Jumat, April 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 48

Apresiasi Pemenang OASIS & REPORT, MANU 01 Banyuputih Berikan Uang, Sertifikat dan Medali

0
Kepala MA NU 01 Banyuputih sedang memberikan medali kepada salah satu pemenang

Banyuputih, NU Batang
Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 01 Banyuputih Kabupaten Batang memberikan hadiah kepada pemenang lomba Olympiad of Sciene and Islamic (OASIS) serta Reportase dan Poster (REPORT) di ruang Auditorium MA NU 01 Banyuputih, Rabu (30/3).

Lomba yang diprakarsai oleh guru MA NU 01 Banyuputih diikuti peserta dari MTs/SMP se-Kabupaten Batang. Sebelumnya lomba tersebut telah dilaksanakan pada Senin 21 Maret 2022 secara online dengan dua cabang perlombaan.

“OASIS dan REPORT merupakan ajang yang diselenggarakan MA NU 01 Banyuputih secara perdana, yang artinya kami baru dan ini pertama kalinya mengadakan, dengan prosentase jumlah peserta yang mengikuti lebih dari 100 maka itu sungguh sangat memuaskan bagi kami, semoga nantinya ajang ini menjadi ajang tahunan yang terus berlanjut,” kata Achmad Mashfufi ketua panitia dalam sambutannya.

Achmad Mashfufi selaku guru dari penyelenggara mengucapkan terima kasih kepada peserta yang telah ikut serta berpartisipasi dalam lomba OASIS dan REPORT serta mengucapkan selamat bagi para peraih juara.

Penyerahan hadiah juara OASIS and REPORT dipandu oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Ahmad Hasan. Pada kesempatan itu ia membacakan hasil juaranya.

Cabang lomba OASIS terbagai dalam tiga bidang, yaitu IPA, IPS dan PAI. Pada bidang IPA hasil juara I Nabila Apriliani dari SMP N 1 Subah, juara II Nafiatul Hidayah dari SMP N 3 Reban, juara III Laila Asyiqotul Azizah dari SMP Ma’arif NU Banyuputih. Pada bidang IPS juara I Nadina Nauranida dari MTs NU Al Syairiyah Limpung, juara II Muhammad Izzal Azmy Akbar dari MTs Nurussalam Tersono dan juara III Andini Latisya Az Zahra dari SMP N 1 Gringsing.

Pada bidang PAI juara I Muhamad Hafiz Firmasyah dari MTs Nurussalam Tersono, juara II Haryo Kusumo Negoro dari MTs Nurussalam Tersono dan juara III Lisnana Sidiqin Aliya dari MTs Nurul Huda Banyuputih.

Sementara itu, untuk cabang lomba reportase juara I Mts Nurul Huda Banyuputih, juara II Mts Nurussalam Tersono dan juara III SMP N 2 Gringsing. Lomba poster juara I Dinda Althafunisa Lestari dari MTs Negeri Batang, juara II Asna Rizka Manzila dari MTs Nurul Huda Banyuputih dan juara III Yunialisya Kusuma Astuti dari MTs NU 01 Gringsing.

“Terima kasih kepada panitia dan Wakil Kepala Bidang Kurikulum yang sudah merancang acara OASIS and REPORT dengan sebaik mungkin hingga sampai pada puncak acara. Semoga menambah pengetahuan dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi anak didik jenjang SMP/MTs, karena dengan mengikuti event ini maka otomatis siswa juga berlatih kritis dengan mengerjakan soal-soal,” kata Mukhsin Kepala MA NU 01 Banyuputih.

Usai dibacakan penyerahan medali dilakukan oleh ketua panitia. Kemudian sertifikat dan sejumlah uang pembinaan diberikan oleh kepala madrasah.

Pada acara tersebut, salah satu siswi dari MTs Nurusalam Tersono juga menyuguhkan sebuah lagu dengan gaya Bahasa Inggris untuk menghibur tamu undangan yang lain.

Event ini sangat bagus dan bermanfat bagi mereka siswa-siswi jenjang SMP/MTs, khususnya yang sudah kelas sembilan karena dengan ini juga membantu siswa dalam berlatih soal-soal menjelang naik ke jenjang selanjutnya. Kemudian kami berharap semoga kedepannya MA NU 01 Benyuputih mampu menyelenggarakan kembali event-event seperti ini yang lebih menarik dan kreatif lagi,” ujar Ilham salah seorang pendamping dari peserta lomba OASIS and REPORT.

Pewarta: Eri Marsa Dwi Septiana dan Ali Listiawan

Editor : Muhammad Asrofi

Bimbingan Pra Nikah, MA NU 01 Banyuputih Bekali Siswanya tentang Dunia Perkawinan

0

Banyuputih, NU Batang
Sebanyak lima puluh tiga siswa dan siswi Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MA NU) 01 Banyuputih Kabupaten Batang mengikuti bimbingan perkawinan pra nikah bagi remaja usia sekolah pada Senin, (28/3) pagi.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Auditorium MA NU 01 Banyuputih bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Batang. Acara dibuka pukul 08.30 WIB oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kankemenag Kabupaten Batang, H Sodikin, dengan membacakan surat Al-Fatihah.

H Sodikin menuturkan, bimbingan ini diadakan dengan tujuan untuk menjadi bekal bagi para remaja. Menurutnya agar pada saat memasuki dunia perkawinan sudah benar-benar siap, baik siap secara ilmu, mental, fisik maupun psikis.

“Karena untuk melaksanakan perkawinan yang untuk seumur hidup itu harus benar-benar siap. Nah, maka ketika sudah punya pengetahuan dasar tentang kesiapan pernikahan seperti anak-anak remaja itu akan memberikan dampak yang positif,” jelasnya.

“Saya berharap banyak sekolahan yang mengadakan kegiatan ini untuk memberikan wawasan khusunya kepada remaja usia sekolah karena akan sangat bermanfaat. Masa remaja ini masa yang baik untuk belajar, termasuk belajar ilmu keluarga dan berumah tangga,” harap Sodikin.

Lebih lanjut ia menghimbau kepada remaja-remaja agar jangan cepat-cepat menikah,  fokus dulu untuk pendidikan, sekolah dahulu setinggi-tingginya untuk menggapai cita-cita karena remaja adalah masa depan bangsa, masa depan depan umat dan masa depan Nahdliyin.

Mukhsin selaku Kepala MA NU 01 Banyuputih berpesan kepada anak-anaknya untuk mengikuti acara dengan sebaik mungkin. “Terima kasih kepada Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Batang, yang telah mempercayakan kegiatan ini untuk dilaksanakan di MA NU 01 Banyuputih. Selanjutnya, saya mohon, untuk anak-anak semuanya mengikuti kegiatan ini dengan baik karena insyaallah nanti ini akan bermanfaat,” ujar Mukhsin.

Narasumber dalam bimbingan tersebut yaitu dari Kankemenag Kabupaten Batang dengan materi Perspektif Keluarga Sakinah, Moderasi Beragama dan Tentang Remaja. Materi tentang Perspektif Keluarga Sakinah disampaikan oleh H Sodikin. H M Aqsho Kepala Kankemenag hadir secara langsung dan memberikan materi tentang Moderasi Beragama. Materi Tentang Remaja disampaikan oleh Al Mukaromah dari Kantor Urusan Agama (KUA) Banyuputih dan Slamet Hasanudin dari KUA Batang.

Niswatun Khasanah Az Zaini salah satu dari peserta bimbingan tersebut merasakan manfaat dari materi-materi yang disampaikan oleh narasumber.

“Sangat senang karena bisa mendapatkan pengalaman dan menambah wawasan dari materi yang disampaikan. Pokonya asik, gak boring karena metode penyampaian materi diselingi dengan game dan kuis serta yel-yel untuk menggugah semangat. Memotivasi juga karena kita dibimbing dan diajarkan bagaimana persiapan dalam perkawinan yang bertujuan untuk mengantisipasi akan adanya nikah muda karena sekarang banyak orang yang nikah tapi belum paham tentang ilmu pernikahan itu,” ujar Niswa.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pemberian sertifikat kepada peserta yang selesai sekitar pukul 16.20 WIB.

Pewarta: Dewi Zulfa Kamila dan Dya Nisa Nurul Kamila

Editor : Muhammad Asrofi

Breaking News: Jadwal Imsakiyah Kabupaten Batang 2022

0

Assalamu’alaikum warohmatullahi Wabarokatuh

Dimaklumatkan kepada para pengurus PCNU, MWC, Ranting, Lembaga, Banom dan warga NU seluruh Kabupaten Batang bahwa terkait perihal penerbitan jadwal Imsakiyah tahun 2022 M/1443 H yang menyisakan keresahan dan pertanyaan dimana pemegang jadwal Imsakiyah melihat tertera tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 2 April 2022 M/1443H. Jadwal ini sama seperti yang ditetapkan Muhammadiyah dan berbeda dengan jadwal Imsakiyah yang diterbitkan Kementrian Agama Kabupaten Batang. Terkait hal tersebut perlu diberi penjelasan:

  1. Jadwal Imsakiyah setiap tahun dicetak pada awal bulan Sya’ban bukan pada awal bulan Ramadhan, maka dipergunakanlah metode hisab. Oleh karena itu setiap tahun jadwal Imsakiyah selalu diberi keterangan bahwa penentuan AWAL RAMADHAN dan AWAL SYAWAL 1443 H: Menunggu hasil rukyat dan atau pengumuman sidang Itsbat pemerintah RI . Mohon dibaca keterangan dibawah jadwal imsakiyah no 3.
  2. Kementrian Agama menerbitkan jadwal Imsakiyah 1 Ramadhan jatuh pada hari Ahad, 3 April berdasarkan kesepakatan Kementrian Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) bahwa penetapan awal bulan Hijriyah pada posisi hilal 3 derajat. Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional ( LAPAN) , hari Sabtu ketinggian hilal masih 2 derajat. Meski demikian penetapan yang sesungguhnya diputuskan dan ditetapkan melalui sidang Itsbat.
  3. Ormas yang menetapkan 1Ramadhan jatuh pada hari Sabtu, 2 April dasarnya adalah Wujudul hilal bukan Rukyatul hilal. Maka awal Ramadhan kemungkinan terjadi perbedaan.

Wassalamu’alaikum wr WB
Batang, 28 Maret 2022/25 Sya’ban 1443 H.

TTd

Drs Jabir Alfaruqi

Jadwal Imsakiyah terbitan LTN PCNU Batang
Jadwal Imsakiyah terbitan Kemenag Kabupaten Batang

Sekretaris NU Batang : Pelajar NU Harus Kritis Terhadap Lingkungan

0
Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ Kabupaten Batang, Bapak Ahmad Munir Malik (Foto : Istimewa)

Batang, NU Batang
Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ Kabupaten Batang, Bapak Ahmad Munir Malik menegaskan bahwa Pelajar Nahdlatul Ulama’ harus kritis dengan keadan sekitar, sebagai gambaran sikap kader dalam menganalisis, mengevaluasi, dan mengklasifikasikan juga peduli dalam organisasi.

Disampaikan pada acara Pembukan Konfrensi Cabang (KONFERCAB) ke XVIII Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Batang di Pondok Pesantren Jlamprang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Ahad (27/03).

Menurut Bapak Malik, kritis dengan keadan sekitar adalah perintah Allah Ta’ala, kita semua di tegaskan untuk ‘iqro’ yang berarti bacalah, kemudian dipelajari dan diungkapkan.

“Apabila para pelajar NU ini kritis dan dinamis, sebagai orang tua saya bangga, jadi nanti apabila dalam proses ruang internal Konfrensi sedikit panas dengan gagasan wajar saja,” ungkapnya.

Ia yakin bahwa sekritis dan sepanas-panasnya proses konfrensi nantinya, kader IPNU & IPPNU tidak akan melampui adab yang di gariskan para kiai NU. Dan apabila tidak ada yang krtitis berarti gagal dalam proses kaderisai melahirkan Re-Generasi pelajar NU Batang.

“Karena marah dalam berorganisi itu bagus, karena marah adalah bentuk kepedulian, apabila kader tidak marah berarti tidak ada perasaan, tidak ada kepudulian dan tidak ada perhatian terhadap organisai,” tutur Bapak malik.

Selain itu, dirinya juga mengapreasi salah satu Naskah Puisi yang dibacakan dari Buku antologi Puisi ‘Seikat Bara’ semalam usai dilauncingkan, puisi tentang sebuah proyek-proyek pembangun di Kabupaten Batang.

“Seperti yang kita ketahui, Kabupaten Batang menjadi pusat perhatian dunia, kita musti bangga, akan tetapi dampak yang akan merusak beberapa tahun kedepan ada didepan mata, jelasnya”

Disilah kritis pemuda NU nanti dalam mengawal menuntut keadilan mengadapi kawasan industry, pembangun harus di dukung, karena pembangunan adalah bentuk keniscayaan.

“Akan tetapi sebagai warga Kabupaten Batang jangan hanya menikmati polusinya saja, sedangkan hasilnya di bawa dan dinikmati cukong-cukong luar dari mana mana,” tegasnya.

Terakhir, dirinya berharap para pengurus pelajar NU Kabupaten Batang nantinya setelah usai kepengurusan di IPNU & IPPNU untuk terus melanjutkan berkhidmah di Badan Otonom (BANOM) NU atau mengisi ruang- ruang Lembaga NU sesuai bidangnya masing-masing.

Pewarta : Rokhman Jaya
Editor : Intan Khumairo

Akhir Kepengurusan, Pelajar NU Batang Terbitkan Buku Antologi Puisi ‘Seikat Bara’

0
Direktur LPP IPNU dan Ketua PC IPNU Batang. dalam luncing Buku 'Seikat Bara'

Batang, NU Batang
Prestasi membanggakan ditorehkan Pimipinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah di akhir priode, dengan menerbitkan buku antologi puisi berjudul ‘Seikat Bara’, sebuah Loka karya dari beberapa pegiat sastra puisi pelajar di Kabupaten Batang.

Buku yang di tebitkan Lembaga Pers dan Penerbitan (LPP) PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Batang, di kenalkan dan di luncurkan melalui acara rangkaian Konfrensi Cabang ke XVIII IPNU & IPPNU Kabupaten Batang, yang di laksakan di Pondok Pesantren Jlamprang, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, pada Sabtu (26/03) malam.

Ketua PC IPNU Kabupaten Batang Saripudin, menyambut gembira dan bangga atas terbitnya buku Antologi Puisi ‘Seikat Bara’ dalam akhir masa priodenya. Ia mengungkapkan, dalam mengeskperesikan gagasan melalui puisi merupakan upaya membudayakan sastra secara langsung, sederhana, dan bernilai estetis.

“Apresiasi terhadap puisi diharapkan mampu menyampaikan pesan, pesan moral, kritikan, ajakan, kekaguman, dan sebagainya,” tambahnya.

Mungkin puisi tidak dapat merubah pemikiran dan paradikma moral manusia, tetapi sedikitnya puisi secara tidak langsung dapat memperbaiki perilaku dan menjadi renungan.

“Upaya pengembangan, apresiasi terhadap sastra sangat penting dilakukan untuk menunjang perkembangan kebudayaan bangsa, karya sastra juga menjadi cerminan sebuah komunitas sebagai ciri sebuah peradaban,” jelas Sarip, sapaan akrabnya.

Maulinatus Solikhah Ketua PC IPPNU Kabupaten Batang menyampaikan, dengan terbitnya buku antologi puisi dapat menjadikan angin segar bagi kepengapan ruangan dan menjadi penyejuk atas panasnya harapan dalam goresan pena.

“Puisi ini Menjadi sulutan semangat bagi para kader pelajar NU Batang, menjadi ikatan yang berkobar sesuai dengan judulnya seikat bara, menyulut api semangat bagi para pembacanya,” ujarnya.

Lina juga berterimakasih kepada Tim Jurnalistik Pelajar NU Batang yang telah menginisiasi penerbitan buku antologi puisi ini, serta kepada seluruh kader Pelajar NU Batang yang sudah menyumbangkan karya terbaiknya.

Sebagai Direktur LPP IPNU Anif Saripudin menyampaikan, bahwa buku yang telah sebagai tanda berakhirnya kepengurusan, dan setidaknya ada tanda tilas yang dibangun bersama, selain mengumpulkan potensi potensi pelajar NU batang di bidang jurnalistik, juga bisa untuk acuan kepengurusan di periode yang akan datang.

“Proses penerbitan buku tergolong cepat, dan untuk saat ini, proses pendistribusian diarahkan ke penulis dan para anggota pelajar di Batang. Tapi juga tidak menutup kemungkinan kami arahkan ke khalayak umum,” tambahnya.

Dewi Krinawati Direktur LPP IPPNU mengatakan, penerbitan buku sudah diidamkan TIM nya sejak awal kepengurusan, segingga dirinya sangat bersyukur telah berhasil menerbitkan buku ‘Seikat Bara’ sebagai kenangan untuk pelajar NU Batang.

“Saya beruntung bisa membersamai TIM yang luar biasa dan teman-teman penulis dalam menselesikan beberapa progam dan buku ini salah satunya, dan Berkarya selagi muda, Bergerak dan Berdampak dimanapun berada,” pungkasnya.

Pewarta : Rokhman Jaya
Edior : Slamet Nurohim

PAC GP Ansor Limpung Gelar Content Creator School

0

Limpung, NU Batang
Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) anggota Ansor dalam media dakwah dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Limpung Kabupaten Batang dengan menggelar Content Creator School di SMK Al Syairiyah Limpung, Rabu (16/3).

Dengan mengangakat tema “Menguatkan Peran GP Ansor dalam Mewujudkan Tantangan Peradaban di Dunia Maya”, peserta pelatihan ini dikuti oleh perwakilan anggota Ansor ranting Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) se-Kecamatan Limpung.

Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Limpung, Hamam Nasrudin dalam sambutannya mengatakan Content Creator School ini adalah sekolah atau pelatihan membuat konten kreatif sebagai media dakwah Ansor melalui media sosial.

Pelatihan ini rencananya tidak hanya berjalan satu hari. Menurut Hamam, pelatihan ini akan ada beberapa pertemuan, karena tidak hanya teori saja, melainkan langsung praktik sampai bisa membuat konten kreatif. Alat yang digunakan dalam membuat konten kreatif juga sederhana, cukup menggunakan smartphone yang semua orang pasti bisa.

Ia mengharapkan dengan adanya pelatihan Content Creator School, ranting Ansor aktif dalam dua dunia.

“Harapannya ranting itu, dunia nyata aktif dan di dunia maya juga aktif. Konten ini akan berguna untuk kegiatan kedepan. Benar-benar bermanfaat, dapat menggairahkan di dunia nyata maupun dunia maya. Tentu dengan konten yang mendidik,” kata Hamam.

Koordinator Lembaga Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PAC GP Ansor Limpung, Eko Pranoto mengungkapkan konten kreatif bisa berupa video, desain grafis dan tulisan.

“Harapannya kita bisa sinergi, meng-counter konten negatif, dengan konten kreatif yang positif,” kata Eko.

Menurut Eko, pelatihan ini tidak hanya untuk Ansor, namun bisa bermanfaat untuk diri sendiri. Eko yang sudah mendapat penghasilan dari Youtube juga membagikan ilmunya dipelatihan tersebut.

Kegiatan Content Creator School menghadirkan narasumber dari Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Batang.

Pewarta: Muhammad Asrofi
Editor : Intan Khumairo

Resmi Dilantik, GP Ansor Batang Komitmen Bermanfaat untuk Masyarakat

0
Simbolis penyerahan Surat Pengesahan Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Korwil Jateng-DIY Gus H Ulil Arham (tengah), kepada Maulana Yusup (kiri)

Batang, NU Batang
Kader Ansor harus menebar manfaat di masyarakat. Hal itu ditegaskan oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Batang Maulana Yusup di acara pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Batang masa khidmat 2022-2026, yang digelar di Pendopo Kabupaten Batang, pada Jum’at (11/03) kemarin.

Yusup berharap kader Ansor seperti seekor lebah dalam menerbar manfaat di masyarakat.

“Seekor lebah ketika mencari makanan selalu di tempat yang bersih, dan ketika meproduksi kita bisa ambil kemanfaatan terutama madunya. Saya ingin kader Ansor di Batang seperti seekor lebah yang penuh kemanfaatan untuk masyarakat,” tegas lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Batang ini.

Di pelantikan yang mengangkat tema “Optimalisasi Potensi Kader sebagai Ikhtiar Ansor Menyambut Masyarakat 5.0”, Maulana Yusup juga menegaskan bahwa Ansor adalah gerakan pemuda yang lahir dari semangat kepemudaan, dan sampai sekarang semangat itu tidak pernah luntur.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Bapak Suyono yang turut hadir mendorong Ansor Batang untuk meningkatkan kapasitasnya dan kemampuannya.

“Aset terbesar negeri ini adalah bakat dan kemampuan para pemudanya. Kalau pemuda Ansor hebat bakat dan kemampuannya, maka negeri ini akan menjadi negeri yang hebat,” kata Suyono.

H Suyono juga menyinggung terkait Kawasan Industri Terpadu (KIT) di Kabupaten Batang. Ia berharap Ansor Batang turut berpatisipasi mengisi divisi yang ada.

“150 ribu tenaga kerja akan dibutuhkan di sana. Kabupaten Batang harus bisa tampil yang utama, jangan sampai jadi penonton. Maka kalian semua, generasi muda harus mempunyai bakat dan pengetahuan yang hebat,” tegas H Suyono.

Sedangkan Sekertaris Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Korwil Jateng-DIY Gus Ulil Arham, yang mewakili Ketua Umum PP GP Ansor Gus Yaqot Cholil Qoumas, menegaskan bahwa Ansor merupakan masa depan NU dan NU masa depan. Oleh karena itu, harus mempersiapkan hal-hal yang penting untuk masa depan NU.

“Selain melakukan pengkaderan, dan aktivitas-aktivitas di masyarakat, Ansor sudah mulai melakukan kegiatan penertiban administrasi, salah satunya dengan akreditasi. Sehingga pada saatnya Ansor berkiprah di NU sudah terbiasa dengan administrasi yang tertib,” jelas Gus Ulil Arham.

Pewarta : Zaim Ahya
Editor : Rahman Jaya

Pergantian Ketua, Ini Pesan Ketua NU Rowosari Kepada IPNU dan IPPNU

0
Dua orang ditengah ketua terpilih didampingi oleh ketua PAC IPNU & IPPNU Kecamatan Limpung, Foto : Istimewa
Dua orang ditengah ketua terpilih didampingi oleh ketua PAC IPNU & IPPNU Kecamatan Limpung, Foto : Istimewa

Limpung, 𝘕𝘜 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨
Kita hidup di zaman yang tidak pasti, semuanya berkembang dengan cepat. Maka kamu harus berfikir kreatif dan memiliki skill atau kemampuan. Hal itu disampaikan oleh Winarno Ketua Tanfidziyah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Rowosari Kecamatan Limpung Kabupaten Batang pada Rapat Anggota dan Konferensi Ranting ke-6 di Musala Miftakhul Huda Rowosari, Selasa (8/3/2022).

Acara yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Rowosari itu membahas tentang pergantian ketua. Melalui sistem voting acara tersebut menghasilkan ketua baru untuk masa khidmat 2022-2024. Irfan Maulana terpilih menjadi ketua IPNU menggantikan Aditia Irfan Mualana, sedangkan Halimah terpilih menjadi ketua IPPNU Desa Rowosari menggantikan Siti Zulaikha.

Winarno selaku Ketua Tanfidziyah PRNU Desa Rowosari Kecamatan Limpung yang hadir di acara tersebut memberikan tiga pesan untuk ketua terpilih serta anggota IPNU dan IPPNU.

“Pertama, komitmen menjaga aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah,” kata Winarno.

Menurut Winarno komitmen menjaga aqidah Ahlussunnah wal Jama’ah ini penting dan perlu ditanamkan sejak usia IPNU dan IPPNU. Ia berharap kepada generasi muda Nahdlatul Ulama dapat menjaga aqidah tersebut hingga usia tua nanti.

“Jangan sampai di usia IPNU IPPNU kalian menjaga aqidah aswaja, namun di usia tua kalah dengan kebutuhan, lupa dan pindah aqidah,” ujar Winarno.

Pesan kedua yang disampaikan yaitu IPNU dan IPPNU adalah tempatnya belajar untuk mengasah skill atau kemampuan. Ia berpesan kepada pengurus yang akan datang, untuk mengadakan program-program yang meningkatkan kemampuan para anggotanya.

“Misalnya belajar ilmu masak, jualan online atau menjadi pengusaha. Dengan memiliki skill, kita akan siap untuk mengarungi kehidupan kedepan,” tuturnya.

Winarno menegaskan bahwa mencari ilmu tidak hanya di bangku sekolah, akan tetapi bisa cari diluar sekolah.

Pesan ketiga yang ia sampaikan adalah IPNU dan IPPNU harus mengembangkan akalnya. Setelah mendapatkan ilmu serta kemampuan, diharapkan bisa menghasilkan kreativitas.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Ketua PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Limpung, Shaiful Bahri dan Laili Atiqoh serta didampingi pengurus. Acara tersebut ditutup dengan do’a oleh Kiai Faiz.

Pewarta: Muhammad Asrofi

Setelah LKD, Kader Fatayat NU Harus Berikan Manfaat Dan Maslahat Dengan Luas

0
Pelatihan Latihan Dasar (LDK) Yang dilaksan Oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang.

Pecalungan, NU Batang
Latihan Kader Dasar (LKD) merupakan moment penting bagi para kader-kader Fatayat Nahdlatul Ulama’ (NU) sebagai pelatihan kepemimpinan dasar untuk semakin melek berorganisasi, melek teknologi, semakin militan, semakin mandiri, dan penuh semangat percaya diri, sebagai bekal utama terjun dalam organisasi maupun masyarakat.

Hal itu juga dilakukan Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, dengan mengusung tema Optimalisasi Peran Fatayat NU di Era Digital, bertempat di Madrasah Diniyah (MADIN) Al Anwar Desa Gombong, Kecamatan Pecalungan, dan berlangsung dua hari.

Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kabupaten Batang Ibu Magfiroh mengatakan, dengan mengikuti LKD diharapkan kader Fatayat menjadi kader yang melek teknologi, tidak gumunan dan tidak kagetan.


“Selain itu, sebagai kader harus memiliki wawasan ke-NU an dan tentunya lebih maju dari berbagai hal, tentunya soal melek teknologi sehingga kita semua punya bekal dalam mengakses, menganalisa dan menyaring informasi,” jelasnya pada NU Batang, Selasa (8/3).

Nur Khotimah sebagi ketua pelaksana menyampaikan, penyelenggaraan LKD bertujuan agar Peran Fatayat lebih maksimal di tingkat ranting masing-masing di Kecamatan Pecalungan.

“Dan sebagai perempuan Fatayat NU, kita bisa lebih memaksimalkan potensi yang kita miliki, sebagai perempuan Nahdliyin dengan memberikan manfaat dan maslahat seluas luasnya,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilaksakan tanggal 5 sampai 6 Maret 2022 diikuti puluhan peserta dengan berbagai materi yang disampaikan, seperti materi Ke-Nuan dan Aswaja disampakan oleh Bapak Kyai Suwandi, materi Kefatayatan oleh Ibu Luluk Hidayati, sedangkan materi Kepemimpinan disampaikan oleh Ibu Mahmudah.

“Sementara materi Analisis Social Gender disampaikan Ibu Erna Dewi Palupi dengan pejelasan tentang peran sosial perempuan di masyarakat. Untuk materi Membangun jaringan dan komunikasi disampaikan oleh Maghfiroh, sedangkan Ibu Diah Ayu Mahesti menyampaikan tentang materi Managemen Organisasi,” pungkasnya.

Pewarta : Rokhman Jaya
Editor : Slamet Nurohim

MWC NU Bandar Gelar Musyawarah Kerja Ke III

0

BANDAR, NU Batang. Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdhatul Ulama (NU) Kecamatan Bandar menggelar Musyawarah Kerja (Musyker) ke III di Grafika Resto Jogjakarta pada Senin siang (28/2).

Peserta Musyker berjumlah 40 orang yang berasal dari pengurus MWC NU Bandar dan ketua ranting NU sekecamatan Bandar.

Sebelum Musyker, peserta bersama-sama menziarahi makam Waliyullah Sunan Pandanaran yang berlokasi di Kabupaten Klaten, Jogjakarta. Saat ziaroh, yang bertindak sebagai imam adalah Bapak Kyai A. Fathoni selaku Rois syuriah MWC NU Bandar.

Musyker dimulai dengan pembukaan oleh Bapak H.Nur Khamid sekaligus sambutan. Beliau menyampaikan terimakasih kepada pengurus dan ketua ranting NU yang ikut mensukseskan Musyker ke III tersebut.

Ia berharap, Jam’iyah NU khususnya di wilayah Bandar dapat semakin solid. “Semoga kedepan semakin solid jam’iyah kita khususnya di wilayah Bandar baik NU maupun Banomnya” tambahnya.

Kemudian dilanjut pengarahan dari Kyai A. Fathoni selaku Rois Syuriyah MWC NU Bandar. Beliau berpesan agar program yang dirancang kedepan tidak terlalu muluk-muluk.

“Buatlah program sesuai dengan kemampuan, jangan muluk-muluk nantinya ketika tidak mampu akan kesulitan”, terangnya saat menyampaikan pengarahan.

Musyawarah dibagi mejadi tiga komisi. Komisi bidang organisasi dan kelembagaan, komisi bidang pendidikan dan komisi bidang sosial dan keagamaan.

Musyker ini diselenggarakan dengan tujuan sebagai evaluasi kegiatan yang sudah terlaksana. Sekaligus perancangan program yang akan dilaksanakan kedepan.

Pewarta : Misbach

Editor: Intan Khumairo