acara ini di awali dengan pembacaan tahlil, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars NU, Yalal Wathon. Dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia oleh Hamam Nasrudin, sambutan PCNU, Camat dan khutbah oleh Rais Syuriah KH M Sulthon Syair. Acara ini juga dimeriahkan oleh tim paduan suara dari SMK Al Syairiah Limpung.

Hamam Nasrudin selaku ketua panitia konferensi mengatakan untuk peserta kegiatan ini ada 34 orang dari perwakilan ranting se-Kecamatan Limpung.

“Hari ini menentukan perjalanan lima tahun kedepan, mohon semua peserta dapat mengikuti konferensi ini dari awal sampai akhir. Konferensi ini bukan tentang siapa dan dimana berada. Namun tentang bagaimana rumah yang besar ini mau dibawa kemana,” ujar Hamam.

Rangkaian acara konferensi terdapat sidang komisi, laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2016 – 2021 serta pemilihan Syuriah dan Tanfidziyah. Pada tahap pemilihan Syuriah dengan melalui musyawarah tim Ahlul Halli Wal Aqdi menetapkan KH Abdul Kholiq menjadi Rais Syuriah dan H Ali Sodiqin terpilih menjadi ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Limpung periode 2021 – 2026.

Pewarta: Muhammad Asrofi

Bangun Solidaritas, Rapat Kerja Pelajar NU Menguneng Diiringi dengan Makrab dan Ziarah Kubur

1

Batang, NU Batang
Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Desa Menguneng Kecamatan Warungasem mengadakan Rapat Kerja dengan konsep yang berbeda.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam (2-3/10) di Wisata Kalipaingan, Linggoasri Kabupaten Pekalongan ini sekaligus dijadikan ajang Malam Keakraban (Makrab).

Acara yang dihadiri oleh 25 IPNU dan 33 IPPNU tersebut terlihat semangat dan penuh antusias dalam mengikutinya, Sabtu(02/10).

Disamping dihadiri oleh puluhan kader muda dari PR IPNU & IPPNU desa Menguneng, anggota kepengurusan PAC IPNU & IPPNU Kecamatan Warungasem, anggota Ansor Desa Menguneng, dan pembina PR IPNU & IPPNU desa Menguneng juga terlihat meluangkan waktu untuk berdiskusi bersama dan memotivasi peserta.

Raker (Rapat Kerja) menjadi kegiatan pertama yang dipilih dari tiga kegiatan utama yang dirancang untuk mendiskusikan dan memaparkan program kerja tiap departemen yang akan dijalankan selama 1 periode mendatang.

“Kita boleh membuat program sebanyak-banyaknya, kita boleh membuat program semewah-mewahnya, tapi kita harus tahu bahwa setiap departemen bertanggung jawab dalam pelaksanaannya,” ujar Khoirudin, selaku pembina PR IPNU desa Menguneng.

Menurut beliau, program kerja setiap departemen harus dirancang dengan matang dari waktu pelaksanaan, target kegiatan, tempat dan tujuan kegiatan agara berjalan secara sistematis dan terkoordinir.

Dalam sambutannya, Pak Shidiq menyampaikan bahwa setiap niat baik untuk tujuan bersama pasti ada jalan untuk merealisasikannya. Beliau juga menambah isi sambutannya tentang pengenalan wisata Kalipaingan itu sendiri.

“Sekalipun yang namanya organisasi, yang namanya kepemimpinan tidak ada yang sempurna, tapi setidaknya jika ada niatan baik untuk memajukan organisasi, maka Anda pasti akan berpikir lebih baik lagi,” ujar Pak Shidiq selaku ketua pengelola wisata Kalipaingan.

Hal serupa juga disampaikan oleh Pak Ubaidillah selaku pemateri pengetahuan umum, rasa memiliki IPNU & IPPNU itu juga perlu ditingkatkan agar tujuan organisasi dapat diwujudkan.

Tak lepas dari suasana malam desa menemani acara Makrab (Malam Keakraban) yang digelar setelah usai Raker( Rapat Kerja). Solidaritas dan Kebersamaan anggota diharapkan menyertai suasana bincang organisasi tersebut.

Adapun keesokan harinya, outbound di tempat wisata Kalipaingan dan ziarah kubur di makam Maulana Habib Abu Bakar bin Thoha bin Yahyadi di desa Kayugeritan, Karanganyar, Pekalongan. sebagai acara penutupnya.

Ziarah Kubur yang dilaksanakan juga ditujukan untuk memberikan pengajaran dalam agama, utamanya dalam hal ketaqwaan. Lantunan yasin dan tahlil yang dilakukan bersama-sama dengan bimbingan Ustad Arwani (salah satu pembina PR IPNU desa Menguneng) juga sebagai ajang meningkatkan kebersamaan organisasi dalam hal yang positif.

Pewarta : Lili Rohmawati

Diskusi Persiapan Akreditasi, Madrasah Aliyah Swasta Kabupaten Batang, Silaturrahim bersama Tim Masuka Bawang

0

Batang

Dalam rangka mempersiapkan diri hadapi akreditasi, pada hari Rabu 29 September 2021, madrasah aliyah swasta di Kabupaten Batang yang belum akreditasi di tahun ini, melakukan kegiatan silaturrahim dan sharing persiapan akreditasi bersama Tim MA Sunan Kalijaga (Masuka) Bawang di Ruang Serba Guna Masuka.

Seperti telah diketahui bahwa Masuka Bawang telah melaksanakan proses visitasi akreditasi secara daring pd tanggal 3-4 September 2021 yang diselenggarakan oleh BAN-SM Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan sharing yang diikuti para wakil kepala bidang kurikulum dan tim dari masing-masing madrasah tersebut diinisiasi oleh Forum Kurikulum MA Kab. Batang, dan difasilitasi oleh KKMA Kab. Batang.

Dalam sambutan pembukaannya, kepala Masuka Bawang Ahmad Munir, S. Ag., S. Pd. menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta dan mempersilakan kepada mereka untuk saling berbagi ilmu dan informasi terkait persiapan akreditasi.

Munir menambahkan, peserta yg terdiri dari para Waka kurikulum dan tim masing-masing madrasah adalah orang-orang tangguh yang akan banyak mewarnai perkembangan madrasah di bawah kepemimpinan kepala madrasah masing-masing.

Pada kesempatan itu Munir mengajak para punggawa madrasah aliyah di Kab. Batang untuk menata niat, bahwa ketika akan mempersiapkan diri menghadapi akreditasi, maka tujuan utamanya bukanlah akreditasi, karena akreditasi hakekatnya hanya penilaian dari seluruh aktifitas yang telah berjalan di madrasah berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh BAN-SM.

Yang tidak kalah penting dari itu semua adalah upaya perubahan/perbaikan yang dilakukan secara sungguh-sungguh, kontinyu dan berkelanjutan, dengan menempatkan akreditasi sebagai salah satu faktor pendukung bagi terciptanya percepatan perubahan/ perbaikan kinerja warga madrasah.

Munir berharap semua madrasah aliyah di kabupaten Batang terus berpacu untuk menjadi madrasah yg berkualitas, menarik dan mampu memberikan layanan pendidikan yang optimal dan mendapatkan kepercayaan dari warga masyarakat.

Pada sesi sharing akreditasi, para wakil kepala Masuka Bawang yg pada saat akreditasi awal September lalu menjadi Kordinator 4 komponen (Mutu Lulusan, Proses Pembelajaran, Mutu Guru, dan Manajemen Madrasah), secara bergantian menyampaikan alur proses mulai persiapan hingga pelaksanaan visitasi akreditasi beserta hal-hal yg harus diperhatikan agar mendapatkan hasil maksimal.Ruhani, waka kurikulum MANU Gringsing yang menjadi salah satu peserta dan juga ketua Forum Kurikulum MA Kabupaten Batang mengungkapkan kegembiraannya atas terlaksananya kegiatan tersebut.

Menurutnya kegiatan ini sangat membantu madrasah aliyah yg belum melaksanakan akreditasi, karena hal-hal yg harus diperhatikan tergambar secara jelas oleh paparan (mantan) Tim Akreditasi Masuka Bawang.

Dia jugamengucapkan terimakasih kepada kamad Masuka Bawang beserta seluruh jajarannya yang telah menyambut dan menyediakan waktu dan tempat yg cukup nyaman bagi terlaksananya kegiatan sharing tersebut.Hal yang sama diungkapkan oleh Muniroh, waka kurikulum MAM Limpung.

Dia bersama peserta lain dari madrasah aliyah di kab. Batang merasakan mendapatkan tambahan energi dan semangat untuk memajukan madrasahnya, setelah lakukan berdiskusi bersama di forum sharing, dan mendapatkan pesan-pesan kamad Masuka Bawang pada saat sesi awal acara.